Sebenarnya Cinta

Sebenarnya Cinta
bab 13 ~kedatangan Tiara


Di taman..


Airin memilih untuk ke taman rumahnya yg terdapat bunga bunga cantik dan kaktus kesukaannya, ia mulai menyirami satu persatu bunga cantik itu. memang sudah ada petugas kebun tapi Airin memaksa yg menugaskan untuk menyirami dan pak bon menggaruk tanah yg berceceran karena Airin menyiramnya asal, pak bon dengan senang hati menggaruknya.


"pak pohonnya anda saja yg nyiram ya biar Airin yg garuk tanah ini." ucap Airin sambil menuding pohon-pohon yg lumayan besar.


"jangan nona nanti nona terkena kuman dan baju nona akan kotor." tolak pak bon.


"tak apa pak, aku ingin melakukannya, jangan takut dengan bosmu, ayolah." seru Airin terus memaksa.


"baik nona." pasrah pak bon.


dan benar baju Airin kotor terkena tanah yg basah ini bahkan pun wajahnya, tapi ia merasa terhibur dengan yg dikerjain nya.


seseorang yg jauh dari tempat dimana Airin bermain tanah yg kotor itu, ia memandangi gadisnya tapi juga merasa risih dengan gadisnya yg seperti orang kampung.


"Airin.." teriak Reza dengan wajah tak suka.


Airin pun mendekat dimana Reza berdiri.


"jangan main kaya gini lagi, sekarang mandi." ucap Reza.


"tapi bang ini belum petang dan itu belum selesai." sahut Airin menuding pekerjaannya yg masih banyak karna lumpur yg berserakan.


"biar pak bon yg bertugas, sekarang mandi Abang ga suka kamu seperti ini." ucap Reza menyupit hidungnya sok bau apa gitu..


Airin pun hanya menurut, sebelum ia masuk terlebih dahulu membersihkan kaki, tangan dan wajahnya. lalu ia mandi dan memakai piyama Doraemon kesukaannya.


Airin turun dan ikut duduk di sofa yg disana sudah ada Reza, ia menonton kartun kesukaannya yaitu Spongebob sambil tertawa cekikikan, Reza yg tadinya melihat hp nya pun ia beralih pandangan ke gadisnya. Airin yg sadar akan tatapan Reza pun sok cuek tidak memperdulikan..


"Airin.." panggil Reza.


"hmmm." Airin berdehem dan masih fokus film kartunnya.


"Abang besok pagi mau ke Italia soal pekerjaan bisnis, kamu ga papa kan Abang tinggal?." tanya Reza pelan. seketika Airin langsung menatap Reza dan sekarang pandangan mereka saling bertemu.


"gaaaaak, Airin mau ikut." Airin melipatkan tangannya ke dada sok nantang gitu..


"Airin dengerin Abang, di sana kira kira 3 atau 4 hari dan kamu ga boleh meninggalkan pelajaran apalagi kamu mau ujian." Reza mendekat kearah duduk Airin lalu mengusap kepala Airin lembut.


"tau ah males." tiba tiba Airin berdiri dan meninggalkan Reza sendiri disofa.


Reza hanya menatap kepergian Airin, ia mulai merasakan kemanjaan Airin. ia pun menyusul Airin ke atas.


'kenapa sih aku harus nikah sama dia, izin kemping ga boleh mau ikut dia ke Italia juga boleh, tadi cuma main ke taman juga ga boleh' gerutu Airin kesal lalu menyelimuti tubuhnya.


Reza melihat Airin yg membelakanginya


Reza yg tidak mendapat respon dari Airin pun melangkah memutar, Airin yg tau itupun pura-pura memejamkan matanya.


Reza duduk ditepi ranjang dan mengusap kepala Airin, Airin langsung membuka mata nya.


"kalo kamu dapat peringkat pertama Abang janji bakal ajak kamu kemanapun yg kamu mau."ucap reza tersenyum. Airin yg mendengar itupun langsung sumringah.


"bener bang?." seru Airin yg diangguki Reza.


"makan malam yuk." ajak Reza berdiri.


"gendong." Reza pun menuruti gadisnya.


makan malam selesai mereka kembali ke sofa ruang tamu Airin yg terbahak-bahak Reza yg fokus dengan hp nya, begitukah Reza yg sibuk. disela-sela itu bunyi bel pintu utama berbunyi.


"biar Airin yg bukain." ucap Airin yg melihat Reza hendak berdiri ia pun duduk kembali.


pintu terbuka..


"permisi, perkenalkan saya tiara pacar Reza dan ini paper bag yg isinya jas buat Reza besok (Italia)." Airin pun kaget hatinya terasa sakit, tapi ia tidak gampang percaya akan omongan tamu yg baru dikenal.


"siapa Airin, kenapa ga disuruh masuk?." teriak Reza.


"em orang ketiga bang mana aku mau suruh masuk oggahlah." teriak Airin sambil menaikkan sebelah alisnya.


'orang ketiga? maksudnya?' Reza pun bergegas menuju pintu utama.


"hay saya datang kesini baik-baik mau memberikan ini ke pacar saya." senyum licik tiara.


Reza kaget dengan kedatangan tiara yg mengoceh dengan Airin. ia pun mendekat


"ada apa kamu kesini" ucap Reza berwajah datar.


"Hay sayang, katanya besok kamu perjalanan bisnis ke Italia makanya aku bawa jas baru untukmu, kamu lupa kalo aku yg sering beliin jas baru untuk kamu pergi berbisnis.." tiara yg tersenyum licik.


"maaf Abangku tidak bisa menerima jas jelekmu itu, aku bisa membelinya sendiri, oh ya bila cewe yg malam-malam begini kerumah cowo yg sudah beristri itu tidak baik, apa kata tetangga? haaaa? jadi anda bisa pergi dari rumahku bila anda tidak tau gerbangnya mana sini aku tunjukin." ucap Airin yg mulai kesal dan menuding gerbang..


"tuh disana, udah sana husss husss." usir Airin seraya mendorong tubuh Tiara.


tiara mengepalkan tangannya ia tidak terima dengan hinaan ini.


'tunggu pembalasan ku bocah' batin tiara yg marah


selamat membaca🤗