
Xiao Tian pergi ke pertemuan kelompok pembasmi iblis ditemani Kaibo dan Jingmi,
sambil memakai topeng, mereka pergi ke pertemuan itu.
# pertemuan pembasmi iblis wilayah timur
Suasana di lapangan begitu ramai, 6000 prajurit di bawah perintah Jenderal Feng Long hadir disana, seharusnya Jenderal Feng Long memiliki 10000 prajurit, tapi semuanya tewas satu persatu saat membasmi iblis, serangan iblis telah berlangsung 1 bulan, setiap hari banyak korban berjatuhan, baik dari pihak kerajaan angin, ataupun para pihak luar, seperti para pemburu iblis, murid sekte-sekte luar kerajaan dan perguruan beladiri.
selain 6000 prajurit biasa Jenderal Feng Long juga memiliki komandan perang yang bergerak sesuai perintahnya, para komandan perang bertugas mengatur posisi 1000 prajurit, 4 komandan pasukan telah gugur bersama 4000 prajurit, kini tinggal 6 komandan pasukan yang tersisa.
Di situasi yang begitu ramai, pemburu iblis datang menarik banyak perhatian orang, semua orang senang jika para pemburu iblis datang, karena mereka bisa membantu membasmi iblis, ditambah lagi pendeta mereka yang bisa menyegel kekuatan iblis dalam jarak tertentu.
Hari ini terdapat 1 pendeta, dan 200 pemburu iblis dengan tingkat kekuatan petarung emas bintang 5, kekuatan mereka jelas membantu karena kebanyakan prajurit yang ikut berperang hanya petarung perak bintang 7, mereka bertugas membasmi para iblis yang lemah, dan menghalangi para iblis memasuki kerajaan, sedangkan iblis tingkat menengah di serang para pemburu iblis dan komandan pasukan, untuk iblis tingkat tinggi, pendeta dan Jenderal Feng Long bertugas melawannya, sedangkan sekte yang menerima misi, bertugas membantu para komandan pasukan membunuh iblis tingkat menengah.
Fengling akan berada di tengah para komandan pasukan dan dilindungi oleh sekte luar, karena sekte luar yang bertugas adalah sekte Gunung api, maka otomatis Xiao Tian bertugas melindungi putri jenderal Feng Long, bersama para komandan pasukan.
Semua orang menunggu sekte Gunung api memunculkan diri, karena Xiao Tian belum juga sampai, setelah beberapa saat, Xiao Tian bersama dengan Kaibo dan Jingmi, datang sambil memakai topeng, melihat kejadian itu semua orang terlihat kesal.
"Woi apa kalian yakin ingin ikut misi ini?"
"Kalau kau saja tak apa, tapi kau bahkan membawa bocah kemari, bukan hanya itu topeng kalian mencurigakan tahu." ucap para Prajurit
"Iya, apa sekte Gunung api benar-benar mengirimkan kalian?" tanya prajurit c
"Dia tak mungkin bisa jawab, mana mungkin sekte Gunung api mengirim pendekar tingkat rendah." sambung prajurit D
"Cukup!" teriak Komandan pasukan 1
Setelah komandan pasukan 1 berteriak, semua prajuritpun berhenti berbicara, sambil menatap Xiao Tian yang memakai topeng, dia berkata.
"Jelaskan, apa sebenarnya tujuanmu kemari?"
"Kenapa kau membawa dua orang bocah kemari, dan kenapa kalian memakai topeng!." ucap Komandan pasukan 1
"Maaf jika membuat kalian merasa terganggu, kami kemari untuk menjalankan misi pembasmian iblis, dan kedua orang disampingku bukanlah seorang bocah, meski mereka terlihat kecil, sebenarnya mereka lebih tua dari yang kalian kira, mereka hanya tak bisa tumbuh saja." jawab Xiao Tian
Mendengar jawaban Xiao Tian, komandan pasukan 1 mengerutkan dahinya, wajahnya terlihat kesal, dia melangkah mendekat dan berkata.
"Jangan mencoba menipuku bocah, melihat usiamu saja aku tak begitu yakin dengan kemampuanmu, apalagi kedua bocah cebol di sampingmu itu."
"Aku tak pernah mendengar kasus manusia tak bisa tumbuh dan terus terlihat seperti bocah 5 tahun." saut komandan pasukan 1
"Haih , apa disini tak ada kelainan gen ya?"
"Padahal di duniaku yang dulu banyak orang dewasa yang tubuhnya tak bisa tinggi, bahkan banyak yang tingginya lebih rendah dari pada Kaibo dan Jingmi." pikir Xiao Tian
"Ce...cebol?" pikir kaibo
Kaibo berusaha menahan diri, meski begitu marah karena ucapan komandan pasukan 1, dia berusaha tak mengamuk, hanya bisa mengepal tangannya karena tak ingin membuat masalah, tapi.. ketika dia mencoba tenang, komandan pasukan 1 mengatakannya lagi.
Dengan nada tinggi, komandan pasukan 1 berkata " Jangan main-main denganku nak, kau bahkan hanya terdiam karena bingung harus menjelaskannya dari mana kan?"
"Pergilah dari sini, dan bawa kedua bocah cebol itu pergi dari sini!"
"Kami tak menerima keberadaan kalian," ucap komandan pasukan 1
Jenderal Feng Long Hanya diam dan membiarkan komandan pasukan 1 berbicara, karena dia juga sependapat. setelah mendengar kata cebol Kaibo tak tahan lagi, tanpa peringatan dia langsung memukul komandan pasukan 1 hingga terpental menabrak tiang.
Duakkkk
Kaibo berjalan mendekati komandan pasukan 1 yang baru saja dia pukul,
dengan hati yang begitu kesal Kaibo berkata,
"Apakah kau masih menganggapku seorang bocah, Ko.. man.. dan?" ucap Kaibo dengan nada merendahkan sambil memasukkan kedua tanggannya ke dalam saku
Dimata semua orang, Kaibo terlihat berdiri dengan sombong, sebenarnya dia memasukkan kedua tangannya ke kantong celana, karena dia berusaha menahan diri, dia tak ingin memukulnya hingga tewas, tapi karena mereka merasa sikap Kaibo keterlaluan, 1000 prajurit yang berada dibawah komando komandan pasukan itu, maju dan mengepung Kaibo yang berada jauh dari Xiao Tian.
Kaibo melihat Xiao Tian, tapi Xiao Tian malah melepas topengnya dan tersenyum sambil mengangkat jempolnya, dengan melihat senyum Xiao Tian, Kaibo tak menahan diri lagi, dengan nada merendahkan Kaibo tertawa.
"Hahahahahaha"
"Apakah kalian marah karena komandan kalian telah kupukul?"
"Jangan marah, seharusnya kalian senang, karena aku baru saja membuat kalian sadar, bahwa komandan kalian itu lemah, jika dia terus memimpin kalian dalam membasmi iblis, dia hanya akan membuat kalian dalam bahaya, sadarlah kalau komandan kalian hanyalah akan menjadi beban!"
"Dimataku.. , komandan kalian hanyalah pecundang." ucap Kaibo dengan nada rendah sambil mengacungkan jempol dan perlahan membalik jempolnya,
Karena tak terima dengan ucapan Kaibo, para prajurit langsung menyerbu Kaibo sambil berteriak " Lancang sekali kau!"
Saat semua prajurit berlari ke arahnya, Kaibo mengeluarkan gelombang kekuatan, gelombang itu membuat semua orang dalam radius 30 meter terpental menjauh, saat ratusan prajurit terpental jauh, Kaibo kembali meledek para prajurit, dengan nada merendahkan dia berkata
"Dasar lemah, mengeroyok seorang bocah saja tidak bisa, kalau kalian menganggapku bocah, lalu kalian adalah apa?"
"Brengsek!" teriak para prajurit
"Hahahah syukurlah kalau kalian mengaku." ucap Kaibo
Semua prajurit yang beluk terkena gelombang kejut melangkah maju, Kaibo mengeluarkan gelombang kejutnya lagi hingga membuat semua orang terpental, karena merasa kesal para prajurit menggunakan tombak dan ingin melempar tombak itu kearah Kaibo, tetapi...
"Hentikan ini!" teriak Jenderal Feng Long
Setelah mendengar Jenderal Feng Long berteriak para prajurit menurunkan tombak mereka.
"Maaf jenderal bukan berarti aku lancang, tapi mereka yang mulai duluan, jika saja mereka tak menyerangku, mungkin mereka akan baik-baik saja, untung saja kau menghentikan mereka, jika tidak kau akan kehilangan 1000 orang prajurit." ucap Kaibo
"Lancang sekali, kau bahkan tak memberi hormat kepada jenderal saat dia berada dihadapanmu!" ucap para prajurit
Jenderal mengangkat tangan kanannya, dia mengisyaratkan untuk semuanya diam, dengan senyum diwajahnya dia berkata.
"Maaf karena membuat anda terganggu, aku mengakui kalau semua kesalahan berawal dari prajuritku, terima kasih karena tak membunuh mereka, karena sebentar lagi matahari akan terbenam sebaiknya kita pergi ke luar kerajaan, untuk bersiap melawan para iblis, jadi tolong maafkan kekasaran prajuritku ya." ucap Jenderal Feng Long
"Baiklah, aku aku akan memaafkan mereka, demi menghormatimu, tapi jika mereka membuatku tersinggung lagi, aku jamin mereka tak akan bisa bernafas lagi." jawab Kaibo
"Saya mengerti." sambung Jenderal Feng Long
Tak lama kemudian putri dari Jenderal Feng Long datang ke tempat pertemuan, semua orang terpesona akan kecantikannya, gadis itu melangkah mendekati Jenderal Feng Long, dengan melahkah begitu anggun.
"Ayah, apa kita bisa mulai sekarang?" ucap Feng Ling
"Tentu saja Feng Ling."
"Semuanya pergilah ke tempat biasa, atur formasi dan ingat basmi para iblis, dan kembalilah dengan selamat!" ucap Feng Long
"Siap Jenderal!" ucap semua orang yang hadir
Xiao Tian kembali memakai topengnya, dan pergi menuju medan pertempuran