
Sosok wanita tersebut terus berusaha untuk melarikan diri. Namun saat ia ingin menghilang, Daniel telah menguncinya dan sosok mahluk halus tersebut tidak bisa lari dari genggaman Daniel.
"Udah jangan banyak tingkah. Mau berusaha sekuat tenaga pun, kau gak bakal mampu lepas dari genggamanku" ucap Daniel
"Kalau kau ingin selamat dan hidup, kau harus jujur dengan semua pertanyaan ku" timpal Daniel.
Sedangkan di luar ruangan. Leny dan yang lainnya semakin cemas menunggu kabar tentang Nenek Ani. Leny sangat mengkhawatirkan sang Nenek yang berada di dalam sana. Dia hanya bisa pasrah dan berharap kalau suaminya bisa menyembuhkan sang Nenek.
"Apa yang terjadi di dalam?, kenapa lama sekali?" tanya Leny dengan wajah khawatir.
"Leny sayang, kamu tenang ya. Kita sama-sama beroda untuk kesembuhan Nenek kamu ya" ucap Ibu Rani menenangkan sang menantu.
"Aku takut terjadi apa-apa pada Nenek dan suamiku Bu" ucap Leny gelisah.
"Memangnya kenapa?, apa yang akan terjadi pada menantuku?" sela Mama Yuni bertanya.
"Enggak ada apa-apa kok besan" ucap Ibu Rani yang menjawab.
"Lalu kenapa Leny berkata seperti itu?" tanya Mama Yuni semakin penasaran.
"Mungkin Leny terlalu khawatir, makanya dia tak sada berkata seperti itu" sambung Ayah Leo menyela.
Lalu Ayah Leo terus menatap lurus kearah pintu yang di dalamnya ada Nenek Ani dan Daniel berada. Ia begitu yakin kalau ada sesuatu yang aneh di dalam sana. Karena pada saat Ayah Leo berada di dalam, ia bisa mencium aroma yang begitu busuk bercampur dengan aroma bunga mawar di sekitar tubuh Nenek Ani yang tengah terbaring tak berdaya di tempat tidur. Ayah Leo juga melihat ke arah Daniel yang terus menatap ke arah Nenek Ani. Tatapan yang sangat aneh dan penuh dengan amarah. Jadi ia yakin kalau ada yang tidak beres dengan tubuh Nenek dari menantunya itu.
"Nak, sembuhkan Nenek kamu ya" batin Ayah Leo tersenyum pahit.
Sedangkan di dalam ruangan Nenek Ani, Daniel terus menekan sosok wanita tersebut, dan wanita tersebut semakin takut dengan tekanan dari Daniel. Karena baru kali pertama ada manusia yang bisa melakukan hal seperti itu pada setan tersebut.
"Baru kali ini aku di permalukan oleh manusia rendahan seperti dia" batin sosok wanita tersebut.
Di sela-sela diamnya, ternyata sosok wanita tersebut berusaha untuk kabur. Namun saat ia ingin melakukan hal tersebut, tiba-tiba rantai ghaib yang terikat pada lehernya justru malah semakin mencekiknya dan kekuatan juga semakin lemah.
"Oh iya aku lupa. Rantai ini akan mencekikmu kalau kau berniat ingin melarikan diri, dan akan menyetrum kalau kau coba-coba berbohong" ucap Daniel yang melihat kalau sosok wanita tersebut seakan kesakitan.
"Aku benar-benar terjebak" batin setan tersebut.
"Apa yang harus aku lakukan?, dan apa yang akan di lakukan makhluk rendahan ini padaku?" gumam setan tersebut bertanya-tanya.
"Jawab" ucap Daniel dengan geram sambil menempeleng kepala sosok wanita tersebut.
"Jangan pikir aku akan melenyapkanmu begitu saja, sebelum kau berkata jujur padaku" gumam Daniel.
"Apa yang kau maksud manusia?, aku tidak mengerti" tanya sosok wanita tersebut, dan lagi-lagi rantai itu menyetrumnya lagi.
"Bodoh kali kau jadi setan" ucap Daniel sambil memukul kepala setan tersebut.
"Kau pikir aku tidak tau apa tujuanmu melakukan itu pada keluargaku ha!" timpal Daniel yang sudah mulai emosi.
"Iya baik-baik, aku akan menjawabnya" jawab sosok wanita tersebut.
"Tapi tolong lepaskan aku" timpal sosok wanita tersebut semakin melemah karena rantai ghaib milik Daniel semakin menyerap kekuatannya.
"Semua itu tergantung pada kau sendiri. Jika kau terus berkata jujur dan tidak bertingkah aneh-aneh, maka nyawamu akan selamat" jawab Daniel.
"Sial. Ternyata berurusan dengan mahkluk busuk ini, banyak menguras tenaga dalamku. Hampir setengahnya terkuras gara-gara makhluk buruk rupa ini" batin Daniel menatap dingin setan tersebut.
"Hoy, apa gak bisa kau rubah wajahmu jadi lebih enak di pandang sedikit?. Wajahmu terlalu jelek" tegur Daniel dengan nada dingin dan terus menatap sosok wanita tersebut.
"Untuk melakukan perubahan wujud sangat sulit untuk saat ini. Karena rantai milikmu terus menerus menguras kekuatan milikku" jawab sosok wanita tersebut.
"Aku tidak ingin mendengar alasan apapun itu, cepat kau lakukan sebelum ku lenyap kan kau dari dunia ini" ancam Daniel sembari menjambak rambut sosok wanita tersebut dengan geram.
"I..iya tuan baik, baik. Akan ku usahakan" jawab sosok wanita itu yang ketakutan melihat tekanan kekuatan milik Daniel.
"Cepat" ketus Daniel sambil mencampakkan tangannya yang menggenggam rambut setan tersebut.
Lalu sosok wanita tersebut mencoba melakukan perubahan pada wajahnya dengan sisa kekuatannya yang semakin lama semakin melemah, dan akhirnya ia berhasil melakukan meski harus menahan rasa sakit yang luar biasa karena rantai itu semakin menyerapnya.
"Tu..tuan, tolong lepaskan ikatan rantai ini. Kalau rantai ini terus menerus menyerap kekuatanku, bisa-bisa aku kehabisan tenaga untuk menjelaskan semuanya" ucap sosok wanita tersebut dengan nada yang sudah melemah akibat perubahan wujudnya dengan paksa.
"Lagi pula anda sudah mengunci kehadiranku kan?, aku sudah tak berdaya dan tak bisa menghilang juga" timpalnya yang semakin melemah.
"Baiklah, aku akan melepaskan rantai ghaib ini. Aku melakukan ini bukan berarti aku kasihan padamu, ini aku lakukan demi info yang akan kau jelaskan nantinya" ucap Daniel santai.
"Tapi kau jangan senang dulu. Karena kalau kau berkata bohong, maka rantai ini akan mengikatmu dengan otomatis dan langsung menghisapmu sampai kering" timpal Daniel mengancam.
"Iya, aku akan berkata dengan jujur. Aku juga tidak ingin mati" jawab sosok wanita tersebut.
Kemudian secara perlahan rantai itu mulai melemah dan terlepas dari leher setan tersebut. Lalu tiba-tiba rantai tersebut langsung berubah wujud menjadi seekor ular yang siap menyantap mangsanya.
Mata setan tersebut langsung terbelak, ia sangat ketakutan melihat sosok ular ghaib tersebut. Di matanya, ular ghaib itu sangat menakutkan dan kekuatan dari ular itu jauh di atasnya. Jadi sudah tidak ada kesempatan lagi untuknya untuk lari dari Daniel.
"Sudah, cepat jelaskan. Jangan menatap peliharaanku seperti itu" tegur Daniel dengan tatapan dinginnya.
"I..iya" jawab sosok wanita tersebut dengan gugup karena ketakutan.
Lalu Sosok wanita itu menjelaskan semua apa yang terjadi dan kenapa dia di kirim untuk melukai Nenek Ani.
"Aku hanya setan yang di utus oleh seorang manusia yang bekerja sebagai dukun sesat. Tuanku juga di bayar oleh seorang manusia yang sangat membenci keluarga kalian" jawab sosok wanita tersebut menjelaskan.
NB : mohon maaf untuk pembaca setia saya yang menunggu-nunggu bab baru ini. Jujur, saya sangat sibuk karena lebaran sudah mulai mendekat, dan membuat pekerjaan saya semakin menumpuk. Jadi saya harus curi-curi waktu untuk membuat bab-bab baru untuk novel ini. Sekali lagi maaf kan author ya🙏😇
minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin untuk teman-teman muslim saya😇😇