Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 423 : Melawan musuh kuat


Kaisar iblis Hei An hampir menelan habis seluruh inti api suci yang tersisa. Demi merebut inti api suci yang telah terserap, Wu Kong menyuruh Xiao Tian melawan sang Kaisar iblis dengan kekuatannya sendiri.


Sadar bahwa hal buruk yang terjadi adalah buah dari kecerobohannya, Xiao Tian pun menerima perintah Wu Kong.


"Kultivasi kita berjarak cukup jauh, lebih baik kau menyerah saja ... , Manusia!" ucap Kaisar iblis Hei An sambil mengendalikan tengkorak hidup yang keluar dari aura hitam disekitarnya.


"Jangan meremehkanku, iblis jelek," teriak Xiao Tian sambil memasang kuda kuda.


Xiao Tian memutar mutar tongkat emas Wu Kong hingga mengeluarkan suara hembusan angin sebagai pemanasan agar terbiasa dengan tongkat tersebut.


Wooshh


Ketika dia merasa bahwa dirinya telah siap, Xiao Tian langsung melesat menyerang dengan teknik andalannya. Langkah cepat yamg disebut sebagai teknik seribu langkah cahaya.


"Teknik seribu langkah cahaya, Aktifkan!" ucap Xiao Tian sambil melesat maju.


Woosh


Ketika melesat maju, Xiao Tian dibingungkan oleh tingkat kecepatannya yang benar benar seperti manusia normal belaka. Hingga salah satu tengkorak bisa menandingi kecepatannya dan bahkan bisa melancaekan sebuah pukulan tepat ke perutnya.


Duakk


Salah satu tengkorak tanpa pedang melesat cepat memukul perut Xiao Tian.


"Uhuk!" Xiao Tian tak sempat mengelak karena kecepatanya jauh dibawah para tengkorak. Disaat sedang kebingungan dengan situasi yang menimpanya, Kaisar iblis Hei An menatap dirinya dengan rendah dan berkata,


"Apakah kau lupa?"


"Kini kita berada di dalam satu dimensi, dan kau pernah ku kutuk sebelumnya. Kutukan itu tak akan pernah hilang selagi kita berada di satu dimensi yang sama," jelas kaisar iblis Hei An sambil tersenyum menonton tengkorak tengkoraknya menghajar Xiao Tian tanpa henti.


"Jadi begitu?"


"Ternyata kutukannya kembali setiap aku dan dia berada di dalam satu dimensi," pikir Xiao Tian sambil menghela napas.


Sambil mencoba menahan serangan sebanyak mungkin, Xiao Tian mengayunkan tongkat Wu Kong dan berpikir untuk mencoba memanjangkan tongkat tersebut.


"Memanjanglah!" ucap Xiao Tian sambil memutar mutar tongkatnya.


Diluar dugaan tongkat emas Wu Kong benar benar memanjang sesuai keinginan Xiao Tian, dan bahkan berhasil menghancurkan para tengkorak yang berada di sekitarnya.


Karena ukuran tongkat semakin memanjang, maka berat tongkat pun bertambah. Dengan kutukan yang masih menimpanya, stamina Xiao Tian sama dengan stamina manusia biasa sehingga mudah terengah engah meski baru memutar tongkatnya beberapa kali.


Ketika berhasil menjauhkaj para tengkorak, dia pun mengaktifkan relik perak untuk melindungi tubuhnya dari serangan fisik.


"Hosh hosh hosh," Xiao Tian bernapas dengan terengah engah sambil menahan rasa sakit karena habis dikeroyok para tengkorak. Jika dia tak mengaktifkan tubuh perak ketika para tengkorak bersenjatakan pedang menyerangnya, mungkin Xiao Tian bisa terluka jauh lebih parah dari itu.


Melihat Xiao Tian berhasil memanjangkan tongkat emas dalam sekali coba, Wu Kong pun tersenyum.


"Ini pertama kalinya tongkat emas itu mengakui orang selain diriku, tidak buruk bocah," pikir Wu Kong sambil menonton Xiao Tian beraksi.


Demi melakukan apa yang terbesit di dalam pikirannya, Xiao Tian pun berkata,


"Memendeklah!"


Seketika tongkat emas milik Wu Kong memendek sesuai harapan Xiao Tian.


Melihat Xiao Tian sanggup menyerang para tengkoraknya, Kaisar iblis Hei An pun berencana untuk menyerangnya menggunakan api hitam.


"Tidak buruk, kalau begitu bagaimana dengan ini!" Kaisar iblis Hei An melemparkan bola api hitam ke arah Xiao Tian untuk mengenai dirinya.


"Api hitam adalah api terkuat yang setara dengan api putih. Api tersebut dapat melelehkan benda apapun yang menyentuhnya. Tapi api itu tak bekerja dihadapan tongkat ini," Xiao Tian berpikir seperti itu karena pernah melihat Wu Kong menggunakan tongkat tersebut untuk menghalau serangan Dewa iblis Yong Heng.


Dengan bermodalkan gerakan yang dia pelajari dari Wu Kong sebelumnya, Xiao Tian memutar tongkatnya kekanan dan ke kiri untuk memantulkan api api tersebut.


Duar duar duar


"Serangan balik yang menarik, tapi api hitam tak akan menyakitiku," ucap Kaisar iblis Hei An sambil menyedot habis semua api hitam yang berkobar di tubuhnya.


"Relik anti api benar benar merepotkan. Apa yang harus kulakukan untuk melawannya?" pikir Xiao Tian sambil mengepal kencang kedua tangannya.


Dia menancapkan tongkat emas ke daratan awan, lalu berpegangan pada ujungnya dan berkata, "Memanjanglah!"


Wooshhh


Xiao Tian terbawa naik cukup tinggi.


"Aku tak tahu apa yang kau rencanakan, tapi aku sudah malas berurusan denganmu!" Kaisar iblis Hei An melesat maju ke ujung tongkat emas yang menancap ke daratan.


Ketika sudah hampir menyentuh tongkatnya dia pun berkata "Zero gravitation!"


Namun tepat sebelum tangannya menyentuh tongkat tersebut, Xiao Tian menarik tongkat itu dengan berkata, "Memendeklah!"


Ketika sudah berada di atas udara, Xiao Tian mengarahkan tongkatnya ke arah kaisar iblis Hei An dan berkata, "Membesarlah!"


Seketika tongkat tersebut membesar dan terjatuh cukup kencang menghantam kaisar iblis Hei An.


Woosh


Duakkkk


Kaisar iblis Haifeng menahan serangan kejutan Xiao Tian dengan satu tangannya, dan berkata, "Apa kau sedang melawak, manusia!"


"Aku sangat yakin kalau tongkat itu sudah cukup besar dan sangat berat, bagaimana bisa tengkorak tanpa daging sepertinya menahan tongkat itu hanya dengan satu tangan saja?"


"Ini benar benar gila!" pikir Xiao Tian yang sedang terjatuh dari langit yang cukup tinggi. Dan berencana mendarat di permukaan ujung tongkat raksasa yang jaraknya tidak terlalu jauh.