Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Berhasil Keluar


“Ayo lagi!” Ucap Ling Feng dengan senyum tipis kembali maju dan ketiga bayangan hitam itu pun langsung bereaksi juga, melesat ke arah Ling Feng.


>>>>>>______


Sementara Itu di Sisi Gunung Lu


Sa Dan dan anak buahnya telah berhasil melewati formasi ilusi kabut putih tersebut. Walaupun berhasil melewati formasi ilusi tersebut, nampak terlihat jelas bahwa dirinya nampak kesal. Ia pun menoleh ke arah iblis yang berada di sebelahnya dan berkata kepadanya.


“Berapa banyak iblis yang telah hilang?” Tanya Sa Dan kepada iblis yang berada di sebelahnya.


“Lapor tuan... Setidaknya jumlah iblis yang hilang mencapai satu lusin lebih.” Jawab iblis itu. Sa Dan yang mendengar itu wajahnya semakin gelap, walaupun hanya satu lusin dari lima lusin pasukan yang ia bawa, jumlah tersebut tidaklah terlalu signifikan, namun tetap saja prosesnya mencari artefak di gunung tersebut akan berkurang. Mengingat jumlah mereka yang berkurang sekarang.


“Ckkkk... Biarkanlah yang hilang itu, perintahkan iblis yang lainnya untuk mulai menyebar dan bergerak mencari artefaknya.” Kata Sa Dan yang dianggukki oleh iblis tersebut yang berada di sebelahnya. Setelah berkata seperti itu, pasukan Sa Dan yang tersisa pun mulai bergerak melaksanakan perintah dari jendral mereka. Sa Dan juga memberitahu kepada mereka untuk memberikan kabar, jika sudah berhasil menemukan artefak yang di cari.


Setelah seluruh anak buahnya pergi mencari artefak, Sa Dan hanya terus melangkah menuju Puncak Gunung Lu, dirinya berniat untuk menunggu hasil dari anak buahnya di sana.


>>>>>>______


Kembali Kepada Ling Feng


Bughhhkkk... Bughhhkkk... Baaaammmm...!


“Terakhir.” Ucap singkat Ling Feng mendarat dengan mulus di dekat sebuah kawah kecil yang tercipta akibat dari pukulan Ling Feng. Terlihat di pusat kawah itu ada sosok bayangan hitam yang perlahan-lahan mulai berubah menjadi asap hitam dan menghilang seperti bayangan hitam yang sebelumnya.


Tepat Ling Feng menggunakan persepuluh dari seratus kekuatan penuhnya, serangan gabungan tiga bayangan hitam itu tidak bisa lagi mengenai Ling Feng, karena setiap mereka melakukan serangan kepada Ling Feng, semua itu akan di hancurkan oleh tinjunya sebelum berhasil mendarat di bagian yang mereka incar. Walaupun serangan ketiganya sudah tidak berguna lagi terhadap Ling Feng, bukan berarti ketiga bayangan itu menyerah begitu saja.


Ketiganya masih terus-terus menerus melancarkan serangan kepada Ling Feng, walaupun faktanya mereka sudah tidak bisa membuat luka kepada Ling Feng. Ling Feng juga tidak berniat mengalah, ia pun tidak tanggung-tanggung menekan ketiga bayangan itu satu persatu. Sampai pada akhirnya mereka bertiga tidak bisa bertahan lagi dan berhasil dikalahkan oleh Ling Feng.


“Heummm...?” Gumam Ling Feng seraya menoleh ke arah prasasti, prasasti yang tidak lain adalah inti dari formasi besar ilusi bersinar kembali. Susunan formasi pun kembali berubah, namun pada perubahan kali ini Ling Feng tidak merasakan apapun yang buruk. Lalu pada saat itulah tiba-tiba sebuah portal tercipta di depan prasasti tersebut.


Ling Feng yang melihat portal tersebut tanpa basa-basi langsung masuk ke dalamnya. Cahaya yang sangat terang membutakan pandangan Ling Feng sejenak, cahaya yang menyilaukan itu tidak bertahan lama, beberapa saat kemudian Ling Feng kembali membuka matanya dan sedikit terkejut, karena dirinya sudah berada di tempat yang jauh berbeda dengan yang sebelum nya.


Melihat suasana yang berbeda itu, Ling Feng menolehkan kepalanya ke kanan dan kirinya, untuk mencari tahu dirinya sedang ada dimana sekarang. Akan tetapi, ketika ia menoleh ke belakang, Ling Feng menyadari bahwa diri nya sudah berhasil keluar dari Formasi ilusi. Melihat itu Ling Feng sedikit menghela nafas antara merasa lega dan sayang. Lega, karena sudah berhasil keluar dari formasi ilusi. Ia merasa sayang, karena tidak bisa mempelajari formasi ilusi itu sedikit lebih lama lagi.


“Ya mengeluh pun tidak ada gunanya. Sekarang lebih baik mengurus apa yang harus di urus.” Ucap Ling Feng menoleh ke arah Gunung Lu. Ling Feng dapat merasakan aura para iblis yang bercampur dengan aura kematian yang sangat kuat berasal dari Gunung Lu sendiri. Ling Feng pun membuka portal menuju dunia jiwanya.


“Niatnya seperti itu, namun waktu kita terbatas. Jadi aku harap kalian berdua mau membantuku.” Ucap Ling Feng yang dianggukki oleh keduanya.


“Tentu saja guru. Aku sudah tidak sabar untuk menghabisi makhluk-makhluk kejam ini dan mengirimnya ke raja neraka.” Timpal Hao Xiang, yang terlihat sudah panas dan bisa meledak kapan saja saat ini.


“Ya lakukan sesuka kalian berdua, pesan ku hanya dua. Berhati-hatilah dan jangan lepaskan satu iblis pun.” Kata Ling Feng menekankan kata di kalimat terakhirnya yang langsung di setujui oleh keduanya. Setelah berkata seperti itu, Hao Xiang pun langsung melesat cepat ke timur Gunung Lu. Ling Laohu sendiri langsung mengubah wujudnya menjadi sebuah harimau putih dan pergi ke arah berlawanan dengan Hao Xiang.


Untuk Ling Feng sendiri ia masih berdiam diri di tempat yang sama. Ia menatap ke atas puncak gunung. Instingnya berkata, bahwa sesuatu yang berbahaya ada di atas sana. Terlebih lagi itu di perkuat dengan dirinya merasakan aura yang paling menjijikkan berasal di atas puncak gunung sana.


Ling Feng melangkah dengan santai dan tidak terburu-buru. Tatapan matanya terlihat sangat tenang, namun di balik tatapan yang tenang itu, ada kemarahan yang sangat besar dan niat membunuh yang bergejolak untuk menghabisi pemilik aura yang sangat menjijikan itu.


Pada saat Ling Feng melangkah dengan tenang menuju puncak, secara tiba-tiba muncul sosok iblis dari sisi kanannya dengan posisi bersiap hendak melancarkan sebuah serangan kepadanya.


“Mati kau manusia!” teriak iblis itu melancarkan sebuah serangan tinju kepada Ling Feng.


“Heuuummm serangan sampah seperti ini ingin membunuhku?” Ucap Ling Feng dengan nada dingin dan acuh tak acuh. Dirinya diam sejenak, lalu ia mengangkat satu tangannya dan menunjuknya ke bawah.


Iblis tersebut yang jaraknya beberapa jari saja dari Ling Feng, secara tiba-tiba merasakan tekanan yang sangat kuat menimpa tubuhnya, membuatnya langsung terhempas sangat kuat beradu dengan tanah.


Booooommmmm...!!


Saking kuat dan beratnya tekanan itu, iblis tersebut bahkan tidak mampu bergerak sama sekali, bahkan setelah ia mengerahkan seluruh kekuatan nya untuk meminimalisir tekanan tersebut, hasil tetap sama saja, dirinya masih di tekan tanpa bisa bergerak sedikit pun. Bahkan saking kuatnya tekanan tersebut, membuat dirinya sampai tenggelam ke dalam tanah.


Seluruh anggota tubuhnya berteriak histeris, merasakan tekanan yang sangat kuat tersebut. Bahkan untuk sekedar mengeluarkan teriakan saja iblis itu tidak mampu, karena wajahnya benar-benar di tekan ke dalam tanah.


Ling Feng menatap dingin iblis yang terbenam di dalam tanah itu, ia bahkan tidak berniat mengurangi tekanan yang ia berikan. Ling Feng lantas membuka jari yang kedua, membuat tekanan yang dirasakan oleh iblis itu menjadi dua kali lipat lebih dari yang sebelumnya.


Booooommmm...……!!!


Sampai pada akhirnya iblis itu pun hancur, meledak menjadi kabut darah saking kuatnya tekanan Ling Feng sampai-sampai membuatnya menjadi kabut darah. Ling Feng menatap acuh kawah kecil, bekas tapak iblis itu lalu dirinya pun kembali melangkah ke puncak Gunung Lu.


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.