Suamiku Pemimpin Assassin

Suamiku Pemimpin Assassin
HARGA DIRI


"Baiklah tuan, sebaiknya tuan besok datang ke kantor polisi dan memberikan keterangan tentang kasus ini" timpal inspektur Yuddy


"Baik inspektur Yuddy" ucap Daniel tersenyum


Keesokan harinya Daniel pergi ke kantor polisi sendiri, dia tak mau membuat Leny dalam bahaya lagi.. jadi sebelum Daniel berangkat ke kantor polisi, Leny diantar ke rumah ayah dan ibunya Daniel., karena menurut Daniel disana Leny akan lebih aman


Setelah selesai mengantarkan Leny, Daniel langsung pamit ke kantor polisi untuk menyelesaikan masalahnya


Sesampainya di kantor polisi Daniel disambut hangat oleh inspektur Yuddy


"Selamat pagi tuan" hormat Yuddy


"Baiklah kita selesaikan saja permasalahan ini, aku tak ingin istri dan kerabat ku dalam bahaya lagi" ucap Daniel


"Baiklah tuan aku akan membantumu sebisa kemampuan ku" timpal Yuddy


Lalu Daniel menjelaskan kejadian tadi malam dengan sangat rinci., dan inspektur Yuddy bisa menebaknya siapa dalang dalam kasus yang menimpa Daniel dan Leny


"Mungkin dalang di balik kasus ini adalah Boby tuan, sepertinya dia punya dendam pribadi kepada keluarga tuan karena peristiwa di gedung kemarin" ucap Yuddy


"Iya inspektur ada benarnya, sepertinya dia dalang dibalik ini semua. berani sekali dia mencari masalah denganku" timpal Daniel geram


"Lalu apa yang harus kita lakukan tuan?" tanya inspektur Yuddy


"Ini urusanku, tolong serahkan kasus ini terhadapku, jika dia melawan maka hanya mayatnya saja yang bisa aku bawa kesini" timpal Daniel


"Baiklah tuan, saya serahkan kasus ini kepada tuan.. tolong berhati-hati, Boby itu sangat licik., kemungkinan anak buahnya masih tersebar di kota ini" ucap Yuddy


"Oke, terimakasih atas kepercayaan inspektur untukku., saya akan menuntaskan kasus ini secepatnya" timpal Daniel


Setelah masalah di kantor polisi selesai,. Daniel pamit dan ia pulang ke rumah ibu dan ayahnya untuk menjemput Leny


Di tempat lain Boby telah lama menunggu kabar dari saber,. namun tidak ada yang memberinya kabar itu


"Cih! kenapa lama sekali?!, aku sudah lama menunggu., katanya mereka tidak pernah gagal dalam tugas., ini sudah satu hari namun tidak ada kabar" ucap Boby mondar-mandir di dalam kamar


Tak lama kemudian kabar yang di tunggu-tunggu Boby akhirnya terjadi., pemimpin saber akhirnya menelepon Boby namun memberikan kabar yang buruk


"📱Halo bos, saya ingin memberi kabar📱"


"📱Kabar apa itu?📱" tanya Boby tersenyum


"📱Tadi malam saya sudah mengirim 12 anak buah saya untuk melenyapkan target, namun sampai sekarang ke 12 anak buah saya tidak ada yang kembali📱" bos saber menjelaskan


"📱Lalu apa yang terjadi📱" tanya Boby mulai panik


"📱Da..di siapa?!📱" tanya Boby panik


"📱 Kemungkinan besar yang menjawab telepon adalah target kita📱" jelas bos saber


"📱A..apaa?! bagaimana mungkin Daniel mampu mengalahkan pembunuh bayaran nomor 3 yang di takuti ini?!📱" tanya Boby membentak


"📱Maafkan saya, itu sebuah kesalahan kecil., untuk yang kedua saya yang akan turun tangan📱" jelas bos itu


"📱 Baiklah saya sudah keluar uang banyak untuk melenyapkan lalat itu, saya tidak mau tau kali ini harus berhasil📱" jelas Boby dan menutup telponnya


"Ahrkhh!, bagaimana mana mungkin dia bisa membasmi orang-orang saber itu?! seberapa hebat anak ingusan itu!" teriak Boby menghentakkan meja


Ketika Daniel hendak menuju rumah ayah dan ibunya,. Daniel meminta bantuan kepada kakaknya Rian


"📱Halo tuan muda,. ada yang saya bantu📱"


"📱Kak, aku ingin kakak membantu ku. ada sedikit masalah sedang mengganggu aku dan istriku📱" jelas Daniel


"📱Apa?! siapa yang berani menggangu tuan dan nyonya muda?!📱" tanya Rian emosi


"📱Namanya Boby, dia bandar narkoba yang sudah menjadi buronan negara., aku mau kakak mencari dia dan berikan informasinya kepadaku📱" jelas Daniel


"📱Baik tuan muda, serahkan tugas ini kepadaku., saya akan tuntaskan orang ini dan segera memberikan semua informasinya kepada tuan📱" tegas Rian


"📱 Baiklah terimakasih kak atas bantuannya📱" ucap Daniel menutup telponnya


"Cih!, siapa yang berani menggangu adikku?! sudah bosan hidup anak ini!" kesal Rian


Selang 5 menit akhirnya Rian mengirimkan detail data informasi tentang Boby,. Rian memberikan sebuah pesan ke Daniel


📨"Nama Boby Liswanda, alamat bogor barat, usia 27 tahun, kasus penyelundupan narkoba di berbagai negara, tingkat buronan sangat berbahaya, golongan darah ab, status pernikahan lajang 📨 pesan dari Rian


"Baiklah terimakasih kak, kau memang bisa di andalkan" ucap Daniel menutup ponselnya


Kemudian Daniel memberi pesan kepada Leny kalau dia ada urusan dan kemungkinan akan menjemputnya malam,. setelah mendapatkan izin dari sang istri, Daniel langsung meminta Rian untuk ikut dengannya


Setiba di rumah Rian, Daniel dan Rian langsung menuju ke alamat rumah Boby di Bogor barat., setelah beberapa jam di perjalanan akhirnya Daniel dan Rian sampai di rumah Boby namun sayangnya dia tidak ada di rumah,. dan tetangganya berkata bahwa Boby telah pindah ke daerah Jakarta Selatan,. Daniel dan Rian langsung menuju ke daerah itu


Dan sesampainya di sana, Daniel dan Rian menemukan sebuah rumah kecil di dalam gang, dan segera mendobrak pintu itu.. Boby terkejut dan mencoba melarikan diri


"Hey! berhenti kau pengecut!" bentak Rian mengejar Boby yang kabur lewat jendela