Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Informasi dari Ye Liho


“Eh Apa yang terjadi kepadaku?!” Batin iblis itu terkejut menunjukkan ekspresi tidak percaya. Ia lantas mendongakkan kepalanya menatap kosong ke arah Ling Feng, yang mana pria bertopeng itu terlihat menatap nya dengan penuh senyuman tercetak di wajah nya.


>>>>>>______


“Cihhhh apanya yang tidak akan berbicara, guru menanyakan nama mu saja kau langsung menjawabnya.” Ucap Hao Xing seraya tersenyum meremehkan. Iblis itu benar-benar sangat kosong, ia bahkan merasa bingung dengan dirinya sendiri.


“Apa ini?! A-ada yang salah dengan diriku?!” Batin Iblis tersebut menundukkan kepalanya, tubuhnya sudah bergetar hebat memikirkan hal aneh dari tubuhnya. Ling Feng sendiri sudah tersenyum puas melihat ekspresi putus asa dari iblis tersebut. Dirinya pun kembali bertanya kepadanya.


“Oh ya tadi kau memperkenalkan namamu Ye Liho ya. Kau mempunyai hubungan apa dengan Ye Jiho?” Tanya Ling Feng dengan santainya membuat iblis itu terkejut dengan apa yang di katakan oleh Ling Feng. Ia sudah berusaha untuk mengatupkan bibirnya sampai-sampai darah mengalir dari sana, namun sekali lagi mulutnya tidak mendengarkan perintahnya dan menjawab pertanyaan Ling Feng.


“Aku dan dirinya adalah saudara kandung. Dirinya adalah kakakku.” Jawab iblis yang bernama Ye Liho dengan sangat jelasnya. Ia bahkan sudah sangat terkejut dengan apa yang ia katakan itu. Deru nafas terdengar sangat jelas, keringat dingin mulai keluar dari dahi Ye Liho. Ia menatap ke arah Ling Feng dengan pandangan penuh ketakutan, lalu dengan nada bergetar ia bertanya kepadanya.


“K-kau apa yang telah kau perbuat kepada diriku selama aku tidak sadar tadi?!” Tanya Ye Liho dengan nada bergetar, kali ini dirinya bisa merasakan perasaan mengerikan terpancar jelas dari pria bertopeng di depannya itu.


“Tidak ada, aku hanya memberikan sebuah pil kepadamu, supaya kau cepat pulih.” Ucap Ling Feng seraya melemparkan pisau yang terbuat dari Qi nya, mengenai tepat ke arah lengan iblis tersebut.


Shatttt...! Clebbbbb...!


“Akhhhhh...! Cabut itu! Sangat sakit! Akhhhh...! Bunuh saja aku! Bunuh saja aku!” Teriak Ye Liho merasakan sakit yang amat nyeri di bagian lengannya. Lengannya baru saja beregenerasi, namun itu langsung tertusuk oleh pisau Qi milik Ling Feng. Tentunya Qi itu bukan Qi biasa, Ling Feng mengalirkan sedikit api hitam ke dalamnya, membuat rasa sakit yang di rasakan oleh Ye Liho ribuan kali lipat daripada di tusuk senjata tingkat tinggi.


“Tenang saja. Kau tidak akan mati sekarang, karena aku masih mempunyai banyak pertanyaan kepadamu.” Ucap Ling Feng dengan santainya mengubah cara duduknya. Saat ini Ye Liho sedang menempel di tembok ruang jamuan, dengan seluruh bagian lengan, kaki, dan lehernya di belenggu oleh api biru Hao Xiang.


Ling Feng mulai mengajukan pertanyaan yang sama, dimana saat ia mengajukan pertanyaan kepada Ye Jiho di kota Suma dulu. Ling Feng sengaja bertanya seperti itu, guna memastikan kebenaran informasi yang ia peroleh dari Ye Jiho. Ye Liho pun mulai menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Ling Feng dengan lancar, walaupun ia tidak ingin menjawab nya dan sudah berusaha menahan nya, mulutnya tetap tidak pernah mau mengikuti kehendaknya.


Ling Feng menganggukkan kepalanya mendengar itu, ia berarti sudah dapat memastikan, bahwa informasi yang ia dapatkan benar adanya. Setiap iblis itu menjawab pertanyaan Ling Feng, ia terlihat sangat kesakitan, namun hal itu tidak membuat nya sampai mati. Dirinya berfikir tergantung seberapa penting informasi tersebut, maka bayaran untuk mengatakan nya akan sangat besar.


“Baiklah. Sekarang aku akan bertanya, Jendral iblis ini sekarang berada di mana?” Tanya Ling Feng bertanya dengan raut wajah serius menatap lurus wajah Ye Liho. Terlihat ia sudah sangat kesulitan bernafas ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan oleh Ling Feng.


“T-tuan jendral... S-sekarang... G-gu-gunung... Akhhhh...! Akhhhh...!” Teriak Ye Liho berteriak seperti orang gila. Darah Hitam mulai mengalir deras, mulai dari telinga, mulut, kedua mata nya, dan kedua lubang hidungnya. Ling Feng yang melihat itu hanya biasa saja dengan padangan yang dingin, acuh tak acuh. Hao Xiang yang melihat itu benar-benar tidak terbiasa, terlebih lagi bau busuk yang keluar dari tubuhnya benar-benar sangat berbeda ketimbang dengan iblis-iblis yang ia bunuh sebelumnya.


Secara tiba-tiba, kedua mata Ye Liho, langsung berubah warna menjadi merah darah sepenuhnya. Mulutnya pun terbuka lebar dan secara tiba-tiba keluar tangan hitam yang ukurannya dua kali lipat lebih besar ketimbang tubuhnya. Tangan besar itu langsung mencengkram tubuh Ye Liho dan menghancurkannya sampai tidak berwujud sama sekali. Setelah menghancurkan tubuhnya, tangan hitam raksasa itu langsung masuk kembali ke dalam mulutnya dan hilang begitu saja.


“Benar-benar sangat kejam. Aku tidak menyangka. Mereka akan berbuat sampai seperti ini, hanya untuk mencegah bocornya informasi.” Ucap Hao Xiang masih merasa tidak nyaman ketika melihat apa yang baru saja terjadi di depannya.


“Ya begitulah sifat alami mereka, selama untuk memenuhi tujuan dari tuan mereka. Iblis- iblis ini bahkan tidak segan untuk mengorbankannya nyawa mereka sebagai gantinya.” Ucap Ling Feng lalu bangkit dari tempat duduknya lalu menjentikan jarinya membakar darah hitam yang berceceran di lantai ruangan.


“Sepertinya aku terlambat datang.” Ucap seekor harimau putih muncul dari arah pintu masuk ruangan jamuan.


“Oi bocah ada apa dengan raut wajah pucat mu itu? Kau sudah mau mati, kah?” Tanya Ling Laohu penasaran, karena dirinya baru melihat lagi pemuda itu membuat raut wajah seperti itu.


“Ckkkk omongan mu itu, aku tidak apa-apa. Hanya baru melihat hal yang tidak menyenangkan saja.” Timpal Hao Xiang yang tidak mau repot-repot menimpalinya lebih jauh. Ling Laohu yang mendengar itu mengangkat sebelah alisnya, ia lalu melirik ke arah Ling Feng dengan pandangan bertanya kepadanya.


Ling Feng pun mulai menceritakan tentang mereka yang menginterogasi iblis tadi dari awal, Ling Laohu yang mendengar itu pun manggut-manggut, lalu tiba-tiba memasang ekspresi mengejek kepada Hao Xiang. Melihat raut wajah menyebalkan Ling Laohu, Hao Xiang semakin jengkel ia sudah menyadari bahwa harimau putih itu akan mengejeknya sebentar lagi.


“Cihhh dasar manja, baru saja seperti itu. Bagaimana kau melihat yang lebih parah dari itu.” Ucap Ling Laohu dengan nada mengejek, sesuai dengan tebakan Hao Xiang.


“Berisik kau kucing jadi-jadian. Aku hanya belum terbiasa saja saat ini.” Timpal Hao Xiang dengan nada jengkel tentunya. Melihat itu, Ling Laohu tidak berhenti begitu saja, ia kembali menjahili pemuda itu.


“Sudah hentikan Laohu, jangan mengejek Xiang’er lagi.” Kata Ling Feng dan Harimau putih itu pun langsung menganggukan kepalanya lagi tidak mengejek Hao Xiang.


“Baiklah, kita pergi dari sini. Walaupun tidak mendapatkan informasi yang tidak terlalu jelas, itu lebih baik daripada tidak mendapatkannya sama sekali.” Ucap Ling Feng yang dianggukki oleh keduanya. Ling Feng pun meminta Hao Xiang untuk mendekat, dan Ling Laohu mengubah wujud nya kembali menjadi seekor kucing kecil putih. Setelah itu, Ling Feng menghilang begitu saja dari tempat kejadian, dan langsung sampai di kamarnya.


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.