
“Akhhhhhh...! Manusia bang*at! Terkutuk Kau!” Teriak Sa Dan di dalam badai pedang itu dan beberapa menit kemudian, ledakan kecil pun tercipta yang berasal dari dalam badai pedang buatan Ling Feng.
Boooommmmm...!!
>>>>>>______
Setelah beberapa saat, badai pedang yang di buat oleh Ling Feng pun hilang. Kini terlihat Sa Dan dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Seluruh tubuh nya terluka, dan dua pergelangan tangan nya telah hilang. Dirinya dalam posisi bertekuk lutut tidak bisa bangkit, karena masih ada beberapa pedang energi yang menancap di bagian tubuhnya menahan pergerakan tubuhnya.
“Hohhhh kau masih bisa selamat rupaya. Padahal kawanmu dulu, langsung berubah menjadi sebuah serpihan jiwa yang bisa hilang saja waktu aku menggunakan teknik pedang ini.” Kata Ling Feng berdiri tepat di hadapan Sa Dan. Mendengar apa yang di katakan oleh Ling Feng, dirinya pun menyadari sesuatu dari perkataan Ling Feng.
“Kau... Jadi kau adalah manusia yang membuat Bie Xibo dalam kondisi seperti itu?!” Kata Sa Dan yang terkejut mendongakan kepala nya menunjukkan ekspresi terkejut tentunya. Ia pun mulai menyadari kedua pedang yang di gunakan oleh Ling Feng sama dengan yang di ceritakan oleh Cai Shen waktu itu.
“Ya begitulah, waktu itu aku sempat terluka cukup parah, jadi aku gagal menghabisinya dan hanya bisa membuatnya kehilangan tubuh fisik saja. Jika saja aku tidak terluka parah, mungkin saja aku berhasil membunuhnya.” Kata Ling Feng mengiyakan perkataan Sa Dan, tidak berniat untuk menyembunyikannya.
Mendengar hal itu, Sa Dan pun mulai memahami apa yang di rasakan oleh Bie Xibo ketika berhadapan dengan Ling Feng. Pemuda dihadapannya benar-benar sangat kuat dan misterius. Walaupun sempat terpojok di awalnya, itu hanya sementara saja sampai dirinya mulai terbiasa dengan pola serangan musuhnya. Apa yang ia lakukan layaknya orang yang bisa membaca masa depan, benar-benar membuat musuhnya putus asa dengan kejutan-kejutan yang ia lakukan setelah terbiasa dengan pola serangan musuhnya.
Sa Dan menggertakkan giginya, menyesal pun percuma, karena saat ini dirinya benar-benar sudah kalah telak.
Ling Feng yang sudah berada di depan Sa Dan pun menggerakkan tangannya, pedang energi yang menancap ditubuh Sa Dan pun mulai berdengung merespon gerakan tangan Ling Feng. Sa Dan merasakan firasat buruk, ketika melihat pedang energi yang menancap pada tubuhnya tiba-tiba berdengung. Lalu benar saja firasat buruknya, karena beberapa saat kemudian ia merasakan perasaan di tusuk-tusuk yang amat sangat di bagian tubuh yang menancap pada pedang energinya.
“Akhhhh...! Hentikan! Hentikan itu! Manusia kepar*t!” Teriak Sa Dan, namun tidak di dengarkan oleh Ling Feng. Ia dengan acuhnya menggerakkan pedang energi yang berada di tubuh Sa Dan untuk terbang. Tubuh Sa Dan pun melayang-layang di hadapannya.
“Aku akan mengambil artefaknya.” Kata Ling Feng. Dirinya pun menggunakan kekuatan jiwanya, untuk menarik kotak hitam kecil yang merupakan artefak kebangkitan raja iblis. Kotak hitam kecil itu sendiri berada di dalam tubuh Sa Dan. Tentu Ling Feng mengeluarkannya dengan cara paksa, yang membuat Sa Dan kembali berteriak merasakan sakit yang amat sangat, karena memang tidak hanya mengeluarkan saja, Ling Feng juga memutus paksa kontrak pemilik antara Sa Dan dan artefak itu.
Tentu sebagai akibat dari pemutusan paksa itu, jiwa Sa Dan sedikit terluka terkena serangan balik dari pemutusan paksa itu. Baru saja kotak hitam kecil itu keluar dari tubuh Sa Dan. Secara tiba-tiba sebuah portal teleportasi muncul di antara Ling Feng dan Sa Dan.
Melihat itu tentunya Ling Feng terkejut bukan main, dan insting berteriak kencang untuk segera menjauh dari portal teleportasi itu, dan benar saja, karena tepat dirinya menjauh dari portal teleportasi. Sebuah bola energi berwarna merah gelap keluar dari sana hampir saja mengenai Ling Feng.
Booooommmm...!
“Hehhhh~... Benar-benar pemuda yang sangat lincah. Bukan hanya menghancurkan tubuh Bie Xibo, tapi kamu juga mampu membuat Sa Dan dalam keadaan yang sangat mengenaskan ya. Terlebih lagi kamu sangat tampan, aku jadi tidak sabar untuk bertarung panas dengan mu~.” Suara menggoda wanita yang keluar dari portal teleportasi itu.
“Jadi kau pemuda manusia yang senantiasa mengganggu rencana kami ya. Bagus sekali, karena kedua tanganku sudah gatal ingin menghabisimu dan mempersembahkan tubuhmu kepada rajaku, sebagai ungkapan permintaan maaf, karena telah lama membuatnya menunggu lama.” Timpal suara wanita yang terdengar sangat marah berbeda jauh dengan yang sebelumnya.
Ling Feng yang mendengar suara itu hanya terdiam saja. Tidak berniat menimpali perkataan yang tentunya ditujukan kepadanya. Dari portal teleportasi itu, keluarlah empat sosok iblis yang mempunyai aura sama kuatnya dengan Sa Dan.
Ling Feng sendiri lebih terfokus kepada iblis yang tampak familiar dengannya, iblis tersebut juga sedang menatap ke arahnya dan berkata santai menyapanya. “Ya kita bertemu lagi anak muda. Aku minta maaf, karena telah menganggu mu pertarungan mu dan Sa Dan. Tapi, aku tidak bisa membiarkanmu membunuhnya dan membawa kotak kecil hitam itu, karena kotak hitam kecil ini sangat penting bagi kebangkitan raja kami.” Kata sosok iblis yang pernah bertemu dengan Ling Feng yang bernama Cai Shen.
Keempat sosok iblis itu tidak lain adalah jendral iblis yang sama kuatnya dengan Sa Dan. Cai Shen, Jendral Keserakahan. Meng Disi, Jendral Nafsu. Li Tan, Jendral Iri Hati. Lalu yang terakhir adalah Bei Ger, Jendral Kemalasan. Ling Feng terlihat begitu tenang, walaupun saat ini dirinya sedang berpikir keras menghadapi empat iblis yang sama kuatnya dengan Sa Dan.
“Kalau kau berkata seperti itu, aku juga tidak bisa membiarkan dirinya hidup.” Kata Ling Feng dengan tenang. Membuat Meng Disi mengangkat sebelah alisnya, dan Li Tan memasang ekspresi tertarik ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Feng.
Ling Feng pun melepaskan penekanan pada tubuhnya, yang awalnya hanya berada di tingkat langit bintang sembilan melonjak sangat cepat menjadi saint bintang empat. Bahkan tidak tanggung-tanggung ia melepaskan kekuatan jiwanya yang sudah berada di level lima, membuatnya kini bisa bertarung seimbang dengan Saint bintang enam. Melihat aura tekanan yang begitu kuat terpancar dari tubuh Ling Feng, membuat Sa Dan terkejut bukan main. Bahkan keempat iblis yang lainnya pun menunjukkan respon yang sama dengan Sa Dan.
Setelah melepaskan seluruh kekuatan nya, Ling Feng menghilang dari tempatnya dan langsung muncul d belakang Sa Dan. Dirinya memanfaatkan keterkejutan kelima iblis itu, untuk mengambil momentum. Ia mengangkat kedua pedangnya, dan kedua pedangnya pun telah menjadi kesatuan kali ini.
“Teknik Pedang Yin Yang: Kekosongan Tak Terbatas.” Ucap Ling Feng yang muncul di belakang Sa Dan langsung menghunuskan pedangnya secara vertikal dengan cepat kepadanya, ia juga hendak merebut kotak hitam kecil itu, namun sayang Cai Shen bertindak cekatan. Cai Shen dan ketiga jendral lainnya terlambat bereaksi, dan tanpa pikir panjang langsung menjauh dari sana. Untuk Sa Dan sendiri tidak bisa bergerak, mengingat pedang energi Ling Feng masih membatasi pergerakannya.
Shringgggg...!! Swossssshhhh...!!
“Tidak...!” Teriak Sa Dan menggema di lahap oleh tebasan pedang Ling Feng yang begitu dahsyat. Bahkan tidak tanggung-tanggung cahaya yang sangat silau tercipta dari serangan tebasan Ling Feng, sampai-sampai cahaya itu menembus mencapai ketinggian langit-langit.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.