Sebenarnya Cinta

Sebenarnya Cinta
Part 19. Perih


Masih dengan wajah kesalnya Ilham bergegas menuju ke ruang UKS.


Sesampainya di sana nampak Bu Sonya yang sedang mengoleskan salep di kakinya Tiara setelah sebelumnya dibersihkan dulu sisa-sisa kuah bakso yang masih menempel. Tiara meringis menahan perih yang masih terasa.


Ilham mencoba mendekatinya.


Namun dihalangi oleh Hesti.


" Mau ngapain kak?" tanya Hesti kesal mengingat perbuatan Nayla kepada sahabatnya.


" Mau bantuin Tiara. Aku antar pulang yuk ". ucap Ilham dengan penuh perhatian.


" Nggak usah kak, makasih". jawab Tiara pelan.


" Tapi . . .


" Udah deh kak. Kakak sadar nggak, semua yang terjadi sama Tiara tuh gara-gara kelakuannya kakak sendiri. Urusin aja tuh tunangan kakak biar berhenti nyakitin orang seenaknya !" ujar Dhilla emosi.


Ilham terdiam.


" Jadi mulai saat ini, kakak nggak usah lagi deketin Tiara ! ". tambah Hesti.


Ilham memandang Tiara dengan penuh tanda tanya. Namun yang dipandang hanya memalingkan wajahnya ke sisi lain.


Ilham menghembuskan nafasnya dengan berat.


" Oke ". setelah satu kata itu meluncur dari mulutnya, iapun berjalan perlahan menjauh dari tempat itu.


Tiara berusaha untuk tidak menangis di depan kedua sahabatnya.


Sekarang bukan hanya kakinya yang terasa perih, kini sudah menjalar sampai ke dalam hatinya.


Setelah itu kedua sahabatnya memapahnya kembali ke tempat parkiran. Hesti yang akan mengantar Tiara pulang. Dhilla membantu Tiara duduk dengan nyaman dibonceng Hesti.


Zian yang lewat di tempat itu sempat melihat kondisi Tiara. Dalam hati bertanya-tanya, ada apa lagi dengan gadis mungil itu?


Zian pun menuju ke kelas sebelas.


" Rio ! kemari !" teriak Zian dari pintu kelas.


Seorang siswa yang tampilannya agak berantakan datang mendekat.


" Ada apa Zian?" tanya siswa yang dipanggil Rio tadi.


Zian lalu membisikkan sesuatu ke telinga Rio. Nampak Rio mengangguk mengerti. Setelah itu iapun beranjak dari tempat itu.


Zian sendiri kembali ke balkon sekolah menunggu informasi yang akan dibawa Rio nanti.


\*\*\*\*\*


Sesuai dengan permintaannya zian, Rio mulai mencari informasi tentang kabar terupdate hari ini. Setelah bertanya ke sana kemari akhirnya ia menemukan informasi tersebut. Dengan langkah ringan ia lalu mencari Zian di tempat biasa.


Tak ada yang sulit kalau Rio sudah ikut campur. Makanya Zian selalu mengandalkan dia untuk mencari informasi penting.


" Bro, gue udah dapet infonya nih". ucap Rio tersenyum senang kemudian menceritakan kejadian di kantin tadi.


Zian mendengarkan dengan penuh emosi. Dia juga merasa kesal dengan dirinya yang sampai saat ini belum bisa melindungi Tiara sepenuhnya. Akhirnya terpikirkan olehnya menugaskan Rio untuk mengintai semua gerakan Nayla cs.


Rio pun dengan senang hati menerima tugas itu.


Rio merupakan saudara angkatnya Zian. Ia berasal dari keluarga broken home membuatnya sempat meninggalkan bangku sekolah. Terlunta-lunta di jalanan sampai akhirnya ia bertemu dengan seorang Zian.


Zian dengan keramahannya membuat Rio bisa merasakan bangku sekolahnya kembali. Semua keperluan hidupnya ditanggung keluarga Zian.


Rio sudah tak ingin mencari kedua orangtuanya lagi karena masing-masing sudah memiliki keluarga yang baru. Hal itulah yang membuat Rio merasa tersisih dan diabaikan. Namun bersama Zian, semua luka di hatinya perlahan mulai terobati. Zian selalu memberinya semangat walau pun ia sendiri pernah melewati masa-masa suram itu.


\*\*\*\*\*