
Shringggg...! Boooommmm...?!
“Kepar*t! Siapa yang telah berani-beraninya mengganggu ritualku?!” Teriak sosok misterius tersebut marah.
>>>>>>______
Sosok misterius itu berteriak marah, ketika melihat kolam darah yang penuh akan mayat yang telah mereka kumpulkan susah payah, lenyap begitu saja tanpa sisa. Terdengar jelas ia menggertakkan giginya, kesal dan marah bercampur aduk ketika ritual memulihkan kekuatan nya telah di ganggu.
Sosok misterius itu menyapu pandangannya, namun tidak menemukan siapapun kecuali adik sang wali kota dan dirinya di ruang rahasia bawah tanah itu.
“Bajin*an! Sial*n! Berani-beraninya mengganggu ritual ku! Keluar kau kalau berani Ban*sat!” Teriak sosok misterius itu seraya melepaskan gelombang dari ranah kekuatan nya.
“Maafkan aku, karena tidak bisa memberikan penghormatan yang layak kepada kalian semua, namun sebagai gantinya aku akan membalaskan dendam kalian yang telah membuat kalian semua menjadi seperti ini.” Ucap sebuah suara yang membuat sosok misterius dan adik dari wali kota sempat berhenti sesaat detak jantungnya.
Deghhhh... Deghhhh...
Sosok misterius dan adik wali kota sontak berbalik ke sumber suara, dimana terlihat seorang pemuda bertopeng sedang bertumpu satu kaki di hadapan kolam darah. Sosok misterius yang melihat itu tidak memikirkan apapun kecuali amarahnya yang sudah bergejolak, karena pemuda bertopeng tersebut adalah orang yang telah menganggunya.
Berbeda dengan sosok misterius, sang adik wali kota sudah membelalakkan matanya, karena ia terkejut bukan main melihat sosok pemuda yang sangat familiar tersebut. Ia bahkan refleks menujuk sosok pemuda yang tiba-tiba muncul itu seraya berkata, “K-kau bagaimana bisa?! Bagaimana kau bisa sampai kemari?!” Ucap adik wali kota seraya menunjuk ke arah pemuda bertopeng itu.
Sosok pemuda bertopeng itu tidak lain adalah Ling Feng, setelah bertumpu satu kaki di hadapan kolam darah, ia lantas bangkit berdiri lalu menghadap ke arah sang adik wali kota yang mengajukan pertanyaan kepadanya.
“Ya jangan salahkan diriku. Aku kemari setelah mendengar informasi menarik dari kakakmu. Jadi salahkan kakakmu yang secara tidak langsung membawa diriku kemari. Ya aku juga tertarik sih dengan informasi yang di sampaikan oleh kakakmu.” Kata Ling Feng tanpa beban membuat sosok misterius dan adik wali kota terkejut ketika mendengarnya.
“A-aku tidak bisa merasakan aura dari kakakku. J-jangan bilang kau telah membunuhnya?” Kata adik wali kota dengan urat-urat yang sudah nampak jelas di wajahnya, dirinya sangat marah tentunya itu tidak salah lagi.
“Kalau sudah tahu kenapa kau malah bertanya lagi, terlebih lagi kau akan menyusul kakakmu juga sebentar lagi.” Kata Ling Feng dengan tenang membuat adik wali kota marah besar sampai aura membunuhnya lepas begitu saja. Tepat setelah Ling Feng berkata seperti itu suara tepuk tangan terdengar jelas, membuat adik wali kota dan Ling Feng teralihkan kepada tepuk tangan tersebut.
“Bagus! Bagus sekali bocah! Kau sungguh sangat berani telah mengganggu ritual dari tuan yang agung ini. Aku lihat kau juga mempunyai darah segar yang sangat unik, sebagai ganti telah mengganggu ritual ku, kau akan menjadi makananku bocah teng*k!” Teriak sosok misterius itu menatap Ling Feng dengan niat membunuh yang sangat pekat.
“Hahhhh... Menjadi makananmu? Kenapa aku harus menjadi makanan sosok jelek seperti mu? Cihhhh membayangkan saja sudah sangat menjijikkan sekali.” Ucap Ling Feng dengan nada yang mengejek.
“Mulut mu busuk juga ya bocah. Ya lagipula fakta kau akan mati dan menjadi nutrsiku tidak dapat dihindarkan.” Kata sosok misterius itu dengan penekanan di setiap katanya.
“Kau ini mau maju atau tidak, jika tidak jangan banyak bicara seperti itu iblis buruk wajah.” Kata Ling Feng yang jelas-jelas sangat memprovokasi sosok misterius itu.
“Bocah kau memang harus mati.” Kata sosok misterius itu dan detik kemudian menghilang begitu saja dari tempat ia berpijak. Detik kemudian sosok misterius itu muncul tepat di hadapan Ling Feng seraya melancarkan tinju yang penuh akan Qi hitam pekat kepada Ling Feng. Ling Feng sendiri tidak bergeming di tempatnya ketika sosok misterius itu muncul di hadapannya, namun ia menarik pedangnya, menahan pukulan tinju tersebut dengan tebasan pedangnya.
Baaaammmm.... Shringggg...
Boooommmm...!
Ruangan bawah tanah itu langsung bergetar hebat, ketika tinju sosok misterius dan tebasan pedang Ling Feng beradu. Tidak berhenti di sana saja, sosok misterius itu kembali bergerak dengan memutar tubuhnya melancarkan tendangan dari samping menargetkan wajah Ling Feng. Gerakannya sangat cepat, bahkan adik wali kota tidak bisa melihat kecepatan gerak dari sosok misterius itu.
Baaaammmm... Boooommmm...!
“Bocah ini... Ia bukan bocah manusia biasa.” Batin sosok misterius yang terkejut, karena serangannya begitu mudah di tahannya. Sosok misterius itu tanpa pikir panjang langsung menjaga jarak dari Ling Feng, namun Ling Feng tidak berpikiran seperti itu, dirinya langsung mengejar sosok misterius itu dalam sekejap.
“Kau ingin pergi kemana? Setelah dua kali menyerang ku, kau pastinya tidak berpikir bahwa aku akan diam saja, kan.” Bisik Ling Feng tepat di telinga sosok misterius itu seraya menghunuskan pedangnya secara horizontal.
Shringggg...!
“Ckkkk... Pelindung iblis.”
Booommmm...!
Buru-buru, sosok misterius itu langsung mengeluarkan teknik bertahannya, ketika Ling Feng yang dengan sangat cepat mengeluarkan tebasan pedangnya. Sosok misterius itu berhasil menahan serangan tebasan Ling Feng menggunakan teknik pertahanan nya, namun dirinya terlihat mundur beberapa langkah sebagai gantinya.
“Tebasan pedangnya sangat intens. Jika aku tidak mengeluarkan teknik pertahanan di tambah dengan Qi iblis, aku pasti sudah terluka.” Batin sosok misterius itu menatap Ling Feng dengan pandangan menyelidik.
“Hehhh... Kau bisa menahannya ya. Bagaimana kalau ini.” Kata Ling Feng seraya mengalirkan Qi ke dalam pedang hitamnya, ia lalu mengeluarkan beberapa tebasan aura pedang ke arah sosok misterius itu.
Shringggg... Shringggg... Shringggg...
Sosok misterius itu terkejut ketika melihat aura pedang yang terpancar dari tebasan itu lebih kuat dari yang sebelumnya. Tanpa pikir panjang ia langsung menghindari semuanya tanpa berniat untuk menahannya.
Boooommm... Boooommm... Boooommm...
Sosok misterius itu terus menghindari dengan lihat setiap tebasan pedang Ling Feng yang ditujukan kepadanya, namun secara tiba-tiba Ling Feng muncul tepat berada di titik butanya, sosok misterius itu tidak menyangka sama sekali bahwa Ling Feng akan bergerak seperti itu.
“Kau pasti tidak menyangka bahwa aku akan bergerak seperti ini, kan.” Kata Ling Feng yang membuat tubuh sosok misterius itu menegang sekilas, pertanda apa yang Ling Feng katakan memang benar dengan apa yang ia pikirkan.
“Kenapa aku harus repot-repot bertindak seperti itu, akan lebih cepat membunuh mu, jika aku bergerak langsung menerjang mu, bukan.” Kata Ling Feng tersenyum di balik topeng nya, langsung melancarkan tebasan pedang sebelum sosok misterius itu mengeluarkan teknik pertahanan nya.
Shringggg... Swussshhh... Boooommm...!
“Uhukkkk... Uhukkk... Sial.” Ucap sosok misterius itu yang terbang sangat cepat, lalu menghantam dinding ruang bawah tanah sangat kencang.
“Kau tidak berpikir bahwa aku sudah selesai, kan. Lagipula tubuh iblis tidak selemah itu.” Kata Ling Feng yang muncul tiba-tiba di hadapan sosok misterius itu. Sosok misterius yang terkejut dengan Ling Feng, langsung mengeluarkan teknik bertahan nya seraya melesat cepat mundur ke belakang.
Baaammmm... Swussshhh...
Sosok misterius itu berhasil menahan serangan Ling Feng, namun sebagai gantinya ia terpental sangat jauh dan baru berhenti di dekat adik wali kota.
“Kughkkkk... Uhukkkk... Uhukkkk... Bocah teng*k.” Umpat dari sosok misterius itu seraya menyeka darah hitam di sisi bibir nya.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku