Suamiku Pemimpin Assassin

Suamiku Pemimpin Assassin
FITTING


"📱Nek, 3 bulan lagi aku akan menikah dengan seorang lelaki yang nenek jodohkan kepadaku 14 tahun yang lalu 📱" ucap Leny lewat telepon


"📱Maksud kamu dengan Daniel sayang?📱" tanya nek Ani


"📱Iya nek, Leny bahagia banget bisa menikah dengan Daniel 📱" jawab Leny gembira


"📱Yaudah nenek pasti akan datang melihat pernikahan cucu kesayangan nenek📱" timpal sang nenek


"📱 Baiklah nek terimakasih, Leny akan menunggu nenek📱" Leny menutup telponnya


1 bulan kemudian Daniel dan Leny akan melakukan fitting baju pengantin di sebuah butik ternama di Jakarta


(*Yuni mengetuk pintu Leny*)


"Leny sayang, itu Daniel sudah menunggu kamu loh, jangan buat calon suami kamu menunggu lama loh" ucap Yuni


"Iya ma, sabar sedikit lagi selesai" jawab Leny


di ruang tamu Daniel dan Galuh sedang mengobrol tentang masalah indentitas Daniel


"Pa, Daniel minta sama papa tolong rahasiakan identitas Daniel ya" ucap Daniel tegas


"Iya siap tuan, saya berjanji akan menjaga rahasia ini" jawab Galuh


"Aku ini menantu mu kelak pa, jangan panggil dengan sebutan tuan, aku tidak nyaman mendengar itu" timpal Daniel


"I..ya, si..siap menantuku" jawab Galuh gugup


5 menit kemudian akhirnya Leny keluar dari kamarnya dan Daniel menatap wanita cantik sedang menuruni tangga, bak bidadari yang turun dari surga


"Wah, maka nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan" (*batin Daniel*)


"Ayo sayang" ajak Leny


Daniel yang dari tadi termenung melihat kecantikan calon istrinya ini langsung terkejut ketika di panggilnya


"Ee..hh iya-iya sayang ayo" jawab Daniel


mereka berdua pamit kepada Galuh dan Yuni, dan langsung berangkat menuju ke butik untuk fitting baju


Di dalam mobil Daniel terus memandangi wanita cantik yang sedang duduk di sampingnya


"Tuhan suguh baik kepadaku ya" ucap Daniel menggoda


"Mengapa begitu sayang?" tanya Leny


"Karena Tuhan telah memberikan salah satu bidadarinya untuk ku cintai dan ku jaga" puji Daniel ke Leny


"Ah kamu bisa aja sayang, aku jadi malu" Leny memukul pundak Daniel dan tersipu


15 menit mereka berjalan dan akhirnya sampai juga di butik itu


"Ayo sayang.. kita masuk" Daniel meraih tangan Leny


"Iya sayang" jawab Leny tersenyum


Setibanya di dalam butik, Daniel langsung mencoba jas pernikahannya


Dan di lain ruangan Leny sedang mencoba gaun pengantin lalu iya keluar menemui Daniel


"Sayang, aku cantik gak?" tanya Leny dan memutar tubuhnya


(*Menelan ludahnya*)


"Ih Daniel sayang!.. kok diam aja sih?! aku cantik tidak?" tanya Leny ngambek


"E..eehh iya cantiiiiikkkk sekali sayangku" jawab Daniel kagum


"Ah beneran?" Leny menggoda


(*Daniel mengangguk*)


"Kamu juga terlihat tampan menggunakan jas itu" puji Leny


"Ah kamu mengejekku saja" jawab Daniel malu


Setelah urusan fitting selesai, Daniel dan Leny pergi untuk mencari tempat makan siang, 10 menit mereka mencari dan Leny meminta Daniel berhenti di sebuah cafe sederhana


"Sayang ke cafe itu yuk" Leny menunjuk ke arah cafe


"Ayo aja sayang" jawab Daniel


Ketika Daniel hendak memarkirkan mobil Lamborghini miliknya, banyak orang-orang yang melihat mobil mewah itu, bahkan wanita-wanita yang berada di cafe seperti jatuh cinta pada pemilik Lamborghini itu


"Lihat itu lihat, ada mobil mewah yang konon katanya berharga 5 milyar lebih" salah satu wanita berbicara kepada teman-temannya


"Duh jadi jatuh cinta deh" ucap wanita lain


Setelah selesai memarkirkan mobilnya, Daniel keluar dari Lamborghini miliknya. ketika ia hendak membuka pintu banyak wanita yang melihatnya seperti singa yang melihat mangsanya


"Lihat,lihat.. pemiliknya keluar" ucap wanita cafe


"Wah selain kaya, ternyata dia juga sangat tampan, aku jadi semakin jatuh cinta" ucapan salah satu wanita


Daniel membukakan pintu untuk Leny, dan membuat semua orang yang melihatnya terkejut


"Loh bukanya itu Leny Wijaya? aktris cantik yang terkenal? mengapa dia mau makan di cafe yang sederhana seperti ini?" tanya seorang wanita yang berada di cafe


"Wah cocok banget mereka, aku jadi iri" ucap wanita lain


Ketika Leny menghampiri cafe itu, semua fansnya mendatanginya dan ada yang berteriak histeris


"Kak Leny! haaa" teriak salah satu fansnya


"Maaf ni kak... lelaki tampan ini siapa ya kak?" tanya salah satu fansnya


"Ohh aku bukan siapa-siapa nyonya ini, aku hanya seorang supir saja" Daniel menyela


Wajah Leny langsung berubah seperti ingin memakan Daniel karena ucapannya


"Sudah ya, maaf kami mau ke sana" Leny menunjuk ke arah dalam


Mereka berdua langsung memesan makan siang untuk mereka, dan pelayan langsung pergi membuatkannya


"Sayang, kenapa kamu mengaku sebagai supirku?!" Leny cemberut mencubit tangan Daniel


"Ahk, sakit tau" jawab Daniel memegangi tangan yang di cubit Leny


"Biarin habisnya kamu jahat" Leny cemberut


"Hehe maaf ya sayang. kan harus kita rahasiakan. nanti kalau waktunya tepat baru kita publikasikan" Daniel mengelus kepala Leny


Daniel dan Leny sedang asik mengobrol, tiba-tiba ada suara teriakan dari luar.. dan membuat Daniel penasaran ingin melihatnya