
Iblis ular telah menyamar menjadi pelayan pribadi Su Yan, dia berencana menyusup ke kerajaan sambil mencari informasi dengan menelan para korbanya, saat ini setelah menyamar menjadi pelayan pribadi Su Yan, iblis itu berencana menelan Su Yan hidup-hidup.
Namun ada hal aneh yang terjadi, sejak Su Yan memegang tangannya iblis itu tak dapat berubah ke wujud ularnya, dia terjebak dalam wujud manusia, tak hanya itu, kekuatannya juga menghilang, kini dia hanya memiliki kekuatan manusia biasa, hingga tak bisa melepaskan genggaman tangan Su Yan.
Karena merasa ada yang aneh, iblis itu mencoba meminta Su Yan melepaskan tangannya.
"Tuan Su Yan, bisakah anda lepaskan tanganku?"
"Kenapa kau begitu malu?"
"Terakhir kali kan kau mau menciumku, kalau saja si gendut tak mengganggu, kita pasti sudah melakukan hal itu." ucap Su Yan
"Sialan, dasar pria mesum, kenapa tangannya begitu sulit dilepas." pikir iblis itu sambil mencoba melepaskan tangannya
Karena merasa gadis cantik di depannya mencoba melepaskan diri, Su Yan menariknya hingga jatuh kepelukannya.
Brukkk
Iblis itu jatuh kepelukan Su Yan, menindih tubuh Su Yan yang masih terbaring di tempat tidur, tangan kanan Su Yan masih memegang tangan kiri iblis itu, iblis itu mencoba melepaskan diri dari pelukan Su Yan, dia mencoba berdiri agar lepas dari posisi yang memalukan itu, dia mencoba menjauhkan wajahnya yang masih menempel di dada Su Yan. Sayangnya sebelum dia berhasil menjauhkan tubuhnya, Su Yan menarik punggungnya, hingga membuat iblis itu terjatuh ke posisi yang lebih memalukan, karena tarikan Su Yan tak sengaja iblis itu menempelkan bibirnya ke bibir Su Yan.
"Sial, ciuman pertamaku di ambil oleh seorang manusia, menyebalkan." pikir iblis itu dengan wajah kesal
Iblis itu mencoba melepaskan diri tapi Su Yan malah semakin menjadi, dia tak puas menciumnya, tangan kanannya terus memegang kepala gadis di depannya itu agar terus berciuman, sedangkan tangan kirinya memegang punggung gadis itu agar tak bisa lepas.
Su Yan tak tahu kalau gadis cantik di depannya itu, adalah seorang iblis, iblis itu mencoba melepaskan diri tapi tak bisa, dia hanya bisa pasrah dengan perlakuan Su Yan.
"Sialan kenapa aku bisa dinodai manusia, kenapa aku bisa kehilangan kekuatank?"
"Tak hanya kekuatan iblisku, aku juga tak bisa menggunakan kekuatan relikku."
"Sebenarnya siapa manusia ini, kenapa aku bisa menjadi lemah saat bersentuhan dengannya."
"Aku menolak banyak bangsawan iblis yang ingin menikahiku. Aku banyak membunuh para manusia dengan kultivasi tinggi, tapi kenapa aku tak bisa melawan manusia di depanku ini?"
"Padahal kalau dibandingkan lawanku yang dulu, kultivasinya terlihat jauh lebih lemah. Apakah dia menyembunyikan tingkat kultivasinya?."pikir iblis itu.
"Wah mantep, akhirnya aku bisa merasakan tubuh wanita, gadis ini tak bisa melawan, apakah dia memang lemah, atau karena menikmatinya ya, padahal kalau dia tak mau, dia bisa menjerit, tapi dia hanya melakukan gerakan perlawanan." pikir Su Yan
Su Yan mendorong tubuh gadis cantik di depannya itu dengan penuh nafsu, dia mengubah posisi hingga posisinya berada di atas gadis iblis itu, gadis iblis itu tak bisa melawan semua perlakuan mesum Su Yan .
"Bukankah tadi dia tak bisa menggerakkan tubuhnya selain kedua tangannya?"
"Kenapa dia sekarang bisa merubah posisi hingga berada di atasku?"
"Apa dia hanya pura-pura terluka?" pikir iblis itu
Su Yan juga tak sadar akan perubahan tubuhnya itu, dia lupa kalau dia harusnya masih terluka parah hingga tak bisa menggerakkan badanya.
Karena terdorong nafsu dia tak menyadari kalau tubuhnya perlahan pulih. Su Yan membuka bajunya, kini dia bertelanjang dada.
Di tubuh Su Yan terlihat jelas banyak luka luar yang cukup parah, tapi luka itu perlahan menghilang.
Iblis itu memperhatikan tubuh Su Yan yang mengalami proses pemulihan luka.
"Tidak dia tak berpura-pura, lukanya memang parah, tapi kenapa tubuhnya perlahan pulih?"
"Tidak bukan hanya itu masalahnya, aku kehilangan kekuatan, dan dia menjadi semakin kuat bahkan bisa memulihkan luka. Apa dia punya keahlian menyerap kekuatan iblis yang dia sentuh?"
"Apa dia tahu kalau aku itu iblis, tapi kenapa dia malah bermain dengan tubuhku?"
"Kenapa dia tak membunuhku?"
"Apa dia melakukannya agar membuat tubuhnya pulih?"
"Pria ini tidak sesederhana itu, aku harus berteriak agar lolos darinya, semoga ada orang yang menyelamatkanku." pikir iblis itu
Iblis itu mencoba berteriak, tapi dia kehilangan kekuatan untuk berbicara.
Su Yan semakin tergoda karena di dalam pikirannya gadis cantik itu begitu menggoda. dia sudah tak bisa menahan nafsunya yang telah dia tahan begitu lama. Su Yan ingin menghilangkan keperjakaannya hari itu juga.
"Kenapa kau terus menatap tubuhku?"
"Apakah kau menyukai bentuk badanku?" tanya Su Yan sambil menggoda gadis dihadapannya.
Iblis itu tak bisa menjawab karena kehilangan energi untuk berbicara, yang terlintas dalam pikirannya kali ini adalah. " Kenapa aku tak bisa menjawab ucapannya, bicara saja tidak bisa, apalagi berteriak, kenapa ini harus terjadi padaku."
Su Yan semakin tergoda karena gadis didepannya tak melawan lagi, dia mulai melucuti pakaian gadis di depannya itu.
Hidungnya mulai mimisan karena berhasil melihat tubuh gadis cantik tanpa busana sedikitpun, dia langsung memainkan tubuh gadis itu tanpa rasa bersalah, Su Yan kini sudah tenggelam dalam nafsunya.
Sedangkan gadis iblis itu hanya bisa meratapi nasibnya, dia mulai mengeluarkan air mata ketika Su Yan mulai menyentuh bagian vitalnya, singkat cerita gadis iblis itu telah dinodai Su Yan, dan Su Yan telah kehilangan keperjakaannya.
Air mata mengalir di wajah iblis itu, meski dia seorang iblis ini pertama kali baginya, dan dia begitu terpukul karena kesuciannya direnggut oleh seorang manusia, melihat gadis didepannya menangis Su Yan mulai merasa bersalah.
"Kenapa kau menangis?"
"Apakah rasanya sakit?"
"Maafkan aku, aku berjanji akan bertanggung jawab, mau kau hamil atau tidak, aku akan menikahimu." Su Yan berkata dengan wajah bersalah
Gadis dihadapannya memalingkan wajahnya. Dia berusaha bicara, tapi tak bisa bicara. ingin melawan, tapi tak bisa bergerak. Hanya satu hal yang Su Yan pahami, wajahnya terlihat begitu frustasi dan air mata perlahan menetes membasahi pipinya.
Su Yan sadar bahwa dia sudah keterlaluan. Telah tenggelam pada nafsu bejadnya.
Dengan penuh rasa bersalah, Su Yan menyingkir dari tubuhnya. Lalu meminta maaf kepada gadis yang telah dia nodai.
"Maafkan aku, aku terlalu tenggelam dalam nafsuku."
"Aku berjanji akan menikahimu, jadi tolong maafkan aku." ucap Su Yan.
Setelah Su Yan menyingkor dari tubuhnya. Gadis iblis itu bisa bergerak kembali.
Hal yang pertama dia lakukan adalah menampar wajah Su Yan, mengambil pakaiannya lalu pergi meninggalkan kamar Su Yan.
Plakkkk
"Manusia rendahan!" ucap gadis iblis itu.
"Kenapa aku harus mengalami hal ini, kenapa aku bisa kehilangan kekuatanku, aku sudah tak layak lagi berdiri disamping raja iblis Dian Zeng, aku sudah dinodai manusia." pikir iblis itu sambil menangis saat berjalan keluar kamar.
#Kerajaan Angin
Topeng bencana pergi ke kerajaan lain untuk memberi tahu posisi sekte Iblis, sedangkan Xiao Tian menunggu di istana sampai semua orang kembali sadar.
Setelah menunggu lama, kecuali Kaibo dan Jingmi, semua orang di singgasana raja kembali sadar, mereka tak mengingat identitas Topeng bencana, mereka hanya mengingat kalau mereka sedang merencanakan perang melawan sekte iblis.
"Xiao Tian katakan padaku, sebenarnya apa yang terjadi, kenapa kami bisa tertidur di bawah karpet?" tanya raja Feng Juanyun sambil memegang kepalanya yang masih terasa pusing
"Anda tak mengingat apapun ya?" tanya Xiao Tian
Raja menggelengkan kepalanya karena tak tahu apa yang telah terjadi, Xiao Tian menanyakan hal yang sama kepada orang yang lain, dan semuanya menggelengkan kepala karena memang tak mengingat kenapa mereka pingsan.
Xiao Tian menjelaskan kalau mereka pingsan karena terlalu lelah begadang semalaman, semua ucapannya didukung oleh tabib istana yang ikut memeriksa tubuh mereka saat sadar, karena merasa ada yang janggal, mereka mencoba bertanya kepada Xiao Tian, tapi Xiao Tian hanya menjawab hal yang sama, karena Xiao Tian tak mau mengatakan hal yang lain, mereka pun terpaksa menerima jawaban Xiao Tian.
Untuk mengalihkan pembicaraan, Xiao Tian menceritakan tentang sekte iblis, dan bertanya tentang keadaan Su Yan.
Raja mendengar cerita Xiao Tian, dan menjelaskan keadaan Su Yan, setelah mendengar jawaban raja, Xiao Tian pergi menuju kamar tamu untuk menjenguk Su Yan, dia juga sekalian membawa Jingmi dan Kaibo yang masih tertidur ke kamar tamu untuk beristirahat.
Jingmi dan Kaibo memiliki tubuh anak kecil berumur 5 tahun, jadi mereka tak sanggup bangun ketika pagi hari karena telah behadang semalaman.
#Kamar Su Yan
Su Yan telah membersihkan kamarnya, dan menyembunyikan selimut yang telah ternodai oleh bercak darah dan cairan beningnya, sedangkan iblis yang menyamar menjadi seorang gadis pelayan memakai pakaiannya kembali dan pergi ke luar kamar.
"Nona bisakah kau katakan namamu?" tanya Su Yan
"Liang Su." jawab iblis itu
"Nama yang indah, sesuai dengan wajah cantikmu." ucap Su Yan
Iblis itu meninggalkan kamar, sambil berusaha menghapus air mata, dia kini tak bisa keluar kerajaan atau membunuh Su Yan, karena kekuatannya telah hilang sepenuhnya.
#Tempat pemandian pelayan wanita
Saat ini tempat pemandian para pelayan sedang sepi, iblis yang awalnya kejam dan tak kenal ampun itu, sedang meratapi nasibnya, dia terjebak di tubuh manusia, dan tak bisa menggunakan kekuatan iblisnya, kekuatan bawaan dari iblis ular adalah menelan ingatan, sedangkan kekuatan relik yang dia miliki adalah pengubah wujud, relik miliknya bisa membuatnya berubah wujud dari ular menjadi manusia terakhir yang dia telan, anehnya kini tak hanya kekuatan iblis miliknya, tetapi dia juga kehilangan kekuatan dari reliknya.
"Kenapa ini bisa terjadi padaku?"
"Kenapa aku bisa dinodai oleh manusia lemah itu?"
"Semua kesucianku telah direnggut, aku adalah iblis yang kejam, kenapa aku tak bisa melawannya?." ucap iblis itu dengan tangis diwajahnya
"Kenapa ini terjadi padaku.., kenapa.. ! " teriak iblis itu dengan tangis diwajahnya
#Sebenarnya apa alasan dibalik hilangnya kekuatan dari iblis itu?
Rahasia apa yang ada dibalik tubuh Su Yan?
Bersambung...😁