Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 478 : Kunjungan teman teman Xiao Tian


Jia Li telah menelan dua pil penambah umur yang diracik oleh Xiao Tian. Dan dia pun berhasil memperoleh tambahan umur sebanyak dua ratus tahun.


Melihat nyawa Jia Li telah bertambah sebanyak dua ratus tahun. Xiao Tian pun bernapas lega.


Tak lama kemudian, terdengar suara langkah kaki orang orang yang sedang berlari. Hanya dengan merasakan aura mereka, Xiao Tian langsung mengetahui identitas orang orang itu.


Brak, Jingmi dengan tubuh versi dewasa membuka pintu dengan paksa. Lalu langsung pergi ke pelukan Xiao Tian dengan tampang gembira sambil menyebutnya ayah.


"Mata merah dengan iris hitam. Rambut merah muda dan pakaian serba hitam. Dan aura iblis ini, tidak salah lagi dia adalah Jingmi. Tapi, kenapa dia malah menggunakan mode dewasa di saat saat begini?"


"pikir Xiao Tian dengan dahi yang berkeringat. Dia berkeringat karena melihat Jia Li tersenyum palsu sambil menatap tajam ke arah Jingmi.


Sedangkan Huang Li yang saat itu juga melihatnya dari luar sekat memancarkan aura kesal yang sama.


"Bocah itu benar benar. Aku tahu kalau otaknya masih seperti anak anak. Tapi rasanya cukup kesal melihatnya bisa memeluk Xiao Tian cukup lama," pikir huang Li sambil menatap dari kejauhan.


Di belakang Huang Li ada teman teman yang lain, seperti Kaibo, Su Yan, si Gendut, Liang Su dan Huanran. Bahkan naga hitam pun ada disana. Akan tetapi bukan dalam wujud naga, melainkan dalam wujud manusia. Awalnya Xiao Tian tak menyadarinya tapi setelah naga hitam melangkah maju melewati semuanya, dia pun langsung melirik ke arahnya.


"Rambut hitam, mata kuning keemasan dengan iris runcing seperti seekor naga. Aura dari naga hitam juga terpancar jelas dari tubuhnya. Tapi, sejak kapan dia bisa berubah ke wujud manusia?" pikir Xiao Tian sambil menatap naga hitam.


"Bisakah kau berhenti untuk memeluknya, Jingmi?" tanya naga hitam dengan kesal.


"Aku kan cuma mau meluk ayah angkatku setelah lama tak berjumpa. Bosakah aku memeluknya lebih lama lagi?" ucap Jingmi dengan tampang memelas.


"Apakah kau lupa untuk apa kita kemari dengan terburu buru?" tanya naga hitam dengan tampang serius.


Diluar dugaan, Jingmi langsung menurut dan melepaskan pelukannya. Namun anehnya wajah senangnya seketika berubah menjadi lesu. Dan hal yang lebih mengherankannya lagi adalah tampang lesu itu juga terlukis di wajah semua orang kecuali Jia Li dan Xiao Tian.


"Apa yang terjadi?"


"Kenapa kalian mendadak terlihat murung?" tanya Xiao Tian dengan heran.


Jia Li yang juga tak mengerti seperti Xiao Tian ikut menatap mereka dengan serius sambil menunggu jawaban.


Dan disaat suasana sudah cukup hening, naga hitam mengangkat suara mewakili semua orang. Dengan tatapan serius dia pun berkata, "Taiwu telah dirasuki seorang Kaisar iblis. Dia mencabik cabik seluruh siluman rubah merah yang berada di kelompok pencariannya tanpa sebuah peringatan. Jenderal Tailong dan Sunlong pun bukan tandingannya disaat mengamuk."


"Untungnya ada dua kloning Dewa kera yang datang membantu. Jika tidak, mereka semua akan dihabisi."


"Apakah Taiwu masih hidup sekarang?" tanya Xiao Tian dengan serius.


"Bisa dibilang begitu," jawab naga hitam.


"Apakah aku bisa melihatnya secara langsung?" tanya Xiao Tian dengan serius.


####


Naga hitam, Xiao Tian, Jia Li dan yang lainnya berjalan pergi menuju penjara bawah tanah sekte badai berduri.


Letak penjara tersebut berada di belakang gedung pusat. Dan jalan masuknya terbilang cukup rahasia karena pintu masuknya tersembunyi.


Untuk membuka jalan menuju ruang bawah tanah, seseorang harus merapalkan mantra rahasia yang dijadikan sebagai kata kunci untuk membuka tangga rahasia.


Karena Xiao Tian pernah menyalin ingatan Patriach Bai, tentu saja dia tahu kata kuncinya. Sambil merapal mantra pembuka segel, dia pun berkata, "Penjara suci pelindung sekte badai berduri, tolong responlah diriku. Bukalah jalan menuju tempat para pendosa,"


Tak lama kemudian sebuah jalan rahasia menuju penjara bawah tanah pun terbuka. Dan tiba tiba saja suara yang cukup keras terdengar dari dalam penjara tersebut.


"Beraninya kalian mengikat kaisar ini, cepat lepaskan ikatannya!"


"Dan membiarkanmu melukai semua orang?"


"Jangan harap," terdengar suara jenderal Tailong yang menjawab suara taiwu yg dikuasai Kaisar iblis Jian.


"Cih, kenapa seorang vampir sepertimu berada di pihak manusia?"


"Tapi mengingat kau sebelumnya adalah manusia itu masih sedikit masuk akal. Yang aku heran adalah kau, Sunlong!"


"Kenapa kau berpihak pada mereka dan melawanku?"


"Bukankah kita sama sama seorang Kaisar iblis?" tanya kaisar iblis Jian sambil menatap Sunlong yang berada di luar jeruji besi yang mengurungnya.


"Meskipun kita sama sama seorang kaisar iblis kuno. Aku tak akan sudi bekerja sama denganmu," jawab Sunlong dengan kesal.


"Sayangnya aku memaksa," ucap Taiwu yang dikendalikan oleh Kaisar iblis Jian.


Dia menatap Sunlong dengan mata merahnya, dan tiba tiba saja tubuh Sunlong bergerak sendiri mendekati jeruji besi. Tiba tiba saja dia tak bisa bergerak dan berbicara atas kehendak sendiri.


"Apa yang terjadi?" pikir Sunlong.


"Aku yakin kalau kau bingung sekarang. Berlututlah dihadapanku dan berikan aku tiga kali wajah. Maka aku akan menceritakannya," sambung Taiwu yang dikuasai kaisar iblis Jian.


Sunlong tak ingin berlutut lalu menempelkan wajahnya ke lantai sebanyak tiga kali. Namun tubuhnya bergerak sendiri seperti sebelumnya.


Maaf y kemaren2 author blm bisa up. karena blm pulih betul kondisinya. Insya allah mulai besok udah normal lagi.