Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Mekanisme Jebakan dan Bayangan Hitam


“Ya tidak mungkin rasanya, jika hanya formasi ilusi biasa saja.” Gumam Ling Feng terkekeh pelan, namun masih dengan sikap waspada tentunya.


>>>>>>______


Ling Feng melirik ke arah tempat awalnya berpijak, dimana sebuah kawah kecil telah tercipta di sana. Dirinya sempat melihat semacam siluet tembakan energi yang sangat cepat mengincarnya, walaupun hanya bisa melihat samar-samar, bukan berarti ia tidak menyadarinya.


Ling Feng juga menyadari, bahwa kakinya telah memijak sesuatu yang membuat mekanisme jebakan dari formasi ilusi itu aktif. Walaupun sati jebakan tidak sampai mengakibatkan luka yang parah, namun beda ceritanya jika terus-terusan terkena jebakan tersebut. Dirinya bahkan takjub dengan orang yang membuat formasi ilusi ini, bahkan jika ranah saint itu sendiri yang masuk ke dalam formasi ini, pasti akan di buat kerepotan dan setidaknya mengalami luka yang cukup parah.


Melihat mekanisme jebakan yang hampir saja mengenai dirinya, Ling Feng pun menghela nafas sejenak mengontrol kekuatan jiwanya dan menyelimuti ke seluruh tubuhnya. Selesai melakukan hal tersebut, Ling Feng kembali membuka kedua matanya dimana pandangan nya sudah jauh berbeda dengan yang sebelumnya.


Tepat ia masuk ke dalam formasi ilusi, kabut putih tebal itu tetap tidak hilang dan masih menghalangi pemandangan sekitarnya. Itulah mengapa Ling Feng tidak sengaja memicu sebuah mekanisme jebakan dari formasi ilusi itu. Akan tetapi, setelah menyelimuti tubuhnya dengan kekuatan jiwanya serta merta mempertajam intuisi nya, kabut putih yang awalnya menghalangi pemandangan sekitarnya, kini seolah-olah telah menghilang dari sana dan dirinya pun bisa melihat dengan jelas daerah sekitarnya.


“Ya cara yang sama tidak akan berhasil untuk yang kedua kalinya.” Gumam Ling Feng terkekeh pelan berjalan santai di dalam formasi ilusi itu seraya melewati dengan cermat mekanisme-mekanisme jebakan yang ada. Jika saja ada ahli formasi yang melihat apa yang sedang di lakukan oleh Ling Feng, mereka mungkin menganggap Ling Feng adalah seorang amatiran, karena tidak efektif dalam menggunakan kekuatan jiwanya.


Mengingat cara penggunaan kekuatan jiwa itu berbeda dengan cara menggunakan Qi. Jadi apa yang dilakukan oleh Ling Feng ini adalah tindakan yang ceroboh dan tidak masuk akal. Memulihkan kekuatan jiwa yang habis berbeda dengan cara memulihkan Qi yang habis. Jika memulihkan Qi membutuhkan waktu setidaknya satu hari, maka untuk memulihkan kekuatan jiwa setidaknya butuh dua kali lipat dari memulihkan Qi. Oleh karena itu, kebanyakan ahli formasi dan para alkemis tidak bisa jauh dari pil pemulih, mengingat betapa sulit dan merepotkannya jika harus memulihkan kekuatan jiwa di tengah-tengah pertarungan.


Tapi itu semua berbeda dengan Ling Feng, walaupun tindakan Ling Feng saat ini terbilang sangat ceroboh, namun jika diperhatikan lebih baik cara ia menggunakan kekuatan jiwanya berbeda dengan orang lain pada umumnya.


“Fyuhhh hampir saja.” Gumam Ling Feng seraya menghela nafas lega langsung menghindar, dikala melihat sebuah mekanisme tersembunyi. Jika saja ia tidak memperkuat intuisinya, mungkin ia sudah kembali memicu mekanisme jebakan dari formasi tersebut. Jika orang-orang menggunakan kekuatan jiwa seminimal mungkin, Ling Feng sendiri kebalikan dari itu. Alasan dirinya berani mengeluarkan banyak kekuatan jiwanya, karena teknik mengontrol nya.


Semakin banyak kekuatan jiwa yang keluar, semakin sulit juga untuk mengontrolnya, tapi itu tidak berlaku bagi Ling Feng yang sudah di level lima kekuatan jiwa, mengingat untuk mencapai tingkat itu setidaknya ia harus mempunyai cara mengontrol kekuatan jiwa yang akurat. Jadi, sebanyak apapun ia mengeluarkan kekuatan jiwanya, selama ia masih bisa mengontrolnya, ia tidak kehabisan kekuatan jiwa dengan signifikan.


“Baiklah ini yang terakhir.” Ucap Ling Feng telah melewati mekanisme jebakan yang terakhir. Dirinya telah berhasil melewati semua mekanisme jebakan dari formasi tersebut dan sampai di ujung, dimana ada semacam prasasti di sana. Ling Feng pun tanpa banyak berpikir langsung menyentuh prasasti tersebut, dan susunan formasi ilusi itu pun mulai berubah disaat Ling Feng menyentuh prasasti tersebut.


“Hehhhh masih ada rupanya. Benar-benar sangat teliti ya.” Gumam Ling Feng melirik ke belakang, dimana seluruh mekanisme jebakan yang ada, kini seluruhnya hilang bersamaan dengan berubahnya susunan formasi dan digantikan dengan yang baru yaitu, beberapa sosok bayangan hitam yang muncul. Sekelompok bayangan hitam itu langsung menoleh ke arah Ling Feng dan mengepungnya dari segala penjuru arah mata angin.


“Menarik.” Gumam Ling Feng seraya tersenyum tipis, lalu memasang kuda-kuda bertarung. Sekelompok bayangan hitam itu pun mengeluarkan senjatanya masing-masing mulai dari pedang, tombak, busur, belati, dan masih banyak lagi. Ling Feng sendiri tidak menggunakan pedang hitamnya, karena ia ingin menguji bayangan-bayangan hitam tersebut.


Tanpa berkata apa-apa, sekelompok bayangan hitam itu langsung menyerang Ling Feng secara bersamaan, tentu Ling Feng tidak diam saja, ia langsung berguling ke depan menghindari serangan bayangan-bayangan hitam itu. Melihat Ling Feng menghindar, bayangan yang sedang memegang belati langsung bergerak cepat ke arah Ling Feng.


Ling Feng juga tidak diam saja, dan langsung menahan tangan bayangan hitam tersebut tanpa menoleh ke belakangnya. Ling Feng langsung berputar kebelakang, seraya menendang bayangan hitam tersebut sekali dan kembali menendangnya, membuatnya terhempas jauh ke belakang.


Bughhhkkk... Bughhhkkk... Swosssshhhh...?!


Bayangan hitam yang terhempas itu langsung berubah menjadi asap hitam dan menghilang saat itu juga. “Satu.” Gumam Ling Feng, ia pun kembali mendongakan kepalanya dan melihat bayangan hitam yang lainnya juga sudah bergerak ke arahnya dengan senjata mereka masing-masing terhunus ke arah Ling Feng.


Ling Feng juga tidak tinggal diam saja, ia menerjang langsung ke arah bayangan-bayangan hitam itu dan meninju ke tanah cukup kuat, sampai-sampai membuatnya retak dan menjadi sebuah kawah kecil. Bayangan-bayangan hitam itu langsung kehilangan keseimbangan, karena terkena hempasan tinju Ling Feng.


Boooommmmm......!!


“Kau yang selanjutnya.” Ucap Ling Feng muncul tepat di bayangan hitam yang menggunakan busur. Bayangan hitam itu nampak terkejut, karena tidak menyangka Ling Feng akan mendantanginya, ia pun berniat untuk mundur mengambil jarak dari Ling Feng, akan tetapi pemuda itu tidak membiarkan bayangan hitam itu mengambil jarak darinya. Ling Feng melancarkan tinjunya dan mengenai telak perut bayangan hitam tersebut. Tidak hanya sekali saja, ia melancarkan setidaknya empat kali serangan beruntun, dan terakhir menghempaskannya ke tanah dengan tendangannya.


Bughhhkkk... Bughhhkkk... Booooommmm...?!


Bayangan hitam yang menggunakan busur pun perlahan mulai menjadi asap hitam dan menghilang, sama seperti sebelumnya. “Dua.” Ucap Ling Feng mendarat dengan mulus di tanah. Bayangan-bayangan hitam itu, saling pandang sejenak, seperti sedang berkomunikasi layaknya manusia.


Beberapa saat kemudian, sekelompok bayangan hitam yang tersisa menganggukkan kepalanya, membuat Ling Feng mengangkat sebelah alisnya tertarik dengan apa yang direncakan bayangan-bayangan hitam itu. Ling Feng pun kembali memutuskan untuk maju terlebih dahulu, namun dirinya dikejutkan dengan bayangan hitam yang menghadapinya hanya satu saja, yaitu yang menggunakan pedang.


Shringggg... Baaammmm...


Boooommmmm......!!


Ledakan kecil tercipta dari bentrokan serangan Ling Feng dan bayangan hitam tersebut. Walaupun begitu, bayangan hitam itulah yang terpental mundur ke belakang, tapi tidak sampai menghilang seperti dua yang sebelumnya.


“Ckkkk tidak langsung, kah.” Gumam Ling Feng. Tapi pada saat itu, instingnya berteriak kepadanya, membuat Ling Feng menundukkan kepalanya. Tepat Ling Feng menundukkan kepalanya, sebuah bayangan hitam yang memegang belati sebagai senjatanya muncul dari balik asap dari bentrokan serangan sebelumnya.


Shringgggg...?!


Ling Feng berhasil menghidari itu, tapi ternyata belum selesai, karena bayangan hitam yang menggunakan tombak datang ke arahnya. Ling Feng mengangkat kedua tangannya ke depan wajahnya dan menahan serangan tombak itu, dan dirinya pun terpental dua meter ke belakang.


Swossshhhh.... Baaaammmm...?!


“Begitukah, bayangan-bayangan hitam ini bisa bergerak menggunakan taktik juga rupanya. Benar-benar sangat menarik.” Ucap Ling Feng bangkit berdiri kembali menatap minat ke arah tiga bayangan hitam yang baru saja melakukan serangan kombinasi kepadanya.


“Kalau begitu, aku akan menggunakan sepuluh per seratus dari kekuatan asliku, sebagai rasa hormatku, karena kalian bisa melakukan pola serangan kepadaku.” Ucap Ling Feng, lalu mengalirkan Qi dari dalam tubuhnya, menyelimuti kedua pergelangan tangannya.


“Ayo lagi!” Ucap Ling Feng dengan senyum tipis kembali maju dan ketiga bayangan hitam itu pun langsung bereaksi juga, melesat ke arah Ling Feng.


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.