
Wooshhh,
"Sial, apa yang terjadi dengan Dewa gila itu!" Xiao Tian melesat maju dengan menggunakan teknik seribu langkah cahayanya.
Wooshhh,
"Kau pikir kau bisa lari dariku?" Dewa petir mengejar dengan teknik yang sama, dan perlahan berhasil memperpendek jarak mereka karena kultivasinya yang jauh lebih tinggi.
"Sial, dia terus mengejar. Aku harus mencari cara untuk ...," ketika Xiao Tian sedang terdesak, sisi lainnya pun berkata, "Gunakan roh beladirimu, bagaimana pun itu adalah roh legendaris yang diinginkan oleh para Dewa,"
Setelah mendengar saran dari sisi lainnya, Xiao Tian pun mengaktifkan roh beladiri ular Yin dan Yang dengan kekuatan yang maksimal. Dan benar saja disaat Dewa petir hampir meraihnya, kecepatannya melonjak cukup tajam sehingga berhasil memperpanjang jarak dengannya lagi.
Karena gagal mencapai tubuh Xiao Tian, Dewa petir pun menjadi semakin kesal.
"Bocah sialan, apa dia ingin membuat daratan ini menjadi daratan para Dewa!" Dewa petir melesat maju dengan tampang yang begitu kesal.
Karena bantuan roh beladiri miliknya, Xiao Tian pun bisa terbebas dari amukan Dewa petir.
#Sementara itu di dalam gua perkumpulan iblis di hutan bersiul
Ketika Xiao Tian memaksimalkan kekuatan roh beladirinya, Wu Kong yang tadinya berniat meratakan gua tersebut langsung terdiam. Semua karena dia merasakan aura roh bela diri Xiao Tian yang telah dilepaskan.
"Aura ini ... ,"
"Bocah sialan, dia pikir apa yang dia lakukan!" Wu Kong berteleportasi ke tempat Xiao Tian meninggalkan kloning kloningnya. Dia terlihat kesal karena khawatir kalau para Dewa akan turun dari langit setelah mengetahui lokasi roh beladiri legendaris.
###
##Disuatu tempat di dalam hutan bersiul
Xiao Tian melesat maju dengan kecepatan yang sangat tinggi, dia terus berlari karena Dewa petir sedang mengejarnya.
"Cepat sembunyikan roh beladirimu!"
"Jangan bertindak gegabah!" teriak Dewa petir sambil mengejar Xiao Tian dengan secepat yang dia bisa.
Xiao Tian mengabaikan ucapan Dewa petir dan terus menggunakan kekuatan maksimal roh beladiri ular Yin dan Yang untuk menjaga jarak dengannya.
Wooshhh
"Tunggu aku Gendut!" Xiao Tian melesat tajam melewati perbatasan hutan bersiul terdalam. Dan terus melesat masuk ke wilayah terdalam daratan vampir. Disepanjang jalan yang dia lihat hanyalah bebatuan dan tanah tanpa pepohonan satupun.
Langit terlihat begitu gelap, dan suara gemuruh petir selalu meramaikannya.
Biasanya cuaca di daratan petir memang berawan, bergemuruh petir dan tak pernah terkena sinar matahari. Namun kilatan serta suara gemuruh petir dilangit biasanya tak seheboh saat itu. Angin kencang disertai kilatan petir yang menyambar berkali kali ke daratan, semuaitu adalah efek daei penggunaan roh beladiri ular Yin dan Yang milik Xiao Tian.
Duakkk! Wu Kong memukul kepala Xiao Tian dengan tongkat emasnya sehingga Xiao Tian mengantam daratan.
Brakkk
"Kau pikir apa yang baru saja kau lakukan, sialan!" Wu Kong memukul punggung Xiao Tian untuk menyegel kembali roh beladirinya.
Bukkk
"Uhukk" Xiao Tian memuntahkan darah dari mulutnya karena serangan kejutan Wu Kong.
"Temanku dalam masalah sekarang, tolong jangan halangi aku ... ,"
"De .. wa kera ... !" teriak Xiao Tian sambil mengeluarkan tolakan angin yang cukup kencang.
Wooshh
Diluar dugaan Wu Kong, segel miliknya benar benar dipatahkan oleh Xiao Tian. Mata ular dan aura roh beladiri milik Xiao Tian benar benar tak terhentikan saat itu. Meski sempat menghilang disaat Wu Kong memukulnya dengan pukulan segel terakhir kali, namun segel tersebut hanya bertahan beberapa detik saja.
"Sial, ini benar benar diluar kendali," ucap Wu Kong sambil mencoba menahan dorongan angin dari dalam tubuh Xiao Tian.
"Cepat bantu aku, menyegel kekuatannya ... , Dewa petir!" teriak Wu Kong sambil mencoba menahan terpaan badai angin.
"Baiklah, Dewa kera," Dewa petir melesat maju mendekati punggung Wu Kong, lalu menepuk pundaknya dengan kedua telapak tangan. Tak lama setelah itu sebuah lambang sepasang sayap emas berpola sihir kuno muncul tepat di belakang jirah Wu kong.
"Teknik tingkat Dewa, segel roh surgawi!" teriak Wu Kong sambil meluruskan kedua tangannya dengan kedua telapak tangan yang mengarah ke Xiao Tian.
Dewa petir merapalkan mantra sambil mempertahankan posisi mereka, tak lama setelah itu sebuah lambang sepasang sayap emas berpola sihir kuno juga muncul di bawah kaki Xiao Tian.
Pola sihir tersebut mengeluarkan empat buah rantai emas yang melesat keluar dari dalam tanah. Rantai rantai itu melesat maju meraih tangan serta kaki Xiao Tian. Lalu ketika rantai itu berhasil mengikatnya, perlahan roh beladiri legendaris milik Xiao Tian pun mulai berhasil dilemahkan.
"Benar benar merepotkan," ucap Wu Kong sambil menghela napasnya.
Ketika Xiao Tian berhasil ditenangkan, tiba tiba saja Dewa petir terjatuh ke belakang lalu mundur dengan tampang ketakutan.
"Sial!"
"Ini benar benar sial!" pikir Dewa petir sambil menengok ke atas.
Melihat Dewa petir terus menengok ke atas dengan tampang panik, Wu Kong pun menjadi penasaran sehingga ikut menatap ke atas langit.
"Ini ... ," Wu Kong terlihat terkejut dengan apa yang dia lihat, hingga tak sengaja menjatuhkan tongkat emasnya.