Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 545 : Sosok dari balik pintu dimensi


Xiao Tian dituntun oleh ras iblis merah bertanduk. Melewati pintu pintu besar yang memancarkan aura kematian. Hawa keberadaan makhluk jahat pun tak dapat ditutupi keberadaannya. Mereka semua berada di balik pintu pintu besar itu.


Satu demi satu pintu raksasa, Xiao Tian lewati. Tanpa bertanya kemana iblis merah itu akan membawa pergi dirinya. Hanya satu hal yang Xiao Tian sadari saat itu, semakin jauh dia berjalan mengikuti, semakin kuat pula tekanan roh dari sosok sosok yang berada di dalam pintu raksasa.


Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya sang iblis merah menghentikan langkahnya. Lalu berjalan mendekati sebuah pintu raksasa berselimut asap merah. Pintu dengan ukiran kuno, dan enkripsi rumit yang baru pertama kali Xiao Tian lihat.


"Di dalam pintu ini terdapat makhluk jahat yang telah dimusnahkan dari alam fana, tugasmu ialah menundukkan dan mengirim mereka ke dalan segel alam bawah."


"Jika sudah mengerti ... maka masuklah!" Iblis merah menempelkan telapak tangan kanannya. Nampak jelas dia merapalkan sesuatu, saat sedang menyentuh pintu itu. Tak lama setelah rapalannya selesai, portal besar menuju dunia dalam pintu itu pun perlahan muncul di hadapan keduanya.


"Sebelum aku masuk, apa ada hal lain yang harus ku ketahui?" Xiao Tian mencoba memastikan. Sementara iblis merah hanya tersenyum sembari menyembunyikan niat jahatnya.


"Ingat! sekali kau masuk, kau tak bisa keluar sebelum menundukkan semua penghuni alam di dalam pintu," Iblis merah bertanduk dua tersenyum jahat.


"Jika kau ragu akan kemampuanmu, maka kusarankan untuk mundur saat ini juga. Setidaknya rohmu tak akan hancur karena harus berurusan dengan makhluk jahat di balik pintu ini."


Iblis merah bertanduk dua kembali tersenyum remeh.


"Maaf saja, aku tak akan mundur semudah itu!" tegas Xiao Tian tanpa ragu.


Melihat Xiao Tian tak menunjukkan keraguan, iblis merah bertanduk dua itu mendecih dengan kesal. Sembari menunjukkan perasaan terpaksa, iblis tersebut segera membuka pintu dimensi yang terhubung dengan dimensi makhluk mati.


'Seharusnya dia dapat merasakan aura mengancam makhluk tingkat bencana di balik pintu dimensi kan?'


'Apa apaan ketenangan dan kepercayaan dirinya itu?'


'Dasar manusia yang tak tahu batasan diri!' Iblis merah bertanduk dua melangkah mendekati pintu raksasa yang diselimuti asap merah. Menyatukan ke empat telapak tangannya sejenak, kemudian menarik keluar empat buah sabit yang menggantung di belakang punggungnya.


"Dimension slash!" Iblis itu menebaskan sabitnya sebanyak satu kali per sabitnya. Dengan arah tebasan yang berbeda setiap sabitnya. Kanan ke kiri, atas ke bawah, menyilang kanan atas ke kiri bawah, dan menyilang kiri atas menuju ke kanan bawah.


Setiap tebasan meninggakan celah dimensi, dengan wujud retakan yang serupa dengan bentuk bintang enam.


"Aku hanya bisa membukakan retakan satu arah yang berfungsi untuk masuk ke dimensi di balik pintu. Ingat, kau tak akan dapat kembali sebelum menundukkan semua makhluk di balik pintu. Soal cara menundukkan mereka, kau sudah tahu kan?" tanya sang iblis merah merendahkan.


"Aku tak punya senjata saat ini," Xiao Tian menyodorkan tangannya sembari tersenyum lepas.


"Cih! Ambil ini!"


"Tapi ingatlah untuk mengembalikannya nanti!" iblis merah itu memberikan salah satu sabitnya dengan tampang agak kesal. Sementara Xiao Tian menerimanya dengan senyuman.


'Cih! sepertinya aku harus meminta sabit baru!' pikir sang iblis merah saat Xiao Tian perlahan melangkah melewatinya.


Woooshh!!


Xiao Tian melangkah masuk ke dalam portal, mengikuti anjuran Wu Kong yang kerap kali berbisik kepadanya bahwa semuanya akan baik baik saja.


Pemandangan di dalam dimensi makhluk mati, nampak jelas dipenuhi aura kematian. Tak ada hal baik yang dapat Xiao Tian rasakan sejak berhasil masuk ke dalam dimensi tersebut.


Aroma kematian dan asap merah yang mencekam menyelimuti jiwa Xiao Tian. Berusaha mengguncang mentalnya, namun simbol roh naga terus menghalangi pengaruh keduanya. Hingga berhasil membuat Xiao Tian tak merasa apapun kecuali perasaan sedikit kurang nyaman.


Asal perasaan kurang nyaman Xiao Tian bukan berasal dari asap merah ataupun aroma kematian, melainkan berasal dari aura keberadaan yang terasa tak asing. Keberadaan itu ialah ...


"Para Kaisar iblis!"


Xiao Tian terkejut saat menyadari, keberadaan sembilan puluh sembilan roh kaisar iblis yang nampak lebih kuat dari terakhir kali dia temui.


"Manusia!" para Kaisar iblis yang belum pernah bertemu langsung dengan Xiao Tian, memusatkan perhatian mereka kepadanya. Sementara para kaisar iblis yang pernah berjumpa dengannya, hanya menyeringai senang karena bertemu dengan musuh lama.


"Wah wah wah, lihatlah siapa yang ada di sini!"


"Bukankah ini, maharaja Xiao Tian yang katanya hebat?" Para Kaisar iblis yang mengenal Xiao Tian menggemakan suara mereka.


'Apanya yang baik baik saja, bukankah mereka semua Kaisar iblis yang merepotkan!?' Xiao Tian nampak ragu sejenak sembari menelan ludah karena merasa terpojok.


"Apa ini benar benar pintu dimensi untuk seorang pemula?" Xiao Tian meneteskan keringat dingin karena merasakan tekanan dari jiwa para kaisar iblis.