
Xiao Tian berangkat menuju pertemuan pembasmi iblis, saat tiba disana dia hanya melihat kawan-kawannya, Jenderal Feng Long dan putrinya Feng Ling, dan beberapa penduduk yang tak memiliki dasar beladiri.
Semua ini sesuai perkiraaan Xiao Tian, karena sekte dan jenderal lain sedang sibuk melindungi wilayah mereka masing-masing, untuk menjaga wilayah timur, Xiao Tian dan kawan kawannya melakukan formasi seperti biasa, dia berdiri di baris paling depan bersama teman temannya, dan membiarkan para penduduk berdiri di dalam gerbang, menunggu para iblis yang lolos.
Dewa petir telah kembali mengunjungi Xiao Tian sejak pertemuan pembasmi iblis dimulai.
"Berhati - hatilah, mulai malam ini akan terjadi sesuatu yang menggemparkan, peperangan antara sekte iblis dan semua kerajaan akan berlangsung tanpa henti." ucap Dewa petir
"Maksudmu, mulai sekarang para iblis tak akan mundur, walau matahari terbit?" tanya Xiao Tian
"Ya begitulah, oleh karena itu jangan terlalu banyak membuang kekuatanmu." sambung Dewa Petir
"Baiklah, akan kucoba mengingat semua yang telah kaukatakan
"
Perlahan matahari mulai tenggelam, suasana yang awalnya begitu sunyi, mulai berubah menjadi penuh ketegangan, raungan para iblis mulai terdengar dari segala arah, para penduduk mulai gemetar ketakutan, hawa iblis kali ini terasa lebih menyeramkan di bandingkan yang sebelumnya, para iblis mulai melehati kawah kawah bekas pertempuran kemarin.
iblis kali ini adalah para Demon Kong tipe Api, Tanah dan listrik, ukuran tubuh mereka mengecil hingga terlihat sebesar ukuran manusia dewasa, tapi aura mereka terlihat lebih kuat dari sebelumnya, tubuh mereka semakin mirip dengan tubuh seekor gorila, hanya saja bulu mereka tak seperti gorila pada umumnya, warna bulu mereka sesuai elemen mereka, merah untuk demon kong tipe api, coklat untuk demon kong tipe tanah, dan kuning untuk demon kong tipe listrik.
Posisi Xiao Tian kali ini jauh dari teman-temannya, mereka sama sama dibaris depan, tapi saling menjaga jarak, agar tak saling berebut lawan, dan juga memperluas jangkauan serangan mereka, strategi ini dipakai agar mengurangi tempat para Demon kong untuk menerobos.
Para Demon Kong berjalan begitu lambat dan ukurannya sebesar ukuran manusia dewasa, bagi orang awam mungkin berpikir mereka semakin lemah, tapi bagi Xiao Tian dan para kultivator lain, mereka merasakan aura iblis yang begitu kuat dari para Demon Kong itu.
Melihat ada yang aneh, Xiao Tian mencoba mengecek status mereka, tapi ternyata dia tak bisa melihat status para Demon kong itu, karena hal itu, dia pun bertanya kepada Dewa Petir, "kenapa aku tak bisa melihat status para Demon Kong itu?"
"Itu karena mereka bukanlah makhluk hidup, mereka cuma makhluk hasil summon para iblis yang bisa menggunakan sihir pemanggilan." jawab Dewa petir
"Summon?" tanya Xiao Tian
"Maksud dari summon adalah, berarti mereka dipanggil melalui portal sihir, portal itu mengeluarkan para Demon Kong, kekuatan mereka tergantung kekuatan sang summoner atau orang yang menggunakan sihir pemanggilan."
"Seperti yang kau ketahui, untuk membunuh mereka, kau harus membunuh salah satu jenderal iblis." jawab Dewa Petir
"Begitu ya, lalu bagaimana caraku menemukan lokasi mereka?" tanya Xiao Tian
"Gunakan mata SunLong, dia adalah seorang iblis tipe sensor dan penyerang, dia bisa melacak keberadaan para iblis yang bersembunyi." sambung Dewa Petir
"Begitu ya, aku ingin bertanya bukankah semua keahlian SunLong seharusnya otomatis menjadi keahlianku?"
"Kenapa itu tak tertulis di dalam panel Skill ku?"
"Sama seperti kemampuan telepati milikku." sambung Xiao Tian
"Jadi selama ini kau bisa melakukan telepati ya?"
"Pantas saja aku tak bisa membaca pikiranmu."
"Ternyata semua ini kerjaan si iblis kadal sialan itu ya." sambung Dewa Petir
"Beraninya kau memanggilku iblis kadal, dasar Dewa sialan!" bentak Sun Long lewat telepati
"Hoo jadi kau mendengarnya?"
"Kau telah mempersulitku dengan mengajari Xiao Tian telepati, maka wajar saja aku memanggilmu iblis kadal sialan." sambung Dewa Petir
"Kau juga telah mempersulit ku, dengan mengajari Xiao Tian teknik menelan iblis, padahal seharusnya dia membiarkanku merasukinya, dasar Dewa sialan!" bentak Sun Long lewat telepati
"Beraninya kau membentakku begitu, mau ngajak ribut!" bentak Dewa Petir
"Ayo sini masuk ke alam pikiran Xiao Tian, biar kita selesaikan secara jantan!" bentak Sun Long lewat telepati
Dewa petir masuk kealam pikiran Xiao Tian, dan Sun Long menarik Xiao Tian kedalam pikirannya.
Tubuh Xiao Tian kini berdiam diri, tak bergerak sedikitpun, terlihat seperti orang sedang berdiri sambil melamun, karena matanya masih terbuka lebar, semua orang sedang fokus melihat para demon kong, jadi tak ada yang memperhatikan keanehan pada Xiao Tian, setelah kesadarannya ditarik paksa oleh Sunlong, roh Xiao Tian kini berada di alam pikirannya dan diikuti oleh roh Dewa petir yang ingin mengajak ribut dengan Sun Long.
#Alam pikiran
Karena Sun Long telah menjadi roh beladiri tingkat 9, roh Sun Long Kali ini terlihat sebesar naga hitam raksasa, warna tubuhnya sudah menjadi merah tua, bentuknya sudah menjadi naga persis seperti awal mereka bertemu, selain itu kini roh Sun Long diselimuti oleh aura api biru yang kuat, alasan kenapa Xiao Tian bisa meningkatkan kualitas api juga karena Sun Long menjadi roh beladirinya, Sunlong adalah leluhur para iblis naga, dia merupakan kaisar iblis dari legenda yang telah hidup jutaan tahun lalu, sebelum manusia diciptakan di bumi ini, dia merupakan iblis dengan elemen api yang sangat ditakuti dimasa lalu, hal yang membuatnya tewas hingga menjadi roh adalah karena kenaifannya dimasa lalu, dia terlalu percaya kepada manusia pertama yang dia temui, melakukan kontrak hidup dan mati dengannya, dan memberi tahu lokasi para keturunannya, sayangnya sang pemilik kontrak ternyata malah menghianatinya dan menikamnya dari belakang, hingga membuat SunLong tak percaya lagi terhadap manusia, bahkan seluruh keturunannya telah dibinasakan oleh manusia suruhan tuannya.
Tubuh asli Sunlong bukanlah seekor naga, dia awalnya merupakan kaisar iblis, dia memiliki tiga bentuk, bentuk naga adalah salah satu bentuk iblisnya, dan bentuk manusia adalah bentuk keduanya, dan bentuk ketiga adalah bentuk manusia dengan sayap dan sisik naga, bentuknya kali ini merupakan bentuk terlemahnya, jika dia bisa menjadi manusia naga, dia pasti bisa mengalahkan roh Dewa petir yang sekarang dengan mudah, karena kekuatan Dewa Petir kali ini selain ditekan oleh alam pikiran Xiao Tian, kekuatannya juga di kurangi oleh Kaisar langit, kekuatannya kali ini hanya bisa mengimbangi kekuatan roh Dewa petir saja, jika mereka bertanding, akan berlangsung lama, dan hasilnya tetap imbang.
Sunlong tahu hal itu, sedangkan Dewa petir tidak, tanpa pikir panjang Dewa petir ingin melawan Sun Long, karena setahu dia, dia pernah membuat nyali Sun Long menciut, saat dia merasuki Xiao Tian di gunung iblis dulu.
"Hoo sepertinya bentuk rohmu sudah kembali seperti dulu ya, pantas saja kau semakin terlihat songong!"
"Untuk menyelesaikan urusan kita."
"Siapa takut, apa kau tahu, selama di dalam alam pikiran Xiao Tian, kau tak bisa melawanku sekuat tenaga, bahkan kalau aku tak mengijinkanmu , kau tak bisa merasuki Xiao Tian, atau masuk ke alam pikirannya, seperti sekarang, karena tubuh Xiao Tian kini telah menjadi bagian dariku, begitu pula sebaliknya, sedangkan kau hanyalah Dewa yang tak terikat hubungan apapun dengan tubuh Xiao Tian." sambung SunLong
"Jadi kau berani karena hal itu ya... , jangan meremehkanku kadal sialan!" bentak Dewa Petir
Dewa petir melesat kearah SunLong dengan kecepatan tinggi, Sun Long mencoba menyemburnya dengan serangan api, dan Dewa petir menghindari api itu.
Sunlong mengibaskan ekornya untuk menghempaskan Dewa petir yang sedang menghindari semburannya dengan kecepatan tinggi.
Duakkk
Dewa petir terpental jauh, karena meremehkan SunLong dia hampir saja kalah, setelah dibuat mundur oleh Sunlong, Dewa petir mulai kesal dan berhenti meremehkan Sunlong, dia pun melesat lagi kearah Sunlong, mereka beradu bola energi, Dewa petir dengan bola petirnya dan Sunlong dengan bola Apinya, mereka terus menerus menabrakkan kedua bola energi mereka dengan sekuat tenaga, dan akhirnya karena benturan dua energi besar itu, mereka terpental mundur oleh ledakan yang dihasilkan.
Duarr
Xiao Tian mencoba memisahkan mereka, tapi dia tak dianggap, mereka terlalu serius bertengkar, dan menganggap Xiao Tian seperti obat nyamuk, Xiao Tian tak bisa mengembalikan kesadarannya tanpa bantuan Sun Long, oleh karena itu dia terjebak menonton perkelahian antara Sun Long dan Dewa petir.
"Woi kita mau berperang, kenapa kalian malah bertarung disini, setidaknya kembalikan kesadaranku, kembalikan aku kealam nyata dasar makhluk tak berguna!" teriak Xiao Tian
"Diam kau bocah!" bentak Sun Long dan Dewa Petir
" kenapa kalian malah membentakku, harusnya aku yang marah disini!." teriak Xiao Tian
"Hei Dewa petir ayo kita bungkam bocah itu, dan lanjutkan pertarungan kita!" ucap Sun Long
"Dengan senang hati." ucap Dewa Petir
"Kenapa kalian menatapku, dengan tatapan seperti itu?" ucap Xiao Tian
Dewa petir dan Sunlong, menciptakan lingkaran ki untuk mengikat Xiao Tian. Dewa petir dengan lingkaran listriknya, Sunlong dengan lingkaran apinya.
Srettt srettt (Suara listrik)
Bush bush (suara api)
"Apa yang akan kalian lakukan dengan itu?"
"Jauhkan dariku!" teriak Xiao Tian
Sretttt
Woosh
Xiao Tian mencoba menghindar tapi dia tak bisa mengalahkan kecepatan Sun Long dan Dewa Petir, akhirnya dia terikat oleh jurus Dewa petir dan Sunlong, tak bisa bergerak maupun berteriak, hanya bisa pasrah karena lingkaran yang mengikatnya merupakan teknik tingkat tinggi. lingkaran api Sun Long, akan membakarnya hingga merasa kepanasan jika dia bergerak, sedangkan lingkaran listrik milik dewa petir, akan menyetrumnya jika berteriak.
"Terimalah nasibmu muridku, ketahuilah bahwa siksaan yang kau rasakan lebih ringan dari pada siksaan yang kualami ketika di dalam ruang hampa." ucap Dewa petir
"Sialan, jadi dia masih dendam soal itu ya."
"Sampai kapan aku menunggu mereka selesai bertarung?"
"Kenapa nasibku seperti ini, huhuhu.." pikir Xiao Tian
Bisakah Xiao Tian lepas dari ikatan yang dibuat Dewa Petir dan Sunlong?
Sampai berapa lama dia terjebak di alam pikirannya?
Bersambung...
#**Note
Maaf gak bisa up banyak, soalnya sudah masuk kerja lagi.
terimakasih sudah setia menunggu novelku.
jangan lupa like, dan komen ya biar author terus semangat, dan klik bintang lima agar rating naik, dan membuat author makin semangat.
terimakasih juga kepada para reader yang memberi vote, dukungan kalian membuat aku terharu, huhuhu😢😢😢
yang tak memberikan vote, tak apa, yang penting like ,komen, dan klik bintang 5 jangan lupa, karena semua itu gratis.. tis.. tis
untuk yang minta crazy up dll, tolong ya kemarin kemarin udh up 5 chapter banyak itu, novel lain bahkan ada yang satu chapter doang, pegel tangan akyu kalau ngetik banyak banyak, oalah jadi alay nih.
oke udah itu aja, selamat tahun baru 2020**