
"Kita ingin pergi ke mana tuan muda?" Tanya Ren Hu sembari mengekor di belakang Ling Feng. "Kita pergi ke gua Serigala terlebih dahulu. Aku ingin menemui mereka dan sedikit berbincang dengan mereka sebelum pergi." Kata Ling Feng. Ren Hu yang dibelakang menganggukkan kepalanya tidak bertanya lagi.
Gua Serigala
Keadaan gua Serigala sendiri tidak baik-baik saja. Terlihat beberapa sekelompok serigala telah tergeletak di tanah menahan rasa sakit tidak bisa bangkit lagi. Dari sekian lusin serigala disana masih ada terlihat sosok dua tiga serigala yang masih terus menyerang sekelompok ras sejenis dengan ras yang menyerang Ren Hu.
Claaannnggg
Claaannnggg
Booooommmm
"Cihhhhh hewan peliharaan ini benar-benar sangat bersikeras untuk memberikan perlawanan." Kata salah satu sosok yang di duga pemimpin dari kelompok yang menyerang serigala-serigala tersebut.
Grrrrrrrrrrrrr
"Hehhhhh setelah kalah tidak bisa bergerak pun kau masih berani melayangkan tatapan mata seperti itu kepada ku ini…Sepertinya membunuh mu terlalu mudah, akan ku siksa sampai-sampai kau tidak berani lagi melayangkan tatapan itu kepada ku." Kata sosok pimpinan iblis tersebut kepada serigala yang paling kuat disana.
Iblis tersebut Mengeluarkan pedang nya serta-merta aura daripada energi Qi Iblis nya berniat menekan pimpinan serigala tersebut. "Kita lihat sampai mana wajah angkuh mu itu." Kata Iblis tersebut menjilati ujung pedangnya lalu menyerang serigala tersebut.
Sampai akhir, serigala yang tidak lain adalah Lang Hei masih melayangkan tatapan membunuh yang sangat intensif. Ia menggertakkan giginya kuat-kuat marah pada dirinya sendiri yang lemah. Padahal ia sudah berjanji dengan tuan nya Ling Feng untuk menjadi kuat, tapi lagi-lagi ia kecewa pada dirinya sendiri yang kalah saat ini.
"Hahaha rasakan ini hewan bodoh!" Teriak iblis tersebut melancarkan tebasan pedang dengan energi sangat kuat ke arah Lang Hei. Lang Hei sendiri menatap tajam tebasan pedang tersebut ia bahkan tidak mengalihkan mata nya sama sekali.
"Berani kau melukai tunggangan ku, jangan harap ada kemudahan bagimu." Kata sosok muncul dihadapan Lang Hei menahan tebasan pedang iblis tersebut.
Deggghhh Deggghhh
Baik sekelompok serigala maupun kelompok iblis yang mendengar perkataan itu membuat detak jantung mereka sama-sama sempat berhenti sejenak. Bedanya, Sekelompok Serigala yang mendengar itu sangat mengenal suara tersebut, sedangkan sekelompok iblis disana sama sekali tidak merasakan kehadiran sosok tersebut yang muncul tiba-tiba.
Shringgggggg
Crassssshhh
"Ehhhhh…" Iblis tersebut sempat diam beberapa detik mencerna kejadian singkat yang ia alami. Saking cepatnya, salah satu tangannya pun sudah tergeletak di tanah.
Selang seperkian detik kemudian baru Iblis tersebut bereaksi langsung menjaga jarak dari pemuda yang muncul menahan tebasan pedang nya. "Jadi iblis sia*an kalian ingin mati dengan penyiksaan bagaimana?" Tanya Ling Feng sembari mengeluarkan aura penindasan yang sangat kuat untuk membuat sujud lusinan iblis-iblis tersebut termasuk pemimpin nya.
Ling Feng melangkah selangkah demi selangkah. Setiap langkah nya Membuat rasa berat di punggung setiap iblis semakin berat.
Booooommmm
Booooommmm
Ling Feng memandang acuh tak acuh iblis tersebut. Iblis tersebut benar-benar tidak bisa bergerak sama sekali dalam penekanan Ling Feng. Bahkan jika Ling Feng ingin, dirinya bisa dengan mudah membunuh Pimpinan iblis tersebut.
Ling Feng mengeluarkan kekuatan jiwa nya. Mengangkat pimpinan iblis tersebut dengan kekuatan jiwanya. Ia mengeluarkan pedang hitam nya. "Heumm…Teknik yang ingin kau gunakan kepada tunggangan ku kalau tidak salah seperti ini ya." Kata Ling Feng mengalirkan energi ke dalam Pedang nya.
Pimpinan iblis tersebut sontak terkejut sekaligus bergetar seluruh tubuhnya. Teknik yang Ling Feng gunakan memang lah sama persis, namun ada perbedaan kekuatan yang jauh bagaikan langit dan bumi. Energi Ling Feng bahkan lebih intens atau lebih kuat daripada Qi iblis yang ia lancarkan kepada Lang Hei.
"Hehhhhh…Seorang iblis juga bisa ketakutan juga ya." Kata Ling Feng dengan senyuman remeh tercetak di wajahnya. Ia menjentikkan jarinya dan seketika Iblis tersebut langsung berkata memohon ampun kepada Ling Feng.
"Aku mohon lepaskan aku manusia. Bunuh saja yang lain nya tapi jangan bunuh aku." Kata Iblis tersebut langsung meminta pengampunan. Ling Feng sedikit terkejut dengan pernyataan itu, bahkan anak buah daripada iblis tersebut saja terkejut dengan pernyataan pimpinan nya itu.
"Hahahahaha…Baru pertama kali aku mengetahui ada pimpinan seperti dirimu di ras iblis…Hahaha sungguh menarik sekali." Kata Ling Feng tertawa renyah. Pimpinan iblis itu sendiri tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Ling Feng. Ia pikir selama ia masih hidup dirinya bisa membalas pemuda Manusia didepannya ini.
Ling Feng lantas berkata kembali. "Apakah kau yakin tidak apa-apa bagiku membunuh anak buah mu?" Tanya Ling Feng dengan sebuah senyuman tercetak di wajahnya. Pimpinan iblis tersebut menganggukan kepalanya dengan cepat mengiyakan pertanyaan Ling Feng.
Ling Feng hanya tersenyum saja lalu menggunakan kekuatan jiwanya yang sama kepada anak buah daripada pimpinan iblis tersebut. Ling Feng lantas berjalan kehadapan sekelompok iblis-iblis tersebut. Ia lalu menjentikkan jarinya seketika iblis-iblis tersebut langsung berkoar-koar sama seperti pimpinan iblis tersebut.
Seketika sebuah ide muncul di otak Ling Feng. "Apakah kalian juga ingin bebas?" Tanya Ling Feng kepada iblis-iblis tersebut. Iblis-iblis tersebut menganggukan kepalanya dengan cepat. Ling Feng lantas menyeringai lebar lalu kembali ke tempat semulanya.
"Akan kuberikan kesempatan kepada kalian semua." Kata Ling Feng lalu membentuk sebuah segel tangan. Dalam sekejap sebuah formasi langsung mengelilingi sekelompok iblis tersebut beserta pimpinan iblis di dalamnya.
Ling Feng lantas menjentikkan jari nya dan kembali menarik auranya kembali. "Diantara kalian hanya satu orang saja yang bisa bebas. Detail tidak perlu kuberi tahu kalian pasti sudah pasti paham." Kata Ling Feng menyeringai lebar duduk dengan postur layaknya raja yang angkuh.
"Kita mulai pertarungan hidup dan mati. Tentu yang bertahan sampai akhir dialah yang akan kubiarkan hidup." Kata Ling Feng. Tentu nya anak buah daripada iblis tersebut saling pandang mengetahui pemenangnya di akhir.
Tentu Ling Feng menyadari gelagat iblis-iblis lainnya. Oleh karena itu, dirinya langsung berkata. "Kalian ingin menyerahkan hidup kalian begitu saja kepada pimpinan yang bahkan rela membuang kalian demi kehidupan nya sendiri? Kalau itu aku, mungkin akan langsung kubunuh dalam sekali gerak selagi diberikan kesempatan seperti itu." Kata Ling Feng sembari memasang wajah empati.
Seketika iblis-iblis tersebut mulai berpikir dan mencerna perkataan daripada Ling Feng. Pimpinan iblis yang awalnya sudah percaya diri akan menang, seketika melirik kepada Ling Feng dengan tatapan tidak menyangka dan membatin. "Bocah sia*an ini iblis…Iblis daripada iblis sesungguhnya." Batin pimpinan iblis tersebut menggertakkan giginya.
Ling Feng tentu sadar akan tatapan itu, dan secara sadar memberikan senyuman remeh kepada pimpinan iblis. "Tidak menyenangkan jika langsung menyerah semua…Oleh karena itu, kita perlu sedikit perlawanan." Gumam Ling Feng terkekeh sinis.
>>>>>> Bersambung