Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 230 : Khasiat tersembunyi pil legendaris


Kaisar Langit menggigit jempolnya sehingga mengeluarkan setetes darah. Menempelkannya ke lantai ruangan lalu menciptakan sebuah lingkaran sihir berwarna merah menyala.


Setelah lingkaran sihir telah siap dibuat, Xiao Tian diperintahkan untuk duduk di tengah tengah lingkaran sihir tersebut sambil menunggu Kaisar Langit mengaktifkan lingkaran sihirnya.


"Apa kau sudah siap?" tanya Kaisar Langit sambil menatap Xiao Tian.


"Ya, aku sudah siap. Mulailah proses penghapusan segel sekarang," jawab Xiao Tian sambil menatap Kaisar Langit.


"Baiklah kalau begitu," ucap Kaisar Langit sambil menatap Xiao Tian.


Kaisar Langit menjentikkan kedua jarinya, lalu merapatkan kedua telapak tangan seperti seseorang yang sedang berdoa. Sepuluh jari jari tanganya diarahkan ke atas langit langit dengan kedua ibu jari yang sejajar dengan dadanya.


Dengan posisi telapak tangan yang masih dirapatkan, Kaisar Langit mengarahkan ujung ujung jarinya sehingga menunjuk ke arah Xiao Tian. Mendorongnya maju sehingga kedua lengannya benar benar lurus, dengan punggung tangan yang saling berlawanan arah.


Setelah meluruskan tangannya yang masih sejajar dengan dada, Kaisar Langit membuka telapak tangannya sehingga kedua telapak tangan tersebut menghadap ke arah Xiao Tian. Menggeser kedua lengannya kesamping hingga benar benar dalam posisi lurus, kemudian mengucapkan mantra di dalam hati agar tak bisa didengar oleh semua orang.


Matanya berubah memerah, kedua telapak tangannya pun berubah warna seperti warna lingkaran sihir tersebut. Sedangkan simbol simbol kuno di lingkaran sihir yang Xiao Tian duduki, mulai berputar putar mengelilingi tubuh Xiao Tian.


Putaran simbol simbol sihir semakin cepat setiap detiknya, hingga simbol simbol itu tak bisa dilihat dengan jelas lagi karena saking cepatnya putaran simbol tersebut.


Tak lama setelah itu, simbol sihir penyegel relik di punggung tangan kiri dan kedua telapak tamgan Xiao Tian mulai memudar.


Simbol relik yang terlihat di balik sihir penyegel itu pun mulai menghilang karena tidak sedang digunakan.


Tepat setelah semua segel telah menghilang, Kaisar Langit berhenti mengarahkan kedua telapak tangannya ke arah Xiao Tian. Dia menaruh kedua telapak tangannya ke samping kanan dan kiri pinggangnya. Bersamaan dengan itu, lingkaran sihir yang Xiao Tian duduki langsung lenyap tanpa sisa.


"Terimakasih karena membantuku mengembalikan kekuatan relik, yang mulia," ucap Xiao Tian sambil memberi hormat.


"Tak perlu berterimakasih, aku hanya menjalankan tugasku untuk melindungi calon Dewa Obat berikutnya," jawab Kaisar Langit dengan tampang seriusnya.


"Ca ... calon Dewa Obat?"


"Apa maksudmu?"


"Bukankah, guru telah kembali. Meskipun dia tak sadarkan diri saat ini, kalian pasti bisa membangkitkannya kembali kan?" tanya Xiao Tian dengan mata yang terbelalak.


"Sayangnya apa yang kau pikirkan tak sesuai dengan kenyataan. Dewa Obat belum bisa kami bangkitkan, perlu beberapa tahun lagi untuk membuatnya kembali tersadar.


"Meski begitu, dia tak akan sesakti dulu. Perlu ribuan tahun lamanya untuk mengembalikan kultivasinya agar bisa menyegel para Kaisar iblis yang mulai terbebas satu persatu.


Jumlah kaisar iblis yang telah terbebas saat ini adalah 6 kaisar iblis."


"Dan masih akan terus bertambah jika kita tak segera bertindak. Dunia ini terlalu luas untuk kau jelajahi, makanya kami tak bisa menyalahkanmu atas bangkitnya para kaisar iblis."


"Aku hanya sedikit merasa kecewa kepadamu karena melepaskan Sunlong yang menjadi satu satunya batu loncatanmu untuk meningkatkan kultivasi secepat mungkin."


"Karena keputusanmu itu, kau perlu waktu lama untuk berkultivasi. Sehingga kultivasimu tak kunjung naik sejak dia pergi. Setidaknya ada sisi baik sejak kau lulus dalam ujian alam roh," ketika Kaisar Langit belum menyelesaikan kalimatnya, Xiao Tian berkata, "Apa itu?"


"Simbol itu membantumu mengembalikan energi qi dan kekuatan roh secara instan sehingga tak perlu menelan pil sedikitpun."


"Karena simbol itu pula, kau bisa menggunakan teknik seribu langkah cahaya tanpa pingsan sedetikpun. Sebelumnya kau bisa tertidur seharian penuh karena mengaktifkan teknik tersebut. Itu memang wajar, teknik itu memang menguras energi kekuatan roh penggunanya begitu banyak.


Tapi berkat simbol tikus yang langsung mengembalikan kekuatan rohmu dalam hitungan detik, kau jadi bisa menjaga kesadaranmu hingga sekarang."


Setelah mendengar penjelasan Kaisar Langit, Xiao Tian baru mengingat eksistensi simbol di punggung kakinya. Dia baru menyadari bahwa teknik seribu langkah cahaya benar benar tak memberikan efek sedikitpun pada tubuhnya yang sekarang.


Ketika Xiao Tian masih merasa terkejut dengan efek simbol roh tikus suci, Kaisar Langit memberi Xiao Tian sebuah pil biru yang sama persis seperti pil yang pernah Dewa obat berikan kepadanya.


"Pil ini?"


"Darimana kau mendapatkan pil ini?" tanya Xiao Tian dengan mata yang terbelalak.


"Itu adalah pil yang Dewa Obat berikan padaku, sebelum dia mengorbankan dirinya untuk menciptakan puluhan relik demi menyegel para Kaisar iblis yang memberontak," jawab Kaisar Langit sambil menatap Xiao Tian.


"Kenapa kau memberikannya?" tanya Xiao Tian dengan dahi yang dikerutkan.


"Pil itu memang diciptakan khusus untukmu, Dewa Obat menciptakan pil tersebut sebelum menciptakan puluhan relik dan menitipkannya padaku untuk diberikan kepadamu suatu hari nanti."


"Pil biru itu akan memberikan efek pada tubuhmu setelah kau menelan seribu buah pil biru. Berdasarkan keterangan Dewa Obat, kau telah menelan sembilan ratus sembilan puluh sembilan pil biru ketika masih berada dalam bimbingannya. Meski kau telah bereinkarnasi pil tersebut akan tetap memberi efek karena terikat dengan rohmu. Aku tak tahu apa efek dari pil tersebut, tapi dia menyuruhku memberikan pil itu kepadamu setelah kau telah mengetahui identitas asli gurumu di waktu kecil itu," jelas Kaisar Langit sambil menatap Xiao Tian.


"Begitu ya, kalau begitu aku akan menelannya sekarang juga. Terimakasih karena telah menyampaikan peninggalan terakhir guruku," ucap Xiao Tian sambil memberi hormat.


"Sama - sama." setelah Kaisar Langit selesai berbicara, Xiao Tian langsung menelan pil itu secara utuh. Tepat ketika pilnya telah melewati tenggorokan, aura dewa yang begitu kuat muncul dari tubuh Xiao Tian. Diikuti oleh munculnya aura biru dan iris mata yang juga ikut berubah membiru. Bersamaan dengan itu kultivasinya terus melonjak tajam hingga menembus tingkat pendekar alam ilusi.


Tak lama setelah itu, sebuah roh beladiri tingkat 15 berbentuk ular hitam dan putih yang saling melilit satu sama lain.


"Ini ... ?"


"Mustahil, apa dia baru saja membangkitkan roh beladiri tingkat tinggi?"


"Roh tingkat lima belas yang seharusnya menjadi legenda saat ini muncul kembali setelah puluhan ribu tahun lamanya tak pernah menampakkan diri di seluruh alam semesta," ucap Dewa Petir dengan mata yang terbelalak.


"Ini?"


"Bukankah seharusnya dia tak memiliki roh beladiri?"


"Pil macam apa yang Dewa Obat berikan padaku sebenarnya?"


"Aku tak tahu kalau sebuah pil yang terlihat tak berguna dan selalu kuremehkan sejak dulu, ternyata menyimpan sebuah eksistensi roh beladiri legendaris yang selama ini di cari oleh para Dewa."


"Jika kebenaran dari roh beladiri ular Yin dan Yang terbongkar, dunia peri dan alam Dewa akan diguncang oleh rasa iri," pikir Kaisar Langit dengan mata yang terbelalak.