
Daniel langsung mengeluarkan 80% auranya dan membuat suasana menjadi berat. Fary dan Andre yang tadinya sombong, kini malah menjadi berkeringat dingin
Fary berkata
"Tekanan apa ini? mengapa berat sekali"
Andre menjawab dengan nada sedikit panik
"Apa berasal dari pria itu, mengapa tubuhku seperti mati rasa?"
Daniel memandangi mereka seperti elang yang ingin menerkam mangsanya. Fary memberikan perintah kepada seluruh anak buahnya untuk maju menyerang mereka.
Beberapa dari mereka berlari menuju ke arah Daniel. Daniel menghela nafas sejenak, kemudian dia berjalan perlahan menghampiri musuh yang menuju ke arahnya, perlahan Daniel berlari dan langsung menerjang salah satu dari mereka.
Tendangan Daniel tepat mengenai jantungnya, ia terpental dan sampai memuntahkan darah. Teman-temannya terkejut, mereka menjadi hati-hati untuk menyerang.
Daniel berlari menuju mereka dengan senyuman psikopat, tak peduli dengan apa yang berada di sana. Dia menyerang tanpa ampun, dalam sekejap sudah terjadi banjir darah di sekitar Daniel.
Wulan bertanya-tanya kepada Rian
"Kak, mengapa kak Daniel menjadi tak terkendali seperti itu?" (*Wulan sedikit panik*)
Dengan wajah geram Rian menjawab
"Kelompok mereka yang membuat Leny sampai koma"
Wulan terkejut dan berteriak kepada Daniel
"Kak, jangan di habiskan semua, sisakan untuk kita"
Daniel tak memperdulikan semuanya, dia terus menghajar mereka dengan tawa seorang psikopat
"Haha, ayo maju kalian semua haha" (*menjilat darah yang ada di tangannya*)
Daniel berlari ke arah Fary dan meluncurkan sebuah pukulan, karena tidak sempat menghindar, Fary harus menangkis pukulan dari Daniel. Meski Fary bisa menangkisnya, namun tubuhnya terseret beberapa meter dari pijakannya, dan tangannya seperti tidak merasakan apa-apa lagi
Fary terbungkuk dengan kedua tangan yang menggantung di bawah dan tangannya tidak bisa berhenti bergetar, dia menahan sakit yang di sebabkan oleh pukulan Daniel
Dalam hati dia mengomel
"Sial! kenapa ini?!, padahal ilmu yang kumiliki sangat tinggi, dan kemungkinan lebih tinggi dari dua lelaki itu, tapi mengapa aku tidak bisa menahan pukulannya?!. Tanganku seperti patah" (*mengeratkan giginya*)
Andre melihat Fary yang sedang menahan rasa sakit. Dia berlari menuju Fary dan membantunya untuk bangkit
"Kau tak apa?!, sepertinya ada yang patah" (*Andre panik*)
Fary menjawab sambil menahan sakit
"Ya..ya, sepertinya tanganku tidak bisa di gerakkan, sebaiknya kau berhati-hati"
Anna dan Leny yang melihat Daniel seperti orang kerasukan setan, mereka menjadi sedikit khawatir karena baru pertama kalinya mereka melihat Daniel seperti itu
Anna berkata dengan cemas
"Kenapa kamu seperti itu Daniel?, tolong kendalikan diri kamu" (*memeluk Aska*)
"Suamiku. Jangan sampai terluka, aku tak ingin kamu berada di rumah sakit sama sepertiku"
Tubuh Andre menjadi berkeringat dingin melihat temannya terluka, dia menjadi ragu untuk melakukan misi itu
Dalam hati Andre berkata
"Apa aku harus lari saja dan melaporkan ini kepada bos Hasan?. Tapi jika aku kembali tanpa kemenangan, sama saja dengan aku bunuh diri" (*bingung dalam lamunan*)
Disaat Andre yang sedang menopang Fary. Daniel tiba-tiba sudah di depan mereka, dia memukul perut Fary, disaat Fary sedang membungkuk menahan sakit yang di sebabkan Daniel, dia langsung mendapatkan bonus tendangan dari Daniel dan membuat terpental menghantam mobil Jeep yang di bawa pasukannya, dia tak sadarkan diri untuk sementara
Andre berteriak memanggil Fary yang telah tergeletak di tanah. Namun Daniel langsung membanting tubuh Andre ke tanah dan mencekik lehernya lalu Daniel menyeretnya di tanah dan melemparkannya ke pohon besar.
Daniel menjadi semakin mengamuk, dia terus tertawa seperti orang yang kehilangan akal
"Haha, maju kalian! bangkit haha ayo puaskan aku!. Permainan kita belum berakhir"
Andre mencoba berdiri, kakinya gemetaran menahan berat badannya. perlahan dia bangkit dan tangannya memegangi pohon yang ada di belakangnya.
Dia menatap kearah Daniel dengan nafas yang hampir habis. Saat melihat Daniel, matanya langsung terbuka lebar dan terkejut melihat aura Daniel yang membentuk pola ying dan yang.
Andre berkata dengan terbata-bata
"Kau bukan manusia, kau pasti seorang dewa"
Daniel menjawab dengan tawa jahatnya
"Haha iya aku adalah dewa yang akan mencabut nyawa kalian semua"
Andre memerintahkan kepada seluruh anak buahnya untuk mengeroyok Daniel, namun Rian dan Wulan datang lalu langsung menghajar mereka.
Mereka bersenang-senang dalam permainan mereka sendiri, dan Wulan mendekati Daniel lalu berkata
"Kakak jangan serakah dong, sisakan untuk kami" (*cemberut*)
Andre kesal dan berbicara dalam hati
"Kurang ajar!, mereka menganggap kami semua seperti mainan plastik"
Andre berencana melarikan diri dan membawa Fary. Meski Fary sudah sekarat, akan tetapi dia masih memiliki peran penting dalam kelompoknya. Menurut Andre Fary adalah calon pemimpin di masa depan.
Andre perlahan-lahan melangkah mendekati Fary. Dengan sisa seluruh tenaganya, dia sampai terpincang-pincang melangkah. Dalam pikiran hanya satu yaitu harus selamat dari maut dan membawa Fary kerumah sakit.
Daniel semakin gila menghajar puluhan pasukan yang di bawa oleh Andre dan Fary. Daniel tertawa dan berteriak
"Tak ada satupun dari kalian yang akan hidup!. Ayo kak, Adikku, kita bersenang-senang! haha"
Di dalam mobil Leny bingung dengan apa yang ia lihat, mengapa suami yang selalu tenang dan kalem bisa menjadi seperti seorang iblis yang sedang kehausan darah. Anna menyadari kalau Leny sedang bertanya-tanya dalam hati.
Anna berkata dengan kagum
"Itulah Daniel. Jika ada yang berani melukai orang yang dia cintai, pasti dia akan membalasnya sepuluh kali lipat lebih kejam darinya. Kemungkinan hanya kamu yang bisa menenangkannya" (*menatap Leny dan tersenyum*)
NB :maaf jika jarang update, author sedang di sibukkan dengan setumpuk pekerjaan, mohon pengertiannya dan stay with meππ