
Setelah puas menikmati jajanan dan pakaian yang di bawa Lin kecil, mereka pun berlatih kembali. Bahkan kali ini Ling Feng ikut mengawasi mereka, karena kebetulan elemen bawaan yang mereka miliki sesuai dengan elemen yang ia kuasai. Kecuali Xiao yang mempunyai elemen yang langka.
"Lie Huo Kau harus fokus juga terhadap pengendalian apinya. Semakin pandai kau mengendalikan api tersebut maka akan semakin kau diuntungkan dalam pertempuran." Kata Ling Feng memberi saran kepada salah satu anak yang bernama Lie Huo dan kebetulan nama yang ia miliki sesuai dengan elemen bawaan miliknya.
Lie Huo yang mendengar saran dari Ling Feng menganggukkan kepalanya berkata. "Iya kak." Ia pun langsung melaksanakan saran dari Ling Feng dan…
Booooomm
"Kau terlalu menekannya dalam jumlah besar…Dengan ranah mu saat ini masih belum cukup. Untuk sekarang cobalah mengendalikannya dari jumlah sedikit terlebih dahulu sampai lihai dan serta jangan lupa tingkatkan kultivasi mu. Jika sudah mencapai ranah Kaisar atau Bumi. Cobalah lagi untuk mengendalikannya dengan jumlah tidak terlalu banyak tidak juga sedikit." Kata Ling Feng membantu Lie Huo yang terkena serangan balik karena gagal mencobanya.
"Ya untuk sekarang sudah bagus aku cukup puas melihatnya. Tingkatkan ranah kultivasi mu jika tidak ingin tertinggal dengan yang lainnya." Kata Ling Feng mengalirkan qi miliknya untuk menyembuhkan Lie Huo. Lie Huo yang mendengar itu mengangguk kan kepalanya.
Ling Feng lantas mengalihkan pandangannya ke salah satu anak dan terfokus terhadap satu anak laki-laki yang cukup tenang terlihat dari wajahnya. "Lu Shui sekarang giliran mu." Kata Ling Feng. Anak kecil yang dipanggil Lu Shui itu bangkit dan maju kedepan.
"Kerahkan semua yang kau miliki dan anggap aku musuhmu." Kata Ling Feng. Lu Shui yang mendengar itu menganggukkan kepalanya memasang kuda-kuda nya. Lu Shui langsung maju menerjang Ling Feng juga tidak tinggal diam ikut maju menerjang.
Lu Shui langsung menggunakan elemen bawaannya yaitu Elemen air. Ia langsung menyerang sesuai dengan saran yang diberikan oleh Ling Feng tadi. Ling Feng yang melihat itu tersenyum simpul menerima serangan tersebut dan menahannya.
"Hehhhhh anak ini cepat tangkap juga tapi…" Batin Ling Feng langsung menyerang balik. Lu Shui terkejut akan hal itu dan berusaha menangkis serangan Ling Feng, namun pertahanannya langsung hancur. "Pengendalian setiap elemen mempunyai masing-masing kesulitan. Jika kalian semua ingin bisa mengendalikan elemen bawaan kalian dengan benar, menjadi satu lah dengan alam." Kata Ling Feng melalukan hal yang sama seperti kepada Lie Huo. Lu Shui yang biasanya mudah tangkap sedikit bingung dengan perkataan Ling Feng yang menurutnya ambigu.
Ling Feng yang melihat Lu Shui berpikir keras hanya tersenyum saja lalu bangkit dan mengalihkan kembali pandangannya dan terfokus dengan salah satu anak yang memancarkan aura yang sangat besar. "Dian Ji sekarang giliran mu." Kata Ling Feng. "Akhirnya giliran ku juga sudah lama aku menunggu nya." Kata anak kecil yang dipanggil Dian Ji bangkit dengan semangat berhadapan dengan Ling Feng. Ling Feng yang melihat semangat membara terpancar dari kedua matanya hanya tersenyum saja.
"Majulah jangan menahan diri." Kata Ling Feng. Dian Ji menganggukan kepalanya memasang kuda-kuda. "Baiklah aku datang kak." Kata Dian Ji maju dalam sekali langkah dan langsung berdiri tepat didepan Ling Feng dan melayangkan tinjunya.
Ling Feng yang melihat itu hanya tersenyum simpul lalu memutar tubuhnya dan serangan cepat Dian Ji hanya melewatinya saja. Anak-anak tersebut sontak takjub karena Ling Feng mampu menghindari serangan cepat itu.
Dian Ji tidak diam saja ia kembali menerjang Ling Feng sembari mengecoh dirinya. Ling Feng yang mengetahui niat Dian Ji hanya tersenyum saja membiarkan. Dian Ji yang melihat sikap tenang Ling Feng dan dirinya yang sering menghindari serangannya membuat ia sedikit terganggu. Lalu Dian Ji pun mulai sembrono menyerang Ling Feng.
Melihat Dian Ji yang sudah mulai menyerang sembarangan, Ling Feng memanfaatkan itu. Ling Feng berdiam diri tidak lagi lagi menghindar. Dian Ji yang melihat itu menganggap itu adalah celah dan kalaupun jebakan ia pasti bisa menghindarinya.
Dian Ji langsung maju dengan kecepatan tinggi yang ia bisa dan pada saat sampai hal yang tidak ia duga terjadi. "Kau harus mendinginkan kepala mu terlebih dahulu jika ingin menyerang lawan mu." Bisik Ling Feng tepat ditelinganya membuat Dian Ji terkejut mendengarnya.
Dalam sekali gerakan Dian Ji langsung dijatuhkan. "Ketika dalam sebuah pertarungan, mental kalian harus kuat. Jangan terpancing akan trik yang dilakukan musuh. Ya tentu saja jika kalian mampu menghancurkan trik tersebut kakak tidak akan protes." Kata Ling Feng memberikan saran. Anak-anak tersebut mulai menyimak apa yang dikatakan Ling Feng.
"Serta satu lagi dan ini sangatlah penting. Seburuk apapun situasi kalian, bersikap tenanglah. Jika kalian mampu bersikap tenang, maka kalian akan menemukan solusinya. Hal ini tidak hanya berlaku untuk Dian Ji saja, yang lainnya juga harus seperti itu." Kata Ling Feng. Anak-anak tersebut pun menganggukkan kepalanya.
"Baiklah selanjutnya Zhi Di." Kata Ling Feng. Anak kecil yang dipanggil Zhi Di itu langsung bangkit dan maju. "Sebelumnya aku ingin meminta sesuatu terlebih dahulu kepada kakak." Kata Zhi Di. Ling Feng yang mendengar itu mengiyakan dan berkata. "Katakan apa itu." Kata Ling Feng.
Zhi Di memasang kuda-kuda dengan wajah tegas. "Jangan pernah menahan diri karena aku seorang perempuan." Kata Zhi Di dengan tegas. Ling Feng yang mendengar itu tersenyum dan berkata. "Tentu. Bahkan kakak tidak berniat lembut walaupun kau perempuan." Kata Ling Feng.
"Mendengarnya menjadi lebih tenang." Kata Zhi Di langsung maju dan meninju tanah. Seketika tanah sekitar langsung bergetar Ling Feng yang melihat itu cukup terkejut. "Hehhhhh anak ini akan sulit menikah nantinya." Batin Ling Feng melihat pribadi Zhi Di yang sangat tegas dan keras bahkan pada dirinya sendiri.
"Jangan pernah melamun ketika sedang dalam pertarungan atau nyawa mu akan hilang. Perkataan itu benar, kan kakak." Kata Zhi Di langsung menyerang Ling Feng. Ling Feng yang mendengar itu terkekeh menghindari serangan langsung Zhi Di.
"Ya kau benar. Jika dalam sebuah pertarungan jika tidak ingin nyawa mu menghilang jangan pernah meremehkan lawan mu. Hanya saja…" Kata Ling Feng sembari mengibaskan tangannya membuat Zhi Di langsung terhempas jauh.
"Hanya saja aku terlalu kuat saat ini jadi sedikit meremehkan lawan seperti kalian ini tidaklah menjadi masalah." Kata Ling Feng berkata dengan angkuh. "Oleh karena itu, jadilah kuat dan jangan pernah puas akan sebuah pencapaian kecil saja. Potensi kalian sangat tinggi. Capai lah hal tersebut dan kalahkan aku." Kata Ling Feng dengan nada tegas. Membuat anak-anak tersebut bergetar seluruh tubuhnya mendengar perkataan Ling Feng.
>>>>>> Bersambung