Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Ling Feng VS Jenderal Kemarahan


Hao Xiang mengatur nafasnya terlebih dahulu, menenangkan dirinya. Setelah beberapa saat dan sudah kembali tenang, ia dan Ling Laohu pun pergi menuju ke Puncak Gunung Lu, yang sedari tadi tidak berhenti-hentinya menimbulkan ledakan dahsyat dan sangat menarik perhatian.


>>>>>>______


Puncak Gunung Lu


Duaaarrrr...! Duaaarrrr...! Booommmm...?!


“Kekekeke. Menakjubkan, sungguh menakjubkan. Aku memang sudah mengetahui bahwa kau sangatlah kuat, tapi aku tidak menyangka kamu sekuat ini. Terlebih lagi kamu masih sangat muda dan sehat, benar-benar pemuda manusia yang sangat menakjubkan.” Puji sosok mengerikan yang adalah Sa Dan, Jendral Kemarahan kepada Ling Feng.


Mereka sudah bertarung hampir empat jam lebih lamanya, walaupun begitu kerusakan yang di timbulkan oleh pertarungan mereka benar-benar besar, dimana banyak kawah kecil dan besar yang tercipta dari pertarungan mereka.


“Tapi, aku tidak berniat untuk melepaskan dirimu sendiri. Jika kau terus di biarkan tumbuh, dalam beberapa tahun saja maka kau akan menjadi duri penghambat paling besar bagi ambisi kami untuk menguasai Dunia Biru ini.” Kata Sa Dan.


“Cihhhh jangan harap. Mana mungkin aku akan diam saja memberikan penjajah keji seperti kalian menguasai Dunia Biru. Sebagai perwakilan dari Dunia Biru dan juga sebagai penduduk aslinya, maka aku akan menghabisimu dan mengagalkan rencana dan ambisi kalian.” Kata Ling Feng dengan tegas.


Sekali lagi ia pun mengangkat dua pedangnya lalu kembali menyerang ke arah Sa Dan. Mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Feng, Sa Dan pun tertawa keras lalu berteriak kepadanya, “Kekekeke... Kau ingin menghentikan kami! Bocah manusia jangan sombong! Kau akan mati di tanganku juga saat ini!” Teriak Sa Dan lalu ikut maju menyerang juga.


Sekali lagi jual beli serangan yang sangat sengit antara Ling Feng dan Sa Dan. Tendangan, pukulan, dan tebasan pedang. Keduanya berusaha untuk saling menekan dan mengungguli lawannya.


“Teknik Pedang Elemen: Badai Pedang Ganda!” Teriak Ling Feng mengayunkan pedangnya secara horizontal dan energi Pedang pun keluar dari ayunan pedangnya berubah menjadi sebuah badai pedang yang sangat besar melesat ke arah Sa Dan. Melihat serangan itu, Sa Dan tampak terkejut dan tidak meremehkannya ia langsung mengeluarkan teknik untuk menahan serangan Ling Feng.


“Teknik Darah Iblis: Ledakan Api Iblis!” Teriak Sa Dan seraya mengeluarkan Api hitamnya dan mengarahkannya ke serangan badai pedang Ling Feng, dan langsung meledak ketika dua serangan mereka saling bentrok.


Shrinngggg...! Swossshhhh...! Boooommmm...?!


Sekali lagi Gunung Lu terguncang, karena dua serangan yang sangat kuat saling bentrok. Entah sudah keberapa kalinya, Gunung Lu di buat berguncang beberapa kali oleh pertarungan keduanya. Walaupun begitu, nampak terlihat jelas kedua nya masih belum niat untuk berhenti. Ling Feng berlari sangat cepat ke arah Api Hitam itu, semakin cepat dan semakin cepat ia berlari dan ia pun memusatkan kekuatan pada kakinya dan melompat menembus Api Hitam itu, tidak berniat menunggu api hitam milik Sa Dan lenyap terlebih dahulu.


Ling Feng muncul dari balik api hitam itu dan tentu saja itu membuat Sa Dan sangat terkejut, karena dirinya tidak menduga ia akan langsung menerobos langsung. Ling Feng mengacuhkan ekspresi terkejut Sa Dan ia pun mengeluarkan serangan berikutnya.” Teknik Pedang Elemen: Topan Bilah Ganda.” Kata Ling Feng mengayunkan Pedang Hitamnya, “Teknik Pedang Elemen: Gemuruh Tebasan Petir.” Katanya lagi seraya mengayunkan Pedang Putihnya.


Shringggg...! Swussssshhh...?!


Shringggg...! Jdeerrrrrr...?!


“Dasar Jendral bodoh. Pantas saja anak buah mu seluruhnya bodoh, atasanya saja sebodoh ini.” Kata Ling Feng yang membuat Sa Dan sangat marah, ketika mendengar ejekan Ling Feng. “Dengar ini baik-baik ras bodoh, di dunia tidak ada yang tidak mungkin di lakukan tahu. Ya, walaupun hanya aku saja sih yang baru bisa sekarang.” Kata Ling Feng lagi seraya terkekeh pelan, membuat Sa Dan terdiam kaku tidak bisa membalas perkataan Ling Feng.


“Sial! Teknik Darah Iblis: Perisai Api Iblis!” Teriak Sa Dan mengeluarkan Api Hitamnya dan membuat sebuah penghalang skala kecil, hanya untuk melindungi dirinya dari badai serangan dua jenis Ling Feng. Melihat hal itu Ling Feng tersenyum mengejek dan berkata, “Percuma saja.” Tepat dua kata itu keluar dari mulut Ling Feng, perisai api yang terlihat sangat kokoh awalnya mulai menunjukkan tanda-tanda keretakan, dan keretakkan itu semakin banyak, karena semakin lama menahan dua jenis serangan Ling Feng.


Craaaakkkkk...!! Craaaakkkkk...!!


Sa Dan tentu nya jelas menyadari, bahwa perisai miliknya tidak akan bertahan lebi lama lagi, tapi di saat pikirannya buntung, ia pun merasakan sesuatu yang familiar mendekat ke arahnya. Ia pun menyeringai ketika merasakan sesuatu tersebut mendekat ke arahnya.


Ling Feng yang melihat Sa Dan tiba-tiba menyeringai tentunya waspada dan menatap serius ke arahnya. Lalu pada saat itulah ia pun juga merasakan ada sesuatu yang mendekat ke arahnya juga. Sampai kemudian, suara sangat lantang tiba-tiba terdengar memanggil-manggil Sa Dan.


“Tuan Jendral! Tuan Jendral! Aku berhasil menemukannya!” Seru serpihan roh yang sudah mulai pudar seiring berjalannya waktu. Roh tersebut muncul dari arah belakang Sa Dan dan melesat cepat mendekat ke arahnya seraya membawa sebuah kotak lusuh bersamanya. Ling Feng yang melihat itu juga mengetahui dengan jelas apa yang di bawa serpihan roh itu.


Tidak lama kemudian Seorang pemuda dengan kucin kecil putih di kepala nya pun muncul dari belakang Ling Feng. Kedua nya adalah Hao Xiang dan Ling Laohu tentunya. Hao Xiang pun langsung mendekat ke arah Ling Feng dan langsung meminta maaf kepada nya, merasa sangat bersalah, karena tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan benar. Ling Laohu juga sama, ia juga meminta maaf, seraya menjelaskan kepada Ling Feng. Keduanya tidak menduga, bahwa komandan iblis itu akan meledakkan dirinya, untuk bisa lolos dari mereka berdua.


Ling Feng yang mendengar itu pun tersenyum hangat dan berkata, “Begitu, kah... Kalian berdua sudah bekerja keras. Situasi itu memang tidak terduga. Bahkan jika aku berada di sana pun, tidak akan jauh berbeda.” Kata Ling Feng seraya tersenyum hangat seraya menepuk-nepuk pundak Hao Xiang dan kepala Ling Laohu. Mendengar apa yang di katakan oleh Ling Feng, tentunya membuat keduanya merasa semakin bersalah, karena benar-benar sudah lalai.


Tapi, tentu saja tidak sampai berlarut-larut. Mengingat menyesal pun tidak akan mengubahnya. Daripada menyesalinya, lebih baik belajar dari kesalahan dan memikirkan langkah selanjutnya supaya tidak terjadi hal yang serupa kembali.


Craaaakkkkk... Craaaasshhh... Boooommmm...!!


Teknik Pertahanan Sa Dan pun hancur tidak kuat menahan serangan Ling Feng. Badai energi pun terjadi di sekitar Sa Dan, karena Ling Feng menggunakan dua jenis serangan yang berbeda. Walaupun begitu Ling Feng tidak berpikir, bahwa serangan seperti itu akan mengalahkan Sa Dan dengan mudah, terlebih lagi seringainya muncul ketika melihat bawahannya membawa kotak hitam kecil yang lusuh itu.


“Perasaanku tidak enak di sini.” Batin Ling Feng semakin waspada menajamkan instingnya. “Hohhhh... Kau sepertinya terlihat tidak begitu senang, karena serangan mu berhasil mengenaiku.” Suara yang tiba-tiba muncul tepat di sisi Ling Feng, membuat dirinya dan Hao Xiang serta Ling Laohu terkejut, karena pemilik suara tersebut adalah Sa Dan yang entah bagaimana berteleportasi ke dekat mereka.


“Kena kau bocah!” Teriak Sa Dan seraya mengayunkan tinjunya yang telah di selimuti oleh Api iblis miliknya. Dalam kurun waktu sesingkat dan jarak sedekat itu, mustahil untuk bisa bergerak sedikit pun, tapi kemustahilan itu tidak berlaku kepadanya, yang telah terbiasa menghadapi situasi hidup dan mati, sebelumnya di daerah terlarang.


Baaaammmmm...! Ctaanggggg...?!


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasan nya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.