
Setibanya mereka di Ancol, banyak pasang mata yang tertuju pada mobil mewah yang Daniel bawa, dan banyak juga pasang mata dari para pengunjung wanita yang terpesona dengan mobil mewah tersebut, dan para pria sampai dibuat iri melihat itu karena mereka tak mampu memiliki mobil mewah seperti itu untuk menaklukkan para wanita.
Seorang pria turun Dari mobil mewah itu dan membuat para wanita semakin histeris, namun membuat para pria menjadi semakin iri pada pria yang turun dari mobil mewah tersebut.
"Gila tu cowok!. Baru datang aja udah bikin heboh cewek-cewek di sini!" ucap seorang pria merasa kesal
"Iya tuh!. Malah gebetanku sampe ikut-ikutan segala" ucap teman pria itu ikut merasa kesal
"Gampang!. Kita ini rame, nanti bakal kita kasih dia pelajaran" ucap temannya
"Iya bener tu!, ya setidaknya dia gak sampe mati aja" timpal temannya yang lain
Pria pemilik mobil mewah itu membuka pintu mobil sebelah kirinya dan langsung menggandeng tangan seorang wanita yang tengah hamil. Saat para pengunjung tau siapa wanita itu, mereka semakin histeris karena wanita itu adalah idola mereka.
"I..itukan Leny Wijaya!" ucap seorang wanita merasa terkejut
"Loh, dia lagi hamil?!" tanya wanita lainnya merasa heran
"Kapan dia nikahnya?" mereka bertanya-tanya
Tiba-tiba seorang wanita mendatangi Leny lalu langsung menyapanya dan di sambut hangat oleh sang idolanya.
"Pantas saja Kakak tidak pernah terlihat lagi di TV, ternyata Kakak sudah menikah dan sebentar lagi akan melahirkan" ucap salah satu fansnya
"Tapi kenapa gak ada berita apapun tentang pernikahan Kakak ya?" tanyanya lagi
"Hehehe. Iya maaf ya, pernikahan ini memang aku dan Suamiku rahasiakan" jawab Leny tersenyum hangat
"Jadi pria tampan ini Suami Kakak?" tanyanya lagi dan di balas dengan anggukan oleh Leny
"Wah kalian pasangan yang cocok" ucapnya memuji pasangan bahagia itu
"Kapan Kakak kembali ke layar kaca lagi?" tanya fansnya merasa sedih
Leny meletakkan satu jarinya di atas dagu seakan berpikir "Mungkin itu belum bisa aku tentukan, karena aku harus mendapatkan izin dari Suamiku juga"
Para fans Leny mengerti dan tak akan memaksa sang idola untuk kembali ke dunia entertainment.
Namun tidak dengan para lelaki yang sedari tadi sudah merasa sangat geram dengan sosok pria yang berdiri di samping Leny. Tanpa pikir panjang 8 orang lelaki langsung mendatangi Daniel dan ingin mengancamnya.
"Jadi ini Suaminya si artis terkenal kita?" ucap seorang pria dengan songongnya setelah sampai di tempat dimana Daniel berada
"Ada apa?" tanya Daniel santai
"Wih nantangin dia bro" ucap salah satu dari pria itu
"Siapa yang menantang kalian?" tanya Daniel masih santai
"Udahlah bro hajar saja!" ucap temanya memprovokasi
"Apa maksud kalian hah?!" tegur Ronny tak terima
Daniel mengangkat satu tangannya seakan memberikan sebuah isyarat pada Ronny untuk diam, dan Ronny langsung memahami dengan apa yang Daniel lakukan.
"Berikan saja para sampah ini padaku. Kau tak perlu mengotori tanganmu hanya untuk menaklukkan sampah-sampah ini!" ucap Ronny merasa tak terima jika bosnya di usik
"Tidak Ron!. Mereka ingin mencari masalah denganku, maka aku saja yang membersihkan mereka semua" jawab Daniel dengan santainya
"Tapi melindungi kalian adalah pekerjaan milikku, aku tak mau memakan gaji buta!" bantah Ronny tak enak hati
Daniel tertawa dan menepuk-nepuk punggung Ronny lalu ia berkata "Kita ini sedang berlibur Ron!. Kau juga dalam masa cuti, jadi tidak ada yang namnya memakan gaji buta"
8 pria yang menantang Daniel tadi semakin emosi karena mereka merasa jika musuhnya meremehkan kedelapan pria itu.
"Sudah jangan banyak cingcong!. Kalian berdua sini lawan aku!" ucap salah satu dari penantang itu.
"Puftt" Leny menahan tawanya
"KENAPA KAU TERTAWA HA?!" bentak salah satu dari mereka
Leny sampai terkejut karena mendengar suara keras dari orang yang telah membentaknya tadi, namun Leny tidak merasa takut. Justru ia langsung menampar pria yang membentaknya tadi dan membuat sang pria semakin marah.
"Berisik tau!" ucap Leny santai setelah menampar pria yang membentaknya tadi
Nafas pria itu menjadi menggebu-gebu karena terlalu emosi, ia ingin membalas perbuatan Leny tadi.
"Dasar wanita J4L4N6!, kau pikir aku takut hanya karena kau seorang artis ha?!" ucap pria itu semakin emosi dan mengangkat tangannya untuk menampar Leny balik
Saat pria itu ingin mendaratkan tamparannya pada pipi mulus Leny, dengan sigap Daniel langsung menangkap pergelangan pria kurang ajar itu dan langsung mematahkan tangannya.
"Jangan coba-coba sentuh Istriku!" ancam Daniel santai namun dengan tatapan pembunuh
"KRAKK!!" ( suara retakan )
"Arkkkhhhh!!!" teriak pria itu kesakitan
"Daniel mematahkan tangan pria itu seperti mematahkan sebuah ranting dengan mudahnya" gumam Silvia
"Kau!. Be..berani sekali kau melakukan itu!" ucap temanya tak terima
"Terus kalian mau apa?!" tanya Daniel menantang mereka dengan nada bicara yang sangat santai
Daniel melemparkan lengan pria malang itu hingga pria itu terjatuh menubruk teman-teman lalu Daniel berkata "Aku kesini untuk liburan!. Bukan untuk membunuh orang!"
"Jangan pikir kalian bisa lolos begitu saja, setelah apa yang telah kalian lakukan pada teman kami!" ancam salah satu dari mereka
Daniel menghela nafasnya mengeluh "Haaah!. Susah sekali ingin bersantai, ada saja kecoa-kecoa yang menggangu"
"Banyak omong!" ucap pria dan langsung melancarkan pukulannya
Dengan santai dan sangat malas Daniel menghindari sebuah tinjuan yang mengarah padanya. Kemudian Daniel mendorong pria itu sehingga membuatnya tersungkur ke tanah.
Pertikaian antara Daniel dengan 8 pria pengganggu itu menjadi pusat perhatian para pengunjung pantai. Banyak orang yang mendukung Daniel, karena mereka tau siapa yang mencari masalah terlebih dahulu.
"Bagus!. Habisi saja sampah-sampah masyarakat itu!" teriak seorang pria paruh baya dengan semangatnya.
"Bener!, hajar saja!" teriak yang lainnya
kedelapan pria itu menjadi tertekan karena di olok-olok oleh para pengunjung, namun mereka semakin emosi dan langsung mengelilingi Daniel.
Silvia merasa khawatir pada Daniel yang akan di keroyok oleh 8 pria pembuat onar itu. Namun tidak dengan mereka yang sudah tau akan kehebatan dari pemimpin Dark Shadow itu.
"Apa kalian para pria tidak akan membantu Daniel?" tanya Silvia ketakutan
"Dan kamu sebagai Istrinya apa tidak khawatir akan keselamatan Suamimu sendiri?" timpal Silvia
"Kamu tenang saja!. Suamiku pasti akan menang dengan mudah!" jawab Leny dengan santainya
"Sehebat apapun dia, jika sudah di keroyok begitu banyak pasti akan kewalahan juga" ucap Silvia semakin khawatir