
“Aku tidak akan segan-segan untuk mengerahkan seluruh yang kupunya.” Ucap Han Ying langsung mengeluarkan sorot mata yang tajam seraya meledakan Qi di dalam tubuhnya, membuat Yue Guan sedikit tersentak ketika melihat sorot mata yang ditunjukan Han Ying. Medengar perkataan Han Ying, entah mengapa instingnya mengatakan bahwa hal yang berbahaya akan terjadi sebentar lagi.
>>>>>>______
Han Ying menarik pedang dari sarung pedangnya dan mengangkatnya ke atas. Dirinya memejamkan matanya, mengingat kembali perkataan yang dikatakan oleh Ling Feng kepadanya kemarin.
“Perbedaan ranah itu hanya menunjukkan perbedaan tingkatan saja. Itu hanya menunjukkan berapa banyak qi yang kau miliki di dalam tubuhmu. Akan tetapi, berbeda dengan kekuatan murni. Untuk mendapatkan kekuatan murni yang kuat, hal pertama yang harus di lakukan adalah mempunyai fondasi tubuh yang kuat.” Kata-kata Ling Feng yang masih membekas jelas dalam ingatannya.
“Dengan di bantu oleh Saudara Feng kemarin, fondasi tubuhku benar-benar hampir mendekati sempurna. Aku yang sekarang mungkin bisa membuat setengahnya.” Pikir Han Ying menarik nafas perlahan lalu menghembuskannya dengan tenang.
Han Ying sontak mengangkat tangan yang memegang pedang ke atas, mengarahkan ujung pedangnya ke langit-langit, ia juga mengalirkan cukup banyak qi nya ke dalam pedangnya tersebut membuat pedangnya mengeluarkan sinar merah yang sangat terang. Yue Guan yang melihat tindakan Han Ying itu, firasat buruknya semakin jelas ia rasakan.
“Teknik Pedang Seribu: Seribu Pedang Api.” Gumam Han Ying seraya mengayun pedangnya, membuat banyak pedang api yang terbang mengudara di belakang Han Ying. Teknik pedang itu membuat Tetua Han dan Tetua Sang terkejut sekaligus kagum dengan teknik pedang Han Ying. Semua pasang mata di sana langsung tersihir dengan teknik pedang yang Han Ying keluarkan.
“Teknik pedang apa itu? Sejak kapan Ying’er mempunyai teknik pedang tingkat tinggi seperti itu?!” Ucap Tetua Han tanpa sadar saking takjubnya dengan teknik pedang yang dikeluarkan oleh Han Ying. Bing Jiao yang berada di sebelahnya pun menjelaskannya, bahwasanya teknik pedang tersebut adalah teknik pedang yang diajarkan oleh Ling Feng kepadanya dan Han Ying.
Mendengar nama Ling Feng kembali, membuat Tetua Han tidak habis pikir dengan pemuda tersebut. Dirinya tidak mengetahui bahwa Ling Feng akan melakukan nya sampai sejauh itu.
Tanpa berkata apa-apa Han Ying langsung melesatkan puluhan pedang api yang mengudara dengan kecepatan yang terbilang sangat tinggi mengarah kepada Yue Guan. Insting bertarung Yue Guan berteriak kepada tubuhnya, membuat pemuda tersebut menarik pedangnya dan langsung berusaha menebas puluhan pedang api tersebut.
Shringggg
Shringggg
Shringggg
......
Puluhan pedang api tersebut berhasil di tahan oleh Yue Guan, walaupun tidak seluruhnya berhasil ia tahan. Satu pedang api tersebut setidaknya mengadung kekuatan yang setara dari Kaisar bintang tujuh. Tentunya itu tidak terlalu berpengaruh bagi Yue Guan, namun beda cerita nya jika pedang api tersebut menghantam tubuhnya sekaligus. Tidak menutup kemungkinan ia akan langsung kalah dalam sekali serangan.
Yue Guan menatap ke arah Han Ying yang menatapnya dengan pandangan tak acuh. Dirinya tidak menyangka sama sekali akan melawan orang sekuat itu, yang ranahnya di bawah dirinya.
“Sebelumnya aku minta maaf, karena telah meremehkan mu. Oleh karena itu, kutarik kembali kata-kata ku dan akan kuhadapi dirimu dengan serius sebagai tanda hormatku.” Ucap Yue Guan langsung mengambil sikap berkuda-kuda.
“Namaku Yue Guan. Mohon ajarannya saudari.” Yue Guan mengulang perkataannya di awal dan langsung menerjang ke arah Han Ying tanpa menahan diri. Han Ying pun tidak tinggal diam, ia menggerakkan pedang api yang mengudara di belakangnya, lalu mengarahkan nya kepada Yue Guan. Para penoton yang melihat itu tentunya tidak bisa untuk tidak berteriak riuh.
Pertandigan yang awalnya mereka kira akan berakhir dengan cepat, tidak di sangka Han Ying membuat kejutan yang tidak terduga, membuat pertandingan tersebut mempunyai akhir yang sulit di tebak.
“Ayo nona cantik jangan mau kalah!”
“Ayo semangat nona kau pasti bisa!”
Berbagai macam teriakan menyemangati Han Ying. Walaupun teriakan tersebut tidaklah berguna, karena dua orang yang berada di arena saat ini benar-benar tenggelam dalam fokus musuh yang berada tepat di depan matanya saat ini.
“Teknik Pedang Air Gerakan Kedua: Gelombang Laut.” Ujar Yue Guan mengeluarkan teknik pedangnya menyerang ke arah Han Ying. Han Ying juga tidak diam saja, dan menggerakkan lima buah pedang api ke arah Yue Guan untuk menghalau serangan teknik pedangnya, dan melancarkan lima buah pedang api lagi untuk menyerang kepada Yue Guan.
Shringggg
Swusshhh
......
Booommmm
Booommmm
Yue Guan tidak bisa mendekat ke arah Han Ying. Walaupun ia mempunyai kecepatan yang tidak bisa di halau oleh Han Ying, namun pedang api yang mengelilingi nya benar-benar masalah untuk mengatasi kecepatannya. Pada akhirnya, ia pun tidak mempunyai pilihan selain menggunakan rencana lainnnya.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.