
Karena telah berhasil meniadakan serangan beberapa kaisar iblis yang merasa terancam akan keberadaannya, kini Xiao Tian benar benar diincar oleh 98 Kaisar iblis di dalam dimensi kematian. Agar bisa keluar dari situasi yang buruk tersebut, Xiao Tian menuruti bimbingan Wu Kong untuk memanggil pedang Draconic aurora.
Meski ragu akan perintah Wu Kong, Xiao Tian tetap melaksanakannya, semua dia lakukan karena memang tak ada jalan lain lagi.
Wooshh!!!!! Pedang Draconic Aurora tak kunjung muncul di hadapan Xiao Tian seperti sebelumnya, hanya saja terjadi hal aneh pada kedua bilah sabit di tangan Xiao Tian. Sabit Dewa kematian yang telah disatukan itu, tiba tiba saja menghembuskan angin kencang yang mendorong jauh para Kaisar iblis dari lokasi Xiao Tian berdiri. Tak hanya itu, sabit tersebut juga mengeluarkan asap merah yang berputar mengelilingi seluruh fisik sabit tersebut.
Kabut merah di sekitar Xiao Tian yang sebelumnya menghalangi pandangan Xiao Tian, kini lenyap akibat hembusan angin sebelumnya. Meskipun kabut tersebut masih terlihat cukup tebal di area yang tak terkena dampak
hembusan anginnya.
Sementara itu, asap merah yang tiba tiba saja keluar menyelimuti sabitnya, melahap secara perlahan sabit sabit tersebut hingga membuatnya berwarna merah pekat karena telah terselimuti asap dengan sempurna. Kemudian
perlahan merubah bentuk sabit sabit yang telah menyatu itu, menjadi bentuk yang tak sesederhana seperti sebelumnya.
Pegangan sabitnya berukir tubuh dua ekor naga yang melingkar secara berlawanan, dengan ujung kepala yang selaras terhadap bagian tajam di ujung yang berbeda. Sedangkan setiap bagian tajam tersebut, masih berbentuk
melengkung layaknya bilah sabit, hanya saja kini bagian yang runcingnya lebih dari satu di setiap sisinya. Karena senjatanya disatukan, bentuknya masih terlihat seperti huruf S. Namun dengan bagian besi yang nampak bergerigi di setiap ujungnya.
Ketika sabitnya selesai berevolusi, punggung tangan kanan Xiao Tian yang memegang sabitnya nampak memunculkan dua buah simbol yang nampak takasing. Simbol tersebut ialah simbol mentari dan bulan yang biasanya terpasang jelas di pedang draconic aurora.
"Sabitnya ... ," gumam Xiao Tian dengan terkejut.
"Berevolusi!" ucap para Kaisar iblis dengan
"Status!" Xiao Tian mencoba mengecek spesifikasi senjatanya, kemudian terkejut bukan main saat tahu bahwa sabit tersebut memiliki efek khusus yang jauh lebih baik dari pedang Draconic Aurora, Dimana kedua bilahnya dapat digunakan untuk menebas apapun tanpa terkecuali dan tak bisa dihancurkan oleh senjata manupun termasuk pedang sejenis pedang Draconic Aurora. Tak hanya itu, sabit yang telah berevolusi tersebut juga memiliki kemampuan untuk menyerap energi dari apapun yang ditebasnya kemudian menyalurkannya ke tubuh pengguna untuk disalurkan.
'Ini jauh lebih baik dari pada Demon Eater, kalau kecepatan penyerapannya segila teknik Demon Eater. Sayangnya penyerapan energi senjata ini berjalan lambat sehingga tak mungkin menghisap habis eksistensi para roh
kaisar iblis itu.' pikir Xiao Tian sembari melihat status para Kaisar iblis yang kini telah berada di jarak yang cukup jauh darinya dan tak bisa mendekat karena tekanan angin yang melebar membulat diselimuti oleh kekuatan suci berwarna keemasan yang sejak awal terpancar keluar dari setiap ujung sabitnya.
"Divine power, seharusnya kekuatan itu hanya bisa digunakan oleh ras Dewa yang telah mencapai tingkatan makhluk alam suci. Ini semua pasti gara gara berkat dari kedua belas roh suci yang telah mengakui dirinya." Kaisar iblis Jian nampak sangat kesal karena tak dapat mendekat satu inci pun melewati pelindung angin yang menarik batas terhadap semua kaisar iblis sehingga membuatnya berada di posisi teraman.
"Angin yang menarik batas atas dirimu dan para Kaisar iblis, hanya bisa bertahan sampai sepuluh menit saja. Oleh karena itu, cobalah untuk mengendalikan dan memahami senjata yang ada di tanganmu dengan informasi
yang kau dapatkan melalui relik tipe jiwa yang kau sebut dengan relik batu hitam. Setelah memahami senjatamu, kuncilah target yang memiliki spesialis terhadap elemen murni. Gunakan senjatamu untuk memperlemah dan mengunci gerakan mereka, kemudian lahap para kaisar iblisitu satu demi satu dengan teknik Demon Eater-mu!" Wu Kong menjelaskan melalui telepati.
"Aku mengerti!" Xiao Tian terlihat jauh lebih percaya diri saat ini. "Api, Air, Tanah, Angin, kegelapan, ... " Xiao Tian mengecek atribut para Kaisar iblis yang dapat dia lihat dari kejauhan satu demi satu. "Meski tak sebanyak pengguna kekuatan non elemen, setidaknya mereka semua cukup untuk menaikkan kultivasi rohku ke tingkat yang lebih tinggi." XiaoTian menyeringai tajam setelah bergumam dengan pelan.
Sementara itu di luar pintu, iblis merah bertanduk dua dan bertangan empat nampak sedang berjaga dengan harapan mendapat kabar kehancuran roh Xiao Tiansegera mungkin agar dapat menarik kembali sabit Dewa kematian yang telah dia pinjamkan kepadannya. Sayangny harapan iblis malang tersebut tak terjadi semulus perkiraannya. Dimana dirinya malah kehilangan koneksi terhadap senjata Dewanya sendiri, kemudian menyadari bahwa salah satu dari sosok jahat dibalik pintu dimensi yang Xiao Tian masuki malah berkurang satu secara misterius.
"Aneh sekali, bukankah seharusnya belum ada mahluk yang dimasukkan ke dalam gerbang alam bawah? Bagaimana bisa aku merasakan hilangnya salah satu sosok jahat di balik pintu ini?" gumam iblis merah sembari melirik ke arah pintu raksasa yang mengeluarkan asap merah yang mencekam.
"Lupakan soal itu! aku juga kehilangan koneksi terhadap dua buah sabit Dewa kematianku! Sebenarnya apa yang dilakukan manusia tanpa kultivasi roh itu untuk mendapatkan pengakuan dari senjata Dewaku!Padahal seharusnya senjata Dewa kematian kan tak bisa digunakan oleh dewa lain selain pengguna yang sudah diakuinya! ini benar benar tak masuk akal!" Iblis merah nampak sangat kesal namun tak berdaya karena pintu dimensi tak dapat
dimasuki sebelum orang yang terakhir memasukinya tewas atau keluar karena telah menyelesaikan tugasnya.