Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 479 : Menjadi target pertama


Saat baru mendengar suara Taiwu yang berbicara seakan dirinya adalah seorang Kaisar, Xiao Tian pun yakin bahwa dia telah dikuasai Kaisar iblis Jian secara penuh.


Karena merasa khawatir dia pun langsung melangkah masuk mendahului semuanya. Naga hitam dan teman teman yang lainnya pun ikut melangkah masuk ke dalam ruang bawah tanah tersebut dengan langkah yang cukup cepat.


Tap tap tap tap


Saat telah mencapai ujung tangga, Xiao Tian pun langsung berlari sekencang mungkin di ruangan sempit yang hanya terlihat seperti sebuah jalan lurus menuju kedepan saja. tak ada jalan di sebelah kanan maupun kiri. Hanya ada jalan lurus setelah tangga yang menurun. Xiao Tian menggunakan seribu langkah cahaya untuk mempercepat langkahnya, sementara teman temannya yang tak memiliki teknik tersebut tertinggal cukup jauh meski berlari sekuat tenaga mereka.


Walaupun sudah berlari cukup kencang untuk mendekati Taiwu, anehnya xiao Tian belum juga menemukan ujung ruangannya. Sadar bahwa ada hal aneh, Xiao Tian pun berhenti melangkah. Dan terputus dari pengaruh ilusi karena telah menyadarinya.


Ketika berhasil keluar dari jebakan ilusi, Xiao Tian tersadar tepat di bawah ujung tangga, sedangkan Su Yan dan yang lainnya masih terdiam kaku di belakangnya. Ketika melihat teman temannya masih dalam pengaruh ilusi, Xiao Tian langsung menyadarkan mereka dengan mengeluarkan sebuah gelombang kejut.


"Sadarlah!" ucap Xiao Tian sambil mengeluarkan gelombang kejut.


Seketika semua tersadar dan berkata, "Tuan Xiao Tian?"


"Bukankah kau tadi telah mendahului kali?" tanya naga hitam dalam bentuk manusianya.


"Apakah kita telah terjebak sebuah jebakan ilusi?" tanya Kaibo versi dewasa.


"Kenapa kau berkata begitu?" tanya Jingmi versi Dewasa.


"Apakah kau tak melihat dimana kaki kita sedang menginjak saat ini?" tanya Kaibo sambil menghela napas.


"Ah ... ," semua orang menyadari bahwa ternyata mereka masih di atas tangga dan belum menyentuh ujung tangga sekalipun.


Disaat semua orang telah sadar bahwa mereka benar benar telah terkena ilusi, pintu menuju jalan keluar tiba tiba saja tertutup. Semua obor penerang ruangan pun mati secara tiba tiba. Dan seketika ruangan pun menjadi gelap gulita.


Tak lama setelah itu, terdengar suara langkah kaki dari kejauhan. Xiao Tian mengaktifkan simbol A_jing nya untuk melacak jumlah serta makhluk macam apa yang sedang melangkah mendekat. Sebenarnya dari aura yang terasa saja, Xiao Tian dapat menebak siapa dan berapa jumlah mereka. Alasan Xiao Tian mengaktifkan simbol roh A_jing suci tidak lain hanyalah untuk memastikan hal tersebut.


"Aura ini seperti aura para siluman rubah merah, tapi entah mengapa auranya jauh lebih kuat dibandingkan dengan terakhir kali aku bertemu dengan mereka. Aroma iblis yang menyatu dengan mereka juga cukup menggangguku. Lebih baik aku memastikan hal ini menggunakan simbol roh A_jing suci ku," pikir Xiao Tian sambil mengaktifkan simbol roh A_jing suci nya.


Sebuah lingkaran sihir yang terpotong oleh sempitnya ruangan, muncul tepat di bawah kaki Xiao Tian. Dan ternyata semua langkah kaki tersebut memang berasal dari para siluman rubah merah.


Namun mata mereka tak seperti biasanya. tak berwarna kuning layaknya mata seekor rubah. Mata mereka semua terlihat merah menyala semua. Dan aura iblis juga terpancar dari tubuh mereka.


Tap tap tap tap, para siluman rubah merah menghentikan langkah mereka setelah melihat Xiao Tian menatap ke arah mereka tanpa berkedip sedikitpun.


"Seperti yang diharapkan dari seorang yang mulia maharaja Xiao Tian. Tak hanya dapat terbebas dari teknik ilusi tingkat tinggi, kau bahkan bisa melihat kami tanpa bantuan mata iblismu," ucap raja siluman rubah merah dengan senyum diwajahnya.


"Berhenti berpura pura menjadi salah satu bawahanku, Kaisar iblis Jian" ucap Xiao Tian sambil mengeluarkan pedang Draconic auroranya.


"Hahahahahahah!" tawa para siluman rubah merah melihat Xiao Tian mencoba menyerang mereka.


"Nak, apakah kau tahu. Aku pernah setara dengan para Dewa sebelumnya. Dan sekarang kekuatanku jauh lebih kuat dari sebelumnya. Kau tahu kenapa?"


"Karena Dewa Erlang, telah menjadi salah satu kami. Dia juga dirasuki oleh DNA - ku!"


Disaat kekuatannya baru mencapai puncak pendekar alam Dewa, Xiao langsung menebas tangan kanan Raja siluman rubah merah sambil menghentikan langkahnya disaat berhasil melancarkan serangannya.


"Pecundang lemah sepertimu, tak layak membicarakan soal kekuatan," ucap Xiao Tian sambil memegang erat pedangnya. Dia berada tepat di belakang punggung raja siluman rubah dan sedang menatap para bawahannya.


"Pecundang lemah, katamu?" ucap raja siluman rubah merah dengan tangan yang kembali beregenerasi.


"Akan kutunjukkan siapa pecundang lemahnya disini," ucap Raja siluman rubah merah sambil berencana untuk memukul Xiao Tian sekeras mungkin.


Raja siluman rubah merah langsung melancarkan pukulan penuhnya, akan tetapi Xiao Tian menerimanya tanpa menahannya. Dan yang paling mengejutkannya adalah ...


"Apa kau sedang memukulku?" ucap Xiao Tian saat pukulan mendarat ke pipi kanannya.


"A ... apa?"


"Bagaimana bisa?"


"Aku sedang menggunakan kekuatan seorang pendekar alam Dewa lapisan puncak loh. Kenapa kau berkata seakan tak menerima dampak sedikitpun?" ucap Raja siluman rubah merah dengan tampang panik.


"Kau boleh menelan pengaruh DNA iblisnya sekarang," ucap Xiao Tian melalui telepati sambil melirik ke arah pedang draconic auroranya.


Seketika mata merah dari naga di ukiran patung yang terletak di ujung gagang pedang Draconic Aurora menyala.


Dan asap hitam pun keluar dari tubuh raja siluman rubah merah. Seperti biasa, asap tersebut terhisap masuk kedalam pedang. Bersamaan dengan terhisapnya asap tersebut, kesadaran dari Kaisar iblis Jian mulai lenyap dari tubuh raja siluman rubah merah.


"Ti ... tidak. Bagaimana ini bisa terjadi?"


"Kenapa kesadaranku seakan akan sedang direnggut?"


"Apa yang telah kau lakukan padaku!" bentak raja siluman rubah merah yang masih dalam kendali Kaisar iblis Jian.


Dia mencoba untuk memukul Xiao Tian.


Namun Xiao Tian tak menerimanya lagi, dia malah mengabaikannya dengan melesat maju untuk menebas semua siluman rubah merah untuk menyadarkan mereka. Karena Xiao Tian telah sekuat dan secepat Kaisar Langit, gerakannya tak dapat diikuti oleh Kaisar iblis Jian. Sehingga semua siluman rubah merah berhasil dia tebas tangan kanannya. Dan itu dia lakukan hanya dalam hitungan detik.


Srattt, tangan kanan para bawahan raja siluman rubah merah terputus secara bersamaan. Dan tepat disaat Xiao Tian muncul membelakangi punggung semua siluman, dia langsung berkata, "Telan habis semua DNA iblisnya secepat mungkin,"


Seketika asap hitam keluar dari mulut, lubang hidung, serta lubang telinga para siluman rubah merah dan langsung terhisap masuk kedalam pedang Draconic Aurora.


### Daratan siluman


Kaisar iblis Jian memutuskan untuk menggunakan tubuh Dewa Erlang untuk dijadikan sebagai tubuh utamanya. Semua karena tubuh itu merupakan tubuh paling kuat di antara tubuh tubuh korban yang lainnya.


Disaat semua kesadaran lainnya terhapus satu persatu, Kaisar iblis Jian semakin murka. Dan memutuskan untuk menyerang Xiao Tian terlebih dahulu. Kera Tumpey yang tadinya tak memiliki minat untuk mencari ribut di daratan manusia, namun setelah Kaisar iblis Jian membocorkan bahwa Wu Kong juga ada di tempat itu maka dia pun langsung setuju.


"Awalnya targetku hanyalah langit. Tapi karena kau menghalangiku, maka inilah akibatnya. Maharaja Xiao Tian!" ucap Kaisar iblis Jian sambil memasang tampang kesal.