
#Kediaman Ning Lian Ho
#Penjara bawah tanah
Meng Yi diikat tali emas di dalam penjara. Kedua tangannya terikat secara terpisah, begitu pula kakinya. Posisinya saat itu berdiri dalam keadaan terikat di tengah tengah sel tahanannya.
Tap tap tap
Ning Zetao berjalan mengelilingi tubuh Meng Yi. Dia terus menanyakan, tentang identitas pria berpakaian mirip ninja yang telah membawa kabur semua budak. Namun karena tak tahu apa apa, dia pun hanya menjawab tidak tahu.
Karena tak puas dengan jawabannya, Ning Zetao terus mencambuknya dan terus menanyakan hal yang sama sampai Meng Yi tak sadarkan diri.
"Sepertinya dia benar benar tak tahu apa apa," ucap Ning Lian Ho yang sedang berdiri diluar sel penjara.
"Aku tahu sejak awal dia menjawab," sambung Ning Zetao sambil memasang tampang kesal.
"Kalau begitu, kenapa kau terus mencambuknya dan terus memberikan pertanyaan yang sama berulang kali?" tanya Ning Lian Ho sambil mengerutkan dahinya.
"Karena aku ingin melampiaskan kekesalanku," jawab Ning Zetao sambil berjalan keluar sel.
"Kunci pintunya dan pastikan kalau dia tak akan lolos," ucap Ning Zetao sambil berjalan melewati Ning Lian Ho.
"Sepertinya Ning Zetao sudah sedikit lebih tenang setelah melampiaskan amarahnya. Kalau begitu, sisanya kuserahkan padamu ya," ucap Ning Jizhe sambil tersenyum tipis. Sejak tadi dia berdiri tepat disamping kanan Ning Lian Ho dan beranjak pergi setelah Ning Zetao pergi lebih dulu.
Ketika dia sudah ditinggalkan seorang diri, Ning Lian Ho menatap Meng Yi sambil berkata, "Sayang sekali, padahal dia terlihat begitu muda dan cukup menarik. Kalau dijual sebagai budak harusnya bisa menghasilkan begitu banyak uang, menyiksanya tanpa alasan yang jelas hanya akan menurunkan nilai jualnya. Huft,"
#Kediaman Ning Lian Ho
Tian Zhong dan beberapa siluman rubah merah yang menyamar sedang mencari letak rahasia api suci secara diam diam.
"Untunglah dia membuat keributan di tempat perbudakan. Aku jadi punya alasan untuk berkeliling tanpa pengawasan," pikir Tian Zhong sambil tersenyum.
Tian Zhong sempat bertemu dengan sisi gelap Xiao Tian ketika sedang berpatroli diluar kediaman sebagai jenderal Chen Li. Meski wajahnya tertutup oleh kain dan auranya sedikit berbeda, Tian Zhong tetap berpikir bahwa orang yang dia temui adalah Xiao Tian. Karena suara dan bentuk tubuhnya benar benar mirip dengan Xiao Tian.
"Aku tak tahu kenapa tekanan yang dia keluarkan benar benar terasa begitu berbeda, tapi aku sangat yakin kalau itu adalah dirinya," pikir Tian Zhong sambil berjalan mencari lokasi rahasia tempat penyimpanan api suci.
Ketika Tian Zhong sedang sibuk mencari kesana kemari, salah satu siluman rubah datang menghampirinya lalu berkata, "Ning Lian Ho telah kembali dari tempat perbudakan. Dia datang bersama dua pondasi kerajaan Ning, sambil membawa seorang gadis yang mirip dengan ciri ciri Meng Yi."
"Begitu ya?"
"Terimakasih atas informasinya, untuk sementara kita biarkan Meng Yi terlebih dulu. Selagi mereka disibukkan oleh Meng Yi kita lanjutkan pencarian lokasi rahasia api suci," sambung Tian Zhong sambil memasang tampang serius.
"Baiklah," ucap salah satu siluman rubah yang menyamar menjadi pasukan bayangan.
#Sekte harimau emas
Sisi gelap Xiao Tian menjelaskan tentang bagaimana dia kehilangan jejak Meng Yi dan yang lainnya hingga memutuskan untuk langsung mengacaukan tempat perbudakan mendahului Meng Yi dan teman temannya.
Dia menjelaskan bahwa disaat dia baru keluar dari sekte singa perak, Meng Yi dan rombongannya sudah menghilang entah kemana. Jejak dan hawa keberadaan mereka benar benar menghilang begitu saja.
Karena tahu bahwa Meng Yi pasti akan pergi ke tempat perbudakan cepat atau lambat, sisi gelap Xiao Tian berinisiatif untuk mencari Tian Zhong terlebih dulu untuk meminta bantuannya agar mengurus Meng Yi jika dia tertangkap nanti.
"Apakah anda baik baik saja, Tuan?" tanya para budak sambil menatap heran Xiao Tian yang terlihat diam sejak tadi.
"Tak apa, aku hanya larut dalam pikiranku sendiri," ucap Xiao Tian sambil tersenyum.