
#Kerajaan es
Pangeran kerajaan es kesal karena semua prajurit yang dia perintahkan tak kunjung kembali, dia memberi perintah kepada para pasukan bayangannya untuk mengecek dan membawa wanita incaranya segera.
"Kalian periksa apa yang dilakukan para prajurit tak berguna itu, jika mereka membawa gadis itu untuk mereka nikmati, maka habisi mereka, jika mereka telah tewas dibunuh oleh orang yang melindungi gadis itu, maka bunuh saja orang yang melindunginya, yak perduli siapa latar belakang wanita itu, jika wanita cantik berada di wilayahku mereka harus menjadi milikku!" ucap pangeran kerajaan es
"Baik pangeran!" ucap para pasukan bayangan
Pasukan bayangan pergi ke tempat Dewi petir berada, mereka terkejut karena hanya ada tumpukan mayat yang ada disana, para penduduk dan wanita cantik yang diincar telah meninggalkan lokasi.
Sebenarnya para penduduk yang melihat kejadian iti, lari ketakutan meninggalkan tempat itu, karena merasakan kekuatan dasyat Dewi petir, sedangkan Dewi petir sedang berkeliling ke daerah lain untuk mencari manusia bernama XiaonTian, dia bertanya kesetiap orang yang dia temui, sayangnya tak ada satupun yang menjawab dengan benar, setiap manusia yang dia tanya malah bengong melihat kecantikan Dewi petir.
#Ketika Dewi petir bertanya kepada kakek tua
"Tuan apakah kau tahu dimana tempat manusia bernama Xiao Tian tinggal?" tanya Dewi Petir
"Dihatiku, dihatiku ada bunga bermekaran." jawab pria tua
"Woi jawab yang serius, ingat umurmu!" bentak Dewi petir
Ketika Dewi petir bertanya kepada seorang pria muda yang sedang berjalan bersama dua orang temannya.
"Tuan-tuan, apakah kalian tahu dimana tempat manusia bernama Xiao Tian tinggal?" tanya Dewi Petir
Ketiga pria muda itu malah bengong, karena kesal Dewi petir mengguncang salah satu pria muda dihadapannya.
"Hei jawablah kenapa kau diam saja!" bentak Dewi petir sambil mengguncang tubuh pria yang terus melamun
Pria muda itu malah pingsan sambil bergumam." Aku telah di sentuh seorang Dewi, aku tak menyesal hidup melajang selama 30 tahun."
Brukk
"Woi kau kan baru berumur 20 tahun!" ucap teman di samping kirinya
"Akhirnya kau sadar, katakan apa kau tahu dimana manusia bernama Xiao Tian tinggal?" tanya Dewi petir
Pria muda itu kembali bengong setelah melihat kecantikan Dewi petir, karena kesal dia mengguncang tubuh pria muda itu.
"Jantungku berdetak begitu kencang, tubuhku terasa panas, aku mulai kesulitan bernafas, mungkinkah ini cinta?" ucap pria itu
"Jawab pertanyaanku dengan benar!" teriak Dewi petir
"Ibu aku rasa aku akan menjemputmu!" Gumam pria itu sebelum nafas terakhirnya berhembus
"Apa pria ini baru saja tewas terkena serangan jantung?" pikir Dewi petir, dewi petir melepaskan tangannya dan tubuh pria muda yang dia guncang tadi terjatuh karena sudah tak bernyawa
"Apa manusia serapuh ini?"
"O iya bagaimana dengan yang satunya, apakah aku harus mengguncangnya juga?"
"Dari pada dia jantungan seperti pria tadi, aku harus coba buat dia sadar tanpa harus menyentuhnya, tapi pakai apa ya?" ucap Dewi petir
"Tak perlu memakai apapun, aku dari tadi mendengar ucapanmu." ucap pria itu
"Wah akhirnya ada yang bisa diandalkan, tolong jawab pertanyaanku, apakah kau tahu dimana manusia bernama Xiao Tian berada?" tanya Dewi Petir
Brukkk sebelum menjawab pertanyaan, pria itu pingsan karena lupa bernafas, sejak tadi dia lupa cara bernapas karena terpesona oleh kecantikan Dewi petir.
"Sekarang kenapa lagi, aduhh!"
"Kalau begini terus, aku tak akan bisa menemukan petunjuk apapun!" teriak Dewi Petir
#Ketika bertanya pada anak kecil.
"Adik kecil apakah kau tahu dimana tempat manusia bernama Xiao Tian tinggal?" tanya Dewi Petir
Sambil mengupil bocah didepannya menjawab dengan santai " Beri aku uang dulu"
Dewi petir memberinya 1 koin emas yang dia rampas dari mayat para prajurit, sambil tersenyum Dewi petir berkata
"Sekarang aku sudah memberimu uang, katakan padaku dimana manusia bernama Xiao Tian berada."
"Disana!" ucap bocah itu sambil menunjuk kearah belakang
#Saat Dewi petir menoleh kebelakang dia tak melihat apapun, dan bocah itu berhasil kabur setelah Dewi petir menengok kembali.
"Bocah sialan beraninya menipuku!" teriak Dewi petir
#Saat bertanya kepada wanita yang sedang berjalan dengan suaminya,
"Nona, apakah kau tahu dimana tempat manusia bernama Xiao Tian tinggal?" tanya Dewi Petir
"Cantik sekali..." ucap suami wanita itu
"Beraninya kau memuji wanita lain tepat dihadapanku!" ucap wanita itu
Akhirnya Dewi petir menjadi obat nyamuk, dab terpaksa mendengar omelan wanita itu terhadap suaminya.
"apakah semua manusia yang sudah menikah, setiap mengomeli suami, akan bicara terus tanpa pernah berhenti?"
"Sampai kapan aku menunggunya selesai bicara?" pikir Dewi petir
Empat jam kemudian.....
wanita itu sudah puas mengomeli suaminya, dan kembali menatap Dewi petir
"Jadi nona, apakah kau tahu dimana manusia bernama Xiao Tian berada?" tanya Dewi petir
"Aku tak tahu, tanyakan saja pada orang lain." jawab wanita itu
"Sialan aku sudah menunggumu dari tadi, dasar wanita cerewet." ucap Dewi petir di dalam hati
"Kenapa kau masih disini, pergilah tanya kepada orang lain." ucap wanita itu
"Iya aku akan pergi." ucap Dewi petir sambil berusaha menahan emosi
#Ketika bertanya kepada seorang pasangan suami istri yang sedang pergi bersama anak mereka
"Permisi tuan, nyonya maaf mengganggu, apakah kalian tahu dimana tempat manusia bernama Xiao Tian tinggal?" tanya Dewi Petir
Suami dari wanita itu melamun karena terpanah oleh kecantikan Dewi petir, sedangkan wanita yang berada di sampingnya, memarahi kelakuan suaminya itu karena berani main mata di depannya, dan anak mereka menarik pakaian ayahnya sambil berkata.
"Ayah, aku mau ibu seperti dia."
"Anakku, kau ternyata sependapat denganku, aku bangga padamu!" ucap pria itu
"Tentu saja, dengan memiliki ibu secantik Dewi, aku harap aku bisa tumbuh secantik dia." ucap anak itu
"Tapi kau kan seorang pria." ucap ayah anak itu
"Benar juga ya, kalau begitu aku akan berdoa pada dewa merubahku menjadi perempuan, dan mengganti ibu jelekku ini." ucap anak itu
"Aku tak suka kau jadi wanita, tapi aku suka idemu yang kedua, ayo kita ganti ibumu!"
"Setuju!" ucap anak itu
Pletak pletak
"Kalian pikir aku ini apa main ganti seenaknya!" bentak ibu dari anak itu sambil memukul kepala anak dan suaminya yang tak tahu diri
Ketika Dewi petir melihat kearah mereka wanita itu berteriak.
"Apa kau lihat-lihat, pergi jangan ganggu urusan rumah tangga seseorang!"
"Apa apaan ini, aku malah diusir karena bertanya." pikir Dewi petir
Dewi petir tak memiliki kemampuan membaca pikiran para manusia, oleh karena itu dia hanya bisa bertanya, sayangnya semua manusia yang dia temui, tak ada yang bisa diandalkan.
"Kalau begini terus aku tak akan bisa menemukan suamiku, semoga anak tertuaku cepat pulang, agar anak bawel itu berhenti menangis dan ada yang mengurus." pikir Dewi Petir
"Suamiku dimana kau berada!" teriak Dewi petir
#Jauh diluar wilayah daratan elemen
"Hachu, apa aku terserang flu?" ucap Dewa petir
"Kau kan hanya roh sekarang, mana mungkin terserang flu, mungkin itu karena kau memelukku terlalu lama, bisakah kau lepaskan pelukanmu sekarang!" ucap Dewa Bumi
"Tunggu sampai matahari terbenam ya, aku menunggu muridku keluar dari ruang hampa." jawab Dewa petir
"Itukan 5 jam lagi!" ucap Dewa Bumi
"Nikmati saja pelukanku, anggap saja aku seorang wanita." ucap Dewa Petir
"Ahh dasar Dewa sialan, kenapa aku harus mengalami semua ini, huhuhu." pikir Dewa Bumi
#Kerajaan petir
#Istana kerajaan petir
Tailong berpatroli keliling istana setelah raja pergi keluar istana, ketika dia berkeliling dia mendengar ada keributan di penjara bawah tanah.
Duarrrtt
"Aaaaaaa" teriak para prajurit kerajaan petir
"Suara apa itu?"
"Asalnya dari penjara bawah tanah!" ucap Tailong
beberapa prajurit diluar istana berlarian menuju ke penjara bawah tanah, dan beberapa prajurit dari dalam penjara bawah tanah berteriak sambil berlari keluar penjara bawah tanah.
Dengan tubuh penuh luka, prajurit yang berlari itu mendekati jenderal Tailong dan berkata." Iblis, ada iblis di dalam penjara bawah tanah!"
"Apa yang dilakukan iblis di dalam penjara bawah tanah?" tanya Jenderal Tailong
"Aku tak tahu, iblis itu adalah iblis yang sama seperti 14 tahun yang lalu, iblis dengan jubah yang menutupi semua wajah dan tubuhnya." ucap prajurit itu sebelum pingsan karena terluka parah
"Iblis berjubah?"
"Akhirnya aku bisa menemukan petunjuk tentang istriku, bersiaplah iblis sialan!" ucap Tailong
#Di dalam penjara bawah tanah
Duarrr
"Aaaaaa." teriak para prajurit yang berusaha melawan iblis itu
"Hahahaha."
"Kalian pikir, kalian bisa melawanku?"
"Manusia lemah, sadarlah akan kemampuanmu!" teriak iblis itu
Duarr duaarrr duarr
"Aaaaaa." teriak para prajurit yang terkena ledakan
semua prajurit tewas terkena ledakan yang diciptakan iblis itu.
#Tempat tahanan kerajaan petir
Tak tak tak(suara langkah kaki menuju mendekati ruang tahanan)
"Siapa itu!" teriak Jenderal Xiao Fei Ji
"Hahahaha."
"Hahahaha." tawa iblis itu
"Suara itu, iblis berjubah, apa yang dia lakukan disini?." pikir Jenderal Xiao Fei Ji
"Senang bertemu denganmu jenderal Xiao Fei Ji." ucap iblis itu
"Iblis berjubah, apa yang kau lakukan disini!" bentak jenderal Xiao Fei Ji
"Jangan panggil aku iblis, mereka hanyalah mainan bagiku, aku kemari untuk mengajakmu bergabung, ikutlah kejalan kegelapan, dan bantu aku menguasai seluruh umat manusia!" ucap iblis itu
"Aku sudah kehilangan kultivasiku, aku tak bisa membantumu dengan kemampuanku yang sekarang." jawab Jenderal Xiao Fei Ji
"Asal kau bersedia bergabung denganku, kau bisa membalas semua dendammu, aku bisa mengembalikan kekuatanmu, dan membantumu menjalani hidup menjadi makhluk abadi." ucap iblis itu
"Apa kau tak membohongiku?" ucap Jenderal Xiao Fei Ji
"Tentu saja, semua bergantung padamu." ucap iblis itu
"Aku bisa saja membohongimu dengan berpura pura mengikuti ke markasmu, dan memberi tahu raja lokasi rahasiamu." ucap Jenderal Xiao Fei Ji
"Aku bisa membunuhmu kapan saja , kenapa aku perlu takut kau membongkar rahasiaku."
" Walau semua manusia tahu tempatku, semua manusia di daratan elemen ini tak akan bisa mendekati markasku, karena markasku jauh dari wilayah daratan elemen."
"Jawabanmu akan mempengaruhi masa depanmu, aku tahu sifat aslimu, jadi berhenti berpura-pura dan ikutlah ke jalan kegelapan."
"Tunjukkan pada dunia, kalau kita bisa menjadi penguasa daratan elemen."
ucap iblis itu
"Begitu ya, kalau begitu aku terima tawaranmu." ucap Jenderal Xiao Fei Ji
Trang Trang (iblis itu menghancurkan besi dan rantai yang mengikat tubuh Jenderal Xiao Fei Ji)
"Selamat bergabung, Jenderal Xiao Fei Ji." ucap iblis itu
"Hahahahahahaha" tawa iblis itu
#
**Terimakasih yang telah mensupport novel ini, jangan lupa klik like, komentar dan klik bintang 5 agar author semangat.
selamat tahun baru 2020**