
"Tuan Hei Bai Wuchang, memasuki ruangan!" suara para petugas akhirat menggema di seluruh ruangan. Menyambut kedatangan dua pasang pria yang menuntun langkah kaki Xiao Tian.
Di sebelah kanan dan kiri nampak kerumunan makhluk alam neraka yang berasal dari berbagai macam ras. Naga, iblis bertanduk satu, iblis bermata tiga, dan berbagai jenis penghuni neraka yang rata rata berperawakan hampir menyerupai seorang manusia. Hanya saja sebagian besar dari mereka memiliki lengan yang lebih banyak, dan juga jumlah mata yang bervariasi.
Di antara kerumunan yang bersebrangan di jalan yang dilalui oleh Xiao Tian itu, nampak beberapa ras Dewa yang kebanyakan dari mereka memiliki kultivasi roh yang cukup tinggi. Dan kebanyakan di antara ras Dewa itu, berasal dari suku Dewa Obat.
Mereka terjebak di alam neraka karena menolak untuk direinkarnasikan tanpa sebuah ingatan.
Meski ras semua penghuni alam neraka nampak berbeda, pakaian dan senjata di punggung mereka nampak sama. Yaitu pakaian serba hitam dengan tudung hitam di atasnya dan sebuah sabit panjang yang menempel di belakang punggung semua orang.
"Kenapa semua orang berpakaian sama persis?" Xiao Tian menengok ke kanan dan ke kiri sembari melangkah maju mengikuti Hei Bai Wuchang.
"Itu adalah seragam resmi seorang Dewa kematian, kau juga akan mengenakannya setelah ini." Hei Bai Wuchang membalas secara bergantian, sembari melangkah perlahan tanpa henti.
" ... " Xiao Tian merasa tak nyaman saat kebanyakan orang memandanginya dengan tatapan remeh. Semua karena kultivasi rohnya yang benar benar rendah. Hanya orang orang dari suku Dewa Obat saja yang menaruh harapan tinggi terhadapnya, dan alasannya tidak lain karena mereka sempat melihat langsung keributan yang Xiao Tian lakukan di gerbang alam baka.
Hidup kembali dengan ingatan yang lengkap, merupakan impian semua orang, maka dari itu jumlah dari peserta turnamen kematian tidaklah sedikit. Menjadikan Xiao Tian yang awalnya yakin perlahan meragukan kemampuannya. Dengan pikiran pesimis, Xiao Tian terus melangkah maju hingga akhirnya tak sengaja menabrak punggung orang orang yang menuntun langkahnya sejak tadi.
"Apa kau baru saja melamun?"
"Kita sudah sampai, cepat melangkah ke samping kananku dan beri salam kepada raja neraka!" Bai Wuchang menatap dingin.
Xiao Tian segera melangkah, lalu memberi salam penghormatan.
"Siapa namamu!" Xiao Tian masih menunduk saat sang raja neraka mengangkat suara untuk pertama kalinya.
"Nama saya Xiao Tian, saya berasal dari alam fana. Tujuan saya kemari untuk mendapat kesempatan hidup kembali dengan ingatan dan kultivasi yang lengkap."
"Aku tak menanyakan tujuanmu, karena tujuan semua orang itu sama. Termasuk diriku!"
"Dengan mengklaim ingin hidup dengan fisik dan ingatan lengkap, sama saja kau ingin merebut posisiku. Apa kau paham akan hal itu, Manusia!?"
Raja neraka memandangi Xiao Tian dengan penuh emosi. Dia begitu kesal karena mendeteksi betapa lemahnya kultivasi roh manusia yang sedang dia pandang saat ini. Dia menekan mental semua orang hanya dengan tatapannya, tapi Xiao Tian tak bereaksi karena simbol roh naga suci yang melindungi mentalnya.
Ketika melihat dahi Xiao Tian yang bersinar menunjukkan simbol roh naga, Raja neraka segera bangkit dan berkata, "Apa yang dilakukan penerima berkat roh suci di alam neraka!"
"Be ... berkat roh suci!?" semua orang terkejut bukan main saat mendengar ucapan Raja Neraka. Terlebih saat menyadari bahwa hanya Xiao Tian yang mampu berdiri tegak dibawah tekanan roh yang dipancarkan oleh raja neraka lapisan pertama.
'Seperti yang kuduga, ada hal aneh pada roh manusia ini. Nampaknya turnamen kematian yang tak pernah selesai, akan segera diakhiri oleh seorang pendatang baru.' Hei dan Bai Wuchang memikirkan hal yang sama.
Setelah makhluk jahat dihancurkan secara penuh di alam fana, rohnya akan terlahir kembali ke alam neraka. Dan tugas para Dewa kematian ialah berlomba lomba menundukkan roh roh jahat itu untuk diseret ke alam bawah yang dilindungi oleh segel Dewa kuno. Segel yang sempat dilepaskan dan sempat melepaskan raja neraka yang paling dalam. Raja neraka ke tujuh yang sempat menebar terror ke alam fana hingga memusnahkan sebagian besar kehidupan di sana. Raja neraka yang menjadi penguasa alam neraka terdalam yang terhubung paling dekat dengan alam fana. Dewa iblis, Mo Wang.
"Grrrrr ... , Aku mencium bau seseorang dari alam fana. Baunya tak bisa kulupakan karena terdapat jejak simbol para roh suci. Manusia yang bekerja sama menunda kebebasanku!"
"Xiao Tian!" Dewa Iblis Mo Wang mengamuk memancarkan aura kematian di sekitarnya. Dia mengamuk karena teringat kebebasannya yang kembali tertunda karena segel kuno gerbang alam bawah yang kembali diperkuat. Padahal dia sudah berjuang selama ribuan tahun untuk melemahkan segel tersebut.
Sementara itu di alam fana, Su Yan dan yang lainnya memutuskan untuk membaur di kerajaan Api sembari mencari tahu cara untuk mendapatkan kembali kultivasi mereka. Dan mencari tahu siapa yang memiliki metode array untuk melenyapkan segel jiwa yang mengancam hidup dari Su Yan dan sisi lainnya.
"Tak dikenali di kerajaan sendiri, benar benar memuakkan," Su Yan mengeluh saat sedang bekerja di proyek pembangunan rumah demi untuk melancarkan penyamaran. Dia ditemani oleh White dragon dan Sunlong yang juga sedang berada di atas atap bangunan setengah jadi.
"Berhenti mengeluh, meski kau pernah menjadi seorang pangeran ... kau hanyalah seorang anak angkatnya, terlebih ras serigala suci sepertimu terhubung dengan ras para Dewa, jadi wajar jika ayah angkatmu melupakanmu," Sunlong mengomel dengan kesal. Sementara Evil Su Yan hanya diam dan memandang sinis. Dia tak suka karena Su Yan masih saja menganggap raja kerajaan Api sebagai ayahnya, padahal sudah diberi tahu bahwa ras serigala suci telah dibantai oleh orang orangnya di masa lalu.
Disaat para pria sibuk bekerja, Dewa petir nampak menikmati hidup dengan Black Dragon dalam wujud manusianya. Dia bertingkah layaknya anak anak dan bersenang senang ke sana kemari untuk mencoba berbagai makanan. Dan terkadang mencari kesempatan untuk memeluk Black Dragon yang kecantikannya masih dapat terlihat meski sedang menggunakan topeng penyamaran.