
“Benar nona muda. Kemungkinan besar, Feng ini berada di atas ranah langit.” Ucap Zhi Fu dengan mimik wajah serius, menandakan ia tidak bercanda sama sekali.
>>>>>>______
“Diatas ranah langit?! Benar-benar sangat sulit di percaya. Padahal usia tulangnya tidak berbeda jauh dengan diriku, tapi perbandingan kekuatan kami bagaikan langit dan bumi.” Batin Zhi Yan tentunya terkejut ketika mendengar spekulasi dari Zhi Fu.
Walaupun ada kemungkinan Ling Feng telah menggunakan semacam teknik untuk menyembunyikan ranah nya, namun mendengar pendapat Zhi Fu memang benar-benar tidak bisa di duga sama sekali.
“Siapa sebenarnya Tuan Feng ini.” Batin Zhi Yan menghela nafas pendek, lalu menuju kamar yang telah ia siapkan.
>>>>>>_____
“Hacchuuu...?!” Ling Feng yang sedang melangkah menuju kamarnya secara tiba-tiba bersin.
“Apa ini? Siapa sih yang sedang membicarakan ku?” Batin Ling Feng, karena hidungnya merasa gatal tiba-tiba.
“Tuan, ini kamar Anda. Jika Anda membutuhkan sesuatu, jangan ragu untuk menghubungi saya atau pelayan yang ada di sekitar sini.” Ucap sang manager dengan tutur kata sopan. Ling Feng menganggukkan kepala nya, dan berkata, “Ah iya. Terima kasih sudah repot-repot mengantar ku. Kalau begitu aku masuk dulu.” Ucap Ling Feng seraya masuk ke dalam kamar nya.
“Suatu kehormatan bagi saya. Kalau begitu saya permisi dulu. Selamat beristirahat tuan.” Ucap sang manager sedikit menundukkan kepala nya lalu pamit dari sana. Setelah manager itu pergi, Ling Feng menutup pintu kamar nya, dan seketika berdecak kagum dengan furnitur dari ruangan nya, karena terlihat begitu mewah. Bahkan seluruh barang-barang yang tersedia di sana terlihat sangat mewah dan berkelas. Dirinya pun lagi-lagi teringat dengan perkataan Zhi Yan, “Sederhana, kah...” Gumam Ling Feng menggeleng-gelengkan kepala nya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu. Setelah beberapa menit membersihkan diri nya, Ling Feng berpakaian biasa, lalu melangkah ke arah tempat tidur dan merebahkan tubuh nya di atas sana.
“Fyuhhhh... Qi ku sudah pulih kembali. Aku juga sudah berada di ambang Ranah saint bintang tiga. Lebih baik malam ini aku menerobos ke tingkat selanjut nya.” Ucap Ling Feng memutuskan untuk menerobos malam itu. Ling Feng mengambil sikap lotus, dan mengeluarkan sebuah tungku pil dari cincin ruangnya. Ia juga mengeluarkan beberapa tanaman spiritual tingkat tinggi, karena Ling Feng berencana untuk membuat beberapa pil guna meningkatkan peluang keberhasilan nya menerobos tingkat selanjutnya.
Walaupun saat ini ia berada di ambang penerobosannya, tetap saja ia membutuhkan banyak energi, karena kasus tubuh Ling Feng berbeda dengan kultivator-kultivator yang lainnya. Berbeda dengan kultivator yang ketika ingin menerobos ke tingkat selanjutnya, Ling Feng setidaknya membutuhkan lima kali lipat energi untuk menerobos tingkat selanjutnya, mengingat dirinya mempunyai tubuh khusus, dan ia mampu menguasai lima elemen dasar.
“Api Hitam keluarlah.” Ucap Ling Feng dan api hitam pun keluar dari telapak tangannya. Terlihat Api hitam itu menunjukkan gelagat senang, ketika melihat Ling Feng. Ling Feng pun juga tersenyum seraya berkata, “Sudah lama ya hitam. Aku ingin membuat beberapa pil sekarang, apakah kamu bisa membantuku?” Ucap Ling Feng.
Terlihat api hitam itu mengelilingi Ling Feng beberapa kali, ia juga memberikan isyarat bahwa ia bisa membantu Ling Feng. Setelah itu Ling Feng pun tersenyum tipis lalu langsung memulai ritual pembuatan pilnya.
“Laohu. Tolong jaga tubuhku, aku hendak melakukan permunian pil terlebih dahulu.” Ucap Ling Feng seraya menoleh ke arah kucing yang sedang tidur di dekat jendela ruangan tersebut.
“Meonggg... Aku mengerti tuan muda. Serahkan saja kepadaku.” Ucap Laohu, lalu kembali memejamkan matanya. Terlihat kucing tersebut sedang tidur saat ini, namun yang terjadi sebenarnya adalah ia selalu menyebarkan inderanya seraya berlatih, di kala memejamkan matanya, walaupun tidak jarang ia sesekali benar-benar tertidur ketika sedang berlatih.
Ling Feng pun memulai ritual permunian pilnya. “Baiklah Api hitam. Tolong bantu aku.” Ujar Ling Feng lalu membentuk segel tangan.
Setelah seluruh bahan-bahan pil masuk, Ling Feng pun mengatur kembali suhu apinya untuk meleburkan bahan-bahan pil tersebut. Proses ini setidaknya memakan waktu dua sampai tiga jam, namun tergantung dari bahan-bahan pil tersebut, karena tiap-tiap tanaman spiritual mempunyai waktu meleburnya sendiri. Jika ada alkemis yang melihat teknik pemurnian pil Ling feng, mereka pastinya akan mengumpat bodoh kepada Ling Feng, karena memasukan seluruh bahan pil ke dalam tungku sekaligus hanya berakhir kegagalan.
Akan tetapi, hal itu tidak berlaku bagi Ling Feng, mengingat kekuatan jiwanya sudah berada di Level lima, energi jiwanya pun sangat melimpah. Jadi bukanlah hal yang mustahil bagi dirinya untuk melakukan hal semacam mengatur suhu yang berbeda-beda dalam satu waktu.
Setelah seluruh bahan sudah hancur berubah menjadi esensi, memasuki proses terakhir yaitu membentuk pil. Proses ini terbilang sulit, karena kesalahan sedikit saja bisa membuat esensi yang susah payah di peroleh langsung meledak pada proses pembentukan. Setidaknya waktu proses pembentuk pil memakan waktu hampir tiga sampai empat jam lama nya. Setidaknya itu pada umu nya.
Ling Feng pun meningkat suhu tungku pilnya. Berbanding terbalik dengan proses pembentuk pil pada umum nya. Dirinya terus meningkat suhu api nya menjadi dua kali lipat, sampai-sampai tungku pil yang awal nya berwarna emas, kini berubah menjadi merah terang saking panasnya suhu api tersebut. Bahkan tungku pil tersebut sudah bergetar hebat menandakan bisa meledak kapan saja, namun di saat-saat terakhir itu Ling Feng secara tiba-tiba membuka tungku pil dan meneteskan sebuah cairan ke dalam tungku pil tersebut.
Tungku pil yang awalnya bergetar hebat itu pun mendadak menjadi tenang. Baru kemudian Ling Feng menurukan suhu panas api nya. “Terima kasih api hitam. Kamu benar-benar sangat membantu ku.” Ucap Ling Feng yang membuat api hitam itu kembali mengelilingi tubuh Ling Feng lalu memasuki tubuh Ling Feng.
Terlihat asap putih keluar dari tungku pilnya menandakan, bahwa proses pembuatan pilnya berhasil. Asap putih itu mengeluarkan aroma semerbak yang sangat harum. Awalnya Ling Feng ingin membuat sebuah penghalang, sebelum aroma wangi yang keluar dari pilnya itu menyebar ke daerah sekitar, namun ia menyadari bahwa sudah ada sebuah penghalang di sana.
“Terima kasih Laohu.” Ucap Ling Feng menyadari, bahwa Laohu yang membuat penghalang tersebut.
“Bukan apa-apa tuan muda. Aku sudah menduga, bahwa tuan muda pasti akan membuat pil tingkat tinggi. Jadi aku langsung memasang formasi di sekitar ruangan ini, berjaga-jaga.” Timpal Ling Laohu lalu memejamkan kedua matanya kembali.
“ Dua Pil Tingkat Langit Kualitas Tinggi. Empatnya berada di kualitas rendah.” Ujarnya mengeluarkan enam pil dari tungku nya.
“Laohu terima ini.” Ucap Ling Feng melemparkan dua buah pil kualitas rendah kepada Ling Laohu. Mendengar hal itu, Ling Laohu langsung membuka kedua mata nya dan membuka mulut nya, menelan kedua pil yang di berikan oleh Ling Feng sekaligus.
“Seperti yang di harapkan dari tuan muda, energi yang terkandung di dalamnya benar-benar sangat intens, terlebih lagi sangat bersih dan tanpa ada kotoran sedikit pun.” Ucap Ling Laohu. Mendengar hal itu, Ling Feng terkekeh pelan menggeleng-gelengkan kepalanya. “Sudah berada di ranah apa kamu sekarang?” Tanya Ling Feng.
“Satu bintang di bawah Anda tuan muda.” Timpal Ling Laohu dianggukki oleh Ling Feng. Ling Feng pun mengeluarkan sebuah botol pil kosong, dan memasukan dua pil kualitas rendah ke dalam nya.
“Berikan ini kepada Xiang’er.” Ujar Ling Feng melemparkan botol pil itu kepada Ling Laohu dan di tangkap dengan sigap oleh kucing kecil tersebut. “Aku mengerti tuan muda. Kalau begitu aku pergi dulu dan akan kembali secepat nya.” Ucap Ling Laohu keluar dari ruangan Ling Feng lewat jendela.
Ling Feng menganggukkan kepalanya, lalu beranjak ke tempat tidur dan mengambil sikap lotus. Ia mulai mengatur pernafasannya, beberapa detik kemudian ia pun langsung menelan kedua pil kualitas tinggi itu sekaligus dan langsung memejamkan kedua matanya fokus menyerap khasiatnya untuk membantu penerobosan nya.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.