
"Yan Yan?" tanya Jia Li dengan pandangan yang masih agak buram.
"Apakah tubuhmu masih terasa sakit?" tanya Xiao Tian.
"Tidak, aku sudah tak merasa sakit lagi."
"Entah mengapa ... , sekarang aku bahkan merasa jauh lebih sehat," Jia Li bangkit dari tempat tidurnya.
"Itu sangat wajar bagimu merasa jauh lebih baik setelah istirahat semalam. Semua karena semua asap panas dari inti teratai api suci yang kau serap kemarin telah menyatu seutuhnya dengan tubuhmu," jelas Xiao Tian sambil melangkah mendekati Jia Li.
Ketika ingin menghampiri Jia Li, Dewa kera Sun Wu Kong muncul seketika tepat dibelakang punggung Xiao Tian. Dengan tampang serius dia pun berkata,
"Manfaat asap dari api suci tak hanya memulihkan serta membugarkan tubuh belaka. Itu bahkan bisa menambah umur seseorang jika diserap dalam jumlah yang besar,"
"Kalau boleh tahu, berapa sisa umur istriku sekarang?" tanya Xiao Tian sambil menoleh ke belakang.
"Berkat penyerapan energi qi panas murni dari asap tubuhmu kemarin, kini nyawanya bisa bertahan hingga satu bulan penuh," jawab Wu Kong dengan tampang serius.
"Ngomong ngomong kau kemari bukan hanya untuk memberitahuku hal itu saja kan, Dewa kera?" tanya Xiao Tian sambil menatap Wu Kong.
"Sunlong telah melahap roh dari kaisar iblis Jin yang terkunci di dalam relik pedang. Pedang ini sudah benar benar kosong sekarang. Kau boleh memilikinya," ucap Wu Kong sambil memberikan relik pedang kepada Xiao Tian.
"Ini ... , jika iblisnya sudah hilang apakah relik ini masih bisa disebut relik Kaisar iblis?" tanya Xiao Tian sambil menatap Wu Kong.
"Jika pedang ini tak berguna tanpa roh kaisar iblis di dalamnya, kenapa kau berikan padaku?" tanya Xiao Tian dengan heran.
"Pedang itu mungkin tak berguna bagi semua orang di alam sesta ini, tapi itu masih berguna bagi dirimu yang mau membangkitkan gurumu," jelas Wu Kong dengan tampang serius.
"Bagaimana kau tahu kalau aku berencana untuk membangkitkan kembali guruku dengan mengumpulkan relik kaisar iblis?" tanya Xiao Tian dengan heran.
"Mataku sangatlah banyak nak. Swlain itu, aku juga bisa membaca pikiran seseorang dalam sekali lihat saja. Jadi tak perlu disembunyikan lagi," jawab Wu Kong sambil tersenyum.
"Seperti yang diharapkan dari seorang Dewa kera," sambung Xiao Tian sambil menundukkan kepalanya.
"Oh iya, ngomong ngomong mulai sekarang berhati hatilah dengan Taiwu dan Dianzheng," Sun Wu Kong tiba tiba saja memasang tampang yang begitu serius.
"Kenapa aku harus waspada pada mereka?" tanya Xiao Tian sambil mengerutkan dahi.
"Kemungkinan besar mereka dalam kendali Kaisar iblis Jian. Jika kau mendapati mereka berubah sikap atau melakukan hal mencurigakan tolong beritahu kepadaku. Karena kemampuan Kaisar Jian adalah dapat tersadar kembali ke dalam tubuh lain yang telah dia selipkan darahnya. Dian Zheng, Dian Peng, dan Taiwu. Mereka bertiga patut untuk dicurigai. Meskipun Dewa petir juga terkena tebasan Kaisar iblis Jian yang berada di dalam relik pedang, aura Dewa nya sudah cukup untuk mengatasi darah iblis yang mencoba menguasainya. Sedangkan Dian Zheng dan Dian Peng, mereka berbeda. Aura Dewa mereka belum cukup kuat, sangat rawan untuk dikendalikan. Apalagi Taiwu yang tidak memiliki aura Dewa sama sekali," jelas Wu Kong dengan tampang serius.
"Aku mengerti, Dewa kera," Xiao Tian memberi hormat.
"Terima kasih atas perimgatannya, Dewa kera," sambung Jia Li sambil memberi hormat.