Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 532 : Xiao Tian vs Dragon God Blood Chameleon (last part)


fisik kosong Dragon God Blood Chameleon raksasa yang sedang tercekik, membuka matanya secara tiba tiba, lalu bergerak sendiri dan langsung menjulurkan lidahnya yang teramat panjang.


Shuuttt!!! lidahnya melesat dengan kecepatan tinggi, dan langsung melilit fisik raksasa White Dragon.


"Apa yang!?" White Dragon yang sebelumnya merasa sudah di atas angin, terkejut bukan main karena lidah yang melilit tubuhnya tak dapat disingkirkan. Cairan asam tingkat tinggi yang terkandung dalam liur Dragon God Blood Chameleon pun membuat fisik White Dragon berasap. Meski tak terasa menyakitkan, namun hal tersebut susah cukup mengganggu White Dragon. Semua karena asam tingkat tinggi mungkin akan melelehkan sisik naganya, meskipun memerlukan waktu yang cukup banyak dalam prosesnya.


"Kwahhahhahaha!" Klon Dragon God Blood Chameleon bertumpuk menjadi satu dengan klon yang menyerap inti naga beserta relik kaisar iblis. Mereka semua menyatu dan membuat fisik pemilik inti naga semakin kuat dan besar.


"Seperti yang kuduga kau tak begitu mengenali kemampuanku, White Dragon!" suara Dragon God Blood Chameleon terdengar dari fisik pemilik inti naga.


"Berpindah kesadaran!?"


"Bagaimana mungkin!?"


"Kesadaran seseorang tak dapat dipindahkan melalui inti makhluk suci kan?" White Dragon merasa bingung.


"Jangan bilang kau mempercayai kata kataku sebelumnya!?" Dragon God Blood Chameleon mengejek.


"Tunggu dulu!"


"Jangan bilang kau dan klonmu..!?" White Dragon menyadari sesuatu.


"Ya!"


"Kami berbagi kesadaran!"


"Jika fisik utamaku mati, aku akan bangkit ke fisik salah satu klonku!"


"Meski fisik klonku banyak, mereka semua tetaplah aku!" Dragon God Blood Chameleon yang tersenyum sinis dengan fisik yang terus membesar karena menyatu dengan ribuan klon yang datang satu demi satu.


"Kau pikir aku akan membiarkanmu menjadi semakin besar!" Xiao Tian melesat maju menyerang fisik baru Dragon God Blood Chameleon yang nampak seperti manusia bunglon setengah naga. Dalam perjalanannya menuju fisik dengan inti naga, Xiao Tian menebas habis ribuan klon dengan pedang Draconic aurora yang dia panggil saat melesat.


"Manusia sialan!"


"Beraninya kau menghalangi rencanaku!" Deagon Gid Blood Chameleon melesat menjauh sembari diikuti klon klonnya yang nampak bermata merah seperti sedang terhipnotis. Mereka mengabaikan makhluk lain dan hanya fokus untuk menyatukan tubuh mereka dengan fisik ber-inti naga.


"Open up!" Xiao Tian membuka lubang hitam tepat di belakang punggung fisik baru Dragon God Blood Chameleon dengan memanfaatkan relik prediksi.


"Manusia sialan!"


"Beraninya kau mengirim calon fisik sempurnaku ke alam lain!!"


"Cepat kembalikan fisik dengan inti nagaku!" salah satu klon Dragon God Blood Chameleon yang mendapatkan kembali kesadarannya mengiceh dengan kesal.


"Kalau tak mau, kau mau apa!?" ledek Xiao Tian dengan wajah datarnya.


"Arghhh!" Klon Dragon God Blood Chameleon yang sedang dikendalikan penuh oleh kesadaran aslinya mengamuk kesal.


Dalam situasi yang tidak menguntungkan musuh itu, White Dragon yang menyadari sesuatu berteriak panik ke arah Xiao Tian. "Apakah kau gila!?"


"Kenapa kau memasukkan fisik musuh ke lubang hitam yang sama dengan para ras iblis naga merah!?"


Xiao Tian yang mendengar interupsi White Dragon menyeringai tenang.


"Jangan khawatir, mereka kukirim ke ruang yang berbeda kok!" sambung Xiao Tian sembari tersenyum. 'Terimakasih kepada Dewa kera yang mau meminjamkan ruang kekosongannya kepadaku!' batin Xiao Tian tersenyum.


'Ah itu bukan masalah, yang penting kau harus memastikan keselamatan salah satu fisik guruku,' sambung Wu Kong melalui telepati.


'Apa tak boleh?' tanya Wu kong melalui telepati.


'Meski di dalam cincin ruang, aku masih dapat mendengar pikiranmu, loh. Jangan lupakan kehebatan gurumu ini,' Wu Kong bergumam bangga.


"Beraninya kau melamun saat sedang ku omeli!"


"Akan kuhabisi kau!" Klon Dragon God Blood Chameleon yang menyimpan kesadaran fisik aslinya melesat maju dengan penuh emosi. Dan dalam hitungan detik, dia pun mati konyol dipukul Xiao Tian.


Duarr!!


"Bahkan tangan kirinya dapat meledakkan klon versi lima hanya dalam sekali gerakan!?"


"Mati aku!!" para klon Dragon God Blood Chameleon menyebar kabur mencoba menyelamatkan diri.


"Habisi mereka!" Xiao Tian meminta klon klonnya menghabisi klon musuh yang tersisa. Sedangkan White Dragon yang sebelumnya kesulitan bergerak, kini bisa lepas dari lilitan lidah milik bangkai raksasa Dragon God Blood Chameleon yang telah kehilangan koneksi dengan fisik klon berinti naga.


Duarrr!!! White Dragon menghanguskan bangkai Dragon God Blood Chameleon menggunakan api putih hingga menjadi abu.


"Dengan begini, bangkainya tak akan bisa dikendalikan lagi!!" White Dragon bergumam kesal.


"Open up!" Xiao Tian kembali membuka lubang hitam, lalu melesat masuk ke lubang hitam tersebut.


Tibalah dia ke dalam ruang kekosongan yang begitu luas dan dipenuhi dengan warna merah. Dari kabut, dataran awan hingga langit langit, semuanya nampak kemerahan.


'Bukankah ini tempat dimana Kaisar Langit mengirimku menemui para roh suci!?' Xiao Tian sedikit terkejut, karena akses ruang kekosongan yang diberikan Wu Kong bukanlah ruang kekosongan yang pernah dia masuki saat dilatih oleh Wu Kong.


Saat Xiao Tian sedang merasa agak bingung dengan maksud Wu Kong memberikan akses ke ruang hampa milik Kaisar Langit, Dragon God Blood Chameleon berfisik empat kali orang dewasa melesat mendekat dengan tampang penuh emosi.


Tap! Dragon God Blood Chameleon menapakkan kakinya ke daratan awan.


"Ruang aneh macam apa ini!?" tanya Dragon God Blood Chameleon dengan kesal. "Meski memang ruang instan sejenis tempat ini dapat memutus kendali penuh atas kesadaran tiap klonku, seharusnya aku masih dapat berbagi mata dan pendengaran mereka!"


"Sebelum diriku yang asli ini tiada, fisik lain hanya akan dikendalikan ego atau sisa pikiranku. Dan hal buruk dari sisa pikiran dari diriku, ialah cara berpikir mereka yang sempit dan terkesan lebih bodoh!"


"Bagaimana kau bisa tahu kelemahan dari setengah ego sepertiku!" tanya Dragon God Blood Chameleon dengan kesal.


"Kau hanyalah setengah ego!?" tanya Xiao Tian bingung.


"Bukankah kau yang telah menghabiskan separuh egoku yang lain!?" tanya Dragon God Blood Chameleon dengan wajah yang teramat kesal. Dia begitu membenci Xiao Tian karena berulang kali mengacaukan rencananya. Dimulai dari rencana menyatukan egonya yang terpecah saat sudah menyerap penuh inti Red Dragon, hingga rencana menyerap fisik White Dragon dengan menyatukan fisik bangkai raksasanya yang terikat erat dengan fisik White Dragon.


"Oh ... , benar juga,' Xiao Tian merespon dengan biasa.


"Apa apaan wajah datarmu itu!!"


"Gara gara kau aku jadi gagal menjadi yang terkuat tahu!" Dragon God Blood Chameleon berteriak kesal, namun Xiao Tian tak mempedulikannya dan lamgaung menampar wajah lawannya sembari tersenyum.


"Memangnya aku peduli!" ucap Xiao Tian sembari menampar wajah targetnya.


Dragon God Blood Chameleon yang lengah karena frustasi, melupakan satu hal penting. Dia tak menyegel kembali relik yang baru dia serap ke fisiknya saat ini. Alhasil relik itu terserap paksa ke tubuh Xiao Tian saat telapak tangan Xiao Tian menyentuh pipinya. Akhirnya ego terakhir dari Dragon God Blood Chameleon pun mati konyol hanya karena ditampar.


Brukkk!!!


"Eh ... !?" Xiao Tian yang lupa akan kemampuan menyerap paksa relik lawan yang tak tersegel, merasa bingung karena tak menggunakan banyak tenaga. "Apa dia selemah itu!?"