
Karena kejadian yang tak terduga di alam langit, reinkarnasi biksu Tong yang ke sepuluh mengalami kendala. Hingga membuat tubuh, ingatan serta kesadarannya akan nilai kebajikan terbagi menjadi beberapa tubuh.
Berdasarkan ingatan serta pengetahuan Wu Kong, Kaisar Langit dan para Budha menginformasikan kepadanya bahwa reinkarnasi biksu tong kali ini telah terbagi menjadi empat bagian. Yang pertama telah diketahui sebagai Tainam Chun, yang masih ingat akan nilai kebajikan dan tak memiliki ingatan sedikitpun akan kehidupan sebelumnya karena terlahir sebagai putra tunggal Dewi petir.
Demi mencari semua bagian dari reinkarnasi tubuh gurunya, serta menyatukannya menjadi satu kesatuan, Wu Kong menomor dua kan tugasnya untuk menjaga segel Naga putih yang dibuat oleh seorang Budha.
'Selama ribuan tahun lamanya, jauh sebelum penyegelan para Kaisar iblis terjadi, aku terus mencari keberadaan guruku tanpa tahu letak persisnya.'
'Selama itu, hanya Tainam Chun saja yang dapat kutemukan baru baru ini.'
'Itupun tak mengobati rasa rinduku terhadap guru, karena wajah dan sifatnya yang jauh berbeda. Bahkan tak ada satupun ingatan tentangku maupun kehidupan sebelumnya saat aku mencoba menggali ingatannya. Jika bukan karena konfirmasi dari Kaisar Langit dan Dewi Quan Im, aku tak akan percaya bahwa dia adalah salah satu dari fragmen tubuh guruku,' Wu Kong tengkurap serta mengepalkan kedua lengannya setelah lepas dari rasa sakit kepala yang dia derita.
'Selama ribuan tahun lamanya, aku sangat ingin melihat wajahmu.'
'Mengapa kau bisa jatuh ke dalam kendali seorang iblis, guru ... ,' Wu Kong menatap guru besar kekaisaran Ning dengan kesal.
.....
"Si ... siapa kau sebenarnya?"
"Mengapa kau ... ?" Guru besar Kekaisaran Ning sempat bingung akan identitas Xiao Tian. Namun setelah memperhatikan wajahnya dengan benar, dia teringat akan bayangan ingatan tentang seorang bocah. Bersamaan dengan datangnya ingatan tersebut, dia pun berkata, "Yan Yan kecil?"
" ... " Xiao Tian mengurangi kekuatannya setelah mendengar ucapan Guru besar Kekaisaran Ning. "Hanya guruku yang mengetahui panggilan itu, bagaimana bisa kau?" tanya Xiao Tian heran.
"Tahukah engkau bahwa relik yang memanfaatkan energi iblis dengan menyerap maupun menyegel seorang iblis kedalamnya, adalah benda yang hanya bisa dibuat oleh seorang Dewa obat dan para prwarisnya?" tanya Guru besar Kekaisaran Ning dengan tersenyum sinis.
"Kenapa kau tiba tiba menyinggung soal relik?" tanya Xiao Tian dengan heran.
"Jirah naga, munculkan!" cincin ruang Guru besar Kekaisaran Ning memunculkan keempat cakar, naga merah, satu pelindung kepala yang menyerupai tengkorak kepala naga, dua sayap naga merah, pedang ganda sisik naga, jirah sisik naga, cambuk ekor naga, serta set pelindung tubuh lengkap yang juga terbuat dari lapisan tubuh ras iblis naga merah. "Satukan!" Seketika semua relik yang dia munculkan melesat mendekat hingga melekat di seluruh tubuh Guru besar kekaisaran Ning. Wujudnya kali ini tak terlihat seperti biksu Tong lagi karena terbungkus oleh bagian bagian dari relik buatannya.
Kepala naga merah melindungi kepalanya, keempat cakar naga terpasang di setiap jari jarinya, cambuk ekor naga terpasang di bagian belakangnya, Jirah sisik naga terpasang di badannya, kedua sayap naga menempel di belakang punggungnya, kedua pedang gana sedangkan relik tipe pelindung tubuh lainnya menempel erat di bagian yang tak terlindungi hingga membuat fisiknya terlihat persis seperti fisik seekor naga merah murni yang telah lama dianggap musnah.
"Apakah semua itu relik!?" Xiao Tian terkejut saat menyadari betapa banyaknya relik tingkat tinggi yang dimunculkan Guru besar Kekaisaran Ning saat dia melangkah mundur dan menyatukan seluruh bagian reliknya.
"Lebih tepatnya semua ini, adalah maha karyaku!" ucap Guru Besar Kekaisaran Ning dengan tangan yang diangkat tinggi tinggi sebagai tanda akan tingginya rasa bangga akan pencapaiannya. Saat itu, kedua lengannya sedang memegang pedang ganda berlapis sisik naga merah yang terbang mendekat saat proses penyatuan tubuhnya selesai
"Jadi kau pencipta relik buatan yang sanggup menyamai kekuatan relik Kaisar iblis!?" Xiao Tian terbelalak kaget.
"Tepat sekali!" ucap Guru Besar Kekaisaran Ning sembari menurunkan kedua lengannya.
"Aku memang penasaran akan bagaimana caramu mengetahui rahasia pembuatan relik hingga sanggup membuat duplikatnya, namun rasa penasaranku terhadap pengetahuanmu akan cara guruku memanggilku, jauh diatas semua itu."
"Jika kau berkenan, bisakah kau memberi beritahuku, dari mana kau mengetahui panggilan itu?" tanya Xiao Tian serius.
"Ingatan!" jawab guru besar Kekaisaran Ning sembari membalas tatapan Xiao Tian.
"Ingatan?" Xiao Tian semakin terlihat bingung.
"Akhirnya kau mengingatku dengan baik, Dewa kera," Kaisar iblis Shequ tersenyum senang dibalik pelindungnya.
'Jadi dia seorang Kaisar iblis?'
'Lalu bagaimana dia bisa memiliki ingatan guruku?' pikir Xiao Tian heran.
"Sejak Kaisar Ning Zhou melepaskan segel yang membelengguku di dalam relik terkutuk buatan pria tua itu, aku sudah berjanji untuk membalas budinya dengan melindungi serta memperluas wilayah kekuasaannya."
"Awalnya aku ragu akan janji yang kubuat sendiri, namun setelah menelan relik yang pernah menyegel diriku, tak kusangka aku malah mendapat fragmen ingatan dari pria tua itu, bahkan mendapat pengetahuan untuk membentuk relik, bukankah itu hebat?"
"Hahahahha!" Kaisar iblis Shequ tertawa jahat.
"Lalu bagaimana caramu mendapat tubuh dan ingatan guruku?" tanya Wu Kong heran.
"Menelan relik tingkat tinggi saat terbebas memang sangatlah bermanfaat bagiku, namun karena relik itu memiliki kemampuan untuk menyerap dan menyegel energi iblisku, fisik serta energiku perlahan lenyap seiring berjalannya waktu. Aku mendapat kabar bahwa putri dari raja kerajaan ini telah mempraktekkan metode sesat yang mengorbankan jiwa manusia untuk memperkuat kultivasi."
"Karena tertarik akan teknik itu, aku datang ke tempat ini dan sempat bertegur sapa dengan sang putri."
"Alih alih menutupi metode sesatnya, sang putri malah menunjukkannya padaku dan menceritakan hal menarik bahwa dia adalah Kaisar iblis Jian, sobat seperjuanganku!" Kaisar iblis Shequ nampak begitu bersemangat.
"Lalu apa hubungan itu dengan tubuh guruku?" tanya Wu Kong serius.
"Metode yang dia ajarkan tak hanya metode pengorbanan tubuh, tetapi juga teknik rahasia miliknya, yaitu teknik pemindahan kesadaran."
"Aku tak begitu mengenal wajah biksu Tong, fakta bahwa aku menguasai tubuhnya kali ini murni hanya karena sebuah kebetulan." Kaisar iblis Sheqi menurunkan nada bicaranya.
"Bagaimana bisa begitu?" tanya Xiao Tian dengan heran.
"Reinkarnasi biksu Tong, hanya kebetulan menjadi salah satu korban dari metode sesat yang telah kupelajari dari Kaisar iblis Jian. Sungguh, awalnya kupikir dia seorang biksu biasa yang hidup di kawasan kumuh. Awalnya kupikir aku hanya akan menggunakan tubuh ini untuk sementara, namun setelah mendapatkan ingatan dari jiwa yang kutelan ini, cara pandangku terhadap tubuh ini berubah drastis. Aku menganggapnya sebagai sebuah keberuntungan yang tinggi, hahahaha!" Kaisar iblis Sheqi tertawa lepas setelah menceritakan masa lalunya.
"Jiwa yang kau telan?" tanya Wu Kong dengan penuh emosi.
"Ya, benar sekali. Aku sudah menelan habis fragmen jiwa milik gurumu. Bukankah itu hebat, Dewa kera?" ledek Kaisar iblis Sheqi sembari memasang kuda kuda.
"Matilah kau, Kaisar iblis Sheqi!" Wu Kong melesat cepat mendekati musuhnya dan menjatuhkan tongkat hitam emasnya sekuat mungkin.
Tapp!!! "Kau yang sekarang, hanyalah semut dimataku!" Kaisar iblis Sheqi menahan tongkat emas hitam Wu Kong, sembari menggumamkan bacaan sutra yang kembali membuat sakit telinga Wu Kong hingga membuat serangannya melemah.
Bruakl!! Wu Kong dipukul mundur oleh Kaisar iblis Sheqi tepat disaat dia masih merasakan sakit kepala yang luar biasa.
Tap!! Xiao Tian menangkap punggung Wu Kong yang terlempar mundur. "Serahkan saja dia padaku," Xiao Tian berjalan maju lalu memunculkan pedang Draconic Aurora.
"Ba ... baiklah!" Wu Kong melangkah mundur sejauh mungkin agar menjauh dari efek pembacaan sutra.