
"Bagus. Kapan kau siap untuk melaksanakan tugas ini?" tanya Zhang Fei lebih lanjut lagi.
"Kapan pun aku siap, Ketua Fei,"
"Kalau begitu, pergilah sekarang juga. Setidaknya kau harus mempersiapkan diri dan menenangkan pikiran sebelum melakukan tugas ini,"
"Baik, Ketua Fei. Aku mohon pamit," Zhu Yun membungkukkan badan. Setelah memberikan hormat kepada Zhang Fei, dia langsung berjalan keluar dari dalam ruangan tersebut.
Sedangkan yang lainnya, mereka segera melanjutkan kegiatan masing-masing seperti membicarakan cukup banyak hal.
###
Hari demi hari terus berlalu. Selama menunggu kedatangan Zhu Yun, Zhang Fei dan yang lain setiap harinya selalu melakukan latih tanding. Tujuannya adalah untuk mengasah kemampuan masing-masing.
Tidak hanya itu saja, bahkan mereka pun sesekali melakukan meditasi bersama untuk memperkuat lagi dasar ilmu silatnya.
Selama waktu itu, dua belas orang anggota Organisasi Pedang Cahaya semakin mengetahui bagaimana sosok pemimpinnya.
Menurut mereka, ternyata Zhang Fei adalah orang yang sangat pantas untuk menjadi Ketua. Baik itu Ketua Dunia Persilatan, maupun Ketua Organisasi Pedang Cahaya.
Apa yang harus dimiliki oleh seorang Ketua, semuanya sudah ada dalam diri anak muda tersebut.
Kecerdasannya dalam menganalisa sesuatu, pengetahuannya dalam berbagai hal dan wibawa yang keluar dari tubuhnya, semua itu menjadikan Zhang Fei sebagai orang yang sangat pas untuk menduduki posisi tersebut.
Pada saat itu, Zhang Fei sedang berada di kamar penginapannya. Ia sudah tertidur dengan lelap karena merasa kelelahan.
Sementara Tio Goan dan yang lain, sekarang mereka sedang berada di dalam markas Organisasi Pedang Cahaya. Orang-orang itu sedang membicarakan berbagai macam hal.
Salah satunya adalah membicarakan Ketuanya sendiri.
"Tuan Goan, menurutmu, Ketua Fei itu orangnya bagaiamana?" tanya salah satu anggota.
"Hemm ..." Tio Goan mendehem. Ia minum satu cawan arak dulu. Kemudian baru menjawab, "Menurutku, dia adalah orang yang tepat untuk menjadi pemimpin. Satu saat nanti, dia pasti bisa lebih baik daripada Ketua Beng Liong yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dunia Persilatan,"
Orang-orang yang lainnya menganggukkan kepala beberapa kali. Di antara mereka tidak ada yang menampiknya sama sekali.
"Kau benar, Tuan Goan. Di usia kurang dari tiga puluh tahun saja, dia sudah berhasil meraih banyak pencapaian yang sangat luar biasa. Apalagi, semua pencapaian tersebut merupakan pencapaian yang tidak bisa diraih oleh setiap orang. Bagiku, ini benar-benar luar biasa," orang itu menyambung ucapan Tio Goan.
Memang, apa yang selama ini sudah diraih oleh Zhang Fei di usia yang baru mencapai sekitar dua puluh lima tahunan itu, benar-benar luar biasa.
Semua orang pasti mengakui akan hal tersebut. Maka dari itulah, tidak perlu heran kalau sejak lama ada banyak tokoh sesat yang ingin mencabut nyawanya.
Selain karena dia merupakan turunan terakhir dari Keluarga Zhang yang ternama dalam dunia persilatan, alasan lainnya adalah Zhang Fei dianggap sangat berbahaya kalau dia bisa berumur panjang.
Dan alasan yang kedua tersebut, saat ini sudah mulai terbukti!
"Karena itulah, aku tidak menyesal telah masuk ke dalam Organisasi Pedang Cahaya. Aku bahkan sangat bersyukur karena bisa bergabung di dalamnya," kata Tio Goan yang segera mendapat anggukan kepala dari anggota lainnya.
"Benar. Soal itu, aku rasa kita semua setuju,"
Suara arak yang dituang ke dalam cawan kembali terdengar. Obrolan mereka terus berlanjut sambil tetap berpesta arak.
###
Tanpa terasa tujuh hari sudah tiba. Semua anggota Organisasi Pedang Cahaya sedang berkumpul di dalam markas utamanya. Tidak lupa juga, di sana ada Zhang Fei.
Tiga belas orang tersebut baru saja selesai melakukan sarapan pagi. Seperti biasanya, jika selesai sarapan, maka mereka akan selalu minum teh hangat bersama-sama.
Ketika sedang asyik bercanda, tiba-tiba pintu utama terbuka. Selanjutnya terlihat ada satu orang yang datang dan berjalan menghampiri mereka.
Orang yang datang tersebut, tentu saja adalah Zhu Yun. Anggota Organisasi Pedang Cahaya yang diberikan tugas oleh Zhang Fei!
"Selamat pagi semuanya," katanya menyapa para sahabat. "Selamat pagi, Ketua Fei,"
"Selamat pagi, kawan," jawab yang lain hampir bersamaan.
Zhu Yun mengangguk. Dia langsung duduk di kursi yang tersedia. Karena di atas meja sudah ada makanan, maka dengan cepat, dirinya langsung menyantap menu sarapan tersebut.
Setelah beberapa saat kemudian, Zhu Yun sudah selesai sarapan. Sekarang dia sedang menikmati satu cawan teh hangat.
"Bagaimana kabarmu selama ini? Apakah kau baik-baik saja?" tanya Zhang Fei setelah melihat dirinya bersantai.
"Kabarku baik, Ketua Fei," jawab Zhu Yun dengan cepat.
"Syukurlah. Aku sempat khawatir kau tidak kembali lagi ke sini," Zhang Fei berkata sambil bercanda.
Zhu Yun tertawa mendengar gurauan tersebut. Setelah minum satu cawan teh hangat, dia baru menjawab. "Sebenarnya aku memang hampir tidak kembali lagi ke sini, Ketua. Untung saja hal itu baru hampir dan belum benar-benar terjadi," jawabnya sambil tertawa.
Zhang Fei membalas tawa tersebut. Dia kemudian menganggukkan kepala beberapa kali.
"Dilihat dari wajahmu yang ceria, aku rasa kedatanganmu kali ini membawa kabar yang baik,"
"Hahaha ... Ketua Fei memang selalu tahu apa yang disembunyikan oleh seseorang," kata Zhu Yun tetap tertawa. "Memang benar, kau datang dengan membawa kabar gembira,"
"Kabar gembira macam mana?" tanya Tio Goan ikut nimbrung.
"Aku telah berhasil mengumpulkan informasi tentang rumah makan tersebut,"
Begitu mendengar hal itu, semua anggota Organisasi Pedang Cahaya langsung memandang ke arah Zhu Yun. Mereka seolah-olah ingin segera tahu informasi apa yang di bawa tersebut.
"Informasi apa yang kau dapatkan?" tanya Zhang Fei mewakili yang lain.
Zhu Yun bangkit dari duduknya. Dia kemudian berjalan ke arah Zhang Fei. "Ini, Ketua," katanya sambil memberikan beberapa lembar catatan.
Zhang Fei menerima catatan tersebut. Sedangkan Zhi Yun segera kembali lagi ke kursinya.
Tidak lama setelah itu, Zhang Fei langsung membaca lembar catatan tersebut.
Di setiap lembar catatan itu ada tulisan seperti ini:
Nama: Gak Long
Usia: 52 tahun
Julukan: Si Racun Hijau
Keahlian: Dari setiap inci tubuhnya mampu mengeluarkan racun yang sangat berbahaya. Setiap orang yang terkena racun tersebut, bisa dipastikan akan tewas dalam waktu yang tidak lama.
Selesai membaca catatan yang pertama, Zhang Fei segera membaca lagi catatan yang kedua.
Nama: A Feng
Usai: 48 tahun
Julukan: si Ruyung Angin Topan
Keahlian: Mampu memainkan ruyung perak dalam kecepatan tinggi. Ruyung itu merupakan senjata utamanya dan terbuat dari perak bercampur baja murni.
Zhang Fei menganggukkan kepala beberapa kali. Dia memasang wajah serius saat membaca kedua catatan tersebut. Sekarang, giliran catatan ketiga yang akan dia baca.
Nama: Oy Yong
Usia: 56 tahun
Julukan: Pendekar Gelandangan
Keahlian: Masih belum bisa ditemukan.