Sebenarnya Cinta

Sebenarnya Cinta
bab 12 ~ngambek


Di sekolah...


tring.. tring.. tring..


sampai dikelas Airin langsung mendudukkan diri, ia dihampiri teman usilnya itu..


"hayyyy gaesss." sapa Airin senyam senyum.


"kenapa dia na." bisik Ririn di telinga Sabrina.


"mungkin mau pamer giginya yg bolong." bisik Sabrina kembali. mereka pun tertawa kecil.


"kenapa ketawa? eh kemarin kalu ada pr kirim aja ya tugasnya." tanya Airin sambil senyum-senyum.


"iya deh." jawab Ririn.


pembelajaran pun dimulai, masih sama dengan Airin yg senyum-senyum sendiri, Sabrina dan Ririn yg dibuat bingung.


bel istirahat berbunyi..


"eh ke kantin yuk." ajak Sabrina.


mereka pun setuju lalu menempatkan diri dikursi,


"aku pesenin dulu ya, kamu mau apa?." tanya Sabrina.


"aku siomay aja minumnya jus jeruk." jawab Airin


"aku bakso yg pedes minumnya jus mangga." jawab Ririn. dibalas oke Sabrina.


makanan hadir, lalu melahapnya dengan nikmat dan tenang, tapi di sela sela mereka menikmati tiba tiba ada dika si usrek itu.


"ya ampun tiga bidadari aku lagi makan, uhhh cantik semua." ucap dika duduk disebelah Airin, karena Ririn dengan Sabrina.


"ya ampun amit-amit." serempak mereka, Airin tersedak, Sabrina melotot, Ririn keselek.


(haha lucu ya kalo ada yg diganggu....)


"Airin gigi kamu udah ga sakit kan?." tanya dika.


"siapa juga yg sakit." jawab Airin santai.


"kemarin izinnya begitu kan?." tanya ke Sabrina dan Ririn, mereka mengangguk.


"oh ya em gigi ku linu." jawab Airin gugup sambil memegangi pipinya.


"sini biar aku yg minum jus nya, kan kamu sakit gigi." ucap dika mau mengambil jus Airin.


"no no no sana beli sendiri, aku dah sembuh." protes Airin.


"udah ah jangan ribut, dengerin dulu." ucap Sabrina berwajah tegang.


"apa?." jawab mereka serempak.


"aku dengar kita bakal diadain kemping loh, duh seneng banget aku." ucap Sabrina, mereka pun tertawa terbahak-bahak.


"shuttt diem dulu dari mana kamu tau?." tanya Airin.


"kemarin pas aku ke kamar mandi sendiri ga sengaja denger perbincangan pak kepala sekolah dengan bu weni, aduhhhh ga sabar deh." Sabrina mulai halusinasi.


"bagus donk emang ini kan yg kita tunggu-tunggu." sahut Ririn.


pembelajaran hari ini pun selesai, Airin masuk kedalam mobilnya ia terkejut, Reza juga menjemputnya.


"hay." sapa Reza tersenyum, Airin gugup.


"kita makan siang diluar ya." ucap Reza dan diangguki Airin.


menuju ke lokasi.. di perjalanan Airin yg melihat bodyguard Reza ia menatap bingung..


"kok ada bodyguard Abang?." tanya Airin menuding bodyguard yg mengendarai motor.


"buat jaga jaga." ucap Reza masih sibuk metik keyboard laptop nya.


"Abang aku mau ngomong." ucap Airin ragu ragu, ia takut kalo tidak diizinkan kemping.


"ngomong aja." sahut Reza menatap Airin.


"em sebentar lagi ada kemping Airin pengen ikut." ucap Airin. Reza tau maksud pembicaraan Airin.


"ga boleh, kemping itu berbahaya." jawab Reza santai.


"bolehin bang bolehin." Airin memelas sambil menggoyangkan tangan Reza.


"engga boleh titik." tegas Reza.


Airin pun tak kuasa membantah seorang yg disampingnya, ia memilih untuk diam, ia pasrah..


'andai aku belum menikah pasti bebas' gerutu Airin dalam hati.


akhirnya sampai di restoran K, restoran itu juga milik Reza..


pelayan restoran datang dan memberikan data makanan restoran..


"saya ini dan ini." Airin menuding pilihannya.


"saya sama dengan dia." ucap Reza.


"baik tuan, nona." ucap sang pelayan.


beberapa menit pesanan mereka datang dan mereka pun makan dengan tenang..


setelah makan Reza ke kasir restoran untuk membayar lalu kembali pulang..


diperjalanan pulang Reza yg sudah tidak memegang laptopnya memilih untuk berbicara dengan Airin.


"Airin Abang kasih tau kamu, jangan pernah pergi keluar rumah tanpa seizin Abang apalagi tanpa bodyguard." ucap Reza.


"hhmmm." deheman Airin.


Reza tau Airin mengambek karena tidak diizinkan kemping, ia pun mendengus pelan 'benar benar manja' batin Reza.


sampai dirumah Airin turun dan menutup pintu mobil dengan keras, Reza hanya menggeleng.


'sama saja bukan dirumah buka dirumahnya bang Reza harus di bodyguard, emang aku ini ga bisa jaga diri apa, pergi ke Indomaret harus bodyguard semua bodyguard' gerutu Airin kesal.


dikamar, Airin langsung bergegas mandi membersihkan diri setelah itu ia memilih untuk ke taman yg ia sukai.


Reza saat itu ada di ruang kerjanya bersama asisten Han.