Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 482 : Penyerangan para siluman dan Kaisar iblis Jian


Setelah membebaskan semua orang terdekatnya dari jeratan darah iblis, Xiao Tian mendengar suara tiupan terompet perang dari luar istana.


Bersamaan dengan itu langit menghitam diselimuti oleh awan. Karena itu, tak ada satu titik cahaya pun yang terpancar dari matahari.


Tak hanya langit di atas sekte badai berduri saja yang diselimuti awan gelap, melainkan di seluruh daratan Xian Yun beserta daratan lain yang berada sekitarnya.


Suara terompetnya pun begitu nyaring dan terdengar dari atas langit, karena hal itu semua orang yang berada di luar menatap ke atas langit dengan rasa penasaran yang tinggi.


Dan ketika semua orang menatap ke atas langit, mereka dikejutkan oleh ribuan siluman kera dan siluman lainnya yang sedang menaiki naga hijau bermata merah. Beberapa diantara mereka ada yang mendarat dan menyerang manusia, ada pula yang terus terbang menembus awan hitam yang menghalangi pandangan semua orang dari sinar matahari.


Di bagian terdepan pasukan siluman terlihat seorang siluman kera yang begitu mirip dengan Wukong. Hanya saja, dia berjirah hitam dan mengeluarkan tekanan yang sangat kuat hingga membuat semua orang ketakutan.


Sedangkan dibaris kedua, tepat dibelakang siluman kera itu, terdapat Dewa Erlang dan Dian Peng yang telah dikuasai Kaisar iblis Jian.


"Buka portalnya!" ucap kera Tumpey sambil menghentikan naga yang dia naiki.


"Dimengerti tuanku," ucap Dewa Erlang sambil mengangkat tongkatnya.


Bersamaan dengan dinaikkannya tongkat Dewa Erlang, Awan Hitam diatas kepala Dewa Erlang berputar membentuk sebuah lubang hitam berlapis kilatan petir.


"Serang!" ucap kera Tumpey sambil mengangkat tongkatnya.


Para siluman beterbangan mendahului pemimpin mereka, lalu memasuki lubang hitam tersebut dengan semangat yang berapi api.


Ada pula yang tak ikut masuk karena berada dalam komando Dian Peng.


Dan alasan mengapa Dian Peng atau Kaisar iblis Jian tak menyuruh pasukannya maju adalah untuk menyelesaikan masalah pribadinya.


"Aku mengerti, maharaja Tumpey," ucap Dian Peng sambil memberi hormat ketika lawan bicaranya itu beranjak pergi.


Kera Tumpey melesat masuk bersamaan dengan Dewa Erlang setelah pasukan yang berada dalam komando mereka telah masuk.


Sedangkan Dian Peng melompat turun dari atas langit hingga kakinya menghantam tanah dan mengguncangkan seluruh daratan.


Bersamaan dengan mendaratnya Dian Peng, Xiao Tian dan semua teman temannya berjalan tepat menuju ke arahnya.


"Anak kecil macam apa dia?"


"Kekuatannya begitu dahsyat hingga sanggup mengguncang seluruh daratan," ucap Su Yan dengan tampang serius.


"Jadi kau menguasai tubuh adikku?"


"Beraninya kau Kaisar iblis Jian!" ucap Dian Zheng sambil melesat maju ke arah Dian Peng.


Akan tetapi, belum sempat Dianzheng menjangkaunya ... Dian Peng melebarkan pandangannya dan bersamaan dengan itu sebuah gelombang kejut mendorong mundur dirinya.


Wooshhh


Dianzheng pun berusaha untuk menggerakkan tubuhnya untuk menahan dorongan angin tersebut. Akan tetapi anehnya seluruh kekuatan qi beserta kekuatan jiwa miliknya malah lenyap entah kemana. Seakan akan gelombang kejut itu meniadakan segala kekuatan.


Melihat Dianzheng kesulitan, Xiao Tian pun mengaktifkan salah satu simbol roh sucinya. Dan memunculkan medan gravitasi untuk menarik turun Dianzheng agar menempel kembali ke tanah dan jauh dari gelombang kejut Dian Peng.


Bersamaan dengan itu dia juga memunculkan kembali pedang Draconic Auroranya, yang sempat dia hilangkan saat berjalan keluar penjara.