
Setelah puas bermain-main dengan dua wanita itu, Sa Dan pun langsung bersiap-siap dan keluar dari gua tersebut. Terlihat para iblis bawahannya sudah berkumpul di sana. Melihat para bawahannya yang telah siap, Sa Dan pun langsung memerintahkan mereka semua bergerak pergi ke Gunung Lu untuk mencari sebuah artefak untuk kebangkitan raja iblis tentunya.
>>>>>>______
“Jadi dimana para ahli formasi?” Tanya Sa Dan ke salah satu iblis yang ia utus untuk mengawasi situasi. Tepat setelah berkata seperti itu, sekelompok iblis yang ahli dalam formasi pun langsung maju. Terlihat di hadapan mereka saat ini ada sebuah kabut putih yang sangat tebal. Kabut putih itu bukanlah kabut putih biasa, melainkan sebuah formasi ilusi tingkat tinggi.
Pada dasarnya formasi ilusi tingkat tinggi ini adalah meminjam langsung dari kekuatan Qi sekitarnya, jadi tidak peduli berapa waktu berlalu, formasi itu tidak akan pernah hilang ataupun melemah, karena senantiasa menyerap Qi di sekitarnya untuk membuat kabut putih tebal itu. Jika seseorang memaksa masuk ke dalamnya pandangan mereka akan terbatas, dan formasi itu akan membuat mereka tidak bisa kembali keluar.
Mereka tidak bisa lewat udara atau menggunakan artefak terbang dan semacamnya, karena ketika memasuki teritorial Gunung Lu, sesuatu kekuatan yang sangat misterius akan membuat hal-hal seperti itu tidak berfungsi dan tidak berguna.
Formasi ilusi tidak bisa di hancurkan oleh karena itu, mereka hanya bisa memurnikannya atau menemukan inti formasi yang berada di dalam formasi ilusi tersebut. Mengingat cara yang kedua terbilang mustahil, jadi Sa Dan pun memilih cari yang pertama yaitu, memurnikan formasi ilusi itu. Walaupun tidak sampai memurnikan sepenuhnya, selama bisa melewati formasi ilusi itu dan naik ke Gunung Lu maka semuanya selesai.
“Cepat lakukan sekarang.” Ucap Sa Dan dan dianggukki oleh para ahli formasi itu. Setidaknya ada lima orang ahli formasi yang di bawa oleh Sa Dan. Mereka pun mulai membentuk segel tangan dan mengeluarkan kekuatan jiwanya masing-masing. Segel tangan itu membentuk lingkaran transparan berwarna merah cerah dengan beberapa tulisan rumit di dalamnya.
Swusssshhhh.... Swusssshhhh...
Setelah puluhan menit berlalu, lingkaran itu pun bersinar terang lalu masuk ke dalam kabut putih tebal itu. Tidak lama kemudian separuh kabut putih telah menghilang dan membentuk sebuah jalan untuk naik ke atas Gunung Lu. Sa Dan yang melihat itu langsung tertawa bahagia dan berkata, “Kekekeke... Kerja bagus kalian semua! Ayo bergegas naik dan mulai mencari Artefaknya! Untuk kebangkitan raja iblis!” Teriak Sa Dan dengan sangat lantang.
“Untuk kebangkitan raja iblis! Untuk kebangkitan raja iblis! Untuk kebangkitan raja iblis!” Teriak pasukannya serempak. Sa Dan dan pasukannya pun bergegas masuk, menaiki Gunung Lu. Tentunya mereka berhati-hati, karena jalan yang berhasil tidak terlalu besar, jadi mereka harus hati-hati, supaya tidak terlempar ke dalam kabut tebal di sisi kanan dan kiri mereka.
>>>>>>______
Sementara itu di Sisi Ling Feng
Ling Feng yang awal nya memejamkan matanya dengan sangat tenang, tiba-tiba refleks membuka kedua matanya dan langsung bangkit dari posisi berbaringnya. Membuat Ling Laohu yang terlihat sedang nyaman tertidur di atas dada Ling Feng, langsung terlempar, membuat kucing putih itu terkejut dan langsung bangun.
Ling Feng bangkit dengan nafas yang memburu. Perasaan gelisahnya kembali datang, dan insting nya berkata bahwa ada sesuatu yang buruk telah terjadi saat ini. Tanpa pikir panjang, Ling Feng mendongakan kepalanya dan langsung terbang ke langit-langit. Pada saat ia melihat ke arah langit-langit, ia pun melihat ke arah Gunung Lu, dimana ia fokuskan pandangan nya ke kaki gunung tersebut dimana ada kabut putih yang tebalnya luar biasa.
Akan tetapi, ketika Ling Feng mengalirkan Qi ke bagian dua bola matanya, pada saat itulah ia menyadari ada sesuatu yang aneh dari kabut putih tersebut. “Ckkkk... Jadi ini yang dimaksud dari perasaan gelisahku.” Batin Ling Feng, dimana kedua matanya bisa melihat dengan jelas bahwa ada segerombolan iblis sedang mendaki Gunung Lu.
“Apa yang sedang terjadi tuan muda?” Tanya Ling Laohu yang menyusul Ling Feng terbang ke langit-langit. Ling Feng pun langsung mengisyaratkan kepada Ling Laohu, untuk mengikuti arah pandangnya. Tentunya kucing kecil itu langsung mengikuti arah pandangan yang di tunjuk oleh Ling Feng, pada saat ia menajamkan penglihatan nya, kucing kecil itu pun langsung memasang wajah jelek.
“Kita harus segera bergegas, beritahu Xiang’er untuk menyudahi kultivasinya. Kita akan mengejar mereka sekarang juga.” Ucap Ling Feng yang dianggukki oleh Ling Laohu dan ia pun melesat turun kembali untuk membangunkan Hao Xiang dari kultivasinya.
Setelah beberapa saat kemudian, Hao Xiang pun muncul dengan Ling Laohu yang sudah berada di atas kepalanya. Kedua orang itu pun langsung melesat cepat ke arah kaki Gunung Lu. Akan tetapi, tepat mereka hampir mencapai kaki Gunung Lu. Secara tiba-tiba Ling Feng merasakan aroma darah yang sangat pekat. Ling Feng dan Hao Xiang pun refleks berhenti di langit-langit mencari sumber aroma darah itu.
“Guru. Aroma darah itu berasal dari sana.” Ujar Hao Xiang seraya menunjukkan sebuah tempat dimana ada sebuah desa di sana. Ling Feng pun mengikuti arah yang ditunjukkan oleh Hao Xiang dan langsung bergegas ke sana untuk memeriksanya.
Deggghhh... Deggghhh...
Tepat Ling Feng dan Hao Xiang sampai desa yang mengeluarkan aroma darah, keduanya memandang terkejut ke arah desa tersebut. Seluruh tubuh mereka bergetar, ketika melihat pemandangan yang sangat mengerikan dari desa tersebut.
“A-apa-apaan ini?!” Ucap Hao Xiang dengan pandangan tidak percaya ketika melihat desa tersebut terlihat begitu banyak mayat yang tergeletak bersimbah darah, beberapa di antaranya ada yang di gantung, dan ada juga yang sudah membusuk di sana.
Ling Feng dan Hao Xiang masuk dengan pandangan bergetar, terlihat ada beberapa mayat manusia yang anggota tubuhnya tidak utuh. Ling Feng tidak melihat satu pun mayat wanita ataupun anak-anak di sana, Ling Feng juga melihat ada beberapa jejak kaki yang secara acak di sana, memperlihatkan bahwa, para wanita di desa ini telah diculik dan para laki-laki dari desa ini telah di bunuh dengan sangat mengenaskan.
Melihat apa yang terjadi saat itu, tentunya Ling Feng mengetahui siapa pelaku di balik semua ini. Ling Feng mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat, bahkan sampai-sampai bergetar tidak tertahankan. Aura membunuh yang sangat intens dan dalam memancar kuat dari tubuh Ling Feng, bahkan saking kuatnya aura membunuh Ling Feng. Sampai-sampai beast yang awalnya berniat untuk masuk ke dalam desa itu, langsung merasakan ketakutan dan bergegas pergi dari sana mengurungkan niat mereka.
Ling Feng menatap tajam ke arah Kaki Gunung Lu yang jaraknya tidak terlalu jauh lagi dari mereka. “Iblis biadab! Akan kupastikan kalian semua tidak akan mendapatkan kematian dengan mudah. Apa yang telah kalian lakukan kepada orang-orang ini, aku akan membalasnya lima kali lipat lebih menyakitkan dari ini.” Batin Ling Feng menatap tajam penuh kebencian dan aura membunuh ke arah Gunung Lu.
>>>>>>>______
Kaki Gunung Lu
Sa Dan yang melangkah di depan secara tiba-tiba menghentikan langkah nya, membuat para pasukannya pun refleks ikut berhenti melangkah juga, dan bertanya-tanya, mengapa jendral mereka tiba-tiba sudah berhenti mengingat mereka belum keluar dari Formasi ilusi. Lalu mereka pun di buat terheran-heran lagi, karena Sa Dan tiba-tiba tertawa terbahak-bahak.
“Kekekekeke... Aku tidak tahu siapa kau, tapi aku terima pernyataan tantangan mu itu.” Ucap Sa Dan seraya tertawa terbahak-bahak seraya menoleh ke belakang dengan wajah senang, membuat anak buahnya semakin bingung karena ia berkata seperti itu. Aura membunuh yang sangat kuat pun terpancar dari tubuh Sa Dan, membuat pasukannya langsung bertekuk lutut tertekan oleh aura membunuh nya.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.