
#Kamar Xiao Tian(penginapan kerajaan angin)
Setelah tidur begitu lama, Xiao Tian terbangun di siang hari, dia merasa begitu lelah setelah begadang semalaman.
Dewa petir pun muncul dihadapannya saat dia terbangun.
"Hei kau ini lama sekali ya tidurnya, aku bosan tahu nunggunya." ucap Dewa petir
"Kenapa kau menungguku?" tanya Xiao Tian
"Istriku sedang marah sejak tadi malam, makanya aku berusaha menghindarinya, aku menyembunyikan tubuhku di tempat Kaisar langit, karena bosan bersembunyi disana, akupun berkunjung kemari dengan rohku, tapi kau malah tidur terus." ucap Dewa Petir
"Haih memangnya kenapa istrimu bisa marah?" tanya Xiao Tian
"Aku cuma tak sengaja mengedipkan mataku saat melihat seorang dewi di dunia peri, dia malah mengira aku main mata dengan wanita lain." ucap Dewa Petir
"Apakah dewi itu cantik?" tanya Xiao Tian
"Itu tak perlu ditanya, dia cantiknya melebihi kecantikan istriku, tak ada manusia yang bisa menggambarkan betapa cantiknya dewi itu." ucap Dewa Petir
"Aku paham sekarang kenapa istrimu marah." ucap Xiao Tian
"Ah kau ini sok tahu ah, aku saja belum paham masalahnya dimana." sambung Dewa petir
"Ya sudahlah terserah kau saja, sekarang katakan kau mau bicara apa denganku?" tanya Xiao Tian
"Aku hanya ingin bertanya pengalamanmu tadi malam, dan mengecek status kekuatan apimu." jawab Dewa petir
"Ah benar juga, untung kau ingatkan, fungsi gelang yang kau berikan ini apa sih?"
"Aku tak mengerti, aku mencoba membukannya tapi tak bisa juga."
"Gelang ini terus terpasang di pergelangan tanganku." ucap Xiao Tian
"Sekeras apapun kau mencoba gelang itu tak akan lepas, itu adalah gelang pengukur kekuatan, gelang itu merupakan pusaka Dewa, tak ada orang yang bisa melihat pusaka itu selain kau dan aku, tak ada yang bisa melepasnya kecuali aku atau Dewa lain, tenang saja Gelang itu tembus pandang dan tahan air, kau boleh mandi sambil memakai gelang itu." ucap Dewa Petir
"Aku tak menanyakan itu, aku ingin bertanya bagaimana menggunakan benda aneh ini?" tanya Xiao Tian sambil menyentuh gelang di tangan kirinya
"Kau pegang gelang itu dan katakan status sambil melihat orang yang ingin dilihat statusnya."
"Tapi kalau ingin melihat status sendiri kau cukup katakan open sambil menyentuh gelang itu, o iya kau juga bisa mengatakan open atau status memakai pikiran, agar tak membuat orang lain curiga." jawab Dewa Petir
"Baiklah, aku akan mencobanya."
"Status!" ucap Xiao Tian
"Hei kenapa tak muncul apapun?" tanya Xiao Tian
"Apa kau berusaha membaca statusku?"
"Percuma saja kau tak akan bisa, tingkatan kultivasi kita sangatlah jauh, kau hanya bisa membaca status orang yang tingkatannya lebih rendah darimu atau berjarak 30 lapisan diatas tingkatanmu." jawab Dewa Petir
"Oh begitu, bilang dong dari tadi!" ucap Xiao Tian
"Open!" ucap Xiao Tian
Status
Name : Xiao Tian
Race : Human
Element : Fire, Earth, Water, Ice, Wind,
. Wood, Grass, Darkness, Light
Speed : Golden kultivator 10 star
. (Petarung emas bintang 10)
Attack : Golden kultivator 10 star
. (Petarung emas bintang 10)
Defense : Golden kultivator 10 star
. (Petarung emas bintang 10)
Item : God Mask(Topeng Dewa)
. God Bracelet(Gelang Dewa)
. Space Ring(cincin ruang)
. Alchemy master 5 star
. Demon Eater 4 star
. Element control 2 star
. Fire master 2 star
Soul power : 3000
Weakness : Enemy with high cultivation Spirit : Martial Spirit Level 9
Xiao Tian melihat panel status di atas lengan kirinya, dia begitu terkejut karena pemandangan di hadapannya persis seperti layar game di dunianya yang dulu, bahkan bahasanya seperti bahasa yang dia gunakan dulu.
"Waw Dewa petir, aku tidak tahu kalau kau punya benda secanggih ini, ngomong-ngomong Demon Eater maksudnya menyerap iblis kan?"
"Bukannya itu kemampuan SunLong?"
"Aku baru mendapat kemampuan itu kalau aku dirasuki Sunlong, tapi kenapa malah tertulis disini?" tanya Xiao Tian
"Sunlong adalah roh beladirimu, tentu saja kau bisa menggunakan kemampuannya tanpa perlu dirasuki, kau perlu dia merasukimu kalau menemui lawan yang lebih kuat, dia kan bisa menaikkan kultivasimu hingga tingkat Grand master petarung." ucap Dewa petir
"Begitu ya, lalu kenapa dulu dia kalah melawan iblis dimensi?" tanya Xiao Tian
"Itu karena kultivasi iblis dimensi berada di tingkat petarung legenda, kalau aku tak datang membantu kau pasti sudah mati." jawab Dewa Petir
"Lalu kultivasi pendekar berbahaya waktu itu, ada ditingkat apa?" tanya Xiao Tian
"Dia berada di tingkat Dewa petarung, mau sekeras apapun kau mencoba, kau bukan tandingannya." jawab Dewa petir
"Pantas saja apiku tak mempan." ucap Xiao Tian
"Ngomong-ngomong apa maksud fire master 2 star?" tanya Xiao Tian
"Maksudnya master api bintang 2." jawab Dewa petir
"Kalau artinya aku tahu, aku kan dulu seorang dokter jenius, aku paham bahasa inggris,yang aku tanya apa maksud skill ini!" ucap Xiao Tian dengan kesal
"Maksudnya kini kau sudah meningkatkan kekuatan apimu hingga ke level 2, aku kan pernah menceritakan kalau kekuatan api milikmu bisa ditingkatkan dengan menyerap para iblis, semakin banyak kau menyerap iblis dengan elemen api, maka kekuatan apimu akan meningkat, jika sudah mencapai 10 bintang, warna apimu akan berubah." ucap Dewa petir
"Berarti apiku masih berwarna merah ya?" tanya Xiao Tian
"Ya gitu deh." jawab Dewa Petir
"Tapi aku kan sudah menyerap ratusan ribu iblis, masa tak berubah juga." sambung Xiao Tian
"Itu karena iblis tadi malam merupakan iblis tingkat rendah." jawab Dewa Petir
"Ngomong-ngomong di otakku kan banyak teknik yang kau wariskan, kok disini teknik berpedangku hanya level 1?" tanya Xiao Tian
"Itu karena kau tak pernah melatihnya!"
"Kau pikir ilmu bisa di transfer begitu saja!"
"Lakukan seperti si Gendut, dia berlatih keras selama beberapa hari." jawab Dewa Petir dengan kesal
"Jadi aku harus latihan juga ya, huft." jawab Xiao Tian
"Berhenti bermalas-malasan ayo berlatih dengan benar, berkultivasi memang penting, tapi mempelajari teknik beladiri juga tak kalah penting, karena dengan sebuah teknik beladiri, kau bisa melawan musuh dengan kultivasi diatasmu, jadi berlatihlah dengan benar mulai sekarang!" ucap Dewa Petir
"Iya iya, aku akan berlatih." ucap Xiao Tian
"Ngomong-ngomong aku harus berlatih dimana ya?"
"Disini terlalu sempit, aku juga tak ingin latihanku terlihat orang lain, apa kau bisa membantuku?" tanya Xiao Tian
"Pergi keluar kerajaan secara sembunyi sembunyi, lalu berlatihlah ditempat yang tak bisa dilihat orang." jawab Dewa Petir
"Tapi aku kan tak bisa keluar masuk kerajaan seenaknya." ucap Xiao Tian
"Haih tak ada pilihan lain, pergilah kepasar dan cari batu hitam yang terlihat tak berharga, aku merasakan sebuah aura kuat dari batu itu, batu itu akan membantumu berlatih tanpa terlihat orang." ucap Dewa Petir
"Kalau kemampuannya begitu hebat, harganya pasti mahal." sambung Xiao Tian
"Tenang saja, itu dianggap tak berharga, oleh karena itu dijual murah, tapi pura puralah tak tertarik, agar penjualnya tak menaikkan harga." ucap Dewa petir
"Begitu ya, oke aku akan pergi, kau harus ikut ya, agar aku tak salah memilih batunya." ucap Xiao Tian
"Iya iya, aku akan menemanimu." Jawab Dewa petir