
Tailung telah membeku akibat serangan balik yang diterima saat dia menempelkan jurus pembeku ke punggung raja iblis lanbing.
Ketika Tailung terjatuh ke bawah karena tubuhnya membeku, raja iblis Lanbing meremasnya dengan tangan raksasa.
Krakkkk
"Tailung!" Xiao Tian teriak melihat raja iblis Lanbing meremukkan tubuh Tailung yang telah membeku.
Xiao Tian ingin melompat dari atas punggung naga untuk menghajar raja iblis Lanbing, namun Dewa Petir mencegahnya dengan berkata.
"Jangan gegabah!"
"Apa kau tidak melihat apa yang baru saja terjadi dengan tubuh Tailung!" teriak Dewa Petir.
"Tapi ... ," ucap Xiao Tian sambil menahan emosinya.
"Tak ada kata tapi!"
"Ingat, kau juga memiliki sebuah relik yang harus kau lindungi."
"Setelah melihat kau memakai relik dimensi, aku jamin dia tak akan bermain-main denganmu lagi."
"Jagalah jarak darinya, jika perlu kita tinggalkan saja istana es.
"Kau kan sudah mendapatkan apa yang kau cari." tegas Dewa Petir.
"Aku telah berjanji kepada Tailung, dia telah menepati janjinya dengan menyelamatkan putri Jia Li dan putri Feng Lin."
"Aku juga harus menepati janjiku kepada Tailung, aku harus mengalahkan Lanbing dan mengembalikan istana es kepada para siluman harimau."
"Aku bukanlah tipe orang yang meninggalkan janji begitu saja." sambung Xiao Tian.
"Lalu apa yang akan kau lakukan?"
"Kau harus melampai tingkat Dewa petarung untuk mengalahkan raja iblis Lanbing, sedangkan aku dan Sunlong sudah tak bisa membantumu lagi." ucap Dewa Petir.
"Aku akan mengandalkan diriku sendiri." jawab Xiao Tian dengan senyum.
"Apa maksud senyumanmu?" tanya Dewa Petir.
Xiao Tian membuka portal menuju ruang hampa, kemudian menyuruh naga hitam raksasa terbang memasuki portal yang muncul jauh di atas langit.
Saat naga hitam telah memasuki portal tersebut, Xiao Tian melompat dari punggung naga hitam. Setelah itu, dia menutup portal ruang hampa saat masih berada di atas udara.
Xiao Tian mencoba mengendalikan elemen kegelapan. Dia membuka aliran qi elemen kegelapan, dan mencoba merasakan aliran qi tersebut.
Ketika baru merasakan elemen kegelapan yang mengalir di dalam tubuhnya, mata Xiao Tian tiba-tiba saja menggelap. Tak ada satupun bagian dari matanya yang berwarna putih.
Xiao Tian kini tenggelam dalam kekuatannya sendiri. Tersesat dalam jalan kegelapan hingga seluruh tubuhnya dipenuhi oleh aura hitam yang begitu pekat.
"Aaaaaaa." Xiao Tian berteriak begitu kencang sambil menutup telinganya, karena mendengar begitu banyak jeritan orang-orang yang putus asa.
Melihat Xiao Tian terjatuh menuju daratan, raja iblis Lanbing berusaha menggenggam tubuhnya dengan memakai tangan kanannya yang berukuran raksasa.
Raja iblis Lanbing berencana menyentuh tubuh Xiao Tian untuk menyerap kekuatan relik dimensi, akan tetapi semua rencananya tak berjalan mulus.
Tepat ketika tangannya hampir menggenggam tubuh Xiao Tian, aura gelap Xiao Tian semakin membesar hingga tak bisa di genggam tangan raja iblis Lanbing.
Aura gelap yang menyelimuti Xiao Tian terus membesar, hingga berukuran raksasa.
"Apa yang terjadi dengan manusia ini?"
"Kenapa dia memiliki aura hitam yang begitu pekat?"
"Sebenarnya siapa manusia ini?" pikir raja iblis Lanbing.
Aura hitam yang menyelimuti tubuh Xiao Tian terus membesar. Meski terus membesar, Aura hitam tersebut masih berbentuk begitu bulat seperti sebuah bola sepak.
Karena merasa penasaran dengan aura hitam milik Xiao Tian yang terus membesar hingga melebihi ukuran tubuhnya, raja iblis Lanbing menyerang aura hitam tersebut. Dia menyerang menggunakan semburan badai kristal es beracun yang merupakan jurus andalannya.
Woosshhhh
Akan tetapi, semua serangannya tak ada yang sanggup menyentuh Xiao Tian. Ribuan kristal es beracun yang menembus memasuki aura hitam milik Xiao Tian, terlempar kembali ke arah raja iblis Lanbing. Kristal es beracun tersebut terlempar kembali, tepat setelah beberapa detik menembus ke dalam aura hitam Xiao Tian.
Shut shut shut
Semua kristal es beracun menghilang ketika menyentuh tubuh raja iblis Lanbing.
"Cih, ingin menyerangku dengan jurusku sendiri ya?"
"Dasar manusia bodoh, tubuhku bisa menyerap semua elemen es. Selain itu aku bisa menyerap semua kekuatan relik."
"Dengan setengah kekuatan relik milik Tailung dan Tailing Zen. Aku menjadi semakin tak terkalahkan. Hahaha!" tawa raja iblis Lanbing.
Raja iblis Lanbing mencoba memakai kekuatan Tailing Zen. Dia mengeluarkan ribuan tombak perak dari telapak tangan kirinya. Yombak-tombak tersebut langsung terlintar keluar dengan kecepatan tinggi menembus lingkaran aura hitam Xiao Tian.
"Rasakan ini manusia!" ucap raja iblis Lanbing sembari mengarahkan ribuan tombak perak yang keluar dari telapak tangan kirinya.
Semua tombak perak yang dilempar ke arah Xiao Tian, bernasib sama seperti serangan badai kristal es. Semua serangan dipantulkan kembali hingga menyentuh tubuh keras raja iblis Lanbing. Hanya saja, kali ini kecepatan serangan balik yang dipantulkan aura hitam Xiao Tian, jauh lebih cepat hingga sepuluh kali lipat kecepatan serangan balik badai kristal es beracun.
Kali ini, raja iblis Lanbing mengalami sedikit luka gores akibat terkena tombak tombak tersebut.
Dia mengalami sedikit luka, karena tak bisa menyerap serangan perak yang di arahkan ke tubuhnya dengan kecepatan yang begitu tinggi.
karena tombak - tombak yang mengenai tubuh raja iblis Lanbing berhasil meninggalkan luka di tubuhnya, raja iblis Lanbing menjadi semakin kesal.
"Sialan!" teriak raja iblis Lanbing sambil melemparkan ribuan tombak perak, dan menyemburkan ratusan ribu badai kristal es beracun.
Raja iblis Lanbing larut dalam emosinya, dia menyerang tanpa memikirkan strategi.
Akibat dari kemarahanya itu, semua serangannya terus terlempar balik hingga mengenai tubuhnya sendiri.
Kali ini tak hanya tombak perak yang berhasil melukainya, bahkan kristal - kristal es beracun yang awalnya bisa dia serap pun sanggup melukai tubuh kerasnya itu.
Karena kesal semua serangannya selalu terlempar kembali, raja iblis Lanbing mencoba memakai kekuatan relik beku.
Dia memusatkan kekuatan sinar biru di tangan kanannya, lalu memukul lingkaran aura hitam Xiao Tian. Dia berencana untuk membekukan aura hitam yang menyelimuti Xiao Tian.
Akan tetapi semua yang terjadi diluar dugaan sang raja iblis. Bukanya membeku, aura hitam tersebut malah menyerap semua hawa iblis milik raja iblis Lanbing.
Raja iblis Lanbing berusaha melepaskan tangan kanannya yang telah terhisap masuk ke dalam bola aura hitam yang menyelimuti Xiao Tian. Namun semakin dia mencoba menarik tangan kanannya itu, semakin kencang juga tarikan yang dia dapatkan dari aura hitam tersebut.
Sebenarnya bola hitam apa ini!" ucap raja iblis Lanbing.
"Yang pasti ini bukan bola yang terbuat dari relik. Karena meski aku menyentuhnya begitu lama, aku tak bisa menyerap kekuatanya sama sekali. Bahkan aku malah kehilangan begitu banyak hawa iblisku!"
"Jika aku terus membiarkan ini, bisa bisa aku tewas!"
"Tak ada pilihan lain .... , aku harus merubah wujudku menjadi manusia beruang kutub. Kemudian pergi dari istana es ini!" pikir raja iblis Lanbing.
Meski mencoba begitu keras, raja iblis Lanbing tak bisa lepas dari bola aura hitam milik Xiao Tian. Dia semakin tertarik masuk kedalam bola aura hitam yang menyelimuti Xiao Tian setiap mencoba melawan. Dia juga tak sanggup merubah diri ke ukuran semula ataupun ke wujud manusia beruangnya.
"Semua hawa iblis adalah milikku!"
"Tak ada yang boleh memiliki hawa iblis selain diriku!" suara Xiao Tian menggema di udara, tekanan kekuatannya terus meningkat hingga membuat raja iblis Lanbing semakin gemetar ketakutan.