Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Artefak Ruang Jiwa Ilahi


...Kebahagiaan itu sangat indah untuk dirasakan, tetapi sangat kering untuk dibicarakan...


...(Jeremy Bentham)...


...>>>>>_____<<<<<...


"Sudahlah aku ingin berjalan-jalan di kota terlebih dahulu. Apa kau ingin ikut ?" Kata Long Tian bertanya.


"Tidak, paman sendiri saja yang pergi. Aku ingin sedikit meningkat kan profesi alkemis ku" Kata Ling Feng yang mulai sadar betapa pentingnya profesi itu. Long Tian yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya dan langsung pergi menuju kota Cheng Du yang sudah makin membaik.


Kini hanya tersisa Ling Feng sendiri, tanpa basa-basi dirinya langsung mengambil sikap lotus untuk menenangkan hati dan juga pikiran nya. Salah satu keistimewaan berlatih alkemis adalah meningkatkan kekuatan jiwa hal itu adalah yang dibutuhkan Ling Feng saat ini. Walaupun ia kuat dalam hal Kultivasi akan tetapi, dirinya lemah dalam hal Kekuatan mental. Terkadang adakalanya situasi tidak terduga yang akan terjadi.


"Kekuatan jiwa ku saat ini adalah level 3 sedikit lagi Menembus level 4. Walaupun itu Hampir menembus akan tetapi, itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Jika ada kesalahan sedikit saja bisa berakibat fatal" Ling Feng mulai memikirkan langkah berikutnya.


Sampai hal yang tidak ia duga terjadi. Tiba-tiba, kesadarannya ditarik oleh sesuatu. Bukan hanya kesadarannya saja tubuh fisiknya juga ikut terbawa oleh Sesuatu tersebut.


Berada entah dimana


"Eh, dimana aku ? Perasaan tadi masih didalam hutan. Kenapa aku tiba-tiba berada di sini dan lagi apa-apaan pemandangan ini" Ling Feng merasa bingung melihat keadaan sekitar nya terlihat pemandangan yang enak dipandang. Terlihat sebuah tanah luas sejauh mata memandang dan terlihat sebuah gua yang tidak terlalu besar di pandangannya. Ling Feng bingung karena, dirinya tidak tahu apa yang sedang terjadi padanya.


"Sejauh mata memandang hanya ada hamparan pandang rumput yang luas tanpa ada satu pohon pun dan lagi anehnya ada sebuah gua disekitar sini. apa yang sedang terjadi padaku" Ling Feng menjadi waspada karena, tempat ia berada masih belum jelas.


"Gua itu aneh, aku jadi penasaran apa yang didalam nya mungkin saja ada kejelasan tentang apa yang sedang ku alami" Kata Ling Feng penasaran namun tidak menurunkan sikap waspada nya.


Ling Feng berjalan mendekati gua yang tidak terlalu jauh dari tempat ia berdiri. Ia berniat untuk masuk kedalamnya. Walaupun ia penasaran dirinya tidak ceroboh untuk melakukan suatu hal tanpa adanya kejelasan. Insting nya mengatakan bahwa didalam gua tersebut ada sesuatu yang baik untuknya. Setelah sampai di mulut gua, Ling Ling merasakan aura yang bocor keluar dari gua tersebut.


Ling Feng yang penasaran tanpa basa-basi langsung masuk kedalam gua tersebut untuk memuaskan rasa penasarannya. Ketika ia baru satu kali melangkah masuk, seketika gua tersebut menjadi terang benderang dan terkejut melihat apa yang ada didalamnya.


"Eh, apa ini" Ling Feng terkejut melihat apa yang ada didalam.


Terlihat gunungan mata uang mulai dari perunggu, perak, emas, dan platinum. Bukan hanya mata uang saja buku-buku teknik dari yang paling rendah sampai paling tinggi tertera rapih di sana. Ling Feng kaget bukan main melihat sejumlah harta yang tak ternilai itu. Hingga terdengar suara yang mengagetkan Ling Feng.


"Selamat datang tuan" Suara yang sopan Terdengar ditelinga Ling Feng.


"Siapa itu ?" Ling Feng langsung mengambil sikap kuda-kuda. Namun ketika ingin mengeluarkan pedang nya sesuatu yang aneh terjadi.


"Eh, kenapa aku tidak bisa mengeluarkan pedang ku" Batin Ling Feng merasa aneh.


"Tunggu-tunggu, jangan bilang kalau aku berada-" Kata Ling Feng terhenti dengan perkatan suara aneh tersebut.


"Benar tuan, sekarang tuan sedang berada di dalam artefak ruang dan waktu yang tuan sebut dengan kata benda aneh" Kata suara tersebut membuat Ling Feng terdiam tidak bisa berkata. Ling Feng bingung dengan suara tersebut karena, tidak melihat siapa-siapa selain dirinya.


"Jadi siapa kau ? dimana wujud mu ?" Tanya Ling Feng mengedarkan pandangannya.


"Aku adalah kesadaran dari artefak ini tuan, tuan ku Sebelumnya sudah mempersiapkan bahwa hanya manusia yang memenuhi kriteria-kriteria tertentu yang bisa menjadi tuanku dan kebetulan saja anda yang memenuhi kriteria-kriteria tersebut. Wujud ku saat ini adalah masih sebuah jiwa yang tidak memiliki tubuh fisik namun dengan menjalin kontrak kembali dengan tuan secara resmi aku akan mempunyai tubuh fisik kembali" Jelas Suara tersebut.


"Jadi apa nama dari artefak ini, kau bilang benda aneh ini mempunyai nama sebelumnya. Jadi apa nama artefak ini ?" Tanya Ling Feng kembali.


"Ughhhkk, selemah itukah aku sampai untuk mengetahui kebenaran dari artefak aneh ini saja tidak bisa" Batin Ling Feng.


"Untuk informasi saat ini, artefak ini mempunyai fungsi seperti dunia kecil. Dikarenakan tuan sudah menyatu dengan artefak ini. Secara otomatis dunia kecil dalam tubuh tuan tidak akan terbentuk lagi dan akan digantikan dengan artefak ini" Jelas Suara tersebut. Ling Feng yang mendengar itu akhirnya menjadi paham tentang penjelasan Suara tersebut.


"Tunggu-tunggu bukannya aku sudah menjalin kontrak dengan artefak ini ? ya walaupun itu hanya sekedar ketidaksengajaan, bukannya sama saja" Kata Ling Feng heran.


"Memang tuan sudah menjalin kontrak dengan artefak ini akan tetapi, itu bukan kontrak resmi. Untuk melakukan kontrak resmi tuan harus menjalin langsung dengan aku sebagai kesadaran dari artefak ini sendiri" Jelas Suara tersebut kembali. Ling Feng yang mendengar itu mengangguk-anggukan kepalanya paham.


"Baiklah aku paham, jadi mana bentuk jiwa mu" Kata Ling dan tidak lama sebuah jiwa berwarna hijau terang berbentuk seperti api hijau, terbang kedepannya.


"Apakah aku harus melakukan suatu hal yang khusus terlebih dahulu ?" Tanya Ling Feng.


"Tidak perlu melakukan hal khusus, tuan cukup meneteskan darah tuan sebagai bukti kontrak secara resmi" Kata Suara tersebut. Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya dan langsung melukai jarinya lalu meneteskan ke jiwa kesadaran artefak tersebut.


Setelah Melakukan kontrak resmi tersebut. Jiwa yang awalnya berwarna hijau cerah seketika langsung bersinar terang. saking terangnya Ling Feng Sampai menggunakan kedua tangan nya untuk menutupi kedua matanya.


Setelah beberapa saat muncul seorang pria dewasa lainnya dengan tinggi dan ketampannya hampir sama dengan Long Tian.


Ling Feng yang melihat itu sempat tertegun karena, artefak ini mempunyai wujud tubuh fisik seorang laki-laki yang tampan. Ling Feng mengakui bahwa Long Tian itu tampan namun pria didepannya ini juga mempunyai ketampanan yang sama bahkan lebih sedikit.


"Jadi Siapa namamu ?" Tanya Ling Feng mengabaikan ketampannya pria didepannya dan lebih penasaran dengan namanya.


"Kalau Tuan berkenan silahkan memberi nama kepada ku" Kata pria tersebut menggunakan bahasa yang sopan sembari menundukkan kepalanya nya hormat.


"Begitukah, heummmm namamu saat ini adalah....." Ling Feng mulai berfikir dengan tangan mengetuk-ngetuk kecil dagunya.


"To Mu" Kata yang keluar dari mulut Ling Feng Membuat Sosok pria tersebut kaget bukan main dengan nama itu.


"Mulai saat ini namamu adalah To Mu, Ya paman To Mu" Kata Ling Feng setelah keras berfikir. Lalu mengalihkan pandangannya merasa heran dengan ekspresi yang ditampilkan oleh Sosok pria tersebut.


"Paman To Mu ? Ada apa ? Tidak suka dengan nama itu ?" Ulang Ling Feng memanggilnya. Pria tersebut terkejut mendengar perkataan Ling Feng.


"Tidak, Tidak Tuan, aku suka dengan nama yang diberikan tuan" Kata Pria tersebut membuat Ling Feng senang mendengarnya. "Nama yang tuan berikan sama dengan Tuan ku dulu" Gumamnya namun tidak jelas didengar oleh Ling Feng.


"Paman mengatakan apa tadi ?" Tanya Ling Feng yang sempat mendengar To Mu mengatakan sesuatu namun tidak jelas.


"Tidak ada Tuan, hamba tidak mengatakan apa-apa" Kata To Mu dengan perkataan sopan nya.


>>>>> Bersambung


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara serasku )


( Blizzardauthor)