Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Bukan Berarti Mustahil


Tepat setelah berkata seperti itu, ledakan yang sangat kuat pun langsung mengguncang tanah di sana. Merasakan itu pun, semua orang semakin di buat penasaran dengan apa yang terjadi di balik penghalang itu, namun mereka hanya bisa menunggu saat ini sampai penghalang tersebut hilang atau hancur sendirinya.


>>>>>>______


Kembali kepada Ling Feng


“Baiklah guru seperti yang aku katakan tadi. Aku menyelesaikannya dengan cepat.” Ucap seorang pemuda mendarat dengan sangat mulus di depan Ling Feng. Ling Feng hanya menghela nafas panjang dan berkata, “Kau tidak benar-benar memusnahkan iblis itu, kan.” Kata Ling Feng seraya melirik ke arah Hao Xiang.


“Tentu saja aku tidak membunuhnya guru. Walaupun aku tadi mengeluarkan seluruh kekuatan ku, tapi aku menghentikannya di saat-saat terakhir, supaya tidak memusnahkan tubuhnya. Jadi aku yakin ia masih dengan anggota tubuh yang utuh dan tidak akan bisa lepas dari api biruku.” Jelas Hao Xiang.


Ling Feng yang mendengar itu pun menganggukkan kepalanya, lalu ia pun mengibaskan tangannya, menghilangkan kepulan asap hitam tersebut. Terlihat seperti yang dikatakan oleh Hao Xiang, anggota tubuh iblis tersebut masih utuh, namun dirinya tidak sadarkan diri, karena terkena serangan dahsyat tadi.


“Jadi bagaimana guru? Apakah perlu aku membuatnya sadar kembali?” Tanya Hao Xiang yang di balas gelengan kepala oleh Ling Feng. “Tidak perlu. Jika kita melakukan itu, hasilnya akan sama persis seperti waktu di kota suma dulu.” Ucap Ling Feng mendekat ke arah iblis tersebut.


Hao Xiang yang mendengar itu pun sedikit menegang, kembali teringat dimana ledakan besar itu tercipta dan hampir membunuhnya, namun faktanya ia berhasil selamat dan itu berkat Ling Feng yang menteleportasikan dirinya tepat waktu.


“Jangan terlalu di pikirkan. Guru sudah pernah bilang, yang lalu biarlah berlalu. Kamu hanya perlu menjadi kuat untuk mencegah hal seperti itu terjadi lagi.” Ucap Ling Feng tiba-tiba. Hao Xiang yang mendengar itu pun kembali ke dirinya lalu tersenyum tipis dan berkata, “Aku mengerti guru. Aku juga tidak berniat untuk terus-terusan dilindungi oleh guru. Aku akan melindungi diriku sendiri dan orang-orang yang kusayangi dengan tangan ku sendiri.” Ucap Hao Xiang mengepalkan tangannya kuat-kuat.


“Begitu, kah. Guru menantikan hal itu.” Ucap Ling Feng lalu dirinya pun berdiri tepat di hadapan iblis itu lalu meletakkan tangannya di dahi iblis tersebut. Mencoba melihat isi pikiran dari iblis tersebut. Alasan Ling Feng meminta Hao Xiang untuk tidak memusnahkan iblis tersebut adalah untuk mencari informasi dari pikirannya.


Sebelum itu ia tidak menggunakan di kota suma, karena iblis tersebut sudah tidak memiliki tubuh. Jadi ia tidak bisa melakukan hal itu, namun kali ini berbeda, karena iblis itu tidak musnah dan bukan hanya pecahan jiwa saja. Ling Feng bisa masuk ke dalam alam pikiran nya.


Ling Feng masuk ke alam pikiran dari iblis tersebut. Terlihat begitu banyak ingatan nya yang di segel, dan Ling Feng tidak bisa sembarangan memasukinya, karena jika ia mencoba untuk memeriksanya, kemungkinan besar keberadaan nya akan diketahui kembali dan ia tidak akan mendapatkan informasi apapun.


Ling Feng menarik kembali kesadarannya dan sedikit menghela nafas pendek. “Cihhh sepertinya memang tidak semudah itu untuk mendapatkan informasinya ya. Ras iblis benar-benar sangat ketat menjaga informasinya.” Gumam Ling Feng seraya mendesah gusar.


“Kenapa guru? Apakah kamu sudah mendapatkan informasinya?” Tanya Hao Xiang.


“Tidak. Jendral iblis ini benar-benar sangat ketat dalam menjaga informasi nya, jika aku memaksa masuk. Kemungkinan besar, dirinya akan mengetahui keberadaan ku dan semua informasinya akan hilang sepenuhnya.” Ucap Ling Feng.


“Kalau memang begitu, bukankah sama saja kita tidak akan bisa mendapatkan informasi sama sekali dari iblis ini?” Ujar Hao Xiang.


“Seharusnya begitu, tapi bukan berarti mustahil untuk mendapatkan sesuatu dari iblis ini sama sekali.” Ucap Ling Feng lagi membuat Hao Xiang mengangkat sebelah alis nya tidak mengerti dengan maksud perkataan Ling Feng.


“Ya lihat saja. Walaupun, aku tidak yakin seberapa banyak informasi yang akan kita dapatkan.” Ucap Ling Feng lalu mengeluarkan sebuah botol pil dari cincin ruangnya. Hao Xiang yang melihat Ling Feng mengeluarkan sebuah pil, semakin di buat penasaran olehnya.


Ling Feng langsung memasukan pil tersebut ke dalam mulut iblis tersebut yang kebetulan, tidak sadarkan diri dalam keadaan mulut yang masih terbuka. Pil berwarna hitam pekat itu pun perlahan mulai mencair dan secara tidak sadar di telan oleh iblis tersebut. Ling Feng tersenyum puas, karena tidak perlu memerlukan banyak usaha.


Setelah itu Ling Feng pun melirik ke salah satu bagian lengan sang iblis, ia pun membentuk pedang qi dan tanpa pikir panjang langsung memotong lengan iblis tersebut.


Shringggg... Craaassshhhh...!


“Akhhhh...! Sakit! Lenganku! Lengan-” Teriak sang iblis itu dengan sangat kencang, namun langsung terhenti karena Hao Xiang langsung meninju pipinya membuat iblis tersebut langsung berhenti teriak.


Buggkkkhhhh...?!


“Jangan kencang-kencang. Itu berisik tahu.” Ucap Hao Xiang dengan acuhnya. Iblis tersebut pun membelalakkan kedua matanya ketika mendengar hal itu. Ia pun berusaha untuk menggerakkan tubuhnya, namun seluruh bagian tubuhnya di segel oleh api biru Hao Xiang.


“Kau... Apa yang kau ingin lakukan kepadaku manusia?! Cepat lepaskan aku sekarang juga!” Teriak iblis itu seraya meronta-ronta. Mendengar iblis itu berteriak lagi, Hao Xiang sekali lagi meninju keras pipi iblis itu,


Buggkkkhhhh...?!


“Kepa-“


Buggkkkhhhh...?!


“Sial-“


Buggkkkhhhh...?!


“Apa yang ka-“


Buggkkkhhhh...?!


Hao Xiang melakukan hal itu berulang kali sampai-sampai pada akhirnya iblis itu pun diam, setelah dibuatnya babak belur. “Kenapa diam saja? Kalau kau masih ingin protes, aku tidak akan segan untuk membuat seperti babi gemuk.” Ucap Hao Xiang seraya merenggangkan jari-jarinya.


Iblis itu tidak berkata apa-apa, walaupun sudah diam, ia masih tetap menunjukkan tatapan tajam ke arah Hao Xiang. Hao Xiang sendiri tidak terlalu peduli di tatap seperti itu, jadi ia hanya mengacuhkannya saja dan lantas berkata, “Ada yang ingin guru ku tanyakan kepadamu. Pastikan kau menjawabnya dengan benar.” Ucap Hao Xiang dan membuat iblis itu menoleh ke arah pria bertopeng yang terlihat melempat senyum tipis kepadanya.


Iblis itu pun tiba-tiba tertawa selama beberapa saat lalu dirinya pun berkata, “Begitu, kah... Jadi kau ingin mencari informasi dariku ya. Sayang sekali manusia, bahkan sampai matipun aku tidak akan mengatakan apapun yang ingin kau ketahui.” Ucap iblis itu seraya tersenyum mengejek kepada Ling Feng dan Hao Xiang.


Melihat senyum meremehkan itu, Hao Xiang ingin maju kembali menghajar iblis tersebut, namun di tahan oleh Ling Feng. “Hehhhh... Sepertinya kau sangat percaya diri ya. Kalau begitu bagaimana kita langsung mulai saja, jadi siapa namamu?” Tanya Ling Feng masih dengan raut wajah yang sama.


“Percuma saja manusia, ak.... Namaku adalah Ye Liho.” Ucap iblis itu diam sejenak, sampai kemudian ia membuka kedua mata nya lebar-lebar, sangat terkejut tidak percaya dengan apa yang baru saja ia katakan.


“Eh Apa yang terjadi kepadaku?!” Batin iblis itu terkejut menunjukkan ekspresi tidak percaya. Ia lantas mendongakkan kepala nya menatap kosong ke arah Ling Feng, yang mana pria bertopeng itu terlihat menatapnya dengan penuh senyuman tercetak di wajahnya.


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.