
Xiao Tian mengunjungi kamar Su Yan, dia ditemani raja Feng Juanyun menuju kamar Su Yan, setelah sampai di tempat tujuan, mereka terkejut melihat Su Yan sedang berolahraga, melakukan push up dengan bertelanjang dada, terlihat jelas tubuhnya pulih total tanpa bekas luka sedikitpun.
Xiao Tian merasa lega, sedangkan raja merasa heran, karena lukanya sembuh terlalu cepat, padahal sebelum melakukan pertemuan dia telah memeriksa tubuhnya bersama tabib istana, menurut ucapan tabib istana, Su Yan seharusnya tak bisa sembuh sampai 3 minggu, karena mengalami luka luar yang cukup parah.
Su Yan berhenti berolah raga karena terkejut dengan kehadiran Xiao Tian, sedangkan Xiao Tian sedikit terkejut karena melihat Su Yan berolah raga.
Awalnya Su Yan berniat kabur sebelum mengenal Liang Su, kini dia bertekad untuk menetap di kerajaan angin, karena ingin bertanggung jawab atas perbuatannya, walau dia memang mesum, Su Yan adalah orang yang bertanggung jawab, dia telah bertekad untuk menjadikan Liang Su sebagai istrinya.
Dengan tekad yang kuat, dia berdiri ke hadapan Xiao Tian, Xiao Tian semakin heran melihat tingkah Su Yan yang terlihat begitu serius, dengan wajah yang serius Su Yan berkata " Ketua, aku ingin menetap di kerajaan ini, dan menikah dengan seorang pelayan, aku akan membantu melindungi keluarganya dari serangan para iblis, aku tak akan pergi sebelum menyelamatkan kerajaan ini."
Mendengar ucapan Su Yan, Xiao Tian tersenyum.
"Aku tak memaksamu pergi menjemput putri Jia Li, lagi pula ini memang masalah pribadiku, tapi kau sendiri yang mengikutiku, jadi kalau kau berubah pikiran dan tak mau mengikutiku lagi, itu terserah padamu, karena dari awal ini memang masalah pribadiku." Xiao Tian berkata dengan senyum diwajahnya
"Jujur saja, aku mengikutimu untuk menghindari kejaran dari sekte Gunung Api, setelah mendengar kalau Sekte Gunung Api telah hancur, aku berencana kabur meninggalkan kalian, tapi sialnya, aku malah terjebak di dalam perang, hingga akhirnya aku terluka parah."
"Awalnya aku merasa itu adalah hari yang sial, tapi kini aku merasa kalau kesialan itu adalah awal dari keberuntunganku, kini aku telah menemukan pujaan hatiku, maafkan aku karena telah membuatmu kecewa, sejak awal aku memang tak mengikutimu dengan tulus, ijinkan aku memilih jalanku sendiri mulai sekarang." ucap SU Yan sambil membungkuk
"Bukankah sudah kubilang, aku tak memaksamu, jika itu keputusanmu, maka aku menerimanya, tapi perlu kau ketahui lawan kita kali ini adalah sekte iblis." ucap Xiao Tian
"Sekte iblis?" Saat mendengar ucapan Xiao Tian Su Yan mulai gemetar ketakutan
Sekte iblis adalah salah satu dari dua sekte sesat yang kekuatannya tak bisa diremehkan,
meski diburu oleh banyak kerajaan, mereka masih bisa berdiri hingga sekarang, mereka pernah berperang melawan semua kerajaan serta sekte-sekte terkuat, mereka berhasil melukai banyak petarung tingkat raja walau jumlah mereka jauh lebih sedikit, dengan bekerja sama dengan sekte kuat yang lainnya yaitu sekte Kegelapan, sekte iblis semakin sulit dibasmi, mereka berhasil membunuh beberapa pendekar tingkat Dewa petarung hanya dengan bantuan sekte kegelapan, tapi meski mereka kuat, mereka tak bisa menguasai daratan elemen karena kemunculan pendekar baru, pendekar tanpa tanding yang muncul entah dari mana, pendekar itu dijuluki sebagai Topeng bencana.
Topeng bencana datang bersama tetua Haocun, dia mengaku sebagai tetua pelindung sekte Gunung Api, tanpa ragu membantai para golongan manusia sesat dan golongan iblis.
Para iblis mencoba menyandera salah satu murid sekte Gunung Api, tetapi Topeng bencana malah menebas murid itu bersama dengan iblis yang menyanderanya.
Para iblis mencoba menyandera para manusia dari kerajaan dan sekte lain, tapi dia menebas sandera beserta iblis yang menyandranya tanpa ragu, hal itu membuat Topeng bencana dianggap tak memiliki hati.
Karena tak ada yang bisa menghentikan keganasan Topeng bencana, akhirnya mereka mencoba melarikan diri, jutaan tentara iblis berhasil dibasmi oleh Topeng bencana dengan begitu mudah, melihat keganasan Topeng bencana akhirnya sekte iblis dan sekte kegelapan semakin takut.
Di medan perang tak ada satupun anggota yang selamat, kecuali salah satu anggota sekte kegelapan, dia bisa menghilang dari pandangan hanya dengan menjentikkan jari.
Setelah perang besar itu, kabar dari kedua sekte telah lenyap, tapi beberapa tahun terakhir kabar tentang mereka mulai muncul, meski hanya beberapa serangan kecil dari sekte iblis, itu cukup mengganggu semua kerajaan, lokasi target mereka selalu berpindah-pindah, setiap hari serangan sekte iblis terjadi di segala tempat.
Karena tak ingin sekte sesat terus beraksi, Raja Xiao Zhaoye memerintahkan ketiga jenderalnya untuk mencari kabar, saat itu Ketiga Jenderal yang diberi misi adalah, Taiwu, TaiZong dan Taifeng, mereka pergi keluar kerajaan untuk mencari lokasi rahasia sekte iblis, biasanya misi keluar kerajaan dilakukan oleh Tailong dan kedua kakaknya, tapi karena sebuah insiden, Tailong diturunkan jabatanya untuk sementara, dan digantikan oleh Taiwu.
Baru keluar beberapa minggu, mereka menemukan petunjuk lokasi rahasia sekte iblis dan mengirimkan surat ke kerajaan petir, mereka bersembunyi sambil menunggu pasukan bantuan datang, tapi naasnya lokasi mereka telah dilacak para iblis, dan mereka terpaksa bertarung sebelum bantuan datang, awalnya mereka bisa bertahan dan berhasil membunuh banyak iblis.
Namun keadaan berbalik setelah muncul pria aneh yang memanggil dirinya raja neraka dari sekte kegelapan, Pria itu berhasil melukai ketiga Jenderal, dan membuat Taiwu kehilangan kultivasinya, sebelum berhasil membunuh ketiga Jenderal, Topeng bencana dan pasukan bantuan telah tiba, pria aneh itu menghentikan langkahnya karena takut kepada Topeng Bencana, dengan sihir aneh dia berhasil melarikan diri meninggalkan semua anggota sekte iblis.
Pembasmian sekte iblis kali ini meski tak memakan banyak korban, tapi kerajaan petir mengalami kerugian, karena kehilangan bakat seorang jenius beladiri, Taiwu adalah jenderal termuda sepanjang masa, kekuatannya tak perlu diragukan, dia bisa menghancurkan 1 kerajaan kecil seorang diri, karena diserang pria aneh dari sekte kegelapan, dia kehilangan kultivasi dan bakat beladirinya.
Nama Taiwu dikenal oleh banyak kerajaan karena kejeniusannya, taknada satupun yang tak mengenal kehebatanya, dan tak ada satupun orang yang tak tahu tentang alasan kenapa pangkatnya bisa turun menjadi pengasuh pangeran yang tak berguna.
Su Yan memasang wajah serius dan berkata.
" Aku tak perduli siapapun lawanku kali ini, aku telah memutuskan untuk melindungi negri dari kekasih hatiku, jangankan sekte iblis, Bahkan jika para Dewa berusaha mengganggu kedamaian kekasihku, aku akan menghadapi mereka tanpa rasa takut!"
"Kalau begitu selamat bergabung, kau tak sendiri, aku juga akan membasmi sekte iblis." ucap Xiao Tian sambil menepuk pundak Su Yan
"Ini masalahku, kau tak perlu meladeni kerajaan ini, lanjutkan saja tujuan utamamu, pergilah dan tolong jemput putri Jia Li tersayangmu itu." ucap Su Yan
"Aku tak bisa pergi, karena mereka menyegel roh Huang Li, demi menyelamatkan Huang Li, aku harus membunuh pengguna segel Jiwa itu, jika tidak Huang Li akan tidur selamanya." sambung Xiao Tian
"Jadi begitu ya, aku mengerti sekarang, aku rasa aku tak bisa menolak bantuanmu." ucap Su Yan
Setelah berbincang dengan Su Yan, Xiao Tian kembali ke penginapan untuk masuk ke ruang Hampa, sebenarnya dia bisa menciptakan portal di wilayah istana kerajaan, tapi dia tak ingin mengambil resiko, karena rahasia portal ini harus benar benar dijaga.
#Ruang Hampa
Ketika sebuah portal mulai terbuka, Xiao Tian langsung masuk, dia terkejut melihat Dewa petir sedang menangis di dalam ruang hampa sambil tengkurap
"Hei Dewa Petir, apa yang kau lakukan disini?"
"Kupikir kau sudah menemui istrimu." ucap Xiao Tian
Dewa petir berhenti menangis, dia bangkit dan melirik kearah Xiao Tian, dengan wajah yang penuh air mata dia berlari kearah Xiao Tian.
"Xiao Tian, akhirnya kau datang juga, aku menunggumu begitu lama, apa kau tahu, aku sangat tersiksa terkurung disini." ucap Dewa petir sambil mencoba memeluk Xiao Tian
"Kau ini sedang apa?"
"Kau kan roh, tak mungkin bisa memelukku, ngomong-ngomong kalau bosan disini, kenapa kau tidak keluar saja dari sini?" ucap Xiao Tian
"Ini relik ciptaan Dewa, tanpa seijin pemilik relik, tak ada yang bisa keluar dari sini, tak perduli manusia, iblis ataupun Dewa." jawab Dewa Petir
"Aku akan tidur sebentar di ruang hampa, kau mau keluar atau menungguku bangun?" tanya Xiao Tian
"Keluarkan aku!"
"Aku rindu rumahku!" teriak Dewa petir
"Baiklah, Open Port!" ucap Xiao Tian
Portal mulai terbuka kembali, Dewa petir langsung pergi keluar portal dengan kecepatan penuh, dengan wajah yang gembira dia berkata.. " Akhirnya aku bebas!"
Xiao Tian tidur di ruang hampa, agar tak menghabiskan banyak waktu untuk tidur di dunia nyata, dia ingin memanfaatkan waktu sebaik mungkin, untuk berlatih dan memperkuat diri.