Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Sekte Gunung Api


Setelah terbang melewati banyak pegunungan dan hutan, Akhirnya mereka sampai di sekte gunung Api


"Selamat datang di sekte gunung Api."


"mulai sekarang kalian adalah murid baru disini."


"Ini adalah kunci kamar sementara kalian, Kalian akan tidur di ruangan terpisah dan berkumpul dengan murid lain." Ucap Tetua Gu Yan


"Kenapa Taiwu tak diberi kunci?" Ucap Xiao Tian


"Karena dia tak akan menunggu di kamar murid baru bersama kalian, Dia akan ikut denganku ke tempat murid inti." Ucap Tetua Gu Yan


"Kenapa dia langsung naik ke tingkat murid inti?"


"Memangnya apa perbedaan tingkatan murid ini?" Ucap Xiao Tian


"Ada tiga tingkatan murid disini, Karena kalian masih baru kalian ada di tingkatan paling bawah, kami menyebut murid baru sebagai murid luar, Kalian memiliki hak untuk mendapatkan satu pil penguat tubuh setiap bulan secara gratis, Kalian juga bisa mengambil misi atau menantang murid lain untuk mendapatkan poin kontribusi, poin kontribusi bisa ditukarkan dengan barang yang kalian inginkan, Semua barang memiliki harga, jika kalian ingin banyak barang lakukanlah banyak misi."


"Kalian bisa mencoba tantangan senior dari tingkatan lebih tinggi untuk naik peringkat."


"Kalau kulihat kultivasi Taiwu sangatlah tinggi, Dia akan langsung dijadikan sebagai murid inti dan akan mendapat bimbingan pribadi dari para tetua." Ucap Tetua Gu Yan


"Lalu apakah kami bisa menantang para senior sekarang?" Ucap Xiao Tian


"Aku tahu kau dan Taiwu mengalami kenaikan tingkat ketika menyerap inti monster, Tapi entah kenapa aku tak bisa membaca tingkat kultivasi kalian."


"Bisakah kalian katakan berapa tingkatan kalian?" Ucap Tetua Gu Yan


"yah kau tebak saja sendiri." Ucap Xiao Tian


"Cih aku bisa merasakan kalau kalian menyembunyikan kekuatan kalian, Tapi Taiwu bisa menahan kekuatan seorang jenderal jadi dia tak bisa membohongiku kalau kekuatannya sudah layak menjadi murid inti." Ucap Tetua Gu Yan


"Maaf tetua aku hanya ingin bersama pangeran Xiao Tian, Aku tak ingin menjadi murid inti." Ucap Taiwu


"Kau pikir ini sebuah permainan ya?"


"Kau tak bisa membantah, Kalau kau menolak kau harus keluar dari sekte ini!" Ucap Tetua Gu Yan


Taiwu melirik kearah Xiao Tian, Dia melihat Xiao Tian menggelengkan kepala dan mengisyaratkan agar tak melawan. Akhirnya Taiwu dibawa pergi Tetua Gu Yan.


Huang Li dan Xiao Tian pun pergi ke kamar mereka masing-masing.


"Puih menyebalkan sekali, Aku kehilangan pengawal pribadiku." Ucap Xiao Tian


"Tidurlah ini sudah malam, Upacara penyambutannya besok pagi ." Ucap Dewa petir


"Ngomong-ngomong kenapa disini begitu sepi?" Ucap Xiao Tian


"Karena kau sampai di sekte pada saat tengah malam, Semua orang sedang tidur , Kau adalah murid baru yang terakhir datang." Ucap Dewa petir


"Kenapa kau tahu begitu banyak?" Ucap Xiao Tian


"Karena aku adalah seorang dewa, informasi seperti itu sangat mudah aku dapatkan." Ucap Dewa petir


"Terserah kau saja, aku tidur dulu." Ucap Xiao Tian


keesokan harinya saat Xiao Tian membuka pintu kamar ada banyak orang yang menunggunya di luar, Setelah mendengar suara lonceng semua orang tiba-tiba saja membubarkan diri dan lari tergesa-gesa. Xiao Tian yang masih dalam keadaan setengah tidur masih belum mengerti apa yang terjadi.


Ada salah satu orang yang mendekati Xiao Tian, Dan berlagak sok akrab .


"Hai teman apa kau baru bangun?'


" Kupikir kerajaan Petir tak akan mengirimkan murid baru tahun ini, Sebenarnya kau sampai kesini sejak kapan?" Ucap Salah satu murid


"Aku sampai disini sejak tadi malam, Kira-kira tepat tengah malam saat semua orang tidur." Ucap Xiao Tian


"oh maaf karena aku tak sopan, Aku belum memperkenalkan diri, Namaku jianhao aku dari kerajaan angin, Salam kenal teman." Ucap JianHao


"Ah namaku Xiao Tian, Aku dari kerajaan petir." Ucap Xiao Tian


"Ngomong-ngomong apa kau kesini sendiri?" Ucap JianHao


"aku datang bersama dua teman yang lainnya, Tapi untuk sekarang anggap saja sendiri." Ucap Xiao Tian


"Aku tak mengerti maksudmu." Ucap Jianhao


"Ngomong-ngomong kenapa semua orang tiba-tiba lari setelah melihatku?" Ucap Xiao Tian


"Kau salah mereka lari karena mendengar lonceng peringatan." Ucap Jianhao


"Sudahlah ayo kita ke upacara penerimaan murid, Disana kita bisa melihat para gadis yang menjadi murid bersama kita." Ucap JianHao


"Jadi itu tujuanmu." Ucap Xiao Tian


Xiao Tian dan para murid baru melaksanakan upacara peringatan, Disana mereka memperkenalkan diri dan menerima pil penguat tubuh. Setiap murid hanya diberi satu pil , mereka bisa merebut pil dari murid lain dengan menantangnya berduel.


Saat itu semua murid baru tak memikirkan untuk menantang teman seangkatan mereka dan memilih untuk fokus berlatih, Tapi murid luar bukan hanya mereka, Para murid yang sudah lama menjadi murid luar suka menindas murid baru dan merampas pil mereka untuk membantu kultivasinya.


Tak terkecuali Xiao Tian, Meski dia seorang pangeran, Statusnya tak berlaku disini, Semua orang dianggap setara, Yang kuat akan dihormati yang lemah akan dibully.


"Hei Bocah baru berikan pil mu padaku maka aku tak akan menghajarmu!" Ucap Senior gendut


"Memangnya aku takut padamu?"


"Kalau ingin melawanku katakan siapa namamu?" Ucap Xiao Tian


"Kau tak layak mendengar namaku!" Ucap senior gendut


Xiao Tian menatapnya dengan wajah mengerikan.


"Kenapa tatapannya membuatku merinding?" Pikir senior gendut


"Apa kau masih tak mau memberi tahu namamu?" Ucap Xiao Tian


"Aku tak akan mengatakannya, Dasar bocah berhenti melawan dan ber..." Sebelum menyelesaikan ucapannya Xiao Tian menghajarnya hingga babak belur


"Apa sekarang kau masih berani bertingkah?" Ucap Xiao Tian


"Na..na..maku Senior gendut, Sebenarnya aku punya nama asli tapi aku telah kalah bertanding dengan seorang murid baru dulu, Dengan taruhan sebuah nama aku mengganti namaku atas permintaan murid baru itu." Ucap senior gendut


"Wah si gendut benar-benar sial tahun ini, lagi-lagi dia dihajar oleh murid baru seperti tahun lalu." Ucap Para senior yang lain


"Hahahaha nama yang lucu, Hei gendut apa kau masih punya pil lagi?" Ucap Xiao Tian


"I..itu pil terakhirku, Aku juga mendapatkannya dari menghajar salah satu murid baru." Ucap Senior gendut


"Ah pergilah kau sudah tak berguna, Apa ada yang mau menantangku lagi?" Ucap Xiao Tian


"Ti..tidakk." Ucap para senior


Meski si gendut pernah dikalahkan murid baru tahun lalu dia bukanlah murid yang lemah, Dia termasuk murid terkuat dikalangan murid luar tingkat 1, sedangkan murid baru yang pernah menghajarnya tahun lalu kini sudah naik tingkat hingga menjadi murid luar tingkat 2. Hanya dengan mengalahkan si gendut, Xiao Tian kini ditakuti oleh para senior murid luar tingkat 1.


Dia mendominasi para murid senior dan merampas pil mereka, Dalam satu hari dia mendadak terkenal. Dan perbuatanya terdengar oleh murid baru yang pernah mengalahkan si gendut, Dia marah karena kini dia tak mendapat setoran pil dari si gendut lagi.


"Hei apa kau yang bernama Xiao Tian?" Ucap salah satu senior


"Siapa kau?"


"Ada urusan apa?" Ucap Xiao Tian


"Aku adalah seniormu, Bersikaplah dengan sopan!"


"Aku kemari atas perintah senior Su Yan, Dia ingin menantangmu berduel!" Ucap Senior itu


"Maaf aku tak tertarik berduel hari ini, Kalau dia ingin berduel datamg saja sendiri, Tak perlu menyuruh orang, Aku tak akan menerima tantangan dari seorang pecundang yang bahkan tak mau menemuiku secara langsung." Ucap Xiao Tian


"Beraninya kau menghina ketua Su Yan, semuanya hajar dia!" Ucap para senior


Buk bukk buk duarrr


Xiao Tian menghajar semua orang dengan sangat mudah.


"Kalian ini mau menantangku apa mau mengeroyokku ha?"


"Kalian pikir dengan mengeroyokku bisa membuatku takut?" Ucap Xiao Tian


Xiao Tian mengangkat kerah baju senior yang memimpin pengeroyokan


"Katakan pada bosmu, Kalau mau menantangku datang sendiri!" Ucap Xiao Tian


Xiao Tian melempar tubuh senior itu ke tanah. Setelah merasakan kekuatan Xiao Tian mereka semua melarikan diri.


#Wilayah murid luar tingkat 2


"Dasar bodoh!"


"Mengurus satu bocah saja tidak becus!"


"Aku menyuruh kalian menantangnya, Tapi malah berakhir babak belur!"


"Apa karena aku terlalu memanjakan kalian hingga menjadi begitu lembek?" Ucap Su Yan


"Maaf ketua, Bocah itu terlalu kuat kami tak bisa menandinginya meski mengeroyoknya bersamaan!" Ucap Para senior


"Cukup!"


"Aku tak mau mendengar alasan kalian!"


"Larilah keliling lapangan dan lakukan latihan dua kali lipat dari biasanya!" Ucap Su Yan


"Ta..tapi ketua." Ucap salah satu senior


"Tak ada kata tapi, Lakukan sekarang atau aku akan menghajar kalian semua!" Ucap Su Yan


"Ampun ketua, Kami tak berani." Ucap para senior


"Sialan, Tahun lalu dia hanyalah murid luar, Tapi dia menjadi sombong karena bisa mengalahkan kami semua, Dia tak mau naik tingkat dan menetap di tingkat 2 agar terus berkuasa, kalau saja aku bisa lebih kuat pasti sudah kuhabisi bocah ini." Pikir salah satu senior


"Apa lihat-lihat!"


"Cepatlah lari!" Ucap Su Yan


"Ba..baik!" Ucap senior itu


"Xiao Tian ya, Menarik ini pertama kalinya ada murid baru yang seperti diriku, Aku harus merekrutnya menjadi anak buahku." Ucap Su Yan


#Di tempat lain


"Hachu!"


"Apa aku kena flu ya?"


"Kenapa tiba-tiba bersin?." Ucap Xiao Tian


"lanjutkan saja latihanmu!"


"Abaikan hal yang tak penting!" Ucap Dewa petir


Xiao Tian berkultivasi menyerap semua pil yang dia dapat dari para senior, Dalm sehari dia naik tingkat hingga menjadi petarung perak bintang 8.


"Kultivasimu benar-benar tidak normal ya?"


"Walau dengan roh beladiri tingkat 7 seharusnya naik satu lapisan saja perlu waktu, Tapi kau naik tingkat dengan begitu mudah, Ini benar-benar aneh." Ucap Dewa petir


"Ahha, kalau roh beladiri ku adalah roh beladiri biasa mungkin begitu, Tapi roh beladiriku hanya menyerap sedikit inti monster tingkat tinggi dan menyerap kekuatan iblis, Rohku tak menyerap energi ki dari pil pil ini, Jadi aku bisa naik tingkat dengan mudah."


" Tapi akibatnya aku tak bisa menaikkan kekuatan jiwaku, Kekuatan jiwaku kini hanya 800 , Karena roh beladiriku tidak menyerap energi dari iblis atau monster." pikir Xiao Tian