Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 94: Keganasan Topeng bencana


#diluar wilayah Kerajaan Angin


Sejak diketahui alasan dibalik penyerangan para iblis, tiga jenderal kerajaan angin membawa pasukannya pergi dari kerajaan, mereka tak ingin berurusan dengan iblis lagi.


Ketiga jenderal itu bernama Feng Chun, Feng Yun dan Feng zhu, mereka bertiga dikenal sebagai tiga jenderal pencegah bencana, mereka merupakan petarung yang mengandalkan tombak, hanya saja tombak mereka tak seperti jenderal lainnya, tombak mereka bisa memanjang dan menjadi lentur seperti cambuk saat mereka pegang, mereka bisa mengendalikan tombak seakan tombak mereka adalah bagian dari tubuh mereka.


Dengan membawa puluhan ribu prajurit, mereka berencana membangun kerajaan lain, mereka meninggalkan kerajaan angin karena tak ingin berurusan dengan sekte iblis.


Sayang ketika di dalam perjalanan, mereka dihadang oleh seseorang, orang itu terlihat memakai pakaian serba putih, memegang dua pedang merah penuh darah ditangannya, hawa membunuh yang begitu kuat terpancar dari pendekar itu, meski pendekar itu dalam posisi membelakangi mereka, semua yang disana bisa mengetahui siapa yang sedang menghalangi jalan mereka.


Merasakan hawa membunuh pendekar itu, membuat mereka mengeluarkan keringat dingin, jantung berasa ingin copot, nafas terasa sesak, mereka merasa jika mereka melangkah kedepan satu langkah saja, maka nyawa mereka akan melayang, terlihat jelas dari hawa membunuh yang di pancarkan pendekar itu, pedangnya diselimuti darah yang terus menetes, pertanda kalau dia baru saja membunuh seseorang, hal itu membuat suasana lebih mencekam, dan mereka jadi semakin takut untuk bergerak, mereka tahu kalau pendekar di depannya adalah pendekar yang paling ditakuti di seluaruh daratan elemen, pendekar itu dipanggil sebagai Topeng bencana.


"Kenapa kalian berhenti?"


"Padahal aku ingin menebas kepala kalian jika melangkah lebih jauh." ucap Topeng bencana


"Tolong ampuni kami, apa salah kami hingga membuat anda ingin membunuh kami?" tanya Feng Yun


"Aku hanya ingin mengatakan pada kalian, jika kalian melangkah lebih jauh, akan kujamin kalian akan pergi ke neraka." sambung topeng bencana


"Kalau tak boleh melangkah, kami harus kemana?" tanya Jenderal Feng Chun


"Kembalilah ke kerajaan angin, bantu raja kalian melawan sekte iblis, aku akan meminta kerajaan lain untuk membantu, kalau kalian menolak, nasib kalian akan seperti mereka." ucap Topeng bencana


"Maksudmu siapa?" tanya Jenderal Feng Zhu


Cleb Cleb(Topeng bencana menancapkan kedua pedangnya kedalam tanah)


Setelah dua pedang Topeng bencana tertancap di atas tanah, tetesan darah menetes dari atas langit, darah terus menetes dari atas langit hingga membasahi tubuh semua orang, daratan yang awalnya tenang kini dipenuhi suara darah yang menetes begitu deras dari atas langit.


"Darah, apa ini darah?" pikir para Jenderal


"Hujan darah?" pikir para prajurit kerajaan angin


tak lama setelah hujan darah berhenti, semua orang menatap keatas langit karena ingin tahu dari mana asal darah itu.


Setelah menatap keatas langit, mereka menjadi sangat ketakutan, karena pemandangan diatas langit begitu mengerikan, diatas langit terlihat sekumpulan tentara kerajaan kabut hitam yang melayang di atas udara, para tentara kerajaan kabut hitam itu diterbangkan oleh angin yang begitu kencang, angin itu menebas tubuh tentara kerajaan angin hingga menjadi beberapa bagian.


Setelah angin itu berhenti berhembus, semua tentara kerajaan kabut hitam yang telah termutilasi itu jatuh menghujani daratan tandus penuh pasir itu.


Bruk bruk bruk brukk


Setelah hujan darah, kini terjadi hujan organ dalam dan bagian tubuh yang telah hancur tertebas angin. melihat pemandangan mengerikan itu, semua orang semakin takut, mereka berlari menuju kerajaan angin dengan tubuh yang telah bermandikan darah.


Semua orang gemetar ketakutan, awalnya mereka sangat takut hingga tak mengatakan apapun saat memandang keatas, tapi setelah bagian tubuh tentara kerajaan kabut hitam berjatuhan mereka mulai berteriak ketakutan.


Bruk bruk bruk


"Kepala, ini kepala seorang Jenderal kerajaan kabut hitam!" ucap salah satu prajurit


Semua organ dalam berupa jantung dan lain lain mulai berjatuhan, mereka pun makin merasa ketakutan.


"Aaaaaa" para prajurit kerajaan angin teriak ketakutan


Para prajurit kerajaan angin berlari ketakutan, sedangkan ketiga jenderal masih berada di dekat Topeng bencana, mereka tak berani lari karena merasa takut.


"Ampuni kami, kami akan kembali ke kerajaan angin." ucap para jenderal kerajaan angin


"Ka.. kami mengerti!" ucap para jenderal


Setelah bersujud memohon ampun, ketiga jenderal bersama puluhan ribu pasukannya berlari menuju kerajaan angin dengan penuh rasa takut.


#Kerajaan Es


Portal yang diciptakan Kaisar Langit mengalami gangguan, hingga membuat Dewi Petir sampai di kerajaan es, ketika melewati portal Dewi petir kehilangan kemampuan untuk melacak suaminya, satu satunya petunjuk yang dia miliki adalah suaminya berada di sekitar manusia bernama Xiao Tian.


Selain merasakan keberadaan suaminya, Dewi petir punya keahlian melacak lokasi manusia, asalkan berada di dunia yang sama, dia bisa mengetahui posisi manusia hanya dengan memikirkan namanya, tapi ada yang membuatnya kebungungan, karena meski mencoba beberapa kali, dia tak bisa menemukan manusia bernama Xiao Tian.


Dengan rasa kesal dia berkata." Sialan kenapa aku tak bisa menemukan manusia itu!"


"Apa aku juga kehilangan kemampuan melacak manusia?" pikir Dewi petir


Dewi petir mencoba melacak nama lain, dan anehnya dia bisa menemukan nama manusia yang lain, dia semakin bingung karena selain Xiao Tian, dia masih bisa melacak para manusia, itu membuktikan bahwa kemampuannya tak menghilang.


Sebenarnya alasan dibalik semua itu adalah hal yang diluar dugaan Dewi petir, Xiao Tian saat ini sedang berada di dimensi lain, ruang hampa yang di ciptakan oleh relik ciptaan dewa. karena mereka berada di dimensi yang berbeda, Xiao Tian tak bisa dilacak oleh Dewi Petir.


Dewi petir kini sedang berada di kerajaan Es, wajahnya yang begitu cantik, menarik perhatian banyak orang, meski dilihat banyak orang Dewi petir tak terlalu perduli, karena dimatanya manusia hanyalah debu yang tak akan bisa mengganggunya.


Kabar mengwnai kemunculan wanita berparas cantik di kerajaan es menyebar dalam waktu singkat, hingga akhirnya pangeran kerajaan es mengetahui kabar itu, dia memberi perintah kepada para prajuritnya untuk membawa paksa Dewi petir.


Dewi petir yang sedang dalam keadaan begitu kesal, mulai merasa terganggu oleh pandangan para prajurit kerajaan es yang mengepungnya, ditambah lagi para prajurit itu mengucapkan kata-kata yang tidak sopan.


"Hai nona manis, kau telah berada di kerajaan es, jadi kau harus mengikuti kami, atas perintah pangeran, kau harus ikut dengan kami dan biarkan tubuh mulusmu itu jadi mainan kami." ucap salah satu prajurit


"Apa kalian tahu manusia bernama Xiao Tian?" ucap Dewi petir


"Kau sedang dalam keadaan terpojok, malah mengatakan hal yang tak masuk akal."


"Cukup patuhi kami dan ikuti saja kami." ucap prajurit B


"Kalau tak ingin menjawab pertanyaanku, kalian akan tamat, aku katakan sekali lagi, apa kalian tahu dimana manusia bernama Xiao Yian?" ucap Dewi Petir


"Kami tak tahu, apa dia suamimu?"


"Tak perduli siapapun suamimu, kau tetap harus melayani pangeran kami, suamimu tak akan bisa melakukan apapun pada pangeran kami, hahahaja." ucap prajurit B sambil menyentuh tangan Dewi petir


"Beraninya kau menyentuhku!" bentak Dewi Petir


"Cih bersikaplah lebih sopan dasar jalang!" bentak prajurit B sambil berusaha menampar Dewi petir


Sebelum tangannya berhasil menyentuh pipi Dewi Petir tubuhnya berhenti bergerak, hawa membunuh dari seorang Dewi, telah membuat semua orang di sekitarnya tewas seketika.


"Dasar lemah, aku bahkan belum menggerakkan tubuhku, kalian tewas hanya karena merasakan hawa membunuhku, membuang waktuku saja." ucap Dewi petir


Mampukah Dewi petir menemukan lokasi Xiao Tian dan membawa kembali suaminya?


bersambung..


Makasih dukungannya.


maaf gak bisa nulis banyak. karena hari ini sif2 , mau berangkat kerja, lanjut besok ya.


Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca, jangan lupa like dan tinggalkan komentar