
Xiao Tian menaiki naga hitam raksasa bersama si Gendut yang sedang dirasuki Huanran, mereka terbang kelangit dan membuat retakan dimensi dengan bantuan rantai emas milik Huanran, dengan bantuan naga itu mereka berhasil membuat retakan di dimensi kedua dan memasuki retakan dimensi tersebut.
Tapi ketika mereka sampai di dalam dimensi ketiga mereka di pukuli habis - habisan oleh iblis bertanduk. Xiao Tian dan si Gendut telah dipukul hingga terjatuh dari naga hitam raksasa.
"(hosh hosh hosh/nafas Xiao Tian terengah-engah), sialan iblis ini benar-benar merepotkan, meski aku meminjam kekuatan Sunlong, aku masih kesulitan mengimbangi kecepatannya." ucap Xiao Tian sambil berusaha berdiri
"Maaf aku juga tak bisa menahan iblis itu." ucap Huanran yang merasuki tubuh si Gendut
"Tak apa, aku sudah tahu kalau ini akan terjadi, terus amati iblis itu, kita harus mencari celah dari serangannya." ucap Xiao Tian
Ketika mereka sibuk berbicara, iblis itu tiba-tiba ada di tengah-tengah mereka, dengan senyum di wajahnya iblis itu berkata,
"Hai manusia, lagi asik ngobrol ya?."
"Hehehehe iya nih." jawab Xiao Tian
Bukk bukkk
Iblis itu memukul dengan keras tubuh Xiao Tian dan Huanran. Xiao Tian terpental sangat jauh, begitu pula Huanran dan roh jahat yang terikat di rantai emasnya.
Iblis itu mendekati Huanran yang sedang merasuki tubuh si Gendut, dia menginjakkan kakinya ke tubuh si Gendut dan menghancurkan rantai emas yang mengikat roh jahat .
Kretak
"Te.. terimakasih tuanku, aku pikir aku akan terus terikat rantai emas it...." sebelum menyelesaikan ucapanya iblis itu membuka mulutnya dan menyerap roh jahat itu
"Karena kau bisa ditangkap manusia, kau sudah tidak berguna lagi." ucap iblis itu
"Eh.. ti.. tidak.. ampuni aku!" teriak roh jahat saat sebelumndia terhisap sepenuhnya
Ketika iblis itu masih sibuk menyerap roh jahat, Xiao Tian berusaha berdiri, tapi iblis itu menyadari gerakan Xiao Tian, hingga akhirnya dia berlari menuju Xiao Tian dengan kecepatan penuh, tepat setelah ia berhasil menyerap roh jahat secara penuh, akan tetapi dia tak bisa mendekati Xiao Tian dengan mudah, karena naga hitam terus mencoba menyemburkan bola api kearah iblis itu.
Karena kesal diserang oleh naga itu terus, iblis itu mengepakkan sayapnya dan terbang ke atas langit menuju naga hitam itu.
Naga hitam itu terus menyembur kearah iblis bertanduk itu, tapi iblis itu bisa menghindari semua serangan dengan sangat mudah, hingga akhirnya iblis itu berhasil berdiri diatas punggungnya.
Roarrrrr
naga itu meraung dan terbang dengan kecepatan tinggi sambil berputar-putar, naga hitam raksasa berusaha menurunkan iblis bertanduk dari punggungnya, akan tetapi iblis itu menempel seperti terkena lem, dia tak bisa dijauhkan dari punggungnya.
sambil berdiri diatas punggung naga, iblis bertanduk mengeluarkan bola energi yang begitu besar, ukurannya hampir sebesar ukuran naga raksasa itu, bola energi itu dia arahkan kepada punggung naga hitam raksasa.
Duarrrr
Karena ledakan yang dahsyat naga itu terjatuh hingga terluka parah, melihat naga miliknya terluka parah, Xiao Tian meminta Sunlong menguasai tubuhnya, dalam sekejap kekuatan dan kecepatan Xiao Tian meningkat.
Xiao Tian kini dikendalikan oleh Sun Long sepenuhnya, dengan senyum arogan Sun Long berkata. " beraninya iblis rendahan sepertimu membuatku turun tangan!"
Iblis itu melirik ke arah Xiao Tian yang dirasuki Sun Long, dengan wajah seramnya dia menatap mata Xiao Tian dengan pandangan menghina, dengan nada tinggi iblis itu berkata.
"Hahahaha, tak kusangka kau bisa terjebak di dalam tubuh manusia ya, Sun Long." ucap iblis itu
"Beraninya kau menatapku dengan pandangan seperti itu, kau harusnya takut, setelah sadar siapa yang sedang kau hadapi!" ucap Sun Long
Mendengar ucapan Sun Long, iblis itu kembali tertawa. "Hahahaha."
"Kau pikir dengan tubuh manusia itu kau bisa melukaiku?"
"berhenti bermimpi, posisimu tak menguntungkan disini." ucap iblis itu
Xiao Tian yang dikendalikan Sun Long, mengeluarkan banyak bola api dan berusaha mengenai iblis itu, tapi iblis itu dengan mudah menghindarinya.
"Hahaha." iblis itu tertawa
"berhenti bermain-main, kau pikir bisa melawanku hanya dengan kaki kecil itu, aku bisa terbang, dan kau tidak, perbedaan ini sangat merugikanmu." ucap iblis itu
Iblis bertanduk mengeluarkan banyak bola energi kecil ke arah tubuh Xiao Tian, Xuao Tian yang dirasuki Sun Long menepis semua serangan iblis itu, tapi serangan itu hanyalah umpan, ketika dia sibuk menepis semua serangan, iblis itu tiba-tiba ada di belakangnya dan memancarkan bola energe yang begitu kuat.
Duarrr
Tubuh Xiao Tian terlempar jauh karena terkena ledakan secara langsung, Huanran berusaha berdiri dengan tubuh si Gendut yang penuh luka, dia tak bisa mengeluarkan rohnya keluar dari tubuh si gendut karena, jika dia keluar dari tubuh si Gendut, maka tubuh si Gendut akan lenyap, ditambah lagi... jika iblis itu tahu kalau Huanran adalah roh, dia bisa di serap seperti roh jahat yang pernah diikat rantai emas.
Melihat si Gendut berusaha bangun, iblis itu menuju kearah si gendut. dia memukul tubuh si gendut dengan begitu keras.
Duakk duakk duak
Huanran merasakan sakit yang tubuh si gendut rasakan karena dia sedang merasukinya, Huanran berpikir.' Maaf mas Endut, aku tak bisa menjaga tubuhmu dengan baik.'
Huanran tak kuat menahan sakit hingga akhirnya dia pun tak sadarkan diri.
Melihat tubuh sahabatnya terluka parah, dan dipukuli tanpa ampum, Xiao Tian telah kembali sadar karena Sun Long telah dikalahkan, kini dia hanya bisa mengepal tangannya, karena merasa begitu depresi dia memalingkan wajahnya ke arah kiri agar tak melihat tubuh si Gendut yang sedang dipukuli meski sudah tak sadarkan diri.
Ketika di memalingkan wajah, dia dikejutkan oleh sesosok makhluk yang terlihat agak transparan, dengan lidah yang keluar seperti sedang meledek.
"Bweee."
Setelah dia perhatikan dengan benar sosok yang baru saja mengagetkannya adalah Dewa Petir, Xiao Tian menghela nafas karena baru saja merasa terkejut atas kemunculan tiba-tiba dewa petir, setelah dia tenang diapun berteriak.
"Dasar Dewa Sialan beraninya kau mengagetkanku!" teriak Xiao Tian
"Haih kau ini baru juga ditinggal beberapa hari, sudah mau mati saja, hobi kok cari mati, dasar orang aneh." ucap Dewa Petir sambil menghela nafas
"Dewa tampan tolonglah aku, rasuki aku, aku tak ingin mati disini."
Sambil mengorek telinganya Dewa Petir berkata. " bisa kau ulangi, aku tak bisa mendengarnya dengan jelas."
Xiao Tian berusaha bersabar dan mengucapkannya lagi.
"Dewa tampan tolonglah nyawaku."
"Maaf aku sedang sibuk, aku tak bisa membantumu." ucap dewa petir sambil tiduran
"Guru tolonglah aku." ucap Xiao Tian sambil menangis
"Ehm wani piro." ucap Dewa petir sambil mempertemukan jempol dan telunjuknya
(Note: maksudnya berani bayar berapa)
Karena kesal dengan tingkah Dewa petir, Xiao Tian pun berteriak. " Dasar Dewa sialan!"
"Tidak bisakah kau lihat situasinya?"
"Berhentilah bercanda!"
Dewa Petir menunjuk ke arah belakang Xiao Tian dan berkata,
"Kau ini berteriak terlalu keras, pacarmu sudah menjemputmu tuh."
Xiao Tian menoleh kebelakang dan dia melihat iblis itu tepat dibelakangnya, karena dia merasa ketakutan dia tak bisa mengontrol ucapannya dan berkata. "Hai sayang."
"Hahahahahaha." Dewa petir tertawa keras karena Xiao Tian mengatakan hal yang diluar perkiraan
"Sayang matamu!" bentak iblis itu
"Apa otakmu jadi rusak setelah kupukul terlalu keras?"
"Aku tak suka mainan rusak, jadi aku akan membunuhmu disini, dengan matinya dirimu, aku bisa menyerap roh Sun Long dan menjadi lebih kuat hahahaha." ucap iblis itu
"Tolong jangan sentuh aku, aku tak mau mati." ucap Xiao Tian
Saat iblis itu ingin melancarkan pukulannya, Dewa petir memasuki tubuh Xiao Tian, Dia mengambil alih pertarungan, dan dengan mudah menahan pukulan dari iblis itu.
"Apa yang...." ucap iblis itu yang heran akan hal yang baru saja terjadi
"Haih, dengan kekuatan seperti ini kau ingin memukulku?"
"Kalau hanya ini kekuatanmu, maka pulanglah dan menyusu kepada ibumu!" ucap Dewa petir sambil mengeluarkan gelombang kejut dari tubuh Xiao Tian
Disaat iblis itu masih terpental di udara, Dewa petir melamgkah maju dengan kecepatan tinggi, dan menendang tubuh iblis itu keatas hingga terlihat seperti terbang diatas udara.
"Hahaha kau melakukan kesalahan, aku pa kau lupa kalau aku bisa ter.." sebelum menyelesaikan kalimatnya Dewa petir yang merasuki tubuh Xiao Tian tiba tiba ada di atas udara, tepat di belakang punggung iblis itu, Dewa Petir memukul punggungnya dengan keras hingga terjatuh menghantam daratan.
Kretakkk
Hantaman dari serangan Dewa petir hampir saja menciptakan retakan dimensi.
Melihat kekuatan Xiao Tian yang tiba-tiba meningkat drastis, iblis itu pun berkata.
"Siapa kau sebenarnya?"
"Kenapa seorang manusia bisa memiliki kekuatan golongan hitam dan golongan puyih sekaligus?"
Lalu Dewa Petir menjawab.
"Kau tak perlu tahu siapa aku, yang pasti hari ini, aku adalah mimpi burukmu!"
Iblis itu sangat ketakutan dan berusaha lari,
dengan keringat yang mengalir diwajah dan rasa takut yang luar biasa, iblis itu berkata.
"Tolong ampuni aku, jangan bunuh aku."
"Aku memang tak akan membunuhmu, tapi kau akan tetap mati karena yang akan membunuhmu adalah..." ucap Dewa Petir
"Aku" ucap Xiao Tian dengan mata merah
Sebelum menyelesaikan ucapanya, Dewa petir bergantian dengan Sun Long untuk menyerap iblis itu.
dengan mata yang berubah warna itu Xiao Tian memancarkan aura iblis.
"Su.. Sun Long, kau..."
"Hentikan jangan mendekat, aku masih ingin hidup, tolong jangan menyerapku, aaa..."
sebelum menyelesaikan ucapannya iblis itu berhasil diserap oleh Sun Long dengan aura merah yang keluar dari tubuh Xiao Tian.
Dengan musnahnya iblis itu, para zombie kembali menjadi debu, Dewa petir kembali merasuki Xiao Tian, dia ingin menyembuhkan tubuh naga hitam dan si Gendut yang penuh luka.
Setelah menyembuhkan mereka Dewa petir mengembalikan kesadaran Xiao Tian.