Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 64 : Menyuling pil level 5


Xiao Tian menyuling pil dengan bahan-bahan langka yang dia temukan di kerajaan angin, dia membuat banyak pil penguat tubuh, dengan kemampuannya sekarang dia berhasil menyuling pil level 5, secara tak langsung dia telah berhasil menjadi alkemis bintang 5.


menyuling pil selain memerlukan kekuatan jiwa, pehamahan terhadap kegunaan bahan yang digunakan juga sangat diperlukan, karena Xiao Tian dibimbing oleh Dewa petir, Xiao Tian memiliki banyak pengetahuan tentang keguaan bahan herbal, pengetahuannya jauh melebihi siapapun, dia berhasil menciptakan puluhan pil penguat tubuh lvl 5 Hanya dengan menggunakan api kecil miliknya, dan juga hanya menggunakan sedikit kekuatan jiwa, dia berhasil menyelesaikan penyulingan dalam waktu singkat.


Setelah berhasil membuat banyak pil penguat tubuh, Xiao Tian teringat tentang api biru yang Dewa petir gunakan waktu itu, soalnya meski Xiao Tian memiliki kecocokan dengan semua elemen, dia hanya bisa menciptakan api biasa yang berwarna merah.


Karena penasaran dia pun bertanya kepada Dewa Petir yang sedang duduk disampingnya.


"Dewa Petir, api biru waktu itu, api apa ya?"


"Yang kutahu dari duniaku yang dulu, api biru jelas lebih panas dari pada api merahku, tapi bagaimana cara mendapatkan api biru?" tanya Xiao Tian


"Ehm sudah kuduga, kau akan menanyakan ini suatu hari nanti, api biru adalah api yang jauh lebih kuat dari api merah milikmu, untuk mendapatkannya kau harus mencari inti api yang muncul dalam jutaan tahun sekali. kebetulan itu tak ada di daratan elemen ini, kau harus keluar pulau untuk mendapatkan api itu." jawab Dewa Petir


"Apa tak ada cara lain, selain mencari inti api itu?"


"Kudengar bahkan seorang Dewa petarung tak bisa melewati perbatasan daratan elemen ini, itulah sebabnya ke empat kerajaan terkuat tak pernah keluar dari daratan elemen."


"Bagaimana mungkin aku yang masih petarung emas bisa menyaingi seorang Dewa Petarung?" tanya Xiao Tian


"Ehm apa kau lupa, para alkemis bintang 4 bisa melewati daratan elemen dengan mudah?" tanya Dewa Petir


"Tapi kan...?" ucap Xiao Tian


"Sebenarnya ada jalur khusus untuk melewati perbatasan daratan elemen, yaitu dengan melewati portal dimensi."


"Portal dimensi hanya muncul 50 tahun sekali, hanya beberapa orang yang mengetahui keberadaan portal ini, dan orang-orang itu adalah para alkemis bintang 4, alasan mereka tak kembali dalam waktu dekat adalah karena portal itu hanya muncul 50 tahun sekali, para alkemis merahasiakan portal itu, agar mereka dianggap istimewa dan tidak di tindas para pendekar tingkat Dewa Petarung."


"Begitu ya?"


"Lalu kapan portal itu akan muncul lagi?" tanya Xiao Tian


"45 tahun lagi jawab Dewa Petir."


"Hahaha, itu terlalu lama!" teriak Xiao


"Aku keburu tua kalau menunggu portal itu, apakah tak ada cara lain?" tanya Xiao Tian


"Ada." jawab Dewa Petir


"Katakan cara apa yang bisa kulakukan." sambung Xiao Tian


"Melewati jalan yang para pendekar tingkat Dewa petarung lewati, yaitu berlayar melewati laut dan menghadapi para iblis lautan." jawab Dewa Petir


"Kau ini ngajak ribut ya?"


"Pendekar tingkat Dewa petarung saja tak bisa lewat, apalagi aku!" teriak Xiao Tian dengan kesal


"Hehehe" tawa Dewa Petir


"Malah ketawa lagi, katakan cara yang lain!" ucap Xiao Tian


"Baiklah selain cara yang tadi sebenarnya ada cara lain, ini hanyalah cara yang diketahui para Dewa, kau beruntung karena aku berada di pihakmu." ucap Dewa petir sambil memandang Xiao Tian


"Iya iya, aku sangat beruntung, katakan saja caranya." ucap Xiao Tian sambil melambai lambaikan tangannya


"Baiklah aku akan menjelaskannya." ucap Dewa petir


Dewa Petir menjelaskan


Berdasarkan tingkat kepanasan dan dampak kerusakan yang di timbulkan,


Tingkatan dari elemen api ada 5 yaitu


Merah, Jingga, kuning, biru , putih


Api putih adalah api terkuat yang bisa di miliki manusia.


Adapun tingkatan api lain yang konon hanya bisa dipakai oleh golongan hitam, di gunakan para penyihir dan pengguna aliran sesat yang memuja iblis


Hijau ,ungu, hitam


Untuk meningkatkan kekuatan api, Xiao Tian cukup meningkatkan kekuatan jiwanya, dan memahami inti dari terciptanya api, karena Xiao Tian adalah manusia dari dunia modern, tentu saja dia tahu, komposisi dari api.


Untuk menaikkan kepanasan api, Xiao Tian cukup membasmi para iblis yang memiliki elemen api dan menyerap kekuatan mereka,


Dewa petir memberikan gelang pengukur kekuatan, untuk membantu Xiao Tian mengetahui, berapa jumlah iblis yang perlu dia serap agar apinya naik level.


Setelah mengetahui banyak hal, Xiao Tian semakin bersemangat, kini dia tak hanya behasil memperoleh banyak teknik beladiri dan memahami semua obat Herbal, dia juga telah mengetahui cara instan menaikkan kekuatannya.


Setelah berbincang dengan Dewa Petir, Xiao Tian pergi memanggil teman-temannya dan memberikan mereka pil penguat tubuh level 5.


Dengan bantuan pil itu teman-teman Xiao Tian akan naik tingkat dengan cepat, tepat setelah membagikan kepada semua orang yang ada, si Gendut menyelesaikan latihannya hari ini, dan menemui Xiao Tian di penginapan, Xiao Tian memberinya beberapa pil penguat tubuh lvl 5 karena dia berusaha lebih keras dibandingkan yang lain.


Setelah menyelesaikan pembagian pil penguat tubuh, akhirnya tiba waktunya pertemuan untuk misi pembasmian iblis,


Xiao Tian mengajak Kaibo dan Jingmi untuk menggantikan si Gendut dan Su Yan.


karena si Gendut dan Su Yan harus berlatih agar menjadi lebih kuat.


Sebelum pergi ke tempat pertemuan, Xiao Tian memberikan Kaibo dan Jingmi sebuah topeng pengubah suara, dia sebenarnya membuat 2 topeng itu untuk diberikan kepada Su Yan dan si Gendut, karena mereka pernah menjadi buronan, dan menurut ucapan anak buah Chunku poster mereka sudah di sebar luas, tapi selama perjalanan Xiao Tian tak melihat poster apapun, akhirnya dia tak memberikan topeng itu kepada Su Yan dan si Gendut.


Topeng itu di buat oleh Dewa Petir yang merasuki Xiao Tian, selain memiliki fungsi mengubah suara, topeng itu juga memiliki fungsi untuk menyembunyikan hawa iblis, Xiao Tian memberikannya kepada Kaibo dan Jingmi, karena dia ingat, kalau di pertemuan ini, mungkin akan ada para pemburu iblis, jika mereka tak memakai topeng, identitas mereka akan di ketahui.


Kaibo sangat senang memakai topeng itu, karena menurutnya topeng itu terlihat keren, sedangkan Jingmi yang tak terlalu suka memakai aksesoris sedikit terganggu dengan itu, dengan wajah bingungnya dia bertanya.


"Ayah Xiao Tian, kenapa Jingmi juga harus memakai topeng seperti Kaibo?" tanya Jingmi


"Ini berfungsi untuk menekan hawa iblis, di tempat pertemuan nanti, akan banyak pemburu iblis yang hadir, demi keamananmu kau harus memakainya ya." jawab Xiao Tian sambil mengelus kepala Jingmi


"Tapi..." ucap Jingmi dengan wajah imutnya, dia berharap tak perlu memakai topeng itu


"Kalau Jingmi mau ikut, Jingmi harus pakai topeng itu ya, kalau tak mau ikut biar kak Su Yan saja yang ikut." jawab Xiao Tian


"Ja.. jangan, Jingmi mau ikut, oke demi ayah Xiao Tian, Jingmi rela memakai topeng ini." ucap Jingmi


"Bagus, Jingmi memang pintar." ucap Xiao Tian sambil mengelus kepala Jingmi


"Ehm." jawab Jingmi