
"Kalian tahu kan apa yang harus kalian lakukan?" ucap Xiao Tian.
"Tentu saja." ucap su Yan dan Si Gendut.
Ketika para prajurit datang menyerang, Su yan melempar Jingmi ke arah utara, Dan Si Gendut melempar tubuh Kaibo ke arah selatan.
"Apa yang mereka coba lakukan?"
"Kenapa mereka melempar bocah 5 tahun kearah prajurit?" Ucap Jenderal Xiao Fei Ji.
Ketika Kaibo dan Jingmi madih diudara, Su yan dan si gendut melesat kearah timur menghabisi pasukan di bagian belakang, Dan Xiao Tian maju ke arah barat menghajar semua prajurit yang ada di depan.
Meski jumlah prajurit begitu banyak, Tapi mereka hanyalah petarung bintang 7 , Su Yan dan Si Gendut dalam sekejap telah mengalahkan 200 prajurit, Sedangkan Xiao Tian dengan mudah menghabisi 200 prajurit seorang diri.
Ketika Kaibo dan Jingmi mendarat, Suasana semakin panas, Mereka mengeluarkan gelombang kejut yang membuat ratusan prajurit terpental jauh.
Duarrrr
"Aaaaaa." teriak para prajurit.
# sisi barat(Jauh dibelakang prajurit)
"Sebenarnya bocah macam apa yang mereka lempar itu!" ucap Jenderal Xiao Fei Ji.
#Sisi Selatan ( Ditengah kerumunan prajurit)
"Heehehe majulah!" ucap Kaibo.
# Sisi utara (Ditengah kerumunan prajurit
"Siapapun yang berani mengganggu ayahku , Akan kumusnahkan!" ucap Jingmi
#Sisi Timur
"Hei Gendut kau sudah mengalahkan berapa orang?" ucap Su Yan
"Yang pasti lebih banyak darimu!" ucap si Gendut.
# sisi barat(Jauh dibelakang prajurit)
"Hahahahah, Tak kusangka dalam sekejap ratusan prajurit tewas di tangan mereka."
"Kupikir bocah 5 tahun itu adalah beban mereka, Ternyata malah lebih kuat dari mereka, Menarik." Ucap Jenderal Xiao Fei Ji
#Sisi barat
Duarr Duarrr
Xiao Tian menghabisi para prajurit dengan tangan kosong, Tak ada satupun prajurit yang bisa melukai Xiao Tian.
"Kami beruntung, Sepertinya Jendral berencana membuat kami kelelahan melawan ribuan prajurit. Sedangkan dia hanya menonton untuk melihat batas kekuatan kami. Kalau dia langsung turun tangan, Kami pasti akan mati." pikir Xiao Tian.
# sisi barat(Jauh dibelakang prajurit)
"Kita lihat berapa batasan kekuatan mereka, Setelah ki mereka habis, Para prajuritku pasti bisa membunuh mereka." ucap Jenderal Xiao Fei Ji.
#Sisi selatan
"Kenapa kalian diam?"
"Kalian hanya terpental dan belum mati, Majulah!" teriak Kaibo.
Saat semua prajurit mendekati Kaibo. Dia menjentikkan Jarinya dan membuat gelombang kejut yang dahsyat. Dalam sekejap ratusan prajurit terpental oleh gelombang kejut yang dia keluarkan.
Ketika ratusan prajurit masih terlempar di udara, Kaibo mengangkat tangan kanannya ke atas seketika lingkaran hitam muncul jauh diatas kepala Kaibo.
Ketika tangan kanan terbuka lebar, Semua pedang dan benda yang terbuat dari besi tertarik ke lingkaran hitam itu.
Dan ketika dia mengepalkan tangan kanannya, Semua besi itu terlempar ke arah para prajurit dengan kecepatan luar biasa.
"Teknik legenda, Tolakan magnet!" ucap Kaibo.
Cleb cleb cleb
Dalam sekejap ratusan prajurit tewas tertusuk pedang.
"Sampai jumpa di neraka!" ucap Kaibo.
#Sisi utara
"Tempurung iblis." ucap Jingmi sambil menjentikkan jari.
Sebuah pelindung muncul mengurung Jingmi dan 1000 prajurit, Pelindung ini kedap suara tak ada satupun suara yang bisa melewati pelindung ini, Baik dari dalam ataupun dari luar pelindung, Tentunya pelindung ini pun tak mudah dihancurkan.
"Pelindung apa ini?"
"Apa yang akan dilakukan anak kecil ini?" Ucap Prajurit yang berada di dekatnya.
Jingmi Tersenyum , Dan menarik nafas dalam-dalam, Setelah itu dia berteriak begitu kencang.
"Aaaaaaaaaaaa." teriak Jingmi.
Semua prajurit yang ada di dalam tempurung berusaha menutupi telinga mereka. Tapi jeritan Jingmi terdengar begitu keras, dan membuat gendang telinga mereka pecah. Dalam sekejap 1000 pasukan tewas oleh teriakan Jingmi.
# sisi barat(Jauh dibelakang prajurit)
"Bocah-bocah itu berbahaya. Aku harus membereskan mereka dulu." ucap Jenderal Xiao Fei Ji.
Tapi sebelum dia maju, terdengar teriakan yang begitu keras.
"Xiao Fei jelaskan apa maksud dari semua ini!" teriak Xiao Gongzhu.
"Ayah apa yang kau lakukan disini?"
"Dimana para tetua dan anak-anak?" ucap Xiao Fei Ji.
"Kau pikir mereka bisa menahanku?"
"Mereka berusaha agar aku tak keluar dari kota jilin, Melihat para gubernur bersikap begitu panik ketika aku meninggalkan kota, Membuatku curiga."
"Saat aku keluar aku melihat asap di luar kerajaan, Aku kemari untuk mengeceknya, Tapi mereka menghalangiku, Aku sudah menghabisi mereka semua karena berani menentangku." ucap Xiao GongZhu.
"Ayah, Apa kau membunuh Xiao Zhun juga?" ucap Xiao Fei Ji.
"Meski dia cucuku, tapi dia berani bergabung dengan para tetua untuk melawanku. Sayang sekali karena didikanmu yang salah, cucuku harus mati ditanganku." ucap Xiao GongZhu
"Dasar orang tua sialan!" Teriak Xiao Fei Ji.
"Jelaskan padaku, Kenapa kau berniat membunuh ponakanmu sendiri!" ucap Xiao GongZhu.
"Karena dia anak dari kakakku, Meski dia sudah tak menjadi sampah, Keberadaannya hanya menggangguku, Selama dia dan kakakku hidup, Aku tak akan pernah menjadi raja di kerajaan ini!" ucap Xiao Fei Ji.
"Dasar anak tak berbakti, Sepertinya memilih Zhaoye sebagai Raja , memang pilihan yang tepat." ucap Xiao GongZhu.
"Apakah sebenarnya aku bukanlah putramu?"
"Atau karena aku hanyalah putra dari selirmu?"
"Putra hasil dari perbuatan bejadmu kepada seorang pembantu, Dan untuk menutupinya kau menikahi ibuku, Benarkan ayah!"
ucap Xiao Fei Ji.
"Lancang sekali!" Ucap Xiao Gongzhu.
Xiao GongZhu melesat kearah Xiao Fei Ji dan memukulnya hingga terpental jauh.
Duakkkk buggg bugggg
"Hahaha, Tak kusangka akhirnya akan begini." ucap Xiao Fei Ji.
"Sesalilah dosamu, Xiao Fei." ucap Xiao Gong Zhu.
Ketika berjalan mendekati Xiao Fei Ji, Xiao GongZhu tiba-tiba saja merasa kesakitan, Mulutnya mengeluarkan darah berwarna hitam dan kemampuannya perlahan menurun hingga tingkat Grand master petarung Bintang 5.
"Apa yang terjadi padaku?" ucap Xiao GongZhu.
"Haahhahahaha, Sepertinya kau duluan yang akan pergi keneraka ya, Ayah." ucap Xiao Fei Ji.
"Apa kau dalang dibalik semua ini?" ucap Xiao GongZhu.
"Kau selalu memihak kak Zhaoye. Aku terpaksa memberimu racun setiap hari, Kira-kira sudah 5 tahun aku memberimu makanan dengan racun ringan, Karena kau bisa mengetahui bau racun jika terlalu kuat."
"Sepertinya racun itu mulai bereaksi hahahaha." ucap Xiao Fei Ji.
"Setidaknya aku bisa membunuhmu sebelum aku mati, Kau sedang terbaring tak berdaya sekarang." ucap Xiao GongZhu.
Clebbbbb
"Apa yang...." sebelum menyelesaika kalimatnya Xiao Gongzhu tewas oleh pedang dari belakang.
"Hahahah akhirnya kalian sampai juga, Kupikir kelompok taring naga tak akan datang." ucap Xiao Fei Ji.
"Maaf karena aku terlambat, jenderal Xiao Fei Ji."
"Aku dan teman-temanku akan mengurus sisanya, Makanlah pil ini agar kau cepat pulih." ucap pemimpin kelompok taring naga.
#Sisi barat
"5 lawan 9000 pasukan saja sudah merepotkan, sekarang datang lagi 1000 pasukan. Tapi sepertinya mereka bukan dari kerajaan petir." pikir Xiao Tian.
#Sisi Timur
"Padahal kupikir Jenderal itu akan mati dan semuanya akan selesai, Tapi malah nambah lagi orangnya sialan." ucap Su Yan.
"Aku sudah hampir kehabisan tenaga." ucap si Gendut.
#Sisi selatan
"Semua prajurit disebelah sini sudah selesai, Sekarang tinggal menghajar bagian lain." Ucap Kaibo
Woosh wooshh wosshhh
Tiba-tiba saja 100 orang muncul di sekitar kaibo.
"Wah wah wah sepertinya datang lagi orang-orang merepotkan." Ucap Kaibo
"Iblis kecil , Apa yang kau lakukan disini?" Ucap pemimpin kelompok itu
"Bagaimana kau tahu kalau aku..." Ucap Kaibo
"Kami adalah pemburu iblis." Ucap Pemimpin kelompok itu
"Sialan apa yang dilakukan pemburu iblis disini?"
"Tunggu, Apakah Jingmi juga dikepung?"
"Aku harus menghabisi mereka sebelum Jingmi Terluka." Pikir Kaibo
#Sisi utara
"Aaaaaaa." teriak Jingmi
"Hahahaha berapa kalipun kau berteriak atau mencoba membuat tempurung iblis, Kau tak akan bisa melakukan apapun, Karena dihadapan pemburu iblis, Selagi pendeta ada disekitar sini, Para iblis tak bisa mengeluarkan sihirnya." ucap Pemimpin kelompok B pemburu iblis.
"Sialan padahal kupikir semuanya akan selesai, Kenapa malah muncul orang-orang yang merepotkan." pikir Jingmi.
#Sisi barat
"Apa yang terjadi?"
"Kenapa Kaibo dan Jingmi terlihat kesulitan?"
"lambang itu, mungkinkah mereka pemburu iblis?"
"Apa yang dilakukan pemburu iblis disini?"
"1000 pasukan taring naga dan 200 pasukan pemburu iblis, Ini terlalu berbahaya." pikir Xiao Tian.
# Sisi timur
Si Gendut Dan Su Yan di pukul habis habisan oleh para pasukan taring naga, Meski hanya dikeroyok 400 orang mereka kewalahan karena tenaga mereka habis setelah melawan ribuan orang.
"Sialan apakah aku akan mati disini?" ucap si Gendut
"Hahaha sepertinya kita sudah kehabisan tenaga ya." ucap Su Yan.
#Sisi barat
"Aku harus bantu mereka, Tapi siapa yang harus kubantu lebih dulu?" ucap Xiao Tian.
Duakk Duakkk
"Bantulah dirimu sendiri, Hahahah." ucap pemimpin Taring naga sambil memukul Xiao Tian.
Xiao Tian lengah karena melihat temannya dalam masalah, Dia terkena pukulan hingga terpental jauh.
"Aku tak tahu kalau pemburu iblis bekerja sama dengan kelompok taring naga." ucap Xiao Tian.
"Sayangnya kami juga tak tahu itu, Sepertinya mereka kemari atas kemauanya sendiri, Karena mereka mempermudah urusan kami, Aku akan berterimakasih nanti, Hahahaha." Ucap Pemimpin pasukan Taring naga.
"Sialan situasi kami tak menguntungkan, Dewa petir belum juga muncul. Satu-satunya yang bisa membantuku hanya Sunlong, tapi tanpa gerhana matahari. Kekuatannya tak akan sehebat waktu itu." pikir Xiao Tian.
Bersambung...