Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Kenikmatan Melawan Lawan Yang Kuat


"Monster, hanya itu kata yang tepat untuk kelompok ini." Batin Qing Xian sembari melihat kembali jalannya pertandingan. Bahkan gerakan Long Tian dan To Mu semakin cepat berbeda dengan yang tadi.


"Benar-benar sangat kuat. Aku sama sekali tidak bisa mengikuti pergerakannya." Kata Pang Lang yang hanya bisa melihat gerakan sekilas saja. Dampak dari pertarungan kedua orang tersebut juga tidaklah kecil.


"Sekarang saja sudah banyak tanah yang menjadi kawah akibat tinju dan tendangan mereka. Aku sama sekali tidak bisa membayangkan ketika kedua orang tuan muda Feng ini menggunakan kekuatan penuhnya." Batin Qing Xian.


Pertarungan masih sangat sengit tidak ada yang mau mengalah sekalipun. Keduanya sama-sama menekan lawannya baik itu Long Tian ataupun To Mu. Walaupun kekuatan mereka dibatasi, tapi hanya dengan tinju dan tendangan mereka saja. Hal itu sudah cukup membuat mengguncang daerah sekitar.


Jika tidak ada formasi yang Long Tian buat, bisa jadi semua yang berada di kota Anyi merasa sangat panik ketika merasakan getaran yang begitu tidak masuk akal. Hampir satu batang dupa telah berlalu sejak dimulainya pertarungan. Namun, keduanya masih sangat intensif bertukar serangan. Tidak ada yang memberi jeda sama sekali.


"Orang aneh ternyata kau boleh juga, tapi tetap saja aku yang akan menang kali ini." Kata Long Tian di tengah pertarungan. "Cihhhhh cukup bicara mu tukang mabuk. Aku akan mulai serius kali ini." Kata To Mu. Long Tian yang mendengar itu menyeringai lebar sembari berkata, "Hehhhhh pas sekali mari kita sudahi pemanasannya dan bertarung dengan serius saat ini." Kata Long Tian langsung bergerak cepat meninju Perut To Mu.


To Mu juga tidak diam saja, ia juga melancarkan tinjunya dan mengenai pipi Long Tian. Keduanya sama-sama langsung melesat kebelakang akibat dari pukulan masing-masing.


Keduanya saling menatap sebentar lalu sedetik kemudian melesat sangat cepat dan tau-tau saja sudah saling berhadapan. Keduanya langsung melayangkan tinjunya dan kedua tinju mereka langsung beradu.


Booooommmm


Kepulan asap langsung menutup kedua orang tersebut. Ling Feng yang melihat itu ada kepulan asap langsung mengibaskan tangannya dan terlihatlah Long Tian dan To Mu yang sedang jual beli serangan, namun serangan kali ini sangat berbeda dengan yang tadi.


"T-tidak bisa mengikuti pergerakan mereka berdua sama sekali." Batin Pang Lang dan Qing Xian bersamaan. "Jangan bilang pergerakan mereka diawal tadi hanyalah sekedar memanaskan tubuh masing-masing." Batin Pang Lang tidak terasa ia bangkit ketika melihat pergerakan Long Tian dan To Mu yang sama sekali tidak bisa diikuti kedua matanya.


"Sekuat apa sebenarnya orang-orang ini? pertarungan yang tadi saja kedua mataku masih sulit untuk mengikutinya, tapi sekarang mereka masih bisa lebih cepat lagi." Batin Qing Xian antara kagum dan merinding.


To Mu dan Long Tian sekali beradu dan hasil dari beradu tinju itu, terciptanya kawah dibawah pijakan mereka. Keduanya masih bertarung seimbang sampai Long Tian berhasil mendaratkan pukulan telak di wajah To Mu terlebih dahulu dengan memanfaatkan kekerasan tubuhnya.


"Cihhhhh kulitnya." Batin To Mu berdecak kesal. Long Tian memanfaatkan itu, ia sekali lagi maju memukul dan langsung menendang Perut To Mu sekuatnya. To Mu yang terkena serangan telak melesat bagai peluru dan berhenti setelah menabrak tanah dan membentuk kawah.


To Mu keluar dari kawah tersebut. Ia sempat meludah mengeluarkan darah dari mulutnya. Long Tian yang melihat itu hanya menyeringai lebar dan berkata menantang. "Masih mau lanjut?" Kata Long Tian dengan gaya tangan yang mengisyaratkan untuk maju terlebih dahulu.


To Mu yang melihat itu tidak terlalu termakan provokasi Long Tian. Sebaliknya ia semakin tenang dan berusaha untuk menemukan celah dari tubuh keras milik Long Tian. To Mu maju melesat kembali. Long Tian pun tidak tinggal diam, ia juga ikut maju melesat sekali lagi bentrokan kekuatan menciptakan kawah kecil dibawah kedua orang tersebut.


Jual beli serangan kembali terjadi, kali ini Long Tian benar-benar memanfaatkan kulitnya yang keras untuk memancing To Mu. Namun, To Mu tidak kehabisan akal ia mempunyai sebuah cara untuk mencari kelemahan Long Tian.


Setelah cukup lama jual beli serangan, akhirnya To Mu memilih untuk terjebak dengan cara menendang tubuh Long Tian. Long Tian yang mengira To Mu sudah terkena jebakan yang ia siapkan, tidak menduganya bahwa kaki yang ia buat untuk menendang Ke tubuhnya hanyalah sebuah tumpuan.


To Mu lantas menggerakkan satu kakinya lagi dan dengan cepat menendang telak wajah Long Tian. Long Tian tidak sempat bereaksi untuk bertahan, dan akhirnya in terkena tendangan yang cukup keras di bagian wajahnya.


Seketika Long Tian kehilangan konsentrasinya sementara To Mu memanfaatkan kesempatan perdetik itu dengan menggunakan pukulan telak tepat kearah pipinya. Kali ini Long Tian yang melesat sangat cepat kebelakang Membuat kawah disana akibat dari Pukulan telak di wajahnya.


Pang Lang, Qing Xian, Hao Xiang memandang takjub Pertarungan itu. Ling Feng sendiri tersenyum mengetahui bahwa keduanya benar-benar tidak ada yang mau mengalah sama sekali. Sama seperti Long Tian, To Mu membiarkan Long Tian keluar dari kawah tersebut.


"Orang aneh ternyata kemampuan otak mu memang bukan pajangan saja ya." Kata Long terkekeh kecil sembari mengusap darah yang keluar dari mulutnya. To Mu yang mendengar itu hanya terdiam, namun ia memperagakan gerakan yang sama dengan Long Tian.


Sontak Long Tian, Pang Lang, Hao Xiang, dan Ling Feng yang melihat itu terkejut bukan main. "Masih mau Lanjut?" Kata To Mu Menggerakkan tangannya mengisyaratkan untuk maju terlebih dahulu.


"Cihhhhh hasilnya masih sama…Aku masih belum selesai." Kata Long Tian maju kembali. To Mu juga melakukan hal yang sama. Pertarungan keduanya semakin intensif. Bahkan raut wajah mereka benar-benar telah berubah.


"Qing Xian yang melihat ekspresi itu tidak sengaja berkata, "E-ekspresi itu…" Kata Qing Xian menggantung. Ling Feng yang berada disebelahnya menganggukkan kepalanya berkata, "Benar. Ekspresi wajah yang keluar ketika benar-benar mendapatkan lawan yang setara. Ekspresi orang yang menikmati tentang medan pertarungan." Jawab Ling Feng tersenyum ketika melihat ekspresi keduanya.


Bahkan To Mu yang biasanya bersikap tenang, kali ini benar-benar menunjukkan ekspresi wajah miliknya. "Sepertinya Paman Tian dan Paman Mu saling menikmati." Batin Ling Feng tersenyum dalam hatinya.


>>>>>> Bersambung