Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 408 : Menerobos lantai pertama


#Kastil Vampir lantai pertama


Xiao Tian menebas semua iblis yang mencoba menyerangnya, dan hanya menyisakan satu untuk dia tanyai.


Sratt


Cleb


"Mo ... monster!"


"Semuanya selamatkan diri kalian!" teriak para iblis sambil mencoba menyelamatkan diri.


"Ingin lari?"


"Mimpi!" ucap Xiao Tian sambil melempar pedang yang dia rampas dari para iblis.


Pedang Xiao Tian mendarat di samping kanan kepala salah seorang iblis yang terdesak di dinding ruangan.


"Selain gua di hutan bersiul, kemana kalian biasanya membawa seorang tahanan?" tanya Xiao Tian dengan hawa membunuh.


"A ... aku tak tahu!"


"Hanya para Spiders yang mengetahui hal itu," jawab sang iblis dengan tubuh gemetar ketakutan,"


"Cih, tak berguna," Xiao Tian menebas kepala iblis didepannya, lalu melangkah maju menuju lantai kedua.


Tap tap tap


Xiao Tian melangkah maju menaiki tangga. Saat keluar dari tangga, dia melihat banyak hal yang tak pernah dia lihat sebelumnya. Seperti seorang vampir dengan rantai di leher mereka, dan seorang Lich yang menyandang gelar Kaisar iblis.


Lantai dua kastil vampir dijaga oleh bangsa Vampir dengan rantai dileher mereka. Dan yang memimpin para vampir tersebut adalah seorang Kaisar iblis dengan rupa seorang Lich.


Tubuhnya hanya terdiri dari tulang utuh yang menyerupai manusia. Dia memakai pakaian serba hitam layaknya seorang penyihir hitam. Dan bersenjatakan relik berwujud tongkat sihir.


Saat baru melangkah maju di dalam ruangan lantai kedua, dia melihat para vampir sedang disiksa oleh seorang Lich.


"Tengkorak hidup dengan pakaian penyihir?"


"Berdasarkan pengetahuanku di jaman modern makhluk tersebut biasa dipanggil dengan sebutan Lich. Kalau dilihat dari caranya menyiksa para vampir membuktikan bahwa di adalah bos dari lantai ini. Dari tingkat kultivasi yang sulit kubaca, kemungkinan besar dia adalah seoramg Kaisar iblis. Aku harus berhati hati," pikir Xiao Tian sambil menghentikan langkahnya.


Ketika Lich itu sadar akan kehadiran Xiao Tian, dia langsung menatapnya sambil memancarkan aura kematian.


"Husshhh," asap putih keluar dari. lubang hidung Lich.


"Apa yang kau lakukan disini, manusia?" tanya Kaisar iblis Hei An(Nama kaisar iblis dengan wujud Lich)


"Apa kau seorang Spiders?" tanya Xiao Tian sambil menatap sang Lich.


"Sayangnya bukan," jawab Hei An.


"Kalau begitu, sampai jumpa,"


Wooshhhh, Xiao Tian melesat maju melewati Hei An.


"Wall of protection, Aktifkan!" ucap Hei An sambil menghentakkan relik tongkatnya.


Sebuah batu penghalang tiba tiba saja muncul menutupi sekat ruangan menuju tangga. Baik ke lantai atas maupun ke lantai bawah, keduanya benar benar tertutup oleh batu tersebut.


Karena batu itu dilindungi oleh pola sihir yang cukup rumit, Xiao Tian pun menghentikan langkahnya dan berkata, "Bisakah kau biarkan aku lewat saja?"


"Dalam mimpimu!" Kaisar Iblis Hei An mengarahkan tongkatnya ke arah Xiao Tian, setelah merapalkan sebuah matra.


Kristal hitam yang datang entah dari mana muncul disekitar Hei An. Kristal kristal tajam tersebut melesat cepat ke arah Xiao Tian setelah dia selesai merapalkan mantra.


"Cristal, Crusher!"


Xiao Tian menghindari semua serangan kristal hitam. Kesalkarena tak ada satupun serangan yang mengenainya, dia pun menyuruh para vampir untuk mengeroyok Xiao Tian.


"Bunuh Dia!" teriak Kaisar iblis Hei An.


"Baik, tuan," Para Vampir melesat maju mendekati Xiao Tian.


"Teknik seribu langkah cahaya, tebasan iblis surgawi!" Xiao Tian menggabungkan teknik seribu langkah cahaya, dan melapisi pedangnya dengan elemen cahaya untuk menghabisi para vampir.


Wooshhh


Srat srat srat


Para Vampir terbelah menjadi dua sebelum sempat mendekati Xiao Tian. Sedangkan Xiao Tian sendiri, muncul seketika di belakang Kaisar iblis Hei An dalam hitungan detik hanya dengan memanfaatkan kecepatannya saja.


"Lambat!" ucap Xiao Tian sambil membelah dua tubuh sang Kaisar iblis.


Ketika dia berpikir bahwa musuhnya telah berhasil dihabisi, Xiao Tian dibuat terkejut oleh tingkat kecepatan regenerasi mereka. Tak hanya vampir saja yang bisa menyatukan tubuh mereka kembali, bahkan Lich yang baru saja dia belah pun ikut menyatu bagai tak pernah tertebas sebelumnya.


"Aku akui kecepatanmu memang jauh diatasku, tapi seranganmu barusan benar benar mengecewakanku," ucap Kaisar iblis Hei An dengan nada menghina.


"Berisik!" Xiao Tian ingin mencoba menebasnya kembali, namun diluar dugaan kedua pedang iblisnya malah patah menjadi dua.


"Seorang pendekar alam peri tetaplah pendekar alam peri. Tidak lebih dari seorang sampah! " Kaisar iblis Hei An menangkap tangan Xiap Tian lalu membantingnya kedepan tanpa menoleh kebelakang sama sekali.


Duakkkk


"Uhukkk!" Xiao Tian memuntahkan sedikit darah dari mulutnya.


"Lemah!" Kaisar iblis Hei An berencana menginjakkan kakinya ke perut Xiao Tian dengan mengkonsentrasikan seluruh kekuatan qinya ke ujung telapak kami, namun Xiao Tian berhasil menghindari serangan tersebut dengan mengaktifkan teknik teleportasi.


Wooshhh


Duarrrr


Kaki Kaisar iblis Hei An menghantam lantai ruangan.


"Hosh hosh hosh," Xiao Tian bernapas tetengah engah sambil bersandar di dekat batu yang menutupi jalan menuju lantai atas.


"Sebenarnya berapa banyak skill yang dia punya, ini benar benar merepotkan," pikir Xiao Tian sambil memegang gelang dewa untuk melihat status lawannya.


Sadar bahwa Xiao Tian seperti sedang ingin melakukan sesuatu dengan menyentuh tangan kirinya, Kaisar iblis Hei An menyuruh para vampir yang berada di bawah kendalinya untuk terus menghalangi Xiao Tian memegang tangan kirinya.


"Apapun yang terjadi, jangan biarkan dia menyentuh tangan kirinya!" bentak Kaisar iblis Hei An melalui telepati.


Karena insting kuat dari Kaisar iblis Hei An, Xiao Tian pun dibuat repot olehnya. Jangankan melawan balik, untuk mengecek status serta tingkat kultivasinya saja sangatlah sulit.


Para vampir yang terus beregenerasi, tak berhenti mengganggunya sehingga Xiao Tian tak bisa menyentuh gelang Dewa.


Namun Xiao Tian tak menyerah begitu saja, karena baginya mencari informasi kekuatan serta kelemahan musuh adalah kunci utama kemenangan.


Dan berkat kegigihannya tersebut, diapun akhirnya berhasil menyentuh gelang Dewa. Meskipun hanya untuk beberapa detik saja. Panel status hanya muncul ketika Xiao Tian mengucapkan sebuah kata sambil menyentuh gelang Dewa. Karena dia hanya bisa menyentuh gelang Dewa dalam hitungan detik saja, maka panel tersebut hilang setelah tangannya sudah tak memegang gelang Dewa lagi. Karenahal tersebut Xiao Tian pun menjadi semakin kesal.


"Sial, aku belum sempat melihat statusnya secara keseluruhan. Aku baru membaca bahwa di dalam tubuhnya terdapat tiga buah relik kaisar iblis. Tapi relik apa aja itu?" pikir xiao Tian sambil menghindari serangan para vampir.


Karena informasi yang dia dapatkan secara sekilas hanyalah sedikit, Xiao Tian terus mencoba memegang gelang Dewa lagi untuk mendapat informasi lebih lengkap. Sayangnya dia tak mampu karena sang Kaisar iblis tak membiarkan dia menyentuh gelang Dewa lagi.


"Sial, kenapa dia bersi keras untuk menghalangiku menyentuh gelang Dewa?"


"Apakah dia bisa melihatnya?" pikir Xiao Tian dengan napas terengah engah.


Ketika Xiao Tian dibuat bingung dan kewalahan karenanya, Kaisar iblis Hei An berkata, "Bagus, terus buat dia sibuk!"


"Aku tak tahu yang dia sembunyikan di balik lengan kirinya, tapi firasatku mengatakan bahwa hal buruk akan terjadi jika aku membiarkannya," pikir Kaisar iblis Hei An sambil melempar kristal hitam dari relik tongkatnya untuk membantu para vampir mencegah Xiao Tian menyentuh lengan kirinya.