Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 530 : Xiao Tian vs Dragon God Blood Chameleon 4


Para klon Dragon Blood Chameleon bergerak cepat mengelilingi tubuh Xiao Tian dengan kecepatan tinggi sembari sesekali menghujani fisik Xiao Tian dengan serangan mematikan. Lidah berlapis cairan asam, cakaran beracun hingga cambukan ekor berlapis duri tajam.


Sunlong dan Black Dragon yang berbagi kendali atas fisik Xiao Tian, melibas habis klon musuh satu demi satu dengan fisik manusia naga mereka.


Tap! Sunlong menahan ekor lawan yang digunakan untuk mencambuknya tanpa mempedulikan puluhan duri di ekor tersebut.


Kretak, brushhh!! dengan memanfaatkan sisik naga merah yang menyelimuti tangan kanan Xiao Tian, Sunlong meremukkan ekor musuh berlapis duri duri beracun itu tanpa tergores sedikitpun. Bersamaan dengan itu, dia juga melapisi cakar tangannya dengan api hitam yang menyala nyala. Sehingga membuat fisik targetnya hangus terbakar hanya dalam hitungan detik.


Bersamaan dengan serangan balasan Sunlong, Black Dragon yang memiliki kendali penuh atas mata kiri dan tubuh bagian kiri Xiao Tian, memusnahkan semua targetnya dengan memanfaatkan api emas yang menyelimuti lengan kiri Xiao Tian.


Seperti halnya sisik naga merah, sisik naga hitam juga memiliki tingkat kekerasan yang cukup tinggi. Bahkan lebih tinggi puluhan kali dari pada sisik naga merah milik Sunlong. Hal ini terjadi karena inti naga suci yang melapisi fisik Xiao Tian merupakan inti utuh Black Dragon, yang memiliki sifat suci dan berbanding terbalik dengan sifat fisik Sunlong yang bertipe gelap layaknya iblis.


Awalnya kelemahan itu tak begitu terasa. Namun sejak para klon terus berevolusi ke versi yang lebih kuat, fisik naga merah yang dikendalikan oleh Sunlong perlahan retak dan mengekspos darah.


Srattt! cakar Klon Dragon God Blood Chameleon versi ke lima yang berciri fisik memiliki tiga tanduk hitam di atas kepalanya, berhasil melukai pundak kanan Xiao Tian.


"Sialan!" Sunlong segera mendorong mundur klon lawan yang melukainya, sembari memperkuat lapisan api hitam di tangan kanan Xiao Tian. Sayangnya api hitam tak begitu berpengaruh terhadap klon versi lima. Sadar akan keganjilan tersebut, Black Dragon segera memusnahkan musuh yang berhasil melukai Sunlong dengan semburan bola api sucinya.


Duarrr! Api emas berlapis sejumlah kecil Define power disemburkan melalui mulut Xiao Tian yang diambil alih oleh Black Dragon.


"Berhati hatilah!"


"Musuh menjadi semakin kuat!" Black Dragon memperingatkan melalui telepati.


Saat perhatian Black Dragon sedikit teralihkan, puluhan klon versi lima, menyerang fisik kiri Xiao Tian dengan kekuatan penuh. Seharusnya serangan tersebut hanya bisa melukai fisik naga merah milik Sunlong saja, sayangnya kebenaran berkata lain. Black Dragon yang awalnya percaya diri akan kekerasan fisik naga hitamnya, mendadak panik sejak menyadari menurunnya tingkat kekerasan fisik naga hitamnya. Dan semua itu terjadi secara berkala karena efek racun. Fisik Xiao Tian menerima dampak racun semenjak fisiknya naga merahnya tergores cakaran musuh.


"Ini buruk!" Black Dragon mulai merasakan sakit saat menahan serta menyerang klon yang mencoba melukai fisik Xiao Tian.


"Duarrr!" dada kanan Xiao Tian yang berlapis fisik naga merah terluka cukup parah saat terkena semburan api hitam dari salah satu klon bertanduk tiga.


"Semburan api hitam berlapis aura naga!?"


"Khukk!!" fisik Xiao Tian memuntahkan begitu banyak darah karena tak dapat menahan dampak serangan. "Bagaimana bisa aku terluka oleh api dari inti nagaku sendiri!?"


"Menjengkelkan!" Sunlong sangat kesal karena api hitam berlapis aura naga yang barusan mengenainya memiliki jejak inti naga yang telah direbut darinya di masa lalu.


Black Dragon yang juga merasakan dampak luka di fisik Xiao Tian, turut melemah hingga tak dapat mengeluarkan teknik apapun lagi. Bahkan api emas yang melapisi tubuhnya pun perlahan lenyap bersamaan dengan hilangnya pertahanan api iblis naga milik Sunlong.


Hilangnya perlindungan api tidak terlalu mengerikan bagi Black Dragon maupun Sunlong, satu satunya hal yang membuat mereka semakin panik dan takut bukan main ialah efek racun yang semakin memburuk setiap detiknya. Dari melemahkan pertahanan, hingga perlahan membekukan gerakan tubuh.


Dalam keadaan terdesak dan tak bisa bergerak akibat dampak racun, ratusan klon versi lima yang melayang mengelilingi langit, melebarkan mulut mereka sembari menyiapkan bola api hitam yang jauh lebih kuat dari sebelumnya.


"Sialan!"


"Mereka jadi semakin mirip dengan naga!" Sunlong terbelalak kesal.


"Kuharap tuan Xiao Tian memurnikan semua reliknya tepat sebelum kita dihujani api api itu!"


White Dragon yang menyadari keadaan Black Dragon dan Sunlong yang sedang terdesak, mengabaikan keturunan Sunlong dan melesat maju mendekati fisik Xiao Tian.


Sayangnya apa yang White Dragon rencanakan tak sesuai harapannya, semua karena fisik Dragon God Blood Chameleon raksasa mulai bergerak dan mencambukkan ekor raksasa penuh durinya hingga menghantam fisik manusia White Dragon.


Slappp!!!


Bruakkkk!!!! White Dragon terlempar begitu jauh dan terluka cukup parah, sementara para ras iblis naga merah yang tak berdaya sedang dipojokkan oleh hujan bola api hitam dari segala penjuru.


"Apakah kami akan mati disini!?" Sun Liang gemetar ketakutan.


White Dragon nampak kesal dan kesulitan bergerak untuk sementara karena menerima tusukan duri beracun dari cambukan ekor Dragon God Blood Chameleon raksasa. "Bergeraklah tubuh sialan!"


"Setidaknya biarkan aku menyelamatkan salah satu diantara mereka!!" White Dragon berharap dapat menyelamatkan Xiao Tian beserta keturunan langsung ras naga suci, atau menyelamatkan para keturunan tak langsung ras naga suci.


"Menyelamatkan salah satu dari mereka katamu!?"


"Pikirkanlah dirimu sendiri, White Dragon!"


"Kuhahhahahha!" Dragon God Blood Chameleon mengingatkan White Dragon mengenai hujan api hitam yang juga diarahkan ke arahnya.


"Api kecil macam itu, mana mungkin dapat melukai fisik nagaku!" White Dragon terdengar begitu percaya diri.


"Sayangnya saat ini kau dalam wujud manusia biasa. Tak sedang dalam mode manusia naga, ataupun dalam fisik naga raksasa." Dragon God Blood Chameleon kembali mengingatkan.


Sadar bahwa hal yang diucapkan lawannya adalah kenyataan, White Dragon segera merubah ekspresinya. Kebanggaan akan kemampuan fisiknya kini benar benar runtuh karena menyadari batasannya saat ini. 'Cih, apakah aku akan mati konyol hanya karena api lemah itu?'


'Inikah yang dinamakan hasil dari meremehkan sekarang musuh?' White Dragon nampak pasrah.


"Sampai jumpa di neraka, bunglon sialan!" White Dragon mengucapkan kata kata terakhirnya saat hujan api hitam melesat maju mendekatinya.


"Siapapun tolonglah kami!" Sun Liang dan para keturunan ras iblis naga merah berteriak penuh ketakutan saat menyadari hujan api bola hitam berjatuhan menuju ke arah mereka.


"Cepatlah bangun manusia sialan!" Sunlong berteriak sembari menutup matanya.


Wooshh!!!


Sunlong dan Black Dragon teepisah dari fisik Xiao Tian dan kembali ke wujud manusia sembari melayang di sisi Xiao Tian. Bersamaan dengan itu, fisik Xiao Tian yang penuh luka seketika sembuh bersamaan dengan aktifnya simbol simbol roh suci secara bersamaan.


"Open Up!" Xiao Tian membuka kemampuan ketiga relik batu hitam. Memunculkan ribuan lubang hitam yang terhubung dengan ruang hampa ke tempat yang akan dilewati bola bola api hitam.


Woosh woosh woosh! bola bola api itu lenyap ditelan lubang hitam yang turut lenyap bersamaan dengan masuknya api hitam tingkat tinggi.


"Maaf karena telah membuat kalian menunggu begitu lama, teman teman!" Xiao Tian tersenyum dengan tubuh yang telah sembuh sempurna.